cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
MEDIA MODUL GIZI BRAILLE TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MAKAN PAGI P ANAK TUNANETRA Kusuma, aulia widya
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18817

Abstract

Latar Belakang Prevalensi anak pendek dengan usia 9-12 tahun masih tinggi yakni di atas 30%. Hal ini mencerminkan adanya riwayat kurang gizi. Saat ini, belum tersedia modul edukasi dengan huruf braille. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul braille dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik tentang makan pagi pada anak tunanetra.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development R&D) dengan pendekatan one group pretest posttest design. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa tunanetra umur 9-12 tahun di SDLB Negeri Semarang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 siswa tunanetra.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah pengembangan modul gizi Braille pada pengetahuan (nilai p<0,01), sikap (nilai p<0,01), dan praktik (nilai p<0,01) tentang makan pagi.Simpulan: Pengembangan modul gizi braille efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap makan pagi pada anak tunanetra.
METODE ROLE PLAY MELALUI PENDIDIK SEBAYA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SEKOLAH DASAR Rochmayani, Dewi Sari
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18818

Abstract

Pendahuluan : Studi pendahuluan di SDN Ngadirgo III Semarang pada tahun 2016 menunjukkan 65% siswa memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang kurang. Selama ini di sekolah tersebut belum pernah dikembangkan model pembelajaran aktif dengan role play dan pendidik teman sebaya. Oleh karena itu ingin diteliti pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi dengan metode role play melalui pendidik teman sebaya.Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan rancangan non-equivalent control group with pretest-postest design. Penelitian menggunakan 40 siswa kelas VI sebagai kelompok perlakuan dan 40 siswa kelas VI sebagai kelompok kontrol.Hasil : Tingkat pengetahuan pendidik remaja sebaya mengenai kesehatan reproduksi setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode role play pada kelompok kasus semuanya 100% memupunyai pengetahuan dalam kategori baik. Sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 47,5% siswa memiliki pengetahuan kategori baik. Hasil penelitian juga menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pengetahuan pendidik remaja sebaya sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi dengan metode role play (p= 0,000).Simpulan : Pendidikan kesehatan reproduksi dengan metode role play melalui pendidik teman sebaya secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja pada siswa sekolah dasar.
PENGETAHUAN, SIKAP, KEBIJAKAN K3 DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI BAGIAN RING SPINNING UNIT 1 Maharani, Dian Putri; Wahyuningsih, Anik Setyo
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18823

Abstract

Latar Belakang: PT X merupakan perusahaan yang bergerak di industri manufaktur yang mempunyai risiko kecelakaan, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan pemenuhan norma K3 melalui Penggunaan Alat Pelindung Diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, kebijakan K3 dengan penggunaan Alat Pelindung Diri.Metode: Jenis penelitian ini adalah survei dengan pendekatan chi square. Populasi berjumlah 110 pekerja di ring spinning 1, sampel 52 pekerja (teknik purposive sampling). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan ceck list. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan α=0,05).Hasil: Hasil penelitian membuktikan : ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p- value = 0,006). Ada hubungan antara sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p-value = 0,007), dan kebijakan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p-value = 0,009).Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, kebijakan dengan penggunaan APD.
FILM MANCUR (MANTEN KENCUR) SEBAGAI PENINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERNIKAHAN DINI Kusuma, Fatkhur Rohman; Indarjo, Sofwan
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18826

Abstract

Latar Belakang: Kasus pernikahan usia dini masih tergolong tinggi dikarenakan minimnya pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini. Sebagai pencegahan, peningkatan pengetahuan lewat media pelajaran perlu dilakukan, maka pada penelitian ini mengunakan media film Mancur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Media Film sebagai peningkat pengetahuan dan sikap tentang bahaya pernikahan dini di SMA Setia Budhi Semarang.Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Sampel peneltian 25 pada masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol. Pengambilan data berupa pretest dan posttest dengan selang waktu 7 hari.Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan bermakna antara pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi berupa pemutaran Film Mancur (p value pengethuan = 0,000 dan p value sikap = 0,001). Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah dilakukan intervensi (p value pengetahuan = 0,000 dan p value sikap = 0,000)Simpulan: Media film mancur efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pernikahan dini pada remaja di SMA Setia Budhi Semarang.
APLIKASI ANDROID “AYAH ASI” TERHADAP PERAN SUAMI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF (BREASTFEEDING FATHER) Budianto, Fentri Heryati; Handayani, Oktia Woro Kasmini
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.18827

Abstract

Latar Belakang: Studi pendahuluan menyimpulkan bahwa 67,61% reponden tidak mengetahui peranan suami dalam mendukung pemberian ASI Ekslusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media aplikasi android Ayah ASI dapat meningkatkan pengetahuan suami mengenai ASI eksklusif dan peran suami dalam mendukung istri memberikan ASI Eksklusif (breastfeeding father).Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pendekatan control-group pretest and posttest design. Penelitian ini menggunakan proporsiv sampel, dengan sampel sebesar 30. Analisis data dilakukan dengan uji t tidak berpasangan dan uji Mann Whitney.Hasil: Terdapat perbedaan selisih pengetahuan dan dukungan suami yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (nilai p: 0,001).Simpulan: Media aplikasi android Ayah ASI efektif dalam meningkatkan pengetahuan suami dan dukungan suami dalam pemberian ASI Eksklusif.
GAMBARAN PENERAPAN SAFETY EDUCATION (PENDIDIKAN KESELAMATAN) DI SEKOLAH DASAR Hutasoit, Fitri Evanti; Widowati, Evi
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19111

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan keselamatan (Safety Education) sangat diperlukan bagi anak sekolah dasar. Studi pendahuluan di SD Pangudi Luhur Bernardus 02 Semarang menunjukkan pada kurun waktu Juli 2015 sampai Januari 2016 terdapat 9 siswa/i yang mengalami kecelakaan di lingkungan sekolah, 5 diantaranya harus dirujuk kerumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan safety education (pendidikan keselamatan) di sekolah.Metode: Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan informan siswa, guru, kepala sekolah dan komite sekolah di SD Pangudi Luhur Bernardus 02 Semarang. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, studi dokumentasi dan pedoman wawancara.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, sarana dan prasarana sudah diterapkan sesuai dengan standar. Adapun faktor penunjang pembelajaran terdapat aspek yang belum memenuhi standar, yaitu terkait dengan bahan ajar.Simpulan: Disimpulkan bahwa sebagian besar faktor manusia, sarana dan prasarana sudah diterapkan sesuai dengan standar. Hanya terdapat 1 faktor penunjang pembelajaran yang belum sesuai dengan standar.
MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI PADA ANAK YANG GEMUK DAN OBESITAS Wulandari, Meilia; Prameswari, Galuh Nita
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19113

Abstract

Latar Belakang: Obesitas dan kegemukan (overweight) merupakan masalah gizi masyarakat dunia yang perlu mendapat perhatian. Studi pendahuluan di SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Semarang diketahui 14 siswa (46,7%) menunjukkan pengetahuan baik dan 16 siswa (53,3%) menunjukkan pengetahuan kurang, serta 11 siswa (36,7%) menunjukkan sikap positif dan 19 siswa (63,3%) menunjukkan sikap negatif.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan one group pretest and posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa yang diambil secara simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner pretest posttest dan media komik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara skor pengetahuan dan sikap gizi sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan informasi gizi melalui media komik dengan nilai (p=0,000) dan (p=0,002).Simpulan: : Ada pengaruh pemberian informasi gizi melalui media komik terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi pada siswa.
HYGIENE DAN SANITASI PEDAGANG JAJANAN DI LINGKUNGAN SD/MI Rosida, Nurur; Windraswara, Rudatin
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19114

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi awal pada pedagang jajanan yang tidak memenuhi syarat hygiene dan sanitasinya serta terdapat 4 sampel jajanan, diketahui 2 jajanan (50%) mengandung positif bakteri coliform.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pedagang jajanan SD/MI Kelurahan Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Instrumen yang digunakan yaitu uji laboratorium, observasi dan checklist. Analisis dilakukan secara univariat.Hasil: Hasil penelitian higiene penjamah makanan tidak memenuhi syarat 1 responden (8,33%), higiene penjamah memenuhi syarat 11 responden (91,67%), sanitasi peralatan tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi peralatan memenuhi syarat 2 responden (16,67%), sanitasi tempat tidak memenuhi syarat 10 responden (83,33%), sanitasi tempat memenuhi syarat 2 responden (16,67%).Simpulan: Gambaran hygiene pedagang jajanan sudah memenuhi syarat tetapi hanya ada 1 responden memiliki hygiene yang buruk. Sedangkan gambaran sanitasi pedagang jajanan belum memenuhi syarat.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DALAM MENINGKATKAN HIGIENE PRIBADI SANTRIWATI fitriayunda, saikha zuhda
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19115

Abstract

Latar Belakang: Pondok Pesantren Darul Khadlonah Kabupaten Pekalongan merupakan pondok pesantren sekaligus panti asuhan yang memiliki masalah higiene pribadi paling buruk (100%). Data studi pendahuluan menunjukkan bahwa 30 santriwati mengalami keputihan dengan frekuensi sering sebanyak 18 santriwati (60%) dan frekuensi jarang sebanyak 12 santriwati (40%).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) dengan sampel sebanyak 30 santriwati yang diambil melalui teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil: Hasil penelitian pada siklus I dan II, snowball throwing efektif meningkatkan pengetahuan (p value<0,05), pada siklus I tidak efektif mempengaruhi sikap (p value>0,05), namun dapat mempengaruhi sikap pada siklus II (p value<0,05) dan praktik di siklus I (p value<0,05). Pada siklus II, menunjukkan bahwa snowball throwing tidak efektif mempengaruhi praktik higiene pribadi santriwati (p value>0,05). Skor rata-rata pretest dan posttest pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan.Simpulan: Model pembelajaran snowball throwing efektif meningkatkan pengetahuan pada siklus I, mempengaruhi sikap pada siklus II, dan mempengaruhi praktik higiene pribadi santriwati pada siklus I.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KADER KESEHATAN DENGAN PRAKTIK PENEMUAN TERSANGKA KASUS TUBERKULOSIS PARU Nisa, Siti Malihatun; Santik, Yunita Dyah Puspita
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19117

Abstract

Latar Belakang: Penemuan tersangka kasus tuberkulosis adalah salah satu indikator evaluasi upaya menanggulangi tuberkulosis paru. Puskesmas Tlogosari Kulon melakukan penjaringan tersangka kasus tuberkulosis dengan melibatkan peran kader kesehatan, namun dalam pelaksanaannya belum semua kader berperan aktif menemukan tersangka kasus tuberkulosis paru.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Instrumen Penelitian dengan menggunakan lembar kuesioner. Sampel Penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat uji chi-square dengan α = 0,05 dan menghitung Prevalance Risk.Hasil: Hasil statistik menunjukkan variabel yang berhubungan dengan praktik penemuan tersangka kasus tuberkulosis paru adalah pengetahuan (P=0,000, PR=12,39), sikap (P=0,003, PR=2), motivasi (P=0,001, PR=3,23) dan Imbalan (P=0,001, PR=10,85), sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia (P=0,7, PR=0,86) dan pekerjaan (P=0,34, PR=1,33).Simpulan: Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, motivasi dan imbalan yang diterima kader kesehatan dengan praktik penemuan tersangka kasus tuberkulosis paru.

Page 5 of 25 | Total Record : 250