cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Energi Dan Manufaktur
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23025255     EISSN : 25415328     DOI : -
"Jurnal Energi dan Manufaktur" is a journal published by Department of Mechanical Engineering, University of Udayana, Bali since 2006. During 2006-2011 the journal's name was "Jurnal Ilmiah Teknik Mesin CAKRAM" (Scientific journal in mechanical engineering, CAKRAM). "Jurnal Energi dan Manufaktur" is released biannually on April and October, respectively. We invite authors to submit papers from experimental research, review work, analytical-theoretical study, applied study, and simulation, in related to mechanical engineering (energy, material, manufacturing, design) to be published through "Jurnal Energi dan Manufaktur".
Arjuna Subject : -
Articles 387 Documents
Cover & Preface JEM Vol. 11(2) 2018 Ainul Ghurri
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 11 No 2 (2018): Published in Oktober 2018
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.563 KB)

Abstract

Puji syukur tercurahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya JURNAL ENERGI DAN MANUFAKTUR, Universitas Udayana volume 11 Nomor 2 April 2018 ini. Jurnal Energi dan Manufaktur memublikasikan 5-10 artikel ilmiah dalam bidang Teknik Mesin dalam setiap penerbitannya. Penerbitan jurnal ini bertujuan menyediakan media publikasi untuk hasil-hasil penelitian maupun kajian aplikasi di bidang Teknik Mesin serta bidang keteknikan lain yang berkaitan. Dewan redaksi mengucapkan terima kasih atas dukungan tiada henti dari rekan-rekan di kampus serta pimpinan jurusan dalam menjaga keberlangsungan penerbitan jurnal ini. Dewan redaksi juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi rekan-rekan peneliti yang mengirimkan naskahnya untuk dipublikasikan via Jurnal Energi dan Manufaktur. Dalam penerbitan JURNAL ENERGI DAN MANUFAKTUR Volume 11 Nomor 2 ini, disajikan 8 artikel, dalam berbagai topik hasil penelitian meliputi lean manufacturing, material komposit hibrida, simulasi komputer (numerik), aerodinamika dan biodiesel. Kami berharap semoga artikel-artikel dalam jurnal ini bermanfaat bagi pembaca dan memperkuat semangat untuk ikut dalam pengembangan ilmu dan teknologi terutama di bidang Teknik Mesin. Kami tunggu naskah-naskah untuk penerbitan berikutnya.
PENGARUH PENGGUNAAN PIPA KONDENSAT SEBAGAI HEAT RECOVERY PADA BASIN TYPE SOLAR STILL TERHADAP EFISIENSI Ketut Astawa
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 3, No.1 Juni 2008
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.487 KB)

