cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sejarah dan Budaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 232 Documents
PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL BERBASIS RE-ENACTMENT DALAM KOMUNITAS PENGGIAT SEJARAH ROODEBRUG SOERABAIA Rintahani Johan Pradana
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.82 KB)

Abstract

R.G. Collingwood dalam Idealisme Historis Daya Negri Wijaya
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.48 KB) | DOI: 10.17977/um020v9i12015p8-18

Abstract

Abstrak. Robin George Collingwood adalah seorang filsuf dan sejarawan dari Inggris. Dia berupaya untuk memisahkan bagaimana memahami kejadian alam dan historis dengan baik. Dia berasumsi bahwa keduanya memiliki karakter yang berbeda. Proses pencariannya tersebut telah membawanya pada salah satu cara dalam mendekati sejarah. Dia melihat bahwa sejarah tidak akan dapat dipahami tanpa menggambarkan kembali pemikiran-pemikiran pelaku atau seorang tokoh sejarah dalam suatu narasi. Pemikirannya tersebut tentu saja bercorak idealisme historis sebagai hasil akumulasi kecenderungan filsafat di zamannya yang berusaha mengawinkan kritisisme Kant dan idealisme Hegel. Selain itu, pandangan Collingwood pada manusia dan sejarah juga akan disinggung serta re-enactment sebagai pendekatan sejarah akan menjadi porsi utama tulisan ini. Sebagai penutup, akan disajikan pula tujuan dari sejarah menurut Collingwood yakni meraih kebebasan.  Kata-kata kunci: peristiwa, kritisisme Kant, idealisme Hegel, re-enactmentAbstract.Robin George Collingwood is the English philosopher and historian. He tries to separate on how to well understand natural phenomena and historical phenomena. He assumes that both of phenomena have the different character and in searching of the truth leading him to a method how to approach history. He thinks that history could not be understood without re-enacting the thinking of historical personage in a historiography. His thought is absolutely categorized as the historical idealism which is as a result of combination between Kant’s criticism and Hegel’s idealism. In addition, Collingwood’s view on man and history will be explained in this paper and the method of “re-enactment” will be the main concern of this paper. To sum up, it is also described that the main aim of history, based on Collingwood’sview, gains the liberty .Keywords: event, Kant’s criticism, Hegel’s idealism, re-enactment
PENGEMBANGAN APLIKASI RUANG KULIAH ANDROID (ARKA) UNTUK MATAKULIAH PENELITIAN PENDIDIKAN SEJARAH Aditya Nugroho Widiadi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.548 KB)

Abstract

Politik Simbolis Kasunanan Hermanu Joebagjo
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.998 KB) | DOI: 10.17977/um020v9i22015p179192

Abstract

KEBHINEKAAN: SEBUAH RETORIKA? Dewa Agung Gede Agung
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.645 KB)

Abstract

Secara nasional maupun lokal, keragaman tidak bisa dihindari, baik keragaman agama, budaya, etnis dan sebagainya. Keragaman merupakan keniscayaan dalam sebuah masyarakat post-kolonial seiring dengan meningkatnya intensitas komunikasi global. Semua orang sadar akan semua itu, karena sudah terdapat pada lambang negara yang bertuliskan “Bhineka Tunggal Ika”. Istilah ini bukan saja diposisikan sebagai jargon politik sebagai satu nation, tetapi seharusnya menjadi pedoman yang merupakan hasil renungan pendiri bangsa berdasarkan kondisi objektif dari negara Indonesia. Peningkatan tensi konflik semboyan Bhineka Tunggal Ika yang bernuansa SARA baik yang bersifat manifest maupun latten, membuktikan belum dihayati dan diaplikasikannya makna dari istilah tersebut, artinya baru dalam tatanan “retorika”. Perilaku kebhinekaan tidak perlu diretorikakan dengan bahasa yang indah, karena seseorang bisa berkata-kata bijak, tetapi belum tentu bisa berperilaku bijak. Nationally and locally, diversity can not be avoided, whether the diversity of religious, cultural, ethnic and so forth. Diversity is a necessity in a post-colonial society as the intensity of global communications increases. Everyone is aware of it all, because it already exists on the state symbol that reads "Bihneka Tunggal Ika". This term is not only positioned as a political jargon as a nation, but should be a guide which is the result of the founders' reflection based on the objective condition of the Indonesian state. Increasing the tension of conflicts of the Bhineka Tunggal Ika (Unity in Diversity) slogan, both manifest and latten, proves that they have not yet appreciated and applied the meaning of the term, meaning new in the "rhetorical" order. Behavior diversity does not need to be re-fabricated in a beautiful language, because one can speak wisely, but not necessarily be able to behave wisely. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v12i12017p19
MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN SEJARAH SMA Pi'i Pi'i
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.263 KB)

Abstract

MENGUATKAN KARAKTER BHINEKA TUNGGAL IKA MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS Melaningrum Andarwati
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.985 KB)

Abstract

Tantangan Penulisan Sejarah Lokal Warto Warto
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.718 KB)

Abstract

Situs-situs Megalitik di Malang Raya: Kajian Bentuk dan Fungsi Slamet Sujud Purnawan Jati; Deny Yudo Wahyudi
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.216 KB) | DOI: 10.17977/um020v9i12015p116-128

Abstract

PERKAWINAN DALAM SEJARAH KEHIDUPAN KELUARGA JAWA 1920an-1970an Mutiah Amini
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.421 KB)

Abstract

Page 5 of 24 | Total Record : 232