Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pembelajaran EarthComm pada Mata Pelajaran Geografi: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Nisa, Kamilatun; Soekamto, Hadi; Wagistina, Satti; Suharto, Yusuf
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol 4, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.40031

Abstract

Kemampuan berpikir spasial siswa perlu ditingkatkan dan diterapkan dalam proses pembelajaran salah satunya dengan cara memilih model pembelajaran yang menuntut keaktifan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan menerapkan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 orang siswa yang ditentukan secara acak. Teknik pengumpulan data diperoleh dari lembar tes kemampuan berpikir spasial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Soal tes dirancang sesuai indikator kemampuan berpikir spasial dan materi geografi. Analisis yang digunakan menggunakan uji Mann Whitney berbantuan SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (.000) dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar (76.58) dibanding kelas kontrol (66.61). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi berpengaruh terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Model EarthComm melibatkan siswa belajar secara aktif dan langsung dalam melakukan penyelidikan ilmiah yang terbukti mampu merangsang kesadaran siswa untuk mengetahui permasalahan dasar tentang kondisi dan letak geografis suatu kawasan.
CHARACTERISTICS OF DESASTER PRE LIMINARY RE-SEARCH IN DEVELOPING LEARNING MODEL OF ENVIRON-MENT EDUCATION BASED ON THE DISASTER IN EFFORD TO GROW AN CULTURAL ANTICIPATORY Ach. Amirudin; Budi Handoyo; Hadi Soekamto
Jurnal Pendidikan Geografi Vol 20, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.75 KB) | DOI: 10.17977/pg.v20i1.5012

Abstract

Abstract: East Java is one of the region which have a potentialnatural disaster. There are fourpotentialdisastersoccurredinthe region, namelyfloods, landslides, volcanic eruptions, and earthquakes. The disasterproved tohave a negative impacton people's lives. The impact ofthe disasteris due toa lack ofanticipationforcommunities to disastersthatoccurin thereenvironment. To preventlong-term impact, environmental Education(EE) has astrategic roletoempowerstudents tohaveanticipatoryculture. This study is a preliminary research which aims to identify thecharacteristics of thedisaster which occurredinEast Java and conditions of disaster education at school. Object of the study is floods of the Konto river and landslides at Pujon district and the Kelud eruption at Pandansari Ngantang. This research uses descriptive analysis by reducing data, looking for determinant variables, and takes a conclusion. The research results show the natural disaster in research consists of flooding, landslide, and eruption. Floods and landslides occur on rainy season around December-January. Catastrophic floods caused by heavy rainfall and deforestation. While, the eruption depends on each mountain. The cause of disaster is material of eruption. Status of environment education at school is diverse, there is a region by mandatory local content-based with monolithic approach, and there is also region by elective with integrative approach. Load of the EE subjects is 2 credits, while the school is not compulsory be integrated to the main subject. In this study also be foud tha teachers do not have a EE model for anticipate natural disaster.Keywords: disaster characteristic, Environment education, Cultureanticipatory
Characteristics of Desaster Pre Liminary Research in Developing Learning Model of Environment Education Based on The Disaster in Efford to Grow an Cultural Anticipatory Achmad Amirudin; Budi Handoyo; Hadi Soekamto
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 20, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.75 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v20i1.286

