cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Fashion and Fashion Education Journal
ISSN : 22526803     EISSN : 28280237     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKSTIL DI SMK SYAFI’I AKROM PEKALONGAN Safitri, Emilia
Fashion and Fashion Education Journal Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v1i1.24023

Abstract

Abstract The results of SMAN Syafi'i Akrom Pekalongan obtained data that the learning of textile subjects is still low, seen from the results of learning that still many not meet the standards of KKM. One of the learning models that can be used in textile learning is the Numbered Heads Together (NHT) model. The purpose of this research is to know and use various models of NHT learning on student learning outcomes in the subjects of Textile Lesson. The population in this research is the students of Fashion Class class X SMK Syafi'i Akrom Pekalongan communicating 16 students. The sample in this study using total sampling. Methods of data collection using test methods and nontes. Testing hypothesis 1 using Uji-t obtained thitung> ttable that is 4,98> 2,13. Testing of hypothesis 2 using N-Gain calculation obtained significance 0,33. Based on the results of research can be concluded that there is integration and 33% use of NHT learning model on student learning outcomes in the eyes of Textile Lessons. Keywords : Cooperative Learning, Numbered Heads Together (NHT), learning outcomes
ANALISIS KUALITAS HASIL ROK DARI LIMBAH KAIN SPANDEX DENGAN TEKNIK KAIT (CROCHET) Setiawati, Desy; Widowati, Widowati; Prasetyaningtyas, Wulansari
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i2.32600

Abstract

Abstract. Cloth spandex waste is only used as the linen like households, napkin, and placemats, hence to be explored by making a skirt from waste a cloth spandex with crochet teknique.The purpose of this research to know the quality of the outcome a skirt from waste spandex with crochet teknique. The population in this study were 80 students who had taken the Engineering Course for Cain. Methods of data collection using questionnaires and data analysis using percentage descriptive analysis. The percentage of descriptive analysis results showed skirts from spandex fabric waste with crochet technique is high quality with a percentage of 90.19%. Conclusion of skirts from spandex fabric waste with a very high quality with percentage of 90,19%, so that the waste can be used to make spandex skirt with crochet technique. Keywords: Crochet; Quality; Cloth Spandex Waste; Skirt. Abstrak. Limbah kain spandex hanya dimanfaatkan sebagai lenan rumah tangga seperti keset, lap, dan alas piring, oleh karena itu akan dieksplor dengan membuat rok dari limbah kain spandex dengan teknik kait. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas hasil rok dari limbah spandex dengan teknik kait (crochet). Objek dalam penelitian ini adalah limbah kain spandex yang merupakan limbah dari pabrik tekstil yang masih jarang digunakan kembali dan cenderung mencemari lingkungan Populasi dalam penelitian ini adalah 80 mahasiswa yang telah menempuh Mata Kuliah Teknik Buat Kain. Teknik pengambilan sampel Proportionate Stratified Random Sampling sebesar 44 mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan rok dari limbah kain spandex dengan teknik kait berkualitas tinggi dengan persentase sebesar 90,19%. Simpulan rok memiliki kualitas sangat tinggi dengan persentase sebesar 90,19% sehingga limbah spandex bisa digunakan untuk membuat rok kait. Kata Kunci: Crochet; Kualitas; Limbah Kain Spandex; Rok
PEMBUATAN BUBUK WARNA EKSTRAK DAUN PETAI CINA (LAUCAENA LEUCOCEPHALA) SEBAGAI PEWARNA ALAMI KAIN K, Elga Hayu; Kusumastuti, Adhi; Putri, Alda Talia
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i1.32784

Abstract

Abstract. Natural ingredients used as fabric dyes is expected to reduce environmental pollution due to the use of synthetic dyes. Chinese petai leaves contain flavonoids which