cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Fasilitas Sanitasi Lingkungan dan Penerapan Protokol Kesehatan COVID-19 pada Sekolah Dasar Ulya, Chofifatul; Siwiendrayanti, Arum
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.60888

Abstract

COVID-19 di Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang pada 25 November 2021 sebanyak 482 kasus dengan 33 kasus kematian. Pemberlakuan kembali pembelajaran tatap muka menyebabkan kasus COVID-19 meningkat dan menimbulkan klaster baru yaitu klaster sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi fasilitas sanitasi lingkungan dan penerapan protokol kesehatan COVID-19 pada sekolah dasar di Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-Juni 2022. Jumlah sampel sebanyak 35 sekolah dasar yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data dianalisis secara univariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang tidak memenuhi syarat yaitu kondisi sarana air bersih (17,1%), kondisi toilet (88,6%), kondisi saluran pembuangan air limbah (85,7%), kondisi sarana pembuangan sampah (88,6%), kondisi sarana cuci tangan (100%), dan penerapan protokol kesehatan (100%). Sekolah dasar harus memiliki fasilitas sanitasi lingkungan sesuai syarat kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19 di sekolah.
Higiene Sanitasi dan Uji Pemeriksaan Mikrobiologi Depot Air Minum Isi Ulang Zulfa, Nely; Mulyawati, Isti
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.61441

Abstract

Keberadaan depot air minum isi ulang semakin berkembang pesat seiring bertambahnya populasi penduduk di daerah perkotaan. Kecamatan Gunungpati Kota Semarang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk padat. Jumlah pendatang di Kecamatan Gunungpati cukup banyak karena terdapat salah satu universitas besar di Kota Semarang. Hal tersebut memunculkan ide bisnis depot air minum isi ulang. Perkembangan depot air isi ulang harus memperhatikan higiene sanitasi agar konsumen terjamin keamananya. Pengolahan air minum isi ulang sangat rentan terpapar kontaminasi. Penelitian ini untuk memperoleh gambaran higiene sanitasi meliputi tempat, peralatan, penjamah dan uji mikrobiologi (Total coliform dan Escherichia Coli) depot air minum isi ulang di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang untuk menjaga kualitas air minum. Jenis penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan 28 jumlah titik sampel. Kualiatas air minum pada 28 depot air minum isi ulang yang tidak mememenuhi syarat kelayakan ada 15 depot (53,6%) dan 13 memenuhi syarat kelayakan depot air minum (46,6%).
Status Imunisasi Campak (MR1) pada Masa Pandemi COVID-19 Lestari, Niken; Siyam, Nur
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.62111

Abstract

Pada masa pandemi, cakupan imunisasi khususnya campak mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 anak usia 9-24 bulan dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga (p=0,01), akses informasi terhadap pelayanan imunisasi di masa pandemi COVID-19 (p=0,033), jarak rumah ke penyedia layanan imunisasi (p=0,002), ketersediaan imunisasi/vaksin campak (p=0,028), dan tingkat kecemasan terjangkit COVID-19 (p<0,01), tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu (0,156) dan persepsi terhadap kinerja layanan imunisasi di masa pandemi COVID-19 (0,097). Simpulan dari penelitian ini, yaitu terdapat hubungan antara dukungan keluarga, akses infromasi terhadap pelayanan imunisasi di masa pandemi COVID-19, jarak rumah ke penyedia layanan imunisasi, ketersediaan imunisasi/vaksin campak, dan tingkat kecemasan terjangkit COVID-19, tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dan persepsi terhadap kinerja layanan imunisasi di masa pandemi COVID-19 dengan status imunisasi campak (MR1) di wilayah kerja Puskesmas Karangayu pada masa pandemi COVID-19.
Karakteristik Masyarakat dalam Partisipasi Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik Rahayu, Dinta Alfiyanti; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.63187

