cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
jpg.journal@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jpg.journal@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktik dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi
ISSN : 08539251     EISSN : 2527628X     DOI : https://doi.org/10.17977
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi published two times a year in January and June. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi provides scientific papers on Education and Geography both in Indonesian and English. A paper published in Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi are result of research, conceptual and literature review. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi published by the Department of Geography Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Journal publishing in print (since 1995) namely PENDIDIKAN GEOGRAFI: KAJIAN, TEORI, DAN PRAKTEK DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN ILMU GEOGRAFI. Since 2015, it is equipped with ISSN 0853-9251 (print) and 2527-628X (online).
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Analisis Indeks Vegetasi Menggunakan Citra ALOS AVNIR-2 untuk Estimasi Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Kebutuhan Oksigen di Kota Denpasar, Provinsi Bali I Ketut Putrajaya
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1148.778 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji kemampuan Citra ALOS AVNIR-2 dalam mengekstraksi kerapatan vegetasi yang digunakan untuk pemetaan  RTH  dalam rangka estimasi ketersediaan oksigen; (2) menentukan kebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen. Analisis regresi linier digunakan untuk mengetahui hubungan antara indeks vegetasi dengan kerapatan vegetasi sebagai pertimbangan dalam menentukan ketersediaan RTH. Kebutuhan oksigen dihitung menggunakan Metode Gerrarkis dengan mempertimbangkan variabel jumlah penduduk, kendaraan bermotor dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  transformasi NDVI menghasilkan  nilai korelasi (R2) lebih baik yaitu  sebesar 0,8371 dibandingkan SAVI sebesar 0,8368. Hasil uji akurasi pemetaan kerapatan vegetasi menunjukkan tingkat ketelitian sebesar 85% dan diperoleh luasan RTH mencapai 4.872,34 Ha atau sebesar 38,92%. Khusus untuk RTH vegetasi tegakan dengan luas 1.868,35 Ha sehingga estimasi ketersediaan oksigen mencapai 945.852,19 kg/hari sedangkan kebutuhan oksigen penduduk, kendaraan bermotor, dan industri adalah 1.442.680,62 kg/hari. Kebutuhan oksigen tersebut agar terpenuhi, dibutuhkan RTH dengan luas 2.894,71 Ha sehingga diperlukan penambahan RTH sebesar 981,36 Ha.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p049
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing terhadap Minat Belajar Geografi Kelas XI IIS SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang Endang Wijaya Tri Pamungkas; Sudarno Herlambang; Juarti Juarti
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.721 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i2.305

Abstract

This study aims to describe the influence of the Snowball Throwing learning model toward the learning interest of student of State Senior High School of 1 Tumpang in the subject of geography. This research is a quasy experiment with pretest-posttest only control group design in the form of student interest in the subject of geography and snowball throwing learning model. The sample of this research was taken from class of XI IIS 1 as the controlled class of 26 students and the class of XI IIS 2 as the experimental class of the 27 students. The instrument of this research a questionnaire of geographic learning interest that is consisting of a questionnaire of pre test and post test. Based on result of the research that was any different interest between the experiment class which using a snowball throwing learning model and control class which using lecture and debriefing with sig (2-tailed) 0,000 < 0,05, so H0 is defused and H1 is accepted which mean that any difference of geographical learning interest control class and experiment class. The average score of gain score on experiment class is higher than the control class, namely 16,59 > 3,08, it indicates there is effect of snowball throwing learning model to the geographical learning interest of student XI IIS at State Senior High School of 1 Tumpang. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i22016p029
Aplikasi Peta Jenis Tanah dalam Mengidentifikasi Lahan Berpotensi untuk Perkebunan Kelapa Sawit di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang Hasriyanti Hasriyanti; Ibrahim Abbas; M. NUr Zakariah Leo
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.677 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i1.296

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi menyeluruh kepada masyarakat di Kecamatan Cendana mengenai potensi lahan setempat untuk perkebunan kelapa sawit. Masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi wilayah-wilayah mana yang cocok dijadikan perkebunan  sawit. Wilayah-wilayah mana yang cocok dijadikan perkebunan sawit berdasarkan interpretasi peta jenis tanah. Langkah yang ditempuh dalam memecahkan masalah pada kegiatan ini adalah sebagai berikut: a) melakukan kerjasama dengan Instansi terkait di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, yakni Kepala Kecamatan serta tokoh masyarakat dan para warga setempat dalam pengenalan penggunaan lahan yang ada di Kecamatan Cendana, b) melakukan kegiatan pendataan dan pengenalan dalam mengidentifikasi beberapa permasalahan penggunaan lahan yang terdapat di sekitar wilayah penelitian, agar mampu disinergiskan dengan tujuan atau sasaran dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, c) melakukan praktik aplikasi peta tematik, dalam hal ini peta jenis tanah, untuk keperluan identifikasi wilayah berpotensi untuk perkebunan kelapa sawit. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa ada sebagian besar lahan berpotensi cocok untuk budidaya kelapa sawit di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang. Lanjut pada beberapa data yang menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat masih sangat kurang mengenai potensi lahan terhadap perkebunan kelapa sawit. Hal tersebut ditunjukkan dengan jumlah dan luasan lahan perkebunan kelapa sawit yang sedikit terdapat di Kecamatan Cendana, kondisi lahan yang tidak terawat baik meskipun sudah ditanami kelapa sawit. Masyarakat melalui pemerintah setempat, diberikan pengetahuan melalui aplikasi peta tematik jenis tanah dalam mengidentifikasi lahan berpotensi untuk perkebunan kelapa sawit. Meskipun kegiatan ini hanya sebatas pada identifikasi sebagai tahap awal, diharapkan selanjutnya dilakukan penelitian melalui parameter fisik, kimia, dan biologinya secara mendalam.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i12016p012
Pengembangan Bahan Ajar E-Learning Berbasis Edmodo pada Materi Litosfer Kelas X SMA Dedi Sasmito Utomo; Sumarmi Sumarmi; Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 20, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.567 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v20i2.287

Abstract

Abstract: The objective of this research and development is to produce: (1) E learning materials based on the material Edmodo lithosphere grade X, (2) virtual classroom Edmodo, and (3) Edmodo guide books for teachers and students. Data were collected by using a validation sheet and questionnaire. Qualitative data are derived from expert validation of material, language, and learning design, while quantitative data derived from student questionnaires. Results of the research are: (1) E learning instructional materials contained in the web categorized of well, (2) the virtual classroom Edmodo contained at the http://edmodo.com/dedisasmito, and (3) guide book Edmodo entitled "learning Edmodo with Easy". The development of e learning teaching materials are not limited to lithospheric material, but can be applied to other geographic materials.Keywords: teaching materials, e-learning, Edmodo, lithosphere.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v20i22015p001
Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi Berbasis Pendekatan Saintifik Dwi Komala Dewi; Hadi Soekamto; Sudarno Herlambang
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.574 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i1.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran geografi berbasis pendekatan saintifik. Terdapat beberapa pertimbangan dalam menentukan modul sebagai bahan ajar, yaitu kebutuhan kurikulum, guru, dan karakterisitik peserta didik. Penelitian ini mengadopsi model Penelitian dan Pengembangan Borg & Gall dan dibatasi sampai dengan langkah kelima. Modul ini divalidasi berdasarkan aspek materi, bahasa, dan desain. Uji coba dilakukan pada 12 peserta didik kelas X8 MAN Kota Batu pada semester genap 2016/2017. Hasil validasi dan uji coba dijadikan sebagai acuan perbaikan dan penentuan kualitas modul. Berdasarkan hasil uji coba, secara umum (91,7%) respon peserta didik terhadap kualitas modul berada pada kategori sangat baik. Kriteria tersebut menunjukkan bahwa modul dapat diterima oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa modul yang dihasilkan berkualitas baik untuk digunakan dalam pembelajaran. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i12017p010
Konteks Sosial bagi Suami yang Memahami Pekerjaan Rumah Tangga pada Keluarga TKI Wanita di Desa Dungmanten, Kabupaten Tulungagung Singgih Susilo
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 21, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.549 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v21i1.301

Abstract

Abstrak: Sempitnya kesempatan kerja di Indonesia, salah satunya menyebabkan sebagian tenaga kerja bekerja di luar negeri menjadi TKI. Banyaknya jumlah tenaga kerja wanita yang bekerja di luar negeri memberikan konsekuensi suami memiliki peran ganda yakni sebagai kepala keluarga dan sebagai ibu rumah tangga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konteks sosial yang melatarbelakangi suami TKIW yang bekerja di luar negeri. Penelitian ini menggunakan perspektif fenomenologi dengan kajian mikro. Perspektif fenomenologi yang digunakan fenomenologi Alfert Schutz. Hasil penelitian konteks yang melatarbelakangi pemahaman suami yang bekerja di rumah tangga adalah tingkat pendidikan rendah. Banyaknya subyek (suami) yang hanya berpendidikan SD sedangkan pendidikan subyek tertinggi adalah SMA. Kondisi lahan pertanian yang kurang menguntungkan, banyaknya jumlah anggota keluarga, dan rendahnya tingkat pendidikan, merupakan salah satu motif sebab subyek mengijinkan istri mereka bekerja menjadi TKI di luar negeri dan subyek menerima tinggal di rumah dan berkewajiban melaksanakan pekerjaan rumah tangga.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v21i12016p063
Persepsi Masyarakat Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Ditinjau dalam Aspek Sosial Ekonomi) Mariam Ulfa
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 23, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.47 KB)

Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat nelayan. Fenomena perubahan iklim terjadi dikarenakan pemanasan global yang membuat suhu bumi terus meningkat dan berefek pada panjangnya musim kemarau, mencairnya gunugan es di kutub dan naiknya permukaan air laut. Desa Tamansari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu desa nelayan yang berada di pesisir pantai. Sebagai masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, masyarakat nelayan bergantung pada sumber daya kelautan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup. Berdasarkan permasalahan tersebut, kemudian memunculkan pertanyaan penelitian, “bagaimana masyarakat nelayan menanggapi adanya dampak perubahan iklim terhadap kehidupan sosial ekonomi”.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Peneliti bermaksud memaparkan gambaran dan data mendalam dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Subyek informan dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan yang masih menggunakan alat tradisional dalam menangkap ikan. Untuk menentukan subyek informan dilakukan dengan cara snowball. Informan pertama merupakan informan kunci dalam menentukan kriteria informan selanjutnya.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dampak perubahan iklim membuat nelayan mengalami permasalahan sosial ekonomi. Dalam persoalan ekonomi, dampak perubahan iklim membuat masyarakat nelayan tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup dan rentan terhadap kemiskinan. Sedangkan dalam permasalahan sosial yang dihadapi nelayan yaitu nelayan tidak dapat menentukan musim yang terjadi dikarena cuaca yang tidak dapat diprediksi,  jarak yang ditempuh untuk mencari ikan lebih jauh dan sumber daya perikanan berkurang.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v23i12018p041
Pengenalan Bidang Kemaritiman Sejak Usia Dini melalui Pembelajaran Tematik Kelautan pada Siswa Taman Kanak Kanak M. Arif Zainul Fuad; Muhammad Musa
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.897 KB) | DOI: 10.17977/jpg.v22i2.1000

Abstract

Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dengan keunggulan kompetitif di seluruh penjuru nusantara namun potensi tersebut  tidak tergarap dengan baik. Salah satu alasan mengapa potensi tersebut belum berkembang dan belum dimanfaatkan secara optimal adalah karena rendahnya pengetahuan dan minat masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan potensi laut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan pemahaman bidang kemaritiman adalah dengan memasukkan pendidikan kebaharian dalam kurikulum pendidikan nasional pada semua level satuan pendidikan. Upaya ini merupakan langkah yang tepat dalam mengatasi rendahnya semangat dan jiwa bahari bangsa Indonesia. Anak anak sebagai generasi penerus bangsa merupakan agen penting dalam pembangunan kemaritiman. Oleh karena itu sangat penting untuk menumbuhkan minat dan semangat kebaharian pada mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan pengetahuan bidang kemaritiman bagi anak anak siswa taman kanak kanak melalui pembelajaran tematik kelautan yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran yang digunakan yaitu dengan dengan bermain, bercakap-cakap, bercerita, demostrasi, proyek dan pemberian tugas mampu meningkatkan pemahaman dan minat anak anak tentang kemaritiman.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v22i22017p093
Strategi Pengembangan Taman Wisata Kum Kum Sebagai Wisata Edukasi Di Kota Palangkaraya Evi Fitriana
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 23, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.113 KB)

Abstract

Rendahnya perhatian pemerintah daerah dalam rangka pengembangan kepariwisataan menjadi latar belakang penelitian ini. Masalah yang muncul adalah strategi pengembangan taman wisata Kum Kum di Kota Palangka Raya masih belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mendukung dan menghambat dalam pengembangan Taman Wisata Kum Kum, dan (2) menentukan strategi pengembangan kawasan wisata Taman Wisata Kum Kum yang terletak di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis SWOT (Strenghts, Weaknes, Opportunities, Threats). Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, observasi serta wawancara dengan Dinas Pariwisata, Bappeda, camat, lurah, tokoh masyarakat, masyarakat dan pengunjung. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan strategi pengembangan taman wisata Kum Kum antara lain membangun sarana prasarana seperti alat angkut dan sarana akomodasi, membuat atraksi wisata dan promosi obyek wisata, mengembangkan produk wisata, serta melibatkan pemerintah dan swasta dalam pengelolaan wisata.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v23i22018p094
Upaya Penerapan Model Pembelajaran JIGSAW untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi pada Materi Dinamika Hidrosfer Kelas X.3 SMA Negeri 1 Kademangan Kabupaten Blitar Tiya Yuda Hananingsih; Ach. Amirudin; Juarti Juarti
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 23, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.986 KB)

Abstract

Kemampuan siswa untuk belajar geografi berhubungan langsung dengan pemahaman mengenai konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang ada dalam mata pelajaran geografi. JIGSAW merupakan salah satu model pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk belajar dengan cara berkelompok. Model pembelajaran ini dapat membantu siswa untuk memahami suatu konsep maupun materi pelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geografi siswa pada materi dinamika hidrosfer. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Kademangan dengan jumlah siswa 30. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan selama dua siklus, setiap siklusnya dilakukan dalam dua kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh peningkatan pemahaman konsep geografi siswa melalui penerapan model pembelajaran JIGSAW. Peningkatan pemahaman siswa dari rata-rata pemahaman awal sebelum tindakan sebesar 72,22, meningkat sebanyak 2,68%, sehingga rata-ratanya menjadi 74,16 pada siklus I. Dari siklus I ke siklus II rata-rata pemahaman konsep meningkat sebanyak 6,29%, sehingga rata-ratanya menjadi 78,83. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu tidak semua siswa cocok belajar dengan penerapan model pembelajaran JIGSAW.  Jadi untuk membuat siswa selalu aktif dan antusias di setiap kegiatan belajar diperlukan variasi model pembelajaran.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v23i12018p062

Page 4 of 15 | Total Record : 149