cover
Contact Name
Putra Afriadi
Contact Email
putraafriadi12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hartono_sukorejo@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Catharsis
ISSN : 25024531     EISSN : 25024531     DOI : -
Catharsis: Journal of Arts Education provides an international forum for research in the field of the art and creative education. It is the primary source for the dissemination of independently refereed articles about the visual arts, performances (music, dance, drama/theater/play), creative process, crafts, design, and art history, in all aspects, phases and types of education contexts and learning situations (formal and informal).
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
PROSES PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BIOLA DI SD BUDI MULIA DUA YOGYAKARTA Normalita, Adityas; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand: (1) a learning process the viola di primary school budi mulia two jogjakarta; (2) the process of planting the values of character that was found at the time of learning the viola di primary school budi mulia two yogyakarta .This research adopting both interdisiplin in the form of the qualitative study with the method of analysis deskritif the process of planting nilai- nailai  character,  data  collection  technique  uses  observation  ,  interviews  and  document  the study.The results of the study obtained that: (1) there are learning violin has been based on the process has fulfilled procedure of 3 domain the phase early, stage stuffing and the cover.In addition teachers also already have a syllabus in every levels, (2) The process of planting values character is implanted early to their students primary school budi mulia two yogyakarta.Through learning violin indirectly students have values character identified through learning violin.Values character that was found in learning violin in primary schools budi mulia two yogyakarta is; 1; value religious; 2.value disipli; 3; value tolerance; 4.value of this trait; 5.value love of the land water;        
PEMBELAJARAN MELALUI BERNYANYI UNTUK MENSTIMULASI SIKAP DAN PERILAKU MUSIKAL ANAK PADA PUSAT UNGGULAN PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG Purwadi, Purwadi
Catharsis Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bernyanyi adalah salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran di PAUD. Hal itu juga yang diterapkan di Pusat Unggulan PAUD Taman Belia Candi Semarang. Penelitian ini mengungkap (1) proses pembelajaran melalui bernyanyi, (2) proses pembelajaran bernyanyi dalam menstimulasi sikap dan perilaku musikal anak, (3) proses pembelajaran bernyanyi dalam menstimulasi sikap dan perilaku sosial anak. Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif, dengan hasil penelitian (1) proses pembelajaran melalui bernyanyi menggunakan dua konsep, yaitu belajar bernyanyi dan bernyanyi untuk pembelajaran, dengan cara sederhana yaitu menyanyikan lagu yang akan diajarkan, (2) musikalitas anak menjadi terstimulasi, dengan bernyanyi kemampuan dan kepekaan anak mengenal lagu menjadi lebih baik, (3) lirik lagu bisa digunakan untuk menstimulasi sikap dan perilaku sosial anak, dengan mengenalkan lagu bertema sosial, anak mengenal kalimat yang berupa nasihat yang ada pada lirik lagu. Dapat disimpulkan bahwa bernyanyi bisa digunakan sebagai salah satu metode pembelajaran yang efektif di PAUD, selain caranya sederhana dan menyenangkan, dengan bernyanyi anak bisa belajar banyak hal.Singing is one of the approaches  used in teaching learning process in Early Age Education for Children. This approach is also used  at PAUD Taman Belia. This research finds out: 1) Teaching learning process through singing, 2)  the process of teaching learning of singing to stimulate musicality and social attitude & behavior of the students. This research is a qualitative research  with the outcomes as follows (1) the process of teaching learning through singing using two concepts; learning to sing and singing for  learning, using a simple way of singing the song to be taught, (2)  musicality of  the children are being stimulated; by singing the ability and sensitivity of the students to get to know a song increase, (3) Lyrics of the songs can be used to stimulate social attitude & behavior of the students ; by knowing social theme songs students get to know  sentences in form of advices.  It can be concluded that singing can be used as one of the effective teaching learning method in Early Age Education for Children. It is simple and fun, and furthermore by singing students can learn many things.
PENINGKATAN KEMAMPUAN TEKNIK BERKARYA ANIMASI TIGA DIMENSI MELALUI PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBENTUK MODUL-TUTORIAL -, Salamun
Catharsis Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EKSISTENSI GRUP KUA ETNIKA DALAM KONTEKS MULTIKULTURALISME Purbo Lukito, Satmoko
Catharsis Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas Kua Etnika tak pernah lepas dari kegiatan seni yang berbau musik etnik. Kua Etnika ingin melakukan penjelajahan kreatif antara kesenian tradisional dengan kesenian modern yang menghasilkan sebuah eksistensi. Penelitian ini digunakan untuk memperoleh data mengenai (1) Bagaimanakah eksistensi grup Kua Etnika dalam konteks pertunjukan musik di Indonesia? (2) Bagaimanakah komposisi musik grup Kua Etnika dalam konteks multikulturalisme?Objek penelitian iniKomplek Padepokan Seni Bagong Kusudihardja.Sumber data berasal dari hasil obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa penelitian ini melalui langkah-langkah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa penyajian musik Kua Etnika termasuk dalam bentuk musik etnik kontemporer. Kua Etnika mengeluarkan album sebanyak 8 buah. Alat musik yang digunakan meliputi gitar elektrik, bass elektrik, keyboard, drum, talempong, bonang, reong, saron, pamade, gordang, djembe dan perkusi dari berbagai daerah. Komposisi serta aransemen yang dimainkan melibatkan gaya musik dari berbagai etnis, seperti Jawa, Sunda, Bali, Kalimantan, Sumatra, Cina, bahkan Africa. Community Kua Etnika never out of art activities that smells of ethnic music. Kua Etnika want to do a creative exploration of traditional art with modern art that generates an existence. This research was used toobta in data on (1) How does the existence of the group Kua Etnika in the context of musical performances in Indonesia? (2) How does the composition of the group Kua Etnika music in the context of multiculturalism? The object of this study Padepokan Arts Complex Bagong Kusudihardja. Source of data derived from the results of observation, interviews and documentation. Analysis of this research through the steps: (1) data reduction, (2) the presentation of the data, (3) verification or conclusion. The results found that the presentation of music Kua Etnika including in the form of contemporary ethnic music. Kua Etnika issued album 8 units. Instruments used include electric guitar, electric bass, keyboard, drums, talempong, bonang, reong, saron, pamade, gordang, djembe and percussion from various regions. Composition and arrangement in volving style of music played from a variety of ethnic, such as Javanese, Sundanese, Bali, Borneo, Sumatra, China, and even Africa.
MADIHIN AR RUMI: KREATIVITAS MUSIK DAN TINDAKAN SOSIAL DALAM PENYAJIANNYA Widiyanti, Wulan; Wadiyo, Wadiyo; Sunarto, Sunarto
Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena berkesenian di sanggar Ar Rumi menjadi hal yang menarik terhadap Madihin.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami tindakan sosial dalam penyajian Madihin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data yang digunakan mengikuti langkah analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Madihin digital di sanggar Ar Rumi terbentuk karena adanya tindakan-tindakan yang dilakukan oleh sanggar Ar Rumi dimana tindakan tersebut menghasilkan suatu interaksi sosial yang meliputi kontak sosial dan komunikasi secara antara pamadihinan dan penikmat.