Abstract

Kota Semarang pada tahun 2022 sampai bulan Agustus memiliki IR DBD dibawah target (<10%) yaitu sebesar 45,2 per 100.000 penduduk. RT 05 RW 04 Kelurahan Sekaran merupakan salah satu wilayah pilot project program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (GSRSJ) di Kota Semarang. Partisipasi masyarakat dalam program GSRSJ menurun dari tahun 2020 sampai 2022, dari 86,25% turun menjadi 81,7% dan 81,67%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan perilaku terhadap partisipasi program GSRSJ. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan masyarakat RT 05 RW 04 Kelurahan Sekaran. Sampel sebanyak 30 responden dari 30 rumah dari total seluruh rumah di RT 05 RW 04 Kelurahan Sekaran. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara usia (p=0,017), tingkat pendidikan (p=0,018), pengetahuan (p=0,018), dan perilaku (p<0,001) dengan partisipasi program GSRSJ, serta tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,042) dan pekerjaan (p=0,389) dengan partisipasi program GSRSJ.
Hubungan antara Higiene dan Sanitasi Sentra Pangan Jajanan dengan Keberadaan Bakteri Eschericia coli Sadomo, Resafina Melinda; Siwiendrayanti, Arum
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.63213

Abstract

Hasil laporan pemeriksaan mikrobiologi yang dilakukan oleh Puskesmas Genuk Kota Semarang diperoleh bahwa 10% sampel pangan yang diuji pada 30 sentra pangan jajanan/kantin positif bakteri Escherichia coli (E. coli). Adanya E. coli dalam pangan menunjukkan praktik higiene dan sanitasi yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh gambaran terkait higiene dan sanitasi sentra pangan jajanan/kantin dan hubungannya dengan keberadaan bakteri E. coli di instansi pendidikan di wilayah kerja Puskesmas Genuk Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Genuk yang dilaksanakan pada bulan September 2022 pada sentra pangan jajanan/kantin di institusi pendidikan. Jumlah sampel adalah 30 diambil dengan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara sanitasi bangunan dan fasilitas sanitasi dengan keberadaan bakteri E. coli (p=1.0) dan ada hubungan antara sanitasi peralatan (p=0.014), higiene penjamah (p=0.021) dan higiene pangan (p=0.005) dengan keberadaan bakteri E. coli. Seluruh kantin perlu meningkatkan higiene dan sanitasi sebagai upaya pencegahan kontaminasi bakteri E. coli.
Hipertensi pada Penduduk Usia Produktif (15-59 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Pageruyung Kabupaten Kendal Hintari, Sri; Fibriana, Arulita Ika
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.63472

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum terjadi, bersifat kronis, dan penyebab utama kematian dunia. Prevalensi nasional hipertensi tahun 2018 pada penduduk usia produktif kelompok umur 18-24 tahun (13,2%), 25-34 tahun (20,1%), 35-44 tahun (31,6%), 45-54 tahun (45,3%), dan 55-64 tahun (55,2%). Prevalensi hipertensi di Kabupaten Kendal selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kasus hipertensi di Puskesmas Pageruyung tahun 2021 sebanyak 23.638 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko hipertensi penduduk usia produktif (15-59 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Pageruyung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sumber data penelitian menggunakan data sekunder Posbindu PTM tahun 2022 bulan Januari-Agustus. Sampel penelitian sebanyak 140, diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan uji chi-square, uji fishers exact, dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat keluarga (p<0,01), aktivitas fisik (p<0,01), konsumsi sayur dan buah (p<0,01), obesitas tingkat 1 (p<0,01), dan gemuk (p=0,01) dengan kejadian hipertensi. Variabel yang berpengaruh paling kuat menduga kejadian hipertensi adalah konsumsi sayur dan buah. Kata Kunci : Hipertensi, usia produktif 15-59 tahun, faktor risiko Abstract Hypertension is a frequently non-communicable disease, chronic, and the major cause of death worldwide. In 2018, the national prevalence of hypertension in the productive-age population was aged 18-24 years (13.2%), 25-34 years (20.1%), 35-44 years (31.6%), 45-54 years (45 .3%), and 55-64 years (55.2%). The prevalence of hypertension in Kendal Regency has always increased annually. There were 23,638 cases of hypertension at the Pageruyung Health Center in 2021. The purpose of this study is to determine the risk factors for productive age population (15-59 years) in the working area of ​​the Pageruyung Health Center. This type of research is a quantitative research with cross-sectional study design. The research data source uses the secondary data of Posbindu PTM in 2022 from January to August. There were 140 research samples, taken by simple random sampling technique. Data were analyzed using the SPSS application with chi-square test, fishers exact test, and logistics regression. The results showed that there was a relationship between family history (p<0.01), physical activity (p<0.01), consumption of vegetables and fruit (p<0.01), class 1 obesity (p<0.01), and fat (p=0.01) with the incidence of hypertension. In summary, the variable that has the most powerful influence on the incidence of hypertension is the consumption of vegetables and fruit. Keywords: Hypertension, productive age 15-59 years, risk factors
Kejadian Diare pada Balita di Desa Sedo (Desa yang Mendapat Bantuan Pamsimas) Andriani, Dwi; Pawenang, Eram Tunggul
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.63500

