cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Health Education
ISSN : 25274252     EISSN : 25282905     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Journal of Health Education (J. Health Edu) is an S5 rated journal (SINTA Ristekdikti) containing writings raised from the results of research or equivalent in the field of health education. Such research includes research in school environments and communities as well as in the general public. Articles published in this journal have never been published / published by other media.
Arjuna Subject : -
Articles 250 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSISTENSI PERILAKU PSN DBD Masruroh, Masruroh; Santik, Yunita Dyah Puspita
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.19125

Abstract

Latar Belakang : Angka kejadian DBD di Kelurahan Meteseh meningkat selama tahun 2014 sampai 2016, berturut-turut yaitu sebanyak 148,93/100.000 penduduk; 236, 24/100.000 penduduk; dan 266,7/100.000 penduduk. Selain itu Angka Bebas Jentik (ABJ) Kelurahan Meteseh merupakan ABJ terendah di antara kelurahan lain di Puskesmas Rowosari. ABJ Kelurahan Meteseh dari tahun 2014-2016 yaitu 80,9%; 81,83% ;dan 81,95%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan konsistensi perilaku PSN DBD. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Besar sampel yang ditetapkan yaitu 64 dengan teknik cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p value umur (p=0, 007), tingkat pendidikan (p=0,003), status pekerjaan (p=0,309), riwayat sakit DBD keluarga (p=0,164), tingkat pengetahuan (p=0,041), sikap (p=0,015), dukungan petugas kesehatan (p=0,604), pengalaman mendapat penyuluhan (p=0,769), peraturan yang berlaku (p=0,731). Simpulan : Terdapat hubungan antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dan sikap dengan konsistensi perilaku PSN DBD.
PENGEMBANGAN INDIKATOR SEKOLAH TANGGUH DBD Prisklatiwi, Rengganis; Windraswara, Rudatin; Budiono, Irwan
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.19835

Abstract

Latar belakang : Puskesmas Rowosari adalah puskesmas dengan IR DBD tertinggi di Kecamatan Tembalang. Penderita DBD pada tahun 2014 sampai 2016 mengalami peningkatan dan sebagian besar terjadi pada anak sekolah. Berdasarkan data pemantauan jentik, ditemukan 8 sekolah positif jentik di bak mandi, ember, dan penampung limbah kulkas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rancangan indikator Sekolah Tangguh DBD. Metode : Metode Research and Development pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah lembar checklist, lembar validasi, lembar angket dan pedoman wawancara. Analisis data yaitu analisis deskriptif dan analisis kualitatif.  Hasil: Indikator telah divalidasi oleh ahli dengan rata-rata penilaian 82,58 % yang artinya telah teruji dan dapat dilanjutkan. Uji coba skala kecil dilakukan pada 2 sekolah dasar dengan rata-rata 90,62 % yang artinya layak digunakan sebagai instrumen penilaian Sekolah Tangguh DBD. Hasil menunjukkan dari 15 sekolah dasar rata-rata penilaian Sekolah Tangguh DBD sebesar 72,53 % (kategori rawan risiko rendah DBD). Temuan untuk masing- masing indikator yaitu sarana dan prasarana 73%, praktik PSN 54%, keberadaan jumantik 70,67 %, kebijakan sekolah 82%, dan dukungan operasional 78,33%. Simpulan : Rancangan indikator Sekolah Tangguh DBD dalam penelitian ini meliputi sarana dan prasarana, praktik PSN, keberadaan jumantik, kebijakan sekolah dan dukungan operasional .
DAMPAK INTERVENSI PENDIDIKAN KESEHATAN KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 TURI, SLEMAN, DIY Wantini, Nonik Ayu; Indrayani, Novi
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.20828

Abstract

Latar Belakang: Secara nasional, prevalensi kanker payudara tertinggi terdapat pada Provinsi D.I. Yogyakarta, yaitu sebesar 2,4‰. Prevalensi kanker pada kelompok usia 15-24 tahun sebesar 0,6 ‰, tidak dapat kita abaikan karena pencegahan penyakit kanker harus dimulai sedini mungkin. Sampai saat ini, pendidikan kesehatan mengenai kanker payudara pada kelompok usia remaja masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak intervensi pendidikan kesehatan (penkes) kanker payudara pada remaja putri. Metode:  Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan quasi-experimental, tepatnya One Group Pretest Posttest. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Turi, DIY pada bulan September 2017. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling sejumlah 62 siswi kelas XI. Teknik pengambilan data dengan angket, instrumen kuesioner. Analisis data dengan uji Wilcoxon dan Mc Nemar test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai median pengetahuan antara sebelum penkes kanker payudara (68) dan setelah penkes (91). Mayoritas pengetahuan setelah penkes lebih tinggi dibandingkan sebelum penkes sebanyak 61 orang (98,39%), dan hanya 1 orang memiliki pengetahuan setelah penkes sama dengan sebelum penkes. Hasil uji Wilcoxon test diperoleh nilai p-value 0,000 (< 0,05). Terdapat perubahan minat, dimana sebelum penkes 54 responden tidak berminat periksa payudara sendiri (SADARI), namun setelah penkes sebanyak 53 responden berminat untuk melakukan SADARI dalam waktu dekat (< 1 bulan). Hasil analisis Mc-Nemar test didapatkan nilai p-value 0,000 (<0,05). Simpulan: Pendidikan kesehatan efektif dalam peningkatan pengetahuan kanker payudara dan perubahan minat SADARI pada remaja putri. Pendidikan kesehatan sebaiknya diberikan kepada remaja sejak dini sebagai upaya pencegahan kanker payudara.
PENGARUH KARTU KUARTET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK USIA SEKOLAH Karin, Nurjanuarti; Pradana, Tedy Dian; Abrori, Abrori
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.22530

Abstract

Latar Belakang. Tingginya angka kerusakan gigi dan mulut pada anak usia sekolah dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Di Pontianak, indeks DMF-T anak usia < 12 tahun sebesar 6,2. Artinya, terjadi kerusakan gigi rata-rata 6 buah gigi pada setiap anak. Sekolah Dasar wilayah kerja Puskesmas Parit Mayor mempunyai angka morbiditas periodontal yang tinggi yaitu sebesar 96,1%. Maka, perlu diberikan pendidikan kesehatan dengan media yang efektif dan disenangi anak seperti kartu kuartet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media kartu kuartet terhadap peningkatan pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut pada siswa/i kelas V SD wilayah kerja Puskesmas Parit Mayor. Metode. Jenis penelitian ini Pra Experimental Design dengan rancangan one group pre-test and post-test. Sampel penelitian 26 responden yang di ambil menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil. Ada perbedaan bermakna pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan media kartu kuartet pada siswa/i kelas V SD (p value 0,001 < 0,05) dengan nilai mean pretest (6,12) dan posttest (10,31). Kesimpulan. Media kartu kuartet berpengaruh signifikan untuk meningkatan pengetahuan menjaga kesehatan gigi dan mulut pada siswa/i kelas V SD Wilayah Kerja Puskesmas Parit Mayor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK TES HIV PADA WARIA PEKERJA SEKS DI KOTA SEMARANG Maskuniawan, Maskuniawan; Azinar, Muhammad
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.23024

Abstract

Latar Belakang : Waria merupakan kelompok yang berisiko terkena HIV/AIDS. Tes HIV merupakan salah satu cara pencegahan penularan HIV. Berdasarkan data waria yang melakukan tes HIV di Kota Semarang pada semester I yaitu 43 dengan target 40, semester II yaitu 56 dengan target 54, dan semester III yaitu 61 dengan target 72.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi square (α=0,05).Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel usia (p=0,012), sikap (p=0,004), dukungan teman (p=0,004), dukungan tenaga kesehatan (p=0,009), dan layanan kesehatan (p=0,024) berhubungan dengan praktik tes HIV. Sedangkan variabel tingkat pendidikan (p=1,000), pengetahuan (p=0,139), dan dukungan keluarga (p=1,000) tidak berhubungan dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.Simpulan : Ada hubungan antara usia, sikap waria terhadap tes HIV, dukungan teman terhadap tes HIV, dukunga n tenaga keseahtan terhadap tes HIV . Sedangkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, engetahuan waria tentang HIV, dan dukungan keluarga terdahap tes HIV dengan praktik tes HIV pada waria pekerja seks di Kota Semarang.
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, PRAKTIK IBU TENTANG PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Mahmudah, Mahmudah; Fibriana, Arulita Ika
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.14068

Abstract

Breast cancer now still as a big problem in world or Indonesia. Morbidity rate and mortality rate are increase. Breast cancer incidence in Pemalang city in 2014 was 247 cases increased  273 in 2015, in Mulyoharjo health center own well acquired cases of cancer by as much as 61 cases.  The purpose of this study was to determinane differences in knowledge, attitudes and practice among mother about breast cancer prevention before and after health volunteers empowerment.  This research is quasy eksperiment. With delightful pretest-posttest control group design. The technique of using purposive sampling. Samples consisting 0f 30 people group of 30 people group of experimentation and 30 people the control group. Instrument research using a questionnaire knowledge, attitude and practice about breast cancer prevention. The independent variable was health volunteers empowerment, the dependent variable was knowledge, attitude and practice about breast cancer prevention. The analysis used in this research were Mc Nemar and chi square. The result showed knowledge about breast cancer prevention of each group was different significantly (p=0,024), attitude about breast cancer prevention of each group was no difference (p=1,000), and practice about breast cancer prevention of each group was different significantly (p=0,041).  The conclusion of this research is health volunteers empowerment influential in increasing the konowledge and practice in the prevention of breast cancercompared with those who do not health volunteers empowerment.   Keywords : Breast Cancer, Knowledge, Attitude, Practice, Health volunteers empowerment. Literature : 41 (2001-2015).
PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK PSN DBD Baitipur, Listya Nisa; Widraswara, Rudatin
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.17444

Abstract

Latar Belakang: Incidence Rate kejadian DBD di kota tegal sebesar 53.02 per 100.000 penduduk, angka ini sangat jauh dari target Jawa Tengah sebesar kurang dari 20 per 100.000 penduduk. Kurangnya pengetahuan dan praktik tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) merupakan faktor risiko terjadinya DBD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan pengetahuan dan praktik tentang PSN dengan dan tanpa pemutaran media audio visual (video).Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan non-equivalent control yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kontrol. Responden dalam penelitian ini adalah warga Debong Tengah, Tegal yang berjumlah 60 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney.Hasil: Nilai p pada selisih nilai pretest dan posstest pengetahuan dan praktik pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol adalah 0,02 dan 0,03. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan peningkatan pengetahuan dan praktik tentang PSN.Simpulan: Pendidikan kesehatan dengan pemutaran media audio visual tentang PSN efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik PSN DBD pada keluarga
MODEL BUKU SAKU DAN RAPOR PEMANTAUAN JENTIK DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK Farasari, Rizqi; Azinar, Muhammad
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.23314

Abstract

Latar Belakang: Kasus DBD di Indonesia selalu mengalami peningkatan dan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang belum dapat ditanggulangi. Penyakit DBD bahkan endemis hampir di seluruh propinsi. Salah satu wilayah endemis dengan insiden Rate DBD tertinggi di kecamatan Demak kota adalah kelurahan Mangunjiwan, karena termasuk wilayah padat penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model media buku saku dan rapor pemantauan jentik dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).Metode: Rancangan penelitiannya adalah Research and Development. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proposional sampling. Analisis data menggunakan Mc Nemar.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah penerapan model edukasi antara lain pengetahuan (p= 0,002), sikap (p=0,001), dan praktik (p=0,001).Simpulan: Model buku saku dan rapor efektif untuk meningkatkan perilaku PSN.
LAGU EDUKASI GIZI LEBIH EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAYUR & BUAH PADA SISWI PEREMPUAN Sri Wardhani, Rahma Paramita; Budiono, Irwan
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.24015

Abstract

Latar Belakang: Menurut Riskesdas kurangnya konsumsi sayur dan buah didominasi pada penduduk usia ≥ 10 tahun. Tahun 2017 hingga 2013, ≥ 90% penduduk kurang mengkonsumsi sayur dan buah di tingkat nasional maupun regional (Jawa Tengah). Studi pendahuluan didapatkan bahwa 90% siswa kurang mengonsumsi sayur dan buah dan 80% siswa memiliki pengetahuan yang rendah mengenai sayur dan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas lagu edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan sayur dan buah pada anak SD.Metode: Research and Development, pendekatan Pretest-Posttest with Control Group Design. Jumlah sampel 62 orang. Analisis data dengan paired sample t test, independent sample t test dan kajian kualitatif.Hasil: Kelompok eksperimen, p=0,000(p<0,05) berarti ada perbedaan bermakna nilai pre-test dan post-test. Kelompok kontrol, p=0,054(p>0.005) berarti tidak ada perbedaan yang bermakna. Hasil post-test pada kedua kelompok, p=0,000(p<0,05) berarti ada perbedaan bermakna.Simpulan: Lagu edukasi gizi efektif terhadap peningkatan pengetahuan konsumsi sayur dan buah pada anak SDN Pleburan 03, Kota Semarang.
KESIAPSIAGAAN SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI CILACAP DALAM MENGHADAPI BENCANA DI KABUPATEN CILACAP Novalita, Dimas Ayu; Widowati, Evi
Journal of Health Education Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i2.25605

Abstract

Latar Belakang: Penyandang disabilitas dilaporkan sangat rentan menjadi korban bencana, baik terluka ataupun meninggal akibat bencana dengan jumlah yang signifkan. Jumlah penyandang disabilitas yang meninggal saat bencana, jumlahnya dapat mencapai 2 kali lipat dari masyarakat umum.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan para difabel saat terjadi bencana.Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan Kepala Sekolah, Guru (SDLB, SMPLB, dan SMALB), dan siswa (SDLB, SMPLB, dan SMALB). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, panduan wawancara, dan lembar studi dokumen.Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari 30 indikator terdiri dari kebijakan sekolah dengan jumlah 4 indikator; perencanaan kesiapsiagaan dengan 17 indikator; dan mobilisasi sumber daya dengan 9 indikator menghasilkan bahwa sebesar 13,33% (4 indikator) sudah diterapkan dan sebesar 86,67% (26 indikator) yang belum diterapkan.Simpulan: Kapasitas kesiapsiagaan SLB Negeri Cilacap dalam menghadapi bencana di Kabupaten Cilacap masih kurang.

Page 7 of 25 | Total Record : 250