ESTETIKA UNSUR-UNSUR ARSITEKTUR BANGUNAN MASJID AGUNG SURAKARTA Yunianti, Esterica
Catharsis Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masjid merupakan produk budaya yang terkait sistem ide dan aktifitas masyarakat. Secara fisik, Bentuk Masjid Agung Surakarta didasari oleh pandangan hidup yang berakar pada kepercayaan masyarakat penghuninya, yang memiliki keyakinan agama Islam-Jawa yang berkaitan dengan Hindu-Budha. Secara khusus, penelitian ini bertujuan (1) melakukan identifikasi dan menganalisis unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta, (2) menganalisis makna unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta, (3) menelusuri dan menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam makna bentuk dan struktur unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan melalui kajian semiotika dengan menggunakan teori Carles Sander Peirce dan Roland Barthes untuk menemukan arti/ pesan melalui tanda-tanda yang didapat pada unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta. Hasil yang diperoleh menjelaskan bahwa (1) unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta memiliki ciri-ciri visual mirip rumah tradisional Jawa yaitu Rumah Joglo, (2) penciptaan unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta merupakan simbol yang memiliki makna, (3) dari makna unsur-unsur arsitektur bangunan Masjid Agung Surakarta terdapat pendidikan nilai-nilai kearifan lokal yang dapat diambil yaitu nilai kebenaran, nilai moral, nilai estetika dan nilai religius. The mosque is a cultural product related to the system of ideas and community activities. Physically, Great Mosque of Surakarta forms based on a view of life that is rooted in public confidence inhabitants, which has a Java-Islamic religious beliefs associated with Hindu-Buddhist. Specifically, this study aims to (1) To identify and analyze elements architecture the Great Mosque of Surakarta, (2) to analyze architecture elements Great Mosque of Surakarta, (3) Browse and analyze the local wisdom values contained in within the meaning of form and structure architectural elements. This study used qualitative methods and through the study semiotics by using theory of Carles Sander Peirce and Roland Barthes to find meaning by the signs that come on the elements architecture Great Mosque of Surakarta. The results explain that (1) the elements architecture Great Mosque of Surakarta have similar visual characteristics of a traditional Javanese house is Joglo, (2) the creation of architectural elements Great Mosque of Surakarta is a symbol that has meaning, (3) of the meaning architectural elements Great Mosque of Surakarta are educational values ​​of local wisdom that can be taken is the value of truth, moral values, aesthetic values ​​and religious values   The mosque is a cultural product related to the system of ideas and community activities. Physically, Great Mosque of Surakarta forms based on a view of life that is rooted in public confidence inhabitants, which has a Java-Islamic religious beliefs associated with Hindu-Buddhist. Specifically, this study aims to (1) To identify and analyze elements architecture the Great Mosque of Surakarta, (2) to analyze architecture elements Great Mosque of Surakarta, (3) Browse and analyze the local wisdom values contained in within the meaning of form and structure architectural elements. This study used qualitative methods and through the study semiotics by using theory of Carles Sander Peirce and Roland Barthes to find meaning by the signs that come on the elements architecture Great Mosque of Surakarta. The results explain that (1) the elements architecture Great Mosque of Surakarta have similar visual characteristics of a traditional Javanese house is Joglo, (2) the creation of architectural elements Great Mosque of Surakarta is a symbol that has meaning, (3) of the meaning architectural elements Great Mosque of Surakarta are educational values ​​of local wisdom that can be taken is the value of truth, moral values, aesthetic values ​​and religious values.
NILAI BUDAYA DALAM PERTUNJUKAN RAPAI GELENG MENCERMINKAN IDENTITAS BUDAYA ACEH Verulitasari, Esti; Cahyono, Agus
Catharsis Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertunjukan Rapai Geleng sebagai salah satu kesenian tradisi Aceh,   merupakan hasil kesatuan antara agama dengan kebudayaan. Hal ini menjadikan Rapai Geleng bagian dari kehidupan masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami identitas budaya Aceh yang tercermin pada pertunjukan Rapai Geleng. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan Antropologi Budaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data yang digunakan mengikuti langkah analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya yang terkandung dalam pertunjukan Rapai Geleng, terbukti sebagai cerminan identitas budaya Aceh. Dari beberapa nilai budaya yang telah dijelaskan,sebagian masuk dalam faktor pembentuk identitas budaya berdasarkan kepercayaan, bahasa, dan  pola prilaku. Sehingga dapat dikatakan bahwa nilai-nilai budaya yang terdapat dalam pertunjukan Rapai Geleng merupakan refleksi atau cerminan dari kehidupan masyarakat Aceh yang merupakan identitas budaya Aceh.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERKARYA MUSIK KONTEMPORER NUSANTARA KELAS XI SMA Pambudi, Jarot Agung
Catharsis Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untk memperoleh produk perangkat pembelajaran berkarya musik kontemporer Nusantara yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D dengan empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate) yang dalam penelitian ini tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian. Metode yang digunakan untuk menilai perangkat adalah validasi dan uji coba. Uji coba dilakukan terbatas dengan eksperimen. Populasi pada peneltian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Bumiayu. Dengan teknik clusster random sampling ditetapkan dua kelas sebagai sampel yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan, angket, dan tes prestasi belajar. Secara keseluruhan perangkat yang dibuat adalah valid. Implementasi perangkat yang valid dalam pembelajaran dapat tercapai. Ini ditunjukkan oleh: (1) tercapainya ketuntasan prestasi belajar siswa secara individual lebih dari atau sama dengan 75 dan klasikal lebih dari atau sama dengan 75%; (2) rata-rata prestasi belajar kelas uji coba perangkat lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol.Saran yang diharapkan pada pembelajaran adalah peran serta guru dalam proses siswa mencari sumber bunyi untuk dijadikan alat musik perlu ditingkatkan.This research aims to obtain validity and effectiveness of the product of teaching preparation program of the Nusantara contemporary music. This research is a development. The development model used 4 – D.. The method used to assess this learning devices are validity and try out. The try out is done limitedly by using experiments. The population of the research are the eleven grade students of SMA N 1 Bumiayu. By using cluster random sampling technique two classrooms, XI IPA 1 and XI IPA 3 are chosen. The student of class XI IPA 1 are used as a control class that uses conventional learning. The student of class XI IPA 3 are used as an experiment class that used  the teaching preparation program of the Nusantara contemporary music. In a whole the devices made are valid. Implementation of the valid devices in learning can be achieved. It can be shown the average performance of the first and second grouped classes exceed the control class.The suggestion for  this development learning devices that can be given is the participation of the teacher in the process of the students look for a source of sound to be music instrument should be improved.
PERTUNJUKAN KESENIAN PATHOL SARANG DI KABUPATEN REMBANG Kinesti, Rakanita Dyah Ayu; Lestari, Wahyu; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian Pathol Sarang adalah kesenian tradisional yang sampai saat ini masih eksis di masyarakat Rembang. Interaksi dalam kesenian Pathol Sarang yang terjadi bukan lagi sebatas dialog, namun terjadi kontak fisik antar pemain dengan pemain. Keunikan kesenian Pathol Sarang juga terletak pada jenis pertunjukan yang tidak semestinya seperti pertunjukan lain. Pertunjukan yang dipentaskan di pinggir laut dan dimainkan oleh para nelayan. Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan bentuk pertunjukan kesenian Pathol Sarang dan menganalisis proses interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian yang pertama adalah bentuk kesenian Pathol Sarang yang ditinjau dari pelaku seni yang semua berjenis kelamin laki-laki mempunyai gerak murni dan maknawi yang berias tanpa make up dan berbusana memakai baju hitam dan celana hitam dengan ikat kepala dan property berupa udhet. Interaksi yang ditemukan adalah interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain, pemain dengan penonton. Interaksi yang terjadi antar pemain dan pemain adalah kontak fisik yaitu dengan saling merangkul posisi kaki kuda-kuda dan saling mendorong untuk bergulat, interaksi yang terjadi antar pemain dan penonton adalah komunikasi sebelum bertanding pelandang(wasit) mencari lawan untuk pemain(pathol) yang bertanding diambil dari penonton. Saran untuk seniman, gerakan Pathol Sarang lebih dikembangkan lagi dengan menambahkan tarian pembuka sebelum pertunjukan dimulai.Art pathol sarang is traditional art that until now still exist in the community Rembang. Art pathol sarang is an entertainment media, as the show and as a social interaction .Interaction in the arts pathol sarang that there is no longer only dialogue , but occurring physical contact between the player with the players. Uniqueness of art pathol nest also located on the type of show undue as other performances. Show was staged in the outskirts of the sea and played by the fishermen . The purpose of research is description the form of art performances pathol sarang and analyze the process of social interaction. This study using a qualitative approach that produces data descriptive. The results of research first is the form of art pathol a nest that in terms of an art of which all of the male sex have motion pure and meaningful who berias without makeup and dressing wear a black and black pants by a headband and property in the form of udhet. The interaction that to find is the interaction that happened between players and players, a player with a spectator. The interaction that happened between players and players is physical contact namely by mutual embrace the position of the legs horses and pushing to grapple, the interaction that happened between players and the spectators is communication before competed pelandang (the referee) seeking opposed to a performer (pathol) competed taken from the audience. Advice for artists, movement pathol the nest more developed by adding opening dance before the show began.
MODEL PEMBELAJARAN MOVING CLASS MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA (KAJIAN KASUS) DI SMA KARANGTURI SEMARANG Sumindar, Ahmad; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 5 of 51 | Total Record : 506