Abstract

Kasus diare balita di Kabupaten Demak pada tahun 2020 sebanyak 13.214 dan pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 13.314, untuk kasus diare balita di Desa Sedo lebih tinggi dibanding desa lainnya yaitu 45 kasus dengan cakupan penemuan 77,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Desa Sedo yang dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2022. Jenis penelitian merupakan analitik observasional menggunakan rancangan cross sectional. Populasi adalah 106 ibu yang mempunyai balita usia 24-59 bulan, sehingga diperoleh sampel 52 dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kondisi jamban (p=0,022) dan variabel kebiasaan cuci tangan pakai sabun (p=0,040) berhubungan dengan kejadian diare, sementara variabel yang tidak berhubungan adalah kualitas fisik air bersih (p=0,778). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kondisi jamban dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare serta tidak terdapat hubungan antara kualitas fisik air bersih dengan kejadian diare pada balita.
Kejadian Kematian Ibu di Kabupaten Grobogan Tahun 2022 Triwulan 3 Rahmadhanti, Vina Aprilia; Siyam, Nur
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.64204

Abstract

Angka kematian Ibu di Kabupaten Grobogan meningkat dari 31 kasus pada tahun 2020 menjadi 84 kasus pada tahun 2021 dan pada tahun 2022 triwulan 3 terdapat 21 kasus. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian ibu di Kabupaten Grobogan Tahun 2022 Triwulan 3. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol menggunakan 63 sampel (21 kasus dan 42 kontrol) yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,001) dan riwayat penyakit (p-value = 0,085) dengan kematian ibu. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p-value = 0,644), pekerjaan (p-value = 0,738), paritas (p-value = 0,923), dan jarak kehamilan terakhir (p-value = 0,644) dengan kematian ibu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia dan riwayat penyakit merupakan faktor risiko yang mempunyai hubungan signifikan terhadap kejadian kematian ibu di Kabupaten Grobogan Tahun 2022 Triwulan 3.
Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Casmuti, Casmuti; Fibriana, Arulita Ika
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i1.64213

Abstract

Abstrak Puskesmas Kedungmundu menduduki urutan pertama jumlah kasus hipertensi tertinggi di Kota Semarang. Pada tahun 2021, kasus hipertensi di Puskesmas Kedungmundu sebesar 13.249 meningkat menjadi 13.822 pada tahun 2022 (Dinkes Kota Semarang, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2022. Pengambilan data menggunakan data sekunder dari data rekam medis Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Sampel berjumlah 881 responden dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan aplikasi pengolah data dengan analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji chi-square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan hipertensi adalah status merokok (p=0.000), aktivitas fisik (p=0.000), konsumsi alkohol (p=0.000), konsumsi gula berlebih (p=0.005), konsumsi lemak berlebih (p=0.000), konsumsi buah dan sayur (p=0.009). Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan merokok PR=16.294 (10.632-24.970) dan aktivitas fisik PR=2.304 (1.454-3.651) menjadi variabel yang paling dominan terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Abstract Kedungmundu Health Center ranks 1st in the highest number of hypertension cases in Semarang City. In 2021, cases of hypertension at the Kedungmundu Health Center amounted to 13,249, increasing to 13,822 in 2022 (Semarang City Health Office, 2022). The purpose of this study was to determine the determinants of hypertension in the working area of the Kedungmundu Health Center, Semarang City. This research was observational analitycal used cross sectional design. This research was conducted in August-September 2022. Data was collected using secondary data from medical record data at the Kedungmundu Health Center, Semarang City. A sample of 881 respondents with total sampling technique. Data were analyzed using a data processing aplication with univariate analysis, bivariate analysis used chi-square test, and multivariate analysis used logistic regression. The results showed that the variables associated with hypertension were smoking status (p=0.000), physical activity (p=0.000), alcohol consumption (p=0.000), excess sugar consumption (p=0.005), excess fat consumption (p=0.000 ), fruit and vegetable consumption (p=0.009). The results of multivariate analysis with logistic regression showed that smoking PR=16,294 (10,632-24,970) and physical activity PR=2,304 (1,454-3,651) were the most dominant variables on the prevalence of hypertension at the Kedungmundu Health Center in Semarang City.
Dampak Stigma terhadap Akses Pelayanan Kesehatan Permata, Yesti; Kodriati, Nurul
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i2.51871

Abstract

Abstrak Penelitian tentang stigma yang berhubungan dengan kesehatan sudah mulai banyak dipublikasikan dalam jurnal-jurnal nasional terakreditasi terutama dalam kurun waktu 8 tahun terakhir. Namun belum ada telaah terhadap artikel-artikel penelitian tentang dampak stigma terhadap akses pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran dampak stigma yang berhubungan dengan kesehatan terhadap akses pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang digunakan untuk mengidentifikasi, memilih artikel, membahas dan menganalisis artikel dan menginterpretasikan artikel-artikel pada topik dampak stigma terhadap akses pelayanan kesehatan. Proses pencarian pada enam jurnal kesehatan masyarakat dalam database Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dengan kategori Sinta 1 dan Sinta 2 menghasilkan 16 artikel. Analisis deskripsi dilakukan dengan mengelompokkan artikel berdasarkan subjek, metode, penyakit yang mengalami stigma, dampak stigma yang terhadap akses pelayanan kesehatan dan rekomendasi untuk mengatasi stigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma pada penderita suatu penyakit dapat menimbulkan penolakan untuk mengakses pelayanan kesehatan. Intervensi berupa peningkatan pengetahuan dan penerapan kebijakan kesehatan dengan mempertimbangkan stigma penting untuk dilakukan. Abstract Research on stigma related to health has begun to be widely published in accredited national journals, especially in the last 8 years. However, there are no articles reviews of research articles on the impact of stigma on access to health services. Therefore, the purpose of this study is to obtain an overview of the impact of health-related stigma on access to health care facilities. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method which is used to identify, select articles, discuss and analyze articles and interpret articles on the topic of the impact of stigma on access to health services. The results of the search process on 6 journals on Public Health in the of the Ministry of Research and Technology/National Research and Innovation Agency with categories of Sinta 1 and Sinta 2 obtained 16 articles. The analysis was conducted by grouping articles based on the subject, method, stigmatized disease, the impact of the stigma on access to health services and recommendations for overcoming stigma. The results show that stigma on sufferers of a disease may lead to refusal to access health care facilities. Interventions in the form of increasing knowledge and implementing health policies by considering health stigma are important to do.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue