cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Praktik Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Karyawan Bagian Produksi Perusahaan Konstruksi Yuswantoro, Rico Novian; Indarjo, Sofwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i2.64430

Abstract

Abstrak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatat, tahun 2020 terjadi 177.000 kasus kecelakaan kerja. Sepanjang Januari hingga September 2021, terdapat 82.000 kasus. Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan pada bulan Januari hingga Agustus 2022 sebanyak 7 kasus, 2 kasus yang terjadi pada 2022 disebabkan karena karyawan kurang fokus saat bekerja dan penggunaan APD yang tidak lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan dengan praktik penggunaan Alat Pelindung Diri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan september 2022. Analisis univariat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk meyelidiki hubungan yang terjadi antara variabel bebas dan variabel terikat dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square motivasi dengan praktik penggunaan APD (p <0,001), persepsi manfaat dengan praktik penggunaan APD (p= 0,035), persepsi hambatan dengan praktik penggunaan APD (p= 0,007). Kesimpulannya adalah ada hubungan antara motivasi, persepsi manfaat dan persepsi hambatan dengan praktik penggunaan APD. Kata kunci: Motivasi, persepsi, praktik, alat pelindung diri. Abstract The Employment Social Security Administration Agency (BPJS) noted that in 2020 there were 177,000 work accident cases. From January to September 2021, there were 82,000 cases. Cases of work accidents that occurred at company in January to August 2022 there were 7 cases, 2 cases that occurred in 2022 were caused by employees not being focused at work and using incomplete PPE. The purpose of this study to determine the association between motivation, perceived benefits, and perceived barriers to the practice of using Personal Protective Equipment. The type of research used was an analytic observational study with a cross-sectional which was carried out in September 2022. Univariate is presented in the frequency distribution table and bivariate analysis to investigate the relationship that occurs between the independent variables and the dependent variable using the chi square. The results of the chi square test were motivation with the practice of using PPE (p <0,001), perceived benefits with the practice of using PPE (p= 0.035), perceived barriers with the practice of using PPE (p= 0.007). The conclusion is that there is a relationship between motivation, perceived benefits and perceived barriers to the practice of using PPE. Keywords: Motivation, perception, practice, personal protective equipment
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Nelayan Tradisional saat di Kapal Fadlilah, Nazilatul; Halim, Arif Rahman
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i2.65760

Abstract

The traditional fishermen spent more time at sea than land, thus requiring fishermen to lived on boats for many days. Therefore, it is necessary to study the clean and healthy behavior (PHBS) of traditional fishermen while at workplace, namely boats. This article used quantitative method with cross sectional design. A description of fishermen's PHBS was obtained by using interviews and observation of 15 fishermen. PHBS assessment of fishermen refers to Regulation of Kementerian Kesehatan Republic Indonesia 2269/MENKES/PER/XI/2011, about guidelines PHBS in workplace. It was founded that were PHBS practices in the workplace not carried out by traditional fishermen, that were using healthy toilets, smoking in the workplace, and eradicating mosquito larvae. The results of chi-square analysis between fishermen's characteristics for PHBS practices, it was founded that there was no effect of characteristics (age, status and boat ownership, education, and income) to PHBS practices of fishermen in Dungkek District (p=0,426, p=0,476, p=0,560, p=0,930)
Efikasi Larvasida Bacillus thuringiensis var. israelensis Terhadap Larva Aedes, Anopheles, dan Culex Hitipeuw, Derico; Martini, Martini; Hestiningsih, Retno; Udijono, Ari; Yuliawati, Sri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i2.66286

Abstract

Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia pada tahun 2020, kasus DBD dilaporkan sebanyak 108.303 kasus, chikungunya 1.689 kasus, filariasis 9.906 kasus, sedangkan malaria dengan Annual Parasite Incidence sebesar 0,9%. Sejauh ini pengendalian vektor nyamuk menggunakan insektisida temephos sebagai larvasida yang dapat berdampak resistensi pada vektor serta kerusakan lingkungan, sehingga diperlukan pengendalian vektor nyamuk secara biologi. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui efikasi atas Bio Larvasida dengan bahan aktif Bacillus thuringiensis terhadap kematian larva Aedes, Anopheles, dan Culex. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan eksperimen murni dengan posttest only control design, yang dilaksanakan pada bulan April 2022. Terjadi kematian larva Aedes, Anopheles, dan Culex secara signifikan sejalan dengan peningkatan konsentrasi pada Bio Larvasida dengan bahan aktif B. thuringiensis dan terjadi perubahan secara morfologi terhadap larva yang telah terpapar Bio Larvasida dengan bahan aktif B. thuringiensis. Bio Larvasida dengan bahan aktif B. Thuringiensis dinilai efektif untuk digunakan sebagai alternatif larvasida alami dalam pengendalian populasi vektor nyamuk. Kata kunci: Efikasi, Bio Larvasida, B. thuringiensis
Karakteristik dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Petugas Rekam Medis RSUD Wangaya Denpasar Wirajaya, Karma Maha; Tunas, I Ketut
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.53201

Abstract

Karakteristik individu memiliki hal yang penting dalam pembentukkan kepuasan kerja pegawai rumah sakit. Selain karakteristik individu, faktor lain yang turut mempengaruhi kepuasan kerja adalah motivasi pegawai tersebut. Perilaku pegawai dalam bekerja pada dasarnya bertujuan untuk mencapai kepuasan sehingga perlu diperhatikan hal-hal yang mampu memotivasi pegawai tersebut. Berdasarkan hasil observasi diperoleh masih ada petugas rekam medis yang kurang puas terhadap kebersihan lingkungan dan beban kerja yang dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik dan motivasi terhadap kepuasan kerja petugas rekam medis di RSUD Wangaya Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yakni bulan Mei sampai bulan Juli 2021. Berdasarkan analisis secara bivariat, karakteristik tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja denga nilai p masing masing >0,05 sedangkan motivasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja dengan nilai p=0,044 (<0,05). Berdasarkan hasil analisis dengan regresi logistik menunjukkan bahwa karakteristik dan motivasi tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Karakteristik dan motivasi tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja petugas rekam medis di RSUD Wangaya Denpasar.
Daya Terima Cookies Daun Bangun- bangun sebagai Makanan Tambahan Fungsional Ibu Menyusui Mardiana, Mardiana; Yulinato, Yulianto; Asifah, Fitria Nur; Hanifah, Tasya; Safitri, Wanda
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.60529

Abstract

Air Susu Ibu mengandung zat gizi yang baik pada bayi dan melindungi bayi dari infeksi karena mengandung zat imunologik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima cookies daun bangun-bangun sebagai makanan tambahan fungsional ibu menyusui. Jenis penelitian rancangan acak lengkap (RAL) non factorial. Metode pengumpulan data meliputi uji organoleptik dengan analisis uji friedman, untuk mengetahui formula terpilih dari 30 panelis, kemudian dilanjutkan analisis uji proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji friedman rangking rata-rata tertinggi dari penilaian uji organoleptik dengan skala hedonik dari segi rasa, aroma, tekstur, dan warna yang disukai panelis adalah cookies P1, dengan penambahan tepung terigu 90 gram dan tepung daun bangun-bangun 10 gram. Hasil uji proksimat didapatkan kandungan energi 250,94 kkal (per 100 gram), protein 9,27%, lemak 20,01%, dan karbohidrat 33,77%. Dari hasil analisa, kandungan kadar karbohidrat dan energi masih kurang dari Standar Nasional Indonesia. Cookies daun bangun-bangun dapat diterima sebagai makanan tambahan fungsional ibu menyusui dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi ASI. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh pemberian cookies terhadap ibu menyusui.
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sebagai Upaya Meningkatkan Zero Accident Di Lingkungan Pendidikan Sekolah Dasar (Studi Kasus di SD Negeri 01 Sastrodirjan) Alyarizqina, Hasna; Widowati, Evi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.60986

Abstract

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia tahun 2021 mencapai 5.953 kasus, dengan rincian kasus pemenuhan hak anak 2971 kasus, dan perlindungan khusus anak 2982 kasus. Berdasarkan data kekerasan anak dari Kementrian Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang menurut kategori usia korban pada tahun 2021 sebanyak 238 kasus kekerasan anak di Jawa Tengah sedangkan di Kota Semarang terjadi sebanyak 22 kasus kekerasan anak. Sehingga dari kasus tersebut diperlukan adanya penerapan sekolah aman yang komprehensif. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan K3 sekolah dasar di SD Negeri 01 Sastrodirjan Kabupaten Pekalongan.Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 10 indikator, SD Negeri 01 Sastrodirjan Kabupaten Pekalongan sebanyak 1 indikator (10%) sudah sesuai, 8 indikator (80%) ada tidak sesuai, 1 indikator (10%) tidak ada di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi K3 sekolah dasar pada operasional di SD Negeri 01 Sastrodirjan Kabupaten Pekalongan belum siap. Saran yang diberikan meliputi dari standar bangunan yang dilengkapi sistem keselamatan, perencanaan dan peningkatan fasilitas pendukung K3 Sekolah aman. Kata kunci: K3 Sekolah Dasar, Sekolah Siaga Bencana, Zero Accident Abstract Based on data from the Indonesian Child Protection Commission in 2021 it reached 5,953 cases, with details of cases of fulfilling children's rights 2971 cases, and special protection for children 2982 cases. Based on data on child abuse from the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection, Central Java Province and Semarang City, according to the victim's age category, in 2021 there were 238 cases of child violence in Central Java, while in Semarang City there were 22 cases of child violence. So from this case it is necessary to implement a comprehensive safe school. The purpose of the study was to determine the application of K3 in elementary schools at SD Negeri 01 Sastrodirjan, Pekalongan Regency. The type of research used in this study was descriptive qualitative research. Data analysis with data reduction, presentation of conclusion data and verification. The results showed that of the 10 indicators, SD Negeri 01 Sastrodirjan Pekalongan Regency as many as 1 indicator (10%) was appropriate, 8 indicators (80%) were not appropriate, 1 indicator (10%) was not in school. The conclusion of this research is that the implementation of K3 in elementary school operations at SD Negeri 01 Sastrodirjan, Pekalongan Regency is not yet ready. The suggestions given include building standards equipped with a safety system, planning and improving K3 support facilities for safe schools. Keywords: K3 Elementary School, Disaster Preparedness School, Zero Accident
The Perbedaan Tiga Kategori Aktifitas Fisik pada Status Obesitas dan Non Obesitas Toar, Jilly; Telew, Agisteivie; Lumenta, Griceria
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.61369

Abstract

Prefalensi Obesitas tertingi di Indonesia yaitu Provinsi Sulawesi Utara dengan jumlah 31,2%. Salah satu Faktor terjadinya obesitas yaitu gaya hidup yang kurang aktif ataupun aktivitas fisik yang kurang. Obesitas selalu dikaitkan dengan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran perbedaan 3 kategori aktivitas fisik pada status obesitas dan non obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian case control dengan menggunakan data katagorik tidak berpasangan. Sampel penelitian ini berjumlah 190 sampel dengan pembagian sampel 95 status obesitas dan 95 status non obesitas. Analisis data menggunakan analisis data univariat. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa responden berumur 17-25 tahun (2,6%), 26-35 tahun (37,8%), 36-45 tahun (30%), 46-55 tahun (24,2%), 56-65 tahun (5,3%). Jumlah responden jenis kelamin perempuan 108 rsponden (56,8%) dan laki-laki 82 responden (43,2%). Aktivitas ringan 3 responden (1,6%), aktivitas sedang 122 responden (64,2%) aktivitas berat 65 responden (34,2%). Jumlah aktivitas ringan dengan status obesitas 3,2% sedangkan non obesitas 0%. Aktivitas sedang dengan status obesitas 67,4% sedangkan non obesitas 61,1%. Aktivitas berat dengan status obesitas 38,9% sedangkan non obesitas 29,4%. Kesimpulannya rata-rata masyarakat desa klabat memiliki perilaku aktivitas fisik sedang yang dipengaruhi oleh jenis pekerjaan dan kemudahan-kemudahan dalam melakukan aktivitas seperti alat bantu pekerjaan maupun kemudahan dalam menggunakan alat transportasi. Kata kunci : Aktivitas Fisik, Obesitas
Determinan Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Lansia Karimah, Nisa Arifiani
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7iSup.62743

Abstract

ABSTRAK Diketahui pada rentan waktu 11 Maret 2021 telah terjadi kasus positif COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo sebanyak 719 terkonfirmasi, 53% terjadi kasus positif COVID-19 pada kelompok lanjut usia yang mencapai 385. Kasus kematian yang disebabkan oleh COVID-19 ini mencapai 81 jiwa, 69,13% terjadi pada lansia, yaitu sebanyak 56 jiwa. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan pendakatan cross-sectional. Populasi lansia di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo. Sampel penelitian sebesar 105 responden, teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variabel yang berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada lansia yaitu jenis kelamin (p= 0,003), pengetahuan (p= 0,037), sikap (p= 0,009), komorbiditas (p= 0,000), dukungan keluarga (p= 0,003), dan dukungan kader (p= 0,002). Variabel yang tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 yaitu status pekerjaan (p= 0,557) dan sarana prasarana kesehatan yang dimiliki (p= 0,425). Simpulan dari penelitian ini adalah jenis kelamin, pengetahuan, sikap, komorbiditas, dukungan keluarga, dan dukungan kader berhubungan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada lansia. ABSTRACT There were positive cases of COVID-19 in the working area of the Bandarharjo Health Center on March 11, 2021, with as many as 719 confirmed cases; 53% of positive cases of COVID-19 occurred in the elderly group, which reached 385.COVID-19 caused the deaths of 81 people, with the elderly accounting for 69.13% of the total, or 56 people.This research uses a descriptive analytic study with a cross-sectional approach. the elderly population in the working area of the Bandarharjo Health Center. The research sample consists of 105 respondents, selected using the purposive sampling technique. The research instrument was a questionnaire. The Chi-Square test was used to analyze the data.The results showed that there were variables related to COVID-19 prevention behavior in the elderly, namely gender (p = 0.003), knowledge (p = 0.037), attitude (p = 0.009), comorbidity (p = 0.000), family support (p = 0.003), and cadre support (p = 0.002). Variables that were not related to COVID-19 prevention behavior were employment status (p = 0.557) and ownership of health infrastructure (p = 0.425). The conclusions from this study are that gender, knowledge, attitudes, comorbidities, family support, and cadre support are associated with COVID-19 prevention behavior in the elderly.
Literature Review: Dampak Stunting terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Laily, Linuria Asra; Indarjo, Sofwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.63544

Abstract

Abstrak Indonesia tergolong dalam negara dengan prevalensi stunting tinggi. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 angka prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4%, angka ini menurun 6,4% dari angka 30,8% pada 2018. Meskipun demikian, masalah kesehatan ini memiliki dampak serius pada perkembangan dan pertumbuhan anak yakni dapat menyebabkan tidak optimalnya proses tumbuh kembang yang irreversible. Penelitian bertujuan menghimpun informasi untuk mengetahui hubungan kejadian stunting pada tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review dengan Meta-analisis. Dilakukan dengan mengambil artikel dari jurnal nasional maupun internasional melalui database electronic Pubmed dan Google Scholar dalam rentang waktu 2012-2022 kemudian dianalisis dengan software Openmee. Hasil analisis dilakukan pada 8 artikel jurnal terpilih menunjukkan bahwa stunting memiliki hubungan dengan variabel tumbuh kembang anak yakni motorik halus, motorik kasar, bahasa dan komunikasi, serta sosial emosional masing-masing memiliki p-value (p<0,001; p<0,001; p<0,001; p=0,002). Dapat disimpulkan terdapat korelasi yang signifikan antara stunting dengan proses tumbuh kembang anak. Hal ini dapat menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya manusia, sehingga dibutuhkan perhatian dalam penanggulangan stunting. Kata Kunci: Stunting, Status Gizi, Pertumbuhan, Perkembangan Abstract Indonesia is classified as a country with a high prevalence of stunting. Based on the results of the 2021 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), the stunting prevalence rate in Indonesia was 24.4%; this figure decreased by 6.4% from 30.8% in 2018. Nonetheless, this health problem has a serious impact on the development and growth of children, which can lead to non-optimal growth processes that are irreversible. The research aims to collect information to determine the relationship between stunting and child development. This study is a meta-analysis of a systematic literature review. This was done by taking articles from national and international journals through the Pubmed and Google Scholar electronic databases in the 2012–2022 period and then analyzing them with the Openmee software. The findings of an analysis of 8 selected journal articles show that stunting has a relationship with child growth and development variables such as fine motor, gross motor, language and communication, and social-emotional, each of which has a p-value (p 0.001, p 0.001, p = 0.002). It can be concluded that there is a significant correlation between stunting and child development. This can lead to a decrease in the quality of human resources, so attention is needed when tackling stunting. Keyword: Stunting, Nutritional Status, Growth, Development
Strategi Penanggulangan Kasus Positif COVID-19 di Asia Tenggara: Systematic Review Utami, Annisa Novanda Maharani; Indarjo, Sofwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 7 No 3 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v7i3.63883

Abstract

Abstrak Jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Asia Tenggara sampai dengan 13 Desember 2022, terdapat sebanyak 35.458.772 dan 363.819 kematian akibat COVID-19. Negara anggota ASEAN dengan jumlah kasus tertinggi adalah Vietnam dengan jumlah kasus sebanyak 11.521.022 dan negara dengan angka kematian tertinggi akibat COVID-19 adalah Indonesia sebanyak 160.287 kematian. Tingginya jumlah kasus COVID-19 harus dihadapi dengan melakukan berbagai upaya untuk menanggulanginya. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait strategi pemerintah pada negara-negara di wilayah Asia Tenggara dalam menanggulangi COVID-19, sekaligus sebagai acuan bagi peneliti berikutnya dalam menentukan strategi keberlanjutan guna menciptakan suatu program penanggulangan yang efektif. Penelitian ini merupakan systematic literature review dengan alur PRISMA sebagai pedoman dalam pengumpulan artikel, kemudian dianalisis dengan teknik meta-sintesis. Pemerintah dari setiap negara di wilayah Asia Tenggara telah menentukan kebijakan yang sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan oleh WHO dan ASEAN terkait penanggulangan COVID-19, diantaranya kebijakan lock down, social distancing, karantina, perluasan cakupan vaksinasi, testing, surveilans, mengoptimalkan pemberdayaan dan pelibatan masyarakat, serta penguatan sistem kesehatan dan sistem kesehatan berbasis digital. Abstract The number of confirmed cases of COVID-19 in Southeast Asia as of December 13 2022, there were 35,458,772 and 363,819 deaths due to COVID-19. The ASEAN member country with the highest number of cases is Vietnam with 11,521,022 cases and the country with the highest death rate due to COVID-19 is Indonesia with 160,287 deaths. The high number of COVID-19 cases must be faced by making various efforts to overcome them. This article aims to provide an overview regarding the government's strategy for countries in the Southeast Asian region in tackling COVID-19, as well as a reference for future researchers in determining a sustainability strategy to create an effective response program. This research is a systematic literature review with the PRISMA flow as a guide in collecting articles, then analyzed using meta-synthesis techniques. The governments of each country in the Southeast Asian region have determined policies that are in accordance with the strategies set by WHO and ASEAN regarding the handling of COVID-19, including policies on lock down, social distancing, quarantine, expanding the scope of vaccination, testing, surveillance, optimizing empowerment and involvement community, as well as strengthening health systems and digital-based health systems.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue