cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
jpg.journal@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jpg.journal@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi
ISSN : 08539251     EISSN : 2527628X     DOI : https://doi.org/10.17977
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi published two times a year in January and June. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi provides scientific papers on Education and Geography both in Indonesian and English. A paper published in Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi are result of research, conceptual and literature review. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi published by the Department of Geography Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Journal publishing in print (since 1995) namely PENDIDIKAN GEOGRAFI: KAJIAN, TEORI, DAN PRAKTEK DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN ILMU GEOGRAFI. Since 2015, it is equipped with ISSN 0853-9251 (print) and 2527-628X (online).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2017)" : 7 Documents clear
Dinamika Spatio-Temporal Dampak Erupsi Gunung Kelud di Kabupaten Kediri Purwanto Purwanto; Marhadi Slamet Kistiyanto
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.425 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.395

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji sejauh mana dampak erupsi gunung Kelud Tahun 2014 terhadap dinamika perubahan lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey dengan menggunakan data penginderaan jauh multi temporal dan multi resolusi. Data penginderan jauh yang digunakan yaitu citra Landsat ETM+, Landsat 8, Aster, Quickbird, SRTM, dan Hyperion. Hasil penelitian menunjukkan pasca erupsi gunung Kelud 2014 telah menyebabkan dinamika spatio temporal arah erupsi dan perubahan lahan. Hasil kajian dari tahun 1901 sampai 2014 secara makro arah erupsi G. Kelud selalu ke arah Barat dan beberpaa erupsi susulan ke Arah Timur. Pada skala meso arah erupsi mengarah ke Selatan, Barat, dan Utara. Hal ini dipengaruhi oleh arah angin yang mengarah ke Barat Daya. Pada skala mikro kerusakan lahan dapat dilihat dari perubahan kawah G. Kelud di mana kawah 1990 berupa danau, 2007 anak gunung Kelud, dan 2014 kawah kering.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p060
Variasi Temporal Kandungan HCO3- Terlarut pada Mataair Sendang Biru dan Mataair Beji di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Gedangan Randhiki Gusti Perdana; Nelya Eka Susanti
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.551 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.377

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1) menganalisis variasi temporal HCO3- pada mataair Sendang Biru, (2) menganalisis variasi temporal HCO3- pada mataair Beji. Penelitian ini dilakukan di kawasan Karst Malang Selatan yang terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Gedangan. Teknik pengumpulan data mengacu pada periode pengambilan data mingguan yang dilakukan dengan interval waktu dua minggu selama satu tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan variasi waktu yang konstan dan lintas musim. Pengambilan data menggunakan pH meter untuk mengukur keasaaman air dan alkalinity test kit untuk mengukur HCO3- terlarut pada mataair. Data hasil pengukuran diolah dan dilakukan analisis variabilitas HCO3-. Hasil penelitian menunjukkan (1) konsentrasi HCO3- rata-rata tahunan mata air Sendang Biru sebesar 415,04 mg/l, (2) sedangkan konsentrasi HCO3- rata-rata tahunan mata air Beji sebesar 508,70 mg/l.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p016
Evaluasi Keberlanjutan Sistem Pengelolaan Sumberdaya Air ”HIPPAM” pada Masyarakat Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji, Batu Jawa Timur Dwi Fauzia Putra; Nila Restu Wardani
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.257 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.378

Abstract

Krisis air di Indonesia merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap musim kemarau. Pengelolaan yang berkelanjutan dibutuhkan untuk menghindari kekurangan air.  Model pengelolaan apapun oleh masyarakat harus memasukkan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi secara terpadu dan menyeluruh. Salah satu bentuk pengelolaan sumber daya air berbasis masyarakat adalah HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) di Dusun Krajan Desa Pandanrejo Kec. Bumiaji, Batu-Jawa Timur. Tujuan penulisan artikel untuk mengetahui status keberlanjutan sistem pengelolaan sumber daya air HIPPAM. Metode survai digunakan mengevaluasi status keberlanjutan sistem pengelolaan sumber daya air HIPPAM. Analisis data keberlanjutan dengan mengukur atribut lingkungan, sosial, dan ekonomi. Pengkategorian status keberlanjutan dengan menghitung rata-rata perolehan skor keberlanjutan secara keseluruhan dan secara dimensional. Hasil analisis data menunjukkan bahwa  sistem pengelolaan sumber daya air HIPPAM termasuk pada kategori cukup berkelanjutan. Masing masing dimensi juga termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan sumberdaya air tidak hanya berorientasi pada salah satu dimensi saja namun telah terjadi sinergi atau keterpaduan antara dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pengelolaan sumberdaya air.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p022
Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan dan Pola Berdasarkan Citra Landsat Multiwaktu dengan Land Change Modeler (LCM) Idrisi Selva 17: Studi Kasus Sub-Das Brantas Hulu Dodik Prasetyo Prasetyo; Syamsul Bachri; Bagus Setiabudi Wiwoho
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1602.898 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.379

Abstract

Sebagian besar area Sub-DAS Brantas hulu terletak di wilayah administrasi Kota Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dari tahun 2001 hingga 2011 dan 2015 serta memprediksinya di tahun 2020 dan 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis perubahan penggunaan lahan dari citra landsat 7 ETM+ tahun 2001 dan 2011 untuk memprediksi penggunaan lahan di tahun 2015 yang selanjutnya uji validitas dengan membandingkan peta penggunaan lahan hasil pemodelan dengan peta aktual penggunaan lahan Sub-DAS Brantas Hulu. Perangkat lunak yang digunakan adalah Idrisi Selva 17 dengan instrumen Land Change Modeler (LCM) dengan pemilihan Multi-Layer Perceptron (MLP) yang digunakan untuk mengevaluasi beberapa variabel yang berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan. Di tahun 2020, didapatkan luas hutan sebesar 8883.19 Ha, luas ladang sebesar 2066.59 Ha, luas sawah sebesar 295.15 Ha, luas pemukiman sebesar 3193,75 Ha, luas tanaman campuran sebesar 5221.73 Ha, dan luas lahan terbuka pada kaldera sebesar 380,96 Ha. Sedangkan di tahun 2025, luas penggunaan lahan berupa hutan sebesar 9134.50 Ha, sedangkan luas penggunaan lahan ladang sebesar 1766,72 Ha, luas sawah sebesar 295,96 Ha, sedangkan luas pemukiman sebesar 3314,97 Ha, luas tanaman campuran sebesar 5147.67 Ha, dan luas lahan terbuka pada kaldera sebesar 380.98 Ha. Faktor pendorong perubahan penggunaan lahan di wilayah penelitian lebih disebabkan oleh jaringan jalan. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p032
Analisis Kandungan Logam Berat Hg dan Cu Terlarut di Perairan Pesisir Wonorejo, Pantai Timur Surabaya Syarifah Hikmah Julinda Sari; Jessica Feibe Ambar Kirana; Guntur Guntur
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.015 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Hg dan Cu terlarut di badan air Perairan Pesisir Wonorejo, Pantai Timur Surabaya serta menganalisis faktor lingkungan yang mempengaruhinya. Penelitan dilaksanakan pada bulan April 2015 dengan menetapkan tiga titik pengambilan sampel air. Pada setiap titik sampel air diambil pada bagian permukaan, tengah dan dekat dasar perairan. Parameter yang diukur meliputi logam berat terlarut Hg dan Cu, TSS, suhu, salinitas, pH, DO, dan turbiditas. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik (Analisis Komponen Utama dan Korelasi Pearson). Konsentrasi Hg dan Cu pada badan air  Perairan Pesisir Wonorejo telah melebihi baku mutu yang ditetapkan,  namun konsentrasi parameter lingkungan TSS, suhu, salinitas, pH dan DO masih tergolong baik. Konsentrasi Cu2+ terlarut cenderung semakin menurun seiring dengan pertambahan kedalaman dan kembali meningkat di dasar kolom air sedangkan konsentrasi Hg2+ terlarut semakin meningkat seiring dengan pertambahan kedalaman. Salinitas merupakan faktor lingkungan yang berkontribusi menentukan keberadaan logam berat terlarut Hg dan Cu.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p001
Analisis Indeks Vegetasi Menggunakan Citra ALOS AVNIR-2 untuk Estimasi Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Kebutuhan Oksigen di Kota Denpasar, Provinsi Bali I Ketut Putrajaya
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.778 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kemampuan Citra ALOS AVNIR-2 dalam mengekstraksi kerapatan vegetasi yang digunakan untuk pemetaan  RTH  dalam rangka estimasi ketersediaan oksigen; (2) menentukan kebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen. Analisis regresi linier digunakan untuk mengetahui hubungan antara indeks vegetasi dengan kerapatan vegetasi sebagai pertimbangan dalam menentukan ketersediaan RTH. Kebutuhan oksigen dihitung menggunakan Metode Gerrarkis dengan mempertimbangkan variabel jumlah penduduk, kendaraan bermotor dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  transformasi NDVI menghasilkan  nilai korelasi (R2) lebih baik yaitu  sebesar 0,8371 dibandingkan SAVI sebesar 0,8368. Hasil uji akurasi pemetaan kerapatan vegetasi menunjukkan tingkat ketelitian sebesar 85% dan diperoleh luasan RTH mencapai 4.872,34 Ha atau sebesar 38,92%. Khusus untuk RTH vegetasi tegakan dengan luas 1.868,35 Ha sehingga estimasi ketersediaan oksigen mencapai 945.852,19 kg/hari sedangkan kebutuhan oksigen penduduk, kendaraan bermotor, dan industri adalah 1.442.680,62 kg/hari. Kebutuhan oksigen tersebut agar terpenuhi, dibutuhkan RTH dengan luas 2.894,71 Ha sehingga diperlukan penambahan RTH sebesar 981,36 Ha.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p049
Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi Berbasis Pendekatan Saintifik Dwi Komala Dewi; Hadi Soekamto; Sudarno Herlambang
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.574 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran geografi berbasis pendekatan saintifik. Terdapat beberapa pertimbangan dalam menentukan modul sebagai bahan ajar, yaitu kebutuhan kurikulum, guru, dan karakterisitik peserta didik. Penelitian ini mengadopsi model Penelitian dan Pengembangan Borg & Gall dan dibatasi sampai dengan langkah kelima. Modul ini divalidasi berdasarkan aspek materi, bahasa, dan desain. Uji coba dilakukan pada 12 peserta didik kelas X8 MAN Kota Batu pada semester genap 2016/2017. Hasil validasi dan uji coba dijadikan sebagai acuan perbaikan dan penentuan kualitas modul. Berdasarkan hasil uji coba, secara umum (91,7%) respon peserta didik terhadap kualitas modul berada pada kategori sangat baik. Kriteria tersebut menunjukkan bahwa modul dapat diterima oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa modul yang dihasilkan berkualitas baik untuk digunakan dalam pembelajaran. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p010

Page 1 of 1 | Total Record : 7