cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 2088411     EISSN : 25282891     DOI : https://doi.org/10.31947
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
STRATEGI VIRAL MARKETING IM3 INDOSAT DALAM MENARIK PELANGGAN KAWULA MUDA DI MAKASSAR Sari Wardhanhi, Sartika
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menggambarkan dampak strategi viral marketing yang dilakukan oleh Marketing IM3 Indosat Makassar terhadap tinggat penjualan. Desain penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku-perilaku yang dapat diamati.Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara maupun studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Viral Marketing yang dilakukan oleh divisi Marketing IM3 Indosat adalah salah satu bentuk strategi marketing baru yang dilakukan oleh Marketing IM3 Indosat Makassar dengan mengirimkan pesan-pesan promo kepada para remaja yang merupakan pelanggan utama dari IM3 melalui fitur broadcast message yang terdapat pada Blackberry dengan menggunakan teknologi Blackberry Internet Service sebagai strategi word of mouth marketing secara online. Memilih media Blackberry adalah suatu hal yang tepat karena smartphone ini paling banyak digunakan oleh kawula muda yang juga merupakan target utama dari pelanggan IM3 Indosat, selain itu Blackberry juga menjadi media yang tepat untuk merepresentasikan perubahan hubungan dari vertical menjadi horizontal antara Perusahaan dan Pelanggan. Startegi viral marketing ini cukup memberikan dampak yang baik secara awareness dan mendukung strategi promosi lain yang juga dilakukan oleh IM3 Indosat Makassar.ABSTRACTThe aim of the study is to describe the effect of viral marketing of Makassar Indosat IM3 team used to increase the sales level. The research approach is  a qualitative analysis which produced a descriptive data such as written word or oral form from obtained from people and their behaviours being observed. The data was obtained from interview and documentation. The result of research indicated that viral marketing strategy by IM3 Indosat Marketing team used is a new form of strategy on marketing world by sending some promotion messages to young people as their main target customers through broadcast messages contained on Blackberry using the Blackberry Internet Service as a word of mouth online strategy. Blackberry was chosen as an effective media because of many young people use them to communicate with others, and  it is a perfect toolwhich represents changes from vertical to horizontal relationship between the company and its customers. The viral marketing strategy is good enough to give some good impacts on promotion awareness and support other promotion strategies by IM3 Indosat marketing team.
KONSEP DIRI MANTAN PENDERITA KUSTA MELALUI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI Najmuddin, Muhammad; Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.2 April - Juni 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perilaku mantan penderita kusta dianggap sebagai bentuk penegasan tentang nilai-nilai yang menjadi konsep diri dalam berkehidupan sekaligus menjadi pengikat antar mereka sebagai mantan penderita kusta dalam komunitasnya dan sebagai pembeda bagi komunitas di luar dirinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana konsep diri dan pola pembentukan konsep diri mantan penderita kusta melalui komunikasi antarpribadi serta bagaimana pengungkapkan diri mantan penderita kusta. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi konsep diri mantan penderita kusta mencakup dua hal, antara lain persepsi dalam dirinya (in self) yang berkaitan dengan bagaimana mantan penderita kusta mempersepsi dirinya secara fisik serta persepsi di luar dirinya (out self) berkaitan dengan bagaimana orang lain menilai diri mantan penderita kusta. Dapat disimpulkan bahwa konsep diri mantan penderita kusta sebagai suatu proses yang dimulai dengan pembentukan informasi tentang diri sampai terbentuk konsep dirinya.Abstract Behavior the formers of leprosy patients considered a form of affirmation of the values of the self-concept in the Bohemian as well as a bond between them as former lepers in the community and as a differentiator for the community outself. The study aims to find out the self-concept and shaping pattern of self-concept of the formers of leprosy patients through interpersonal communication and the self- disclosure of the formers of leprosy patients. This study was used qualitative study with phenomenological approach. The results of this study reveal that the dimension of the self-concept of the formers of leprosy patients consists of two part, in self perception which is related to how they perceive themselves physically, and out self perception which is related to how the other people value themselves. The results of this study can be concluded that the self-concept of formers leprosy patients as a process that begins with the establishment of information about themselves to form the self-concept. 
PENERIMAAN INFORMASI DAMPAK PENAMBANGAN PASIR BAGI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KALANGAN PENAMBANG PASIR ILEGAL DI DAS JENEBERANG KABUPATEN GOWA Marini, Marini; Sultan, Muhammad Iqbal
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract illegal mining has been disturbing residents, its consequences such as damage to buildings , damage to land and as well as the threat of landslides . This study aims to determine how the process of receiving information in the sand miners on the impact of mining activities on the environment in the watershed Jeneberang Gowa . The method used in this research is descriptive qualitative , observation and interviews with respondents directly to key informants consisting of 6 -party BLHD Gowa and 2 representatives of the illegal miners who are still active and is no longer active . Selects respondents intentionally ( purposive ) with predetermined criteria . Data were analyzed based on the Elaboration Likelihood Theory of Richard Petty and John T. Cacioppo . Based on the research results , admission information among miners became a boomerang attributed to the weak argument given the BLHD . Weak arguments given to the audience with high motivation in elaborating the message will turn on the rejection message is given so persuasive attitude change is difficult to achieve . This study suggests that the delivery of information about environmental damage through persuasive message carried Regional Environmental Agency to the miners do not achieve the goal of changing the behavior of the miners to stop illegal mining and the need to take into account the credibility of the communicator and the audience trust the communicator, as well as strength message in the process of providing information.Abstrak Maraknya pertambangan illegal yang menggunakan mesin pompa telah meresahkan warga akan akibat yang ditimbulkannya seperti kerusakan bangunan, kerusakan lahan dan lahan serta ancaman longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerimaan informasi di kalangan penambang pasir tentang dampak aktivitas penambangan bagi lingkungan hidup di DAS Jeneberang Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, dengan melakukan observasi dan wawancara responden secara langsung kepada informan kunci yang terdiri dari 6 pihak BLHD Kabupaten Gowa dan 2 perwakilan penambang illegal yang masih aktif dan sudah tidak aktif. Pemilihan responden dilakukan secara sengaja (purposive) dengan criteria yang telah ditetapkan. Data dianalisis berlandaskan Teori Elaborasi Likelihood dari Ricard Petty dan John T Cacioppo. Berdasarkan hasil penelitian, penerimaan informasi di kalangan penambang menjadi boomerang diakibatkan lemahnya argumentasi yang diberikan pihak BLHD. Argumentasi lemah yang diberikan kepada audiens dengan motivasi tinggi dalam mengelaborasi pesan akan berbalik pada penolakan pesan persuasif yang diberikan sehingga perubahan sikap sulit dicapai. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penyampaian informasi mengenai dampak kerusakan lingkungan hidup melalui pesan persuasif yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup Daerah kepada pihak penambang tidak mencapai tujuan yakni mengubah perilaku penambang untuk berhenti menambang secara ilegal serta perlunya memperhatikan faktor kredibiltas komunikator dan kepercayaan audiens kepada komunikator, maupun kekuatan pesan dalam proses pemberian informasi. 
INTERNET DAN MASYARAKAT MARGINAL DI KOTA MAKASSAR; STUDI KASUS PEMANFAATAN GALERI INTERNET BBPPKI Djaffar, Rachmawaty; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                                                               Penelitian ini dimkasudkan ntuk mengetahui tingkat pengetahuan , pemakaian dan sikap masyarakat marginal  terhadap galeri internet di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informasi Makassar, serta upaya-upaya apa yang dilakukan Badan ini dalam mengatasi rintangan  digital masyarakat marginal di Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk mengji pengetahuan dan sikap para pemakai marginal di BBPPKI Makassar. Informan penelitian dan informan kuinci ditentukan dengan sengaja memilih yang mengetahui masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancvara mendalam  dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat Marginal terhadap media internet belum maksimum dan masih memerlkan bantuan dari petugas galeri BBPPKI. Dari aspek perubahan diperoleh data bahwa perubahan pengetahuan dan keteramnpilan terjadi sesudah pengunung mendatangi  gallery  dan memperoleh biombiongan secara bebas, sementara perilaku dari pihak BBPPKI  untuk mengatasi rintangan digital ini dengan cara melakukan sosialisasi melalui media komunikasi elektronik, media massa, dan media interpersonal.ABSTRACTThis research aims to know the knowledge and attitudes marginal users gallery internet in Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Makassar in Makassar city and effort BBPPKI  Makassar.in overcoming  the digital gap between city and marginalized  communities in the city Makassar.Method used in the research is a method of qualitative description,to examine knowledge and attitudes marginal users BBPPKI Makassar. Research informants and Key informants deliberately obtained. Than through the observation,data collection is also done through in-depth in terviews with key informants,and informants, and  the study of the document.Results of research show that knowledge  has not been marginalized people maximum and still need help from the employee of internet gallery.From knowledge  of aspects of the changes occurred mainly after the visitors gallery gallery utilize the increased knowledge,because guidance for free while aspects of behavior BBPPKI to overcome the digital gap in the  socialization is done through electronic media,mass media and interpersonal communication. 
PROFIL DESA DAN KELURAHAN SEBAGAI SUMBER INFORMASI: STUDI EVALUASI TENTANG PENYEDIAAN INFORMASI POTENSI DESA DAN KELURAHAN DI SULAWESI SELATAN OLEH BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN (BPMPDK) PROVINSI SULAWESI SELATAN Achsin, Sitti Nurmasita; Cangara, Hafied; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aims of the study were to evaluate the availability, completeness, and accountability of village profile data presentation, its utilization as village sources of information and various constraints in the preparation of village profile data preparation in South Sulawesi Province. The research type was descriptive with 15 informants selected purposively. Data were collected with in-depth interview, direct observation and literature study, and were analyzed with qualitative analysis. The results of the research indicated that the presentation of village profile data in South Sulawesi were available, but neither complete nor accountable yet, therefore it has not been utilized, but it served as a source of information of potential villages expected to data base for development planning. Being viewed from communication perspective the village profiles were related to communication elements, village profile (messages) was presented by the organization working group (communicator), by development actors and public users of information (communicant) had not been utilized (immature effect) for the benefit of development planning (feedback).Abstrak Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketersediaan, kelengkapan dan akuntabilitas penyajian Data Profil Desa dan Kelurahan, pendayagunaannya dalam fungsinya sebagai sumber informasi potensi desa dan kelurahan dan berbagai kendala dalam pelaksanaan kegiatan Penyusunan Data Profil Desa dan Kelurahan di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pemilihan informan secara purposive sejumlah 15 orang, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung dan studi literatur. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data Profil Desa dan Kelurahan di Sulawesi Selatan sudah tersedia namun belum lengkap dan akuntabel sehingga belum didayagunakan dan belum dapat berfungsi sebagai sumber informasi potensi desa dan kelurahan yang diharapkan dapat menjadi data dasar dalam perencanaan pembangunan. Ditinjau dari perspektif komunikasi kaitannya dengan unsur-unsurnya, Profil Desa dan Kelurahan (pesan) yang disajikan oleh organisasi Pokja (komunikator), oleh para pelaku pembangunan dan publik pengguna informasi (komunikan) belum didayagunakan (belum menghasilkan efek) untuk kepentingan perencanaan pembangunan (umpan balik). 
PENGELOLAAN KESAN ETNIK BUGIS DALAM ADAPTASI DIRI DENGAN BUDAYA SUNDA Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengelolaan kesan etnik Bugis dalam adaptasi diri dengan budaya Sunda merupakan kajian yang bertujuan untuk melihat tampilan bahasa verbal dan bahasa nonverbal. Pengelolaan kesan yang mengarah pada seni mengelola kesan terhadap serentetan tindakan dengan hati-hati, seperti gerak isyarat, kesalahan bicara atau tindakan yang diinginkan seperti membuat adegan. Berdasarkan hal tersebut masalah penelitian bagaimana pengelolaan kesan melalui bahasa verbal dan nonverbal yang mereka tampilkan dalam adaptasi diri dengan budaya Sunda. Tujuannya adalah untuk menemukan dan mengkategorisasikan pengelolaan kesan melalui bahasa verbal dan nonverbal yang mereka tampilkan dalam dalam adaptasi diri dengan budaya Sunda. Untuk pencapaian tujuan penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan berperan serta atau observasi partisipan, wawancara mendalam, serta studi dokumenter. Peneliti terlibat langsung melakukan adaptasi diri dengan budaya Sunda dan melihat orang-orang etnik Bugis dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat Sunda. Hasil yang ditemukan adalah pengelolaan kesan melalui bahasa verbal yang dilakukan informan adalah menggunakan bahasa Indonesia dengan tetap mempertahankan dialek atau logat Bugis yang kental, meskipun telah lama tetap mempertahakan logat Bugisnya. Tampilan bahasa nonverbal yang ditunjukkan adalah tetap mempertahankan intonasi dan suara yang agak keras dengan tetap senyum dan ramah yang juga sesuai dengan karakter adat sopan santun etnik Bugis.Abstract Bugis ethnic impression management in adapting to the Sundanese culture is a study that aims to look at the display verbal and nonverbal language. Impression management that led to the art of managing the impression of a series of acts with caution, such as gestures, speech errors or desired action such as making a scene. Based on this research problem how impression management through verbal and nonverbal language they display in adapting themselves to the Sundanese culture. The goal is to find and categorize impression management through verbal and nonverbal language which they appear in the adaptation to the Sundanese culture. For the achievement of the objectives of this study used qualitative research methods by collecting data through participant observation or participant observation, in-depth interviews, and documentary studies. Researchers involved in adapting to the culture and see the Sundanese ethnic Bugis people to interact directly with the Sundanese. The result found is impression management is done through verbal language informant is using Indonesian language while maintaining a dialect or accent is thick Bugis, although it has long remained defensively Bugisnya accent. Display shown is nonverbal language while maintaining intonation and sound a bit harsh with a fixed smile and friendly which is also in accordance with the character of ethnic Bugis traditional manners. 
IMPLEMENTASI MODEL KOMUNIKASI KESEHATAN TWO STEP FLOW COMMUNICATION DALAM MENYEBARKAN INFORMASI KESEHATAN IBU DAN JANIN MELALUI PARA DUKUN BERANAK DI JAWA BARAT Hafiar, Hanny
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk: Menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi dukun beranak, Menggambarkan pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu, Menggambarkan harapan yang dimiliki oleh ibu hamil dalam proses pemberian informasi dan pelayanan kesehatan, Menggambarkan perbandingan kredibilitas dukun beranak dan bidan desa berdasarkan penilaian ibu hamil, Menghasilkan isi dan pengemasan pesan dalam mempersuasi ibu hamil dalam meningkatkan kredibilitas bidan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun penentuan sampel menggunakan teknik purposif. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: Tujuan untuk tetap mendatangi dukun beranak yang dilakukan oleh ibu hamil di daerah pedesaan di Jawa Barat, adalah untuk memperoleh pelayanan Pijat bayi, Memandikan dan belajar mengurus bayi sampai cuplak puser, Gedog, Membetulkan posisi bayi sungsang dalam kandungan, dan pijat kandungan selepas melahirkan. Pola komunikasi dukun beranak yang dirasakan ibu meliputi aspek komunikasi verbal dan non verbal. Sedangkan harapan yang dimiliki oleh ibu meliputi: akses dan transportasi, biaya, Peralatan, Pelayanan, Obat-obatan dan Jumlah tenaga Bidan. Perbandingan kredibilitas, secara keseluruhan aspek kompetensi, karisma, sarana pelayanan kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang diberikan bidan desa mendapat penilaian yang lebih besar dari ibu hamil di pedesaan dibandingkan dukun beranak. Namun karakter dukun beranak dianggap lebih baik dibandingkan karakter bidan desa. Pesan yang efektif untuk mempersuasi ibu hamil guna meningkatkan kredibilitas bidan desa yaitu penekanan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan bidan desa kepada masyarakat merupakan pelayanan kesehatan yang menjamin faktor kebersihan, kenyamanan, lengkap, profesional dan gratis. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah para bidan desa sebaiknya lebih mengembangkan kemampuan untuk lebih memahami karakteristik masyarakat setempat dimana ia ditugaskan. 
HUBUNGAN PELATIHAN DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI KARYAWAN SERTA KEPUASAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN CIRCLE K CABANG MAKASSAR Aswar, Aswar; Bahfiarti, Tuti
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The issue of human resources (communication skills) are less reliable in the manage and provide service to customers will result in customer dissatisfaction. The purpose of this research was to determine the relationship of form and content of the training material with the ability to see the relationship of communication and communication skills of employees with customer satisfaction at the Circle K Makassar Branch. The research was conducted in Makassar Branch Circle K employees. Research field (Field Research), using the mix method research methods with qualitative and quantitative techniques. The number of samples in this study were 52 employees. Data were collected through interviews and questionnaires. Then analyzed the data using triangulation techniques and product moment correlation technique. Observations and interviews showed that between matter and form relationships with training in communication skills in shaping attitudes and behaviors as well as increase knowledge in serving customers. Furthermore, the results also demonstrate the ability of employee communication with customer satisfaction with cohesion correlation P-value of 0.000 is less than 0.05. It was concluded that training with attention to the form and content of the training is very meaningful to the communication skills that have relationships with customer satisfaction. It is expected that training, particularly in view to improve communication skills, so employees can deliver the best possible service in the boost customer satisfaction.Abstrak Persoalan sumber daya manusia (kemampuan komunikasi) yang kurang handal dalam mengelolah dan memberikan pelayanan kepada pelanggan akan mengakibatkan ketidakpuasan pada pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bentuk dan isi materi pelatihan dengan kemampuan komunikasi serta melihat hubungan kemampuan komunikasi karyawan dengan kepuasan pelanggan di Circle K Cabang Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada karyawan Circle K Cabang Makassar. Penelitian lapangan (Field Research), dengan menggunakan pendekatakan metode penelitan mixed method dengan tehnik kualitatif dan kuantitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 karyawan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data dan teknik korelasi produk momen. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa antara materi dan bentuk pelatihan memiliki hubungan dengan kemampuan komunikasi di dalam membentuk sikap dan perilaku serta menambah pengetahuan di dalam melayani pelanggan. Selanjutnya hasil penelitian juga menunjukkan kemampuan komunikasi karyawan dengan kepuasan pelanggan dengan kofesien korelasi P-value 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Disimpulkan bahwa pelatihan dengan memperhatikan bentuk dan isi pelatihan sangat berarti terhadap kemampuan komunikasi yang memiliki hubungan dengan kepuasan pelanggan. Diharapkan adanya pelatihan yang terkhusus untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, sehingga karyawan dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin di dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. 
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENASEHAT AKADEMIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI STIKES MEGA REZKY MAKASSAR Iskandar, Abdul Malik
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2 April - Juni 2011
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out (1) The personal communication intensity of the Academic counsellorwith the students at STIKES Mega Rezky Makassar, (2) The student learning motivation at STIKES Mega RezkyMakassar, (3) The effect of personal communication intensity of the Academic Counsellor Toward the studentsLearning Motivation at STIKES Mega Rezky Makassar. This research executed at STIKES Resky Mega Makassaron March to May, 2009. The number of the population 580 students. The number 580 students. The number of thesample 174 students. The techniques of determining sample is the “proportional sampling”, where the techniquetaking sample technique is proportional consideration from number of populations in the class, using NomogramKing Method by assumption that population per unit is not more than 2000 students. The data collecting methods areRating scale questionarre, interview, and observation. The Hypotesis is examinate by using the simple regression.The result of the research shows that the description of interpersonal communication intensity of the academicCounsellor with the students in high category. And the description of the students learning motivation at STIKesMega Rezky Makassar in high category. The factors are caused by the success wish, interesting activity in learningconcerned with the future, the competation wish in the class. There is the significant effect the interpersonalcommunication intensity toward the student learning motivation. Thus, for increasing the students learningmotivation needed interpersonal communication between academic counsellor and students more active and serious. AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) Intensitas komunikasi antarpribadi dari penasehat akademikdengan para mahasiswa di STIKes Mega Rezky Makassar, (2) Motivasi belajar para mahasiswa si STIKes MegaRezky Makassar, (Pengaruh intensitas komunikasi antarpribadi para penasehat akademik terhadap motivasi belajarpara mahasiswa si STIKes Mega Rezky Makassar. Penelitian ini dilakukan di STIKes Mega Rezky pada Maretsampai Mei 2009. Jumlah populasi yang ada sebanyak 580 orang mahasiswa. Dari jumlah itu ditarik 174 orangmahasiswa sebagai sampel. Teknik untuk menetapkan sampel ialah dengan cara proporsi, dengan pertimbanganjumlah populasi di dalam kelas dengan menggunakan metode Namogram King yang mengasumsikan bahwapopulasi perunit tidak lebih dari 2000 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan metode skala rating dalam angket,wawancara, dan pengamatan. Hipotesis yang diajukan diuji dengan memakai regresi sederhana. Hasil dari penelitianini menujukkan bahwa gambaran intesitas komunikasi antar pribadi para penasehat akademik dengan mahasiswadalam kategori tinggi. Demikian juga gambaran terhadap motivasi belajar para siswa dalam kategori tinggi. Faktoryang menyebabkan tingginya kategori tersebut ialah keinginan untuk sukses, daya Tarik untuk belajar, memikirkanmasa depan, serta keinginan untuk berkompetisi dalam kelas. Terdapat pengaruh yang signifikan dari intensitaskomunikasi antarpribadi terhadap motivasi belajar paara siswa. Dengan demikian disimpulkan bahwa untukmeningkatkan motivasi belajar siswa diperlukan komunikasi antarpribadi (personal) antara penasehat akademik danpara mahasiswa yang lebih aktif dan serius. 
HUBUNGAN ANTARA IMPLEMENTASI KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DENGAN PENINGKATAN PENERBITAN PERIZINAN PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN PINRANG Yusran, Arland; Hasrullah, Hasrullah
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.4 No.3 Juli - September 2015
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of the research is to determine if there is a relationship and an influence the implementation of public information transparency on the improvement of licensing issue at Integrated Licensing Service Board and Capital Investment of Pinrang regency. The research was conducted in Integrated Licensing Service Board and Capital Investment of Pinrang regency and the population are license applicants in 2014. Sampling was conducted using a stratified random sampling with a sample of 97 respondents. The method used in the research is quantitative with explanative survey study type associative. Data analysis techniques used in this research is the technique of analysis of the correlation to determine the degree of relationship between the variables with two variables, i.e, independent variables consisting of implementation of public information transparency and the dependent variable is the the improvement of licensing issue. The results of the research indicate that there is a relationship between the implementation of public information transparency and the improvement of licensing issue by the correlation coefficient is low but definite, and there is also insignificantninfluence implementation of public information transparency on the improvement of licensing issue with contribution of the implementation of public information transparency by 13.7%, while the remaining 86.3% is influenced by other factors.Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan dan pengaruh dari implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Pinrang . Lokasi penelitian di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Pinrang dengan populasi masyarakat pemohon izin pada tahun 2014. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel sebesar 97 responden. Penelitian ini menggunakan metodologi atau pendekatan kuantitatif dengan metode survei jenis penelitian eksplanatif asosiatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis hubungan untuk mengetahui derajat hubungan antar variabel penelitian dengan dua variable yaitu variabel bebas adalah implementasi keterbukaan informasi publik dan variabel terikat yaitu peningkatan penerbitan perizinan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan dengan keeratan hubungan yang rendah tetapi pasti, dan juga terdapat pengaruh yang signifikan implementasi keterbukaan informasi publik dengan peningkatan penerbitan perizinan dengan besar kontribusi implementasi keterbukaan informasi publik sebesar 13.7%, sedangkan sisanya sebesar 86,3% dipengaruhi oleh faktor lain. 

Page 4 of 49 | Total Record : 481


Filter by Year

2011 2023


Filter By Issues
All Issue Volume 12 No. 2 Juli-Desember 2023 Volume 12 No. 1 Januari-Juni 2023 Volume 11 No. 2 Juli-Desember 2022 Volume 11 No. 1 Januari-Juni 2022 Volume 10 No. 2 Juli-Desember 2021 Volume 10 No. 1 Januari-Juni 2021 Vol. 9 No. 2 Juli - Desember 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 9 No. 1 Januari – Juni 2020 Vol. 8 No. 2 Juli - Desember 2019 Vol. 8 No. 1 Januari – Juni 2019 Vol.7 No.2 Juli - Desember 2018 Vol.7 No.1 Januari - Juni 2018 Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017 Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017 Vol.5 No.2 Juli - Desember 2016 Vol.5 No.1 Januari - Juni 2016 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.4 Oktober - Desember 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.3 Juli - September 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.2 April - Juni 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.4 No.1 Januari - Maret 2015 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.4 Oktober - Desember 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.3 Juli - September 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.2 April - Juni 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.3 No.1 Januari - Maret 2014 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.4 Oktober - Desember 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.3 Juli - September 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.2 April - Juni 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.2 No.1 Januari - Maret 2013 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.4 Oktober - Desember 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.3 Juli - September 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.2 April - Juni 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 Vol.1 No.1 Januari - Maret 2011 More Issue