Abstract

Pada umumnya basin type solar still hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi. Padahal panas yang dilepas dari proses kondensasi ke lingkungan adalah merupakan kerugian panas terbesar dalam sistem distilasi. Pada penelitian ini panas yang dilepas dari proses kondensasi dimanfaatkan, dengan menggunakan media pipa tembaga yang dibenamkan dalam air laut di bawah heat absorber sebagai heat recovery. Pengujian dilakukan secara bersamaan antara solar still yang menggunakan pipa kondensat dengan yang tidak menggunakan pipa kondensat. Diameter pipa kondensat yang digunakan adalah 19 mm, tebal 0,8 mm, panjang 1,8 m berbentuk zig-zag. Luas solar still yang diujikan yaitu 0,125 m2. Data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung kesetimbangan energi panas dan efisiensi yang terjadi pada masing-masing solar still. Hasil penelitian menunjukkan terjadi adanya peningkatan energi panas yang dihasilkan solar still dari 11,52 Watt tanpa pipa kondensat menjadi 14,61 Watt setelah menggunakan pipa kondensat. Efisiensi tertinggi solar still mencapai 44.4 % pada solar still yang menggunakan pipa kondensat, sedangkan pada solar still tanpa pipa kondensat mencapai 30.4 %, jadi ada peningkatan efisiensi sebesar 46.1%.
Meningkatkan Pendapatan Masyarakat dengan Mesin Pencacah Sampah Plastik I Gede Putu Agus Suryawan; Cok. Istri P. Kusuma Kencanawati; I Made Widiyarta
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 8 No 1 (2015): April 2015
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali merupakan pintu gerbang pariwisata Indonesia, menjadi sorotan dunia bagaimanamengelola sampah. Reduce, Reuse dan Recycle disingkat 3R atau Mengurangi, MemakaiUlang dan Mendaur Ulang adalah prinsip utama mengelola sampah mulai dari sumbernya,melalui tiga langkah ini akan mampu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA(Tempat Pengolahan Akhir). Pengelolaan sampah yang kurang baik dapat memberikanpengaruh negatif bagi kesehatan, lingkungan, maupun bagi kehidupan sosial ekonomi danbudaya masyarakat. Produksi sampah di TPA Linggasana Karangasem perhari adalah 120m3/hari atau sekitar 18,26 ton/hari, sampah plastik mencapai 22,6 %, yang bisa didaur ulangsekitar 17%. Jadi sampah plastik yang bisa didaur ulang adalah 3,1 ton/hari, ini merupakanpotensi bisnis yang sangat potensial.Masyarakat malas dalam memilah sampah organik dananorganik karena tidak memberikan nilai tambah kepada masyarakat, dilakukan pelatihan danpengenalan mesin pencacah sampah plastik sehingga masyarakat berminat dalam memilahsampah-sampah itu. Sampah plastik itu dijual ke pada kelompok Asri Linggasana ataukelompok Lestari Buana Giri.Kata kunci: sampah plastik, mesin pencacahBali is Indonesian tourism gateway and become world attention on how to manage waste.Reduce, Reuse and Recycle abbreviated 3R is a major principle of managing the waste fromthe source. Through these three steps will be able to reduce the amount of waste disposed of tolandfill. Poor waste management can have a negative effect on health, the environment, and forsocial, economic and cultural life of the community. Production of waste in the landfillLinggasana Karangasem per day is 120 m3 / day or approximately 18.26 tons / day, reaching22.6% of plastic waste, which can be recycled approximately 17%. So, the plastic waste thatcan be recycled is 3.1 tons / day, this is a highly potential business potential. The society is notinterest in sorting organic and inorganic waste because it does not add value to the community.Training and introduction of plastic waste thrasher is conducted so that people interested insorting out the rubbish. Plastic waste was sold to the group Linggasana Asri or group BuanaLestari Giri.Keywords: plastic waste, thrasher
Proses Treatment Dengan Menggunakan NaOCl Dan H2SO4 Untuk Mempercepat Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Rumput Laut Eucheuma Cottonii I Nyoman Winjaya Putra; I Gusti Bagus Wijaya Kusuma; I Nyoman Suprapta Winaya
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 5, No.1 April 2011
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.542 KB)

Abstract

The fermentation process of the waste of Eucheuma cottonii seaweed to become bioethanol can beaccelerated by providing special treatment, such as delignification process using NaOCl and immersion byusing a mixture of H2SO4 for different variations. The fermentation process is also be done by using the yeast ofSaccharomyces cerevisiae with a variety of mixtures, to determine the rate of bioethanol fermentation.In this study NaOCl has been used with variation of 0.25%, 0.50% and 0.75%. H2SO4 is used with aconcentration of 0.5% and the variations of Saccharomyces cerevisiae yeast with a ratio of 1: 0.0015; 1: 0.003;1: 0.0045; 1: 0.006 and 1: 0.0075 for every kilogram of waste Eucheuma Cottonii and yeast, and withfermentation time of 3, 6 and 9 days. As a comparison is the same treatment, but without the use of H2SO4.Based on the research, the following results obtained. The highest rate of bioethanol fermentation is4.4% per day and the highest levels of ethanol produced is 14.0%. This is achieved for where each kilogram ofwaste of Eucheuma cottonii is delignificated with a concentration of 0.5% NaOCl followed by a treatment inphysics, with the variations of yeast 1: 0.006 and with a time of fermentation for 3 days.
Analisis ketidakpastian pengukuran pada mistar ingsut rentang 0-30 cm I Gede Putu Agus Suryawan; I Gusti Komang Dwijana
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 1, No 1 Juni 2006
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.698 KB)

Abstract

In science of measurement, an error is defined as difference result of measurement and the real value of the measurand.Actually, this real value is never precisely identified; consequently, the error is unknowns as well. In this case, the error canonly be estimated without knowing its real quantity. If a value will be considered as an estimated error, this value should be taken as an uncertainty. Uncertainty of Vernier Calliper determined with Type A and Type B evaluation, then the combinedstandard uncertainty is determined. Vernier Calliper that calibrated with Gauge Block class 1, the maximum uncertainty is ± 3.27 µm in dimension of 12.7 mm, with 95% confidence level.
Peningkatan Kekuatan Tekan dan Impak Material Rotan Dengan Proses Laminasi Resin Epoksi Agustinus P.Irawan; Frans J. Daywin; Fanando Fanando; Tommy A. Tommy A.
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 7 No 1 (2014): April 2014
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.04 KB)

Abstract

Abstrak : Pemanfaatan vahan lokal yang dihasilkan oleh Indonesia sebagai vahan teknik mempunyaipeluang untuk terus dikembangkan. Salah satu bahan local tersebut adalah rotan. Penelitian inibertujuan untuk mengembangkan rotan sebagai vahan teknik dengan aplikasi pada shankprosthesis tipe endoskeletal. Rotan dipilih untuk dikembangkan karena secara umum rotanmempunyai kekuatan alami yang baik, lentur dan ringan pada kondisi yang kering. Dalampengembangan rotan sebagai bahan teknik, metode yang digunakan adalah metode laminasi rotandengan menggunakan bahan resin epoksi dan lapisan serat fiberglass. Laminasi resin epoksibertujuan untuk menambah kekuatan, melindungi dari benturan, melindungi dari air dankelembaban. Pada penelitian ini, pengujian yang dilakukan meliputi pengujian tekan dan impak.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil bahwa bahan rotan denganlaminasi resin epoksi mempunyai kekuatan tekan46,8 MPa meningkat 47,2% jika dibandingkandengan kekuatan tekan rotan tanpa laminasi 31,8 MPa. Kekuatan impakrata-rata rotan hasilpengujian sebelum dilaminasi dengan resin epoksi sebesar 39 kJ/m2 dan setelah melalui proseslaminasi meningkat sebesar 64% menjadi 64 kJ/m2.Hasil ini menjadi dasar untuk penelitianselanjutnya dalam pengembangan bahan rotan sebagai bahan teknik dengan aplikasi shankprosthesis tipe endoskeletal.Kata kunci: rotan, laminasi, resinepoksi, kekuatantekan, kekuatanimpakAbstract : Utilization of Indonessian local material as engineering materials have the opportunity to continueto be developed. One of the local material is rattan. This research aims to develop rattan asengineering material with applications in shank-type prosthesis endoskeletal. Rattan was chosen tobe developed because in general rattan has good natural strength, supple and light in dryconditions. In the development of rattan as material engineering, the method used is the method oflamination rattan using epoxy resin material and a layer of fiberglass fibers. Epoxy resin laminateaims to increase strength, protects from impact, protect from water and moisture. In this study, thetest was conducted on the compressive and impact testing. Based on the research that has beencarried out showed that the rattan material with epoxy resin laminate has a compressive strength of46.8 MPa increased 47.2% when compared to the compressive strength of 31.8 MPa rattan withoutlamination.The average impact strength rattan average test results before laminated with epoxyresin by 39 kJ / m2 and after going through the process of lamination is increased by 64% to 64 kJ /m2. These results form the basis for further research in the development of rattan as materialengineering with application type endoskeletal prosthesis shank.Keywords: rattan, laminates, epoxy resin, compressive strength, impact strength
Perencanaan Instalasi Air Bersih dan Air Kotor Pada Bangunan Gedung dengan Menggunakan Sistem Pompa Ketut Catur Budi Artayana; Gede Indra Atmaja
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 4, No.1 April 2010
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.124 KB)

Abstract

Construction of a building planned for the installation of clean water with clean water source comes from deep wells,with discharge of 7.5 liters / second. Installing a water tank roof is planned with the use of dirty water while using aseparate system. Installation path using the gravitational system of pipes and pumps with a slope of 1.5 to 5%. Showerpressure ± 1bar each sanitary appliance, according to the height of each floor of shower pressure greatly affect theinstallation path through the line shaft. Tank capacity of 11m3 and reach the bottom of the tank capacity reached 17.02m3. Total discharge at the pump boster used depending on the requirement that reached its peak hours of 2.44 liters /second. Vertical pipe is planned by using wet vendors, system vendors directly and dirty water which flowed into a septictank space. Sewerage can be calculated using the average value of the number of residents who use potable waterfacilities have been planned to reach capacity of 100.38 liters / day.
Cover & Preface JEM Vol. 11(1) 2018 Ainul Ghurri
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 11 No 1 (2018): Published in April 2018
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.701 KB)

Abstract

Puji syukur tercurahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya JURNAL ENERGI DAN MANUFAKTUR, Universitas Udayana volume 11 Nomor 1 April 2018 ini. Penerbitan jurnal ini bertujuan menyediakan media publikasi untuk hasil-hasil penelitian maupun kajian aplikasi di bidang Teknik Mesin serta bidang keteknikan lain yang berkaitan. Dewan redaksi mengucapkan terima kasih atas dukungan tiada henti dari rekan-rekan di kampus serta pimpinan jurusan dalam menjaga keberlangsungan penerbitan jurnal ini. Dewan redaksi juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi rekan-rekan peneliti yang mengirimkan naskahnya untuk dipublikasikan via Jurnal Energi dan Manufaktur. Dalam penerbitan JURNAL ENERGI DAN MANUFAKTUR Volume 11 Nomor 1 ini, disajikan 7 artikel, dalam berbagai topik hasil penelitian meliputi material dan biomaterial, drag reduction, manajemen industri, simulasi komputer (numerik) dan kincir air. Akhirnya, kami berharap semoga artikel-artikel dalam jurnal ini bermanfaat bagi pembaca dan memperkuat semangat untuk ikut dalam pengembangan ilmu dan teknologi terutama di bidang Teknik Mesin. Kami tunggu naskahnaskah untuk penerbitan berikutnya.
Optimasi Multirespon Proses Wire Electrical Discharge Machining untuk Pengerjaan Komponen Punch and Dies Bracket Konstruksi Kapal Alumunium Fipka Bisono; Dhika Aditya P.
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.641 KB) | DOI: 10.24843/JEM.2019.v12.i02.p11

Abstract

Wire electrical discharge machining(WEDM) banyak digunakan untuk proses pembuatan punch and dies. Dimana material yang digunakan memiliki tingkat kekerasan yang sangat tinggi. Parameter pemesinan yang kurang tepat dapat menyebabkan hasil pemotongan yang tidak optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan beberapa karakteristik hasil proses pemesinan secara serentak dengan cara mevariasikan variabel-variabel proses pemesinan WEDM. Karakteristik hasil proses yang diteliti antara lain adalah lebar pemotongan, kekasaran permukaan, dan tebal lapisan white layer. Proses pemesinan dilakukan pada material tool steel SKD 11. Arc on time, on time, open voltage dan servo voltage merupakan variabel-variabel proses yang akan divariasikan. Rancangan percobaan dilakukan menggunakan metode Taguchi dengan matriks ortogonal L18(21x33) dengan dua kali replikasi. Sedangkan langkah yang digunakan untuk mengoptimasi karakteristik hasil proses pemesinan yang diteliti secara serentak adalah menggunakan metode grey relational analysis (GRA). Lebar pemotongan, kekasaran permukaan dan tebal lapisan white layer memiliki performance characteristics “smaller-is-better.” Hasil dari penelitian menunjukkan nilai variabel-variabel proses pemesinan yang menghasilkan kualitas karakteristik yang paling optimum adalah sebagai berikut: arc on time (1A), on time (4?s), open voltage (70V), dan servo voltage (40V). Dengan persentase kontribusi variabel proses dari yang terbesar berturut-turut adalah on time (65,09%), open voltage (11,35%), arc on time (7,71%), dan servo voltage (5,61%). Wire electrical discharge machining (WEDM) process is commonly used to make punch and dies. WEDM services are typically used to cut hard metals. Inappropriate machining parameters can cause suboptimal cutting results. This research was conducted to optimize several characteristics of the machining process simultaneously by varying WEDM machining process variables. Performance characteristics of the WEDM process include the kerf, surface roughness and thickness of the white layer. The machining process is carried out on SKD 11 tool steel material. Arc on time, on time, open voltage and servo voltage are process variables that will be varied. The experimental matrix design was carried out using the Taguchi method L18 (21x33) orthogonal array with two replications. Then to optimize the performance characteristics of the machining process simultaneously is using the Gray Relational Analysis (GRA) method. Performance characteristics of kerf, surface roughness, and thickness of the white layer is "smaller-is-better". The results of the experiment indicate the value of the machining process variables that produce the most optimum quality performance characteristics are as follows: arc on time (1A), on time (4?s), open voltage (70V), and servo voltage (40V). And the percentage of contribution of the process variables from the largest to smallest are as follows: on time (65,09%), open voltage (11,35%), arc on time (7,71%), and servo voltage (5,61%).
Technical Appraisal of Continuous Destilator Type as Alternative Fuel Producer from Basic Materials of Arak Bali Sukadana -; Bandem A.; Tenaya -
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 3, No.2 Oktober 2009
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.511 KB)

Abstract

Arrack Bali which is produced from traditional process has low quality (<40%). With controlling of operational variable such as evaporation temperature, will improve arrack Bali quality. Arrack Bali with quality more than 80 % has octane number more than 108,6, higher then petroleum octane number (80 until 90), easy burning and evaporation, very good to be alternative fuel to engine. In order to product height quality any operational variables like temperature, step, and sprayer models should be noticed. This experiment is to obtain operational variables of distillatory to product arrack Bali as an alternative fuel and it is tested in motor cycle engine at speed and compression ratio variables toward performance like emission. The higher evaporation temperature is the higher capacity of product to be obtained, on the other hand, the lower quality to be reached. Generally, comparing with petroleum, arrack Bali yields lower emission.

Page 8 of 39 | Total Record : 387