Abstract

Abstract: East Java is one of the region which have a potential natural disaster. There are four potential disasters occurred in the region, namely floods, landslides, volcanic eruptions, and earthquakes. The disasterproved tohave a negative impacton people's lives. The impact ofthe disasteris due toa lack of anticipation for communities to disasters that occurin there environment. To preventlong-term impact, environmental Education(EE) has astrategic roletoempower students to have anticipatory culture. This study is a preliminary research which aims to identify the characteristics of the disaster which occurred in East Java and conditions of disaster education at school. Object of the study is floods of the Konto river and landslides at Pujon district and the Kelud eruption at Pandansari Ngantang. This research uses descriptive analysis by reducing data, looking for determinant variables, and takes a conclusion. The research results show the natural disaster in research consists of flooding, landslide, and eruption. Floods and landslides occur on rainy season around December-January. Catastrophic floods caused by heavy rainfall and deforestation. While, the eruption depends on each mountain. The cause of disaster is material of eruption. Status of environment education at school is diverse, there is a region by mandatory local content-based with monolithic approach, and there is also region by elective with integrative approach. Load of the EE subjects is 2 credits, while the school is not compulsory be integrated to the main subject. In this study also be foud tha teachers do not have a EE model for anticipate natural disaster.Keywords: disaster characteristic, Environment education, CultureanticipatoryDOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v20i12015p059
Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi Berbasis Pendekatan Saintifik Dwi Komala Dewi; Hadi Soekamto; Sudarno Herlambang
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.574 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran geografi berbasis pendekatan saintifik. Terdapat beberapa pertimbangan dalam menentukan modul sebagai bahan ajar, yaitu kebutuhan kurikulum, guru, dan karakterisitik peserta didik. Penelitian ini mengadopsi model Penelitian dan Pengembangan Borg & Gall dan dibatasi sampai dengan langkah kelima. Modul ini divalidasi berdasarkan aspek materi, bahasa, dan desain. Uji coba dilakukan pada 12 peserta didik kelas X8 MAN Kota Batu pada semester genap 2016/2017. Hasil validasi dan uji coba dijadikan sebagai acuan perbaikan dan penentuan kualitas modul. Berdasarkan hasil uji coba, secara umum (91,7%) respon peserta didik terhadap kualitas modul berada pada kategori sangat baik. Kriteria tersebut menunjukkan bahwa modul dapat diterima oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa modul yang dihasilkan berkualitas baik untuk digunakan dalam pembelajaran. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p010
Model Pembelajaran EarthComm pada Mata Pelajaran Geografi: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Kamilatun Nisa; Hadi Soekamto; Satti Wagistina; Yusuf Suharto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 3 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i3.40031

Abstract

Kemampuan berpikir spasial siswa perlu ditingkatkan dan diterapkan dalam proses pembelajaran salah satunya dengan cara memilih model pembelajaran yang menuntut keaktifan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan menerapkan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 orang siswa yang ditentukan secara acak. Teknik pengumpulan data diperoleh dari lembar tes kemampuan berpikir spasial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Soal tes dirancang sesuai indikator kemampuan berpikir spasial dan materi geografi. Analisis yang digunakan menggunakan uji Mann Whitney berbantuan SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (.000) dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih besar (76.58) dibanding kelas kontrol (66.61). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran EarthComm pada mata pelajaran geografi berpengaruh terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Model EarthComm melibatkan siswa belajar secara aktif dan langsung dalam melakukan penyelidikan ilmiah yang terbukti mampu merangsang kesadaran siswa untuk mengetahui permasalahan dasar tentang kondisi dan letak geografis suatu kawasan.
Identifikasi faktor penyebab dan upaya guru Geografi mengatasi rendahnya minat siswa pada kelas lintas minat Geografi SMA negeri di Kota Malang Reinaldi Hasiholan Butarbutar; Hadi Soekamto; Marhadi Slamet Kistiyanto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.476 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i3p311-316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab dan upaya guru geografi mengatasi rendahnya minat siswa pada kelas lintas minat geografi SMA Negeri di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan angket dan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 3437 siswa dan 18 guru geografi. Penentuan jumlah sampel untuk angket menggunakan teknik Slovin. Hasil pengumpulan pertama berupa angket yang menunjukkan bahwa (1) Faktor rasa senang (63,7 persen) (2) Faktor bakat (64,3) (3) Faktor mata pelajaran (83 persen). Hasil pengumpulan kedua berupa pedoman wawancara yang menunjukan bahwa terdapat empat upaya guru geografi mengatasi rendahnya minat siswa pada kelas lintas minat geografi. Keempat upaya tersebut yaitu: 1) Memiliki kedekatan dengan seluruh siswa (16,6) 2) Mengadakan fieldtrip (11,1) 3) Pembelajaran di Luar Ruangan (11,1) 4) Penerapan Sistem Paket Lintas Minat (11,1).
Identifikasi kondisi fisik kawasan Coban Jodo bagian barat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Meliana Sasi Madyaningtyas; Muhammad Ayub Djoda; Nabilatul Afiyah; Rachel Michellia; Rasya Aji Firdaus Putra; Rendi Dwi Nugraha; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.087 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p845-851

Abstract

Java Island is famous for its cluster of volcanoes that stretch from east to west. One of the volcanoes that has its own uniqueness is tengger volcano complex. Gunungapi Tengger complex is one form of volcanic origin located in East Java which administratively belongs to four districts. One part of the complex is Coban Jodo Area located in Ngadirejo Village, Malang Regency which is located at the foot of Gunung Api Tengger. This study aims to determine the physical condition of Geomorphology and geology in the Coban Jodo Region through direct observation and literature results. Based on the calculation of slope slope, Coban Jodo Area has slopes with a very steep category. Furthermore, the geological conditions in the Coban Jodo Area are dominated by igneous rocks, in the form of tuff stones. Pulau Jawa terkenal dengan gugusan gunung api yang membentang dari timur hingga ke barat. Salah satu gunung api yang memiliki keunikan tersendiri adalah Kompleks Gunung Api Tengger. Kompleks Gunungapi Tengger merupakan salah satu bentuklahan asal vulkanik yang berada di Jawa Timur yang secara administrasi termasuk ke dalam empat wilayah kabupaten. Salah satu bagian dari kompleks wilayah tersebut adalah Kawasan Coban Jodo yang terletak di Desa Ngadirejo, Kabupaten Malang yang berada pada bagian Kaki Gunungapi Tengger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik berupa Geomorfologi serta geologi pada Kawasan Coban Jodo melalui pengamatan langsung dan hasil literatur. Berdasarkan perhitungan kemiringan lereng, Kawasan Coban Jodo memiliki lereng dengan kategori sangat terjal. Selanjutnya kondisi geologi pada Kawasan Coban Jodo didominasi oleh batuan beku, berupa batu tuff.
Pengaruh alih fungsi lahan terhadap resiko longsor di Desa Ngadirejo Mohammad Adam Firdaus; Mohammad Adhi Wicaksana; Mufid Zahir Hilmi; Muhammad Dimas Aqshal Syafatullah; Nafila Ratna Romaita; Queentasya Vanti Dian Kristianti; Hadi Soekamto; Alfyananda Kurnia Putra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.574 KB) | DOI: 10.17977/um063v1i7p852-859

Abstract

Ngadirejo Village is a village located in the highland area that is located at the foot of Mount Bromo. This area is also oriented to the protected forest of the Foot of Mount Bromo.But in recent years the forest area of Ngadirejo Village has been turned into fields and agricultural land due to land function switching activities carried out by the community with the aim of economic benefits. This land function transition activity has an influence for Ngadirejo Village which is a slope area from the foot of the mountain. One of them is the potential for landslides that can occur. This research serves to explain about the influence of land function transition activities on landslide potential in Ngadirejo Village.This study uses qualitative descriptive method which is a research method described in descriptive form. As well as in data collection techniques using literature studies and field observations. From the results of the study, it can be known that the production forest area in Ngadirejo Village began to switch functions as agricultural fields. Then because the soil condition of Ngadirejo Village is easily eroded and located on a steep slope, then in general Ngadirejo Village has the potential of landslides that are in the medium to high category. Desa Ngadirejo merupakan sebuah desa yang terletak di wilayah dataran tinggi yaitu terletak pada kaki Gunung Bromo. Wilayah ini juga berorientasi dengan hutan lindung dari Kaki Gunung Bromo.Namun beberapa tahun terakhir ini wilayah hutan dari Desa Ngadirejo telah berubah menjadi ladang dan lahan pertanian dikarenakan aktivitas peralihan fungsi lahan yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan keuntungan ekonomi.Aktivitas peralihan fungsi lahan ini menimbulkan pengaruh bagi Desa Ngadirejo yang merupakan wilayah lereng dari kaki gunung.Salah satunya adalah potensi tanah longsor yang bisa terjadi.Penelitian ini berfungsi menjelaskan tentang pengaruh aktivitas peralihan fungsi lahan terhadap potensi longsor di Desa Ngadirejo.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang dijabarkan dalam bentuk deskriptif. Serta dalam teknik pengumpulan data menggunakan kajian literatur serta observasi lapangan. Dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa wilayah hutan produksi yang ada di Desa Ngadirejo mulai beralih fungsi sebagai ladang pertanian. Kemudian dikarenakan kondisi tanah Desa Ngadirejo yang mudah tererosi serta berada di lereng yang terjal, maka secara umum Desa Ngadirejo memiliki potensi longsor yang berada pada kategori sedang hingga tinggi.
Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Menggunakan Quizizz Multimedia Berbasis Gamification terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Miranda Islami; Hadi Soekamto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 5 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v5i2.48338

Abstract

Pembelajaran geografi masih berindikasi terhadap pola yang berfokus pada guru. Hal tersebut membuktikan kecenderungan yang mengakibatkan potensi pencapaian berpikir kritis kurang optimal pada diri siswa. Penelitian pada artikel ini memiliki tujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran inquiry menggunakan quizizz multimedia berbasis gamification terhadap kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Penelitian pada artikel ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian artikel ini adalah siswa yang diambil dari dua kelas menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 67 orang siswa yang diambil secara acak. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes. Untuk mendapatkan hasil penelitian, data dianalisis menggunakan statistik nonparametrik Mann-Whitney berbantuan SPSS 25 for windows karena asumsi normalitas tidak dapat dipenuhi untuk menguji efektivitas model Inquiry Learning (IL) menggunakan quizizz multimedia berbasis gamification. Hasil temuan penelitian diperoleh rata-rata skor kelas eksperimen lebih besar (80,50) daripada rata-rata kelas kontrol (74,63). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikansi dari keefektifan model pembelajaran inquiry menggunakan quizizz multimedia berbasis gamification terhadap pengaruh kemampuan siswa dalam berpikir kritis pada mata pelajaran Geografi.
PELATIHAN GAMIFICATION BERBASIS GAME-BASED VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT SEBAGAI PENUNJANG IMMERSIVE LEARNING Alfyananda Kurnia Putra; Hadi Soekamto; Heni Masruroh; Budi Handoyo; Imam Arifa’illah Syaiful Huda; Permita Luana Diyah Syaibana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.12084

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi menuntut guru dalam menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif dan kreatif. Media pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi dapat menjadi daya tarik bagi siswa dalam meningkatkan kompetensi abad 21. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Gamification berbasis Game Based Virtual Learning Environment  (VLE) terhadap kemampuan Guru dalam memahami basic gamification element. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur kompetensi Guru dalam memahami basic gamification element. Tahapan pelaksanaan dilakukan dengan empat tahap yang terdiri dari: : 1) tahap assessment, 2) tahap persiapan, dan 3) tahap implementasi program dan 4) tahap evaluasi program. Subjek penelitian adalah Guru terutama Guru Geografi. Analisis data menggunakan Uji paired sample test dengan nilai N-Gain Score. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Guru dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami basic gamification element melalui praktik. Kata kunci: gamification; game-based virtual learning environment; geoedu workshop. ABSTRACTTechnological developments require teachers to present innovative and creative learning processes. Learning media integrated with technology can be an attraction for students in improving 21st-century competence. This service aims to determine the effect of Gamification training based on Game Based Virtual Learning Environment on the teacher's ability to understand basic gamification elements. The activity method is training using a pretest and posttest to measure teacher competency in understanding basic gamification elements. The implementation stage is carried out in four stages consisting of 1) the assessment stage, 2) the preparation stage, 3) the program implementation stage, and 4) the program evaluation stage. The research subjects were teachers, especially geography teachers. Data analysis used a paired sample test with an N-Gain Score. The training results show that teachers can improve their understanding of basic gamification elements through practice. Keywords: gamification; game-based virtual learning environment; geoedu workshop.
Co-Authors Abbas Abd Ali Abbood Ach. Amirudin Achmad Amirudin Alexey Yumashev Alfyananda Kurnia Putra Alya Qhutra Nada Salym Angelina Kvitkovskaja Anggraini, Shinta Dea Anggun Faradila Sandi Asyarifah, Runing Fikriyah Ayu, Yasmin Fajar Putri A’yun, Syafuroh Qurroti Baby, Krisnawati Budi Handoyo Cahyono, Triya Bagus Denis Grachev Dian Nofita Sari Didik Gunawan Didik Taryana Diky Al Khalidy Dwi Komala Dewi Dwiyono Hari Utomo Edisty Anindira Patranita Eka Anita Putri Ella Pertiwi Evgeniy Kostyrin Fadila Sugi Muliawati Fahmi, Nur Faillah, Udi Fatiya Rosyida, Fatiya Fetricia Fetricia Firdyan, Lingga Zuama Gafia, Syamsudin Hani Fuddin Hartono, Rudi heppy mafudhotul auwaliyah I Komang Astina Ibnu Fajar Ida Kurniawati Ifan Deffinika Imam Arifa’illah Syaiful Huda Inaisya Putri Hartono Indah Suprehhati Indra Dwi Prasetya Irina Nikolaeva Joice Zhenrike Memmase Kamalia, Lisa Kamilatun Nisa Khairunisa, Tasya Khoirunnisa Hindiyati Kholifah, Evalia Nurul Kiki Febrianti Kristanti, Queentasya Vanti Dian Kurnia, Alfyananda Lailatul Fitriyah Laily Fitriani Listyo Yudha Irawan M. Hadi Satria M. Syahidan Wahdin Wijaya Mardiani, Sella Marhadi Slamet Kistiyanto Masruroh, Heni Meliana Sasi Madyaningtyas Mikhail Kosov Miranda Islami Mohammad Adam Firdaus Mohammad Adhi Wicaksana Mufid Zahir Hilmi Muhammad Ayub Djoda Muhammad Dimas Aqshal Syafatullah Muhammad Ilham Athalla Naufal Susantyo Nabilatul Afiyah Nafila Ratna Romaita Nahr, Zur’ata Asykurian Nailul Insani Naralita, Nevi Natalia Lazareva Natalya Nikitina Nisa, Arivianti Qoirun Nisa, Kamilatun Nisa’, Nur Kholifatun Nur Hidayanti Permita Luana Diyah Syaibana Pertiwi, Ella Pranardia, Luna Pratiwi, Shintya Purnamasari, Wulan Safriani Purnomo, Helen Puteri, Yuditha Oktaviane Putri, Denok Pangestudika Arum Queentasya Vanti Dian Kristianti Rachel Michellia Rahma, Nisa Aulia Ramadhan, Aditya Rasya Aji Firdaus Putra Reinaldi Hasiholan Butarbutar Rendi Dwi Nugraha Rissa Permata Sari Robby Hilmi Rachmadian Rooslya Melinda Pratiwi Safitri, Wilis Sukma Safitri, Yunita Eka Sahrina, Alfi Sardya Farnanda Natagara Satti Wagistina Selfiana Dhenti Sephia Nanda Setyaningrum Septian Alfa Risky Pratama Setyasih, Iya Sharina Osman Sintha Nuria Soelistijo, Djoko Sonia Nabila Suci Nurhijjah Sudarno Herlambang Syaifulloh, Mochammad Syamsul Bachri Theresya Yozha Delima Tuti Mutia Ulya Furoidah Andari Ulya Rosida Umi Fadhila Marshanda Wahyuningsih, Niken Widya Ayu Rarassita Dewi Wilis Sukma Safitri Wulandari, Linis Tri Wulandhari, Wenni Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zumarotul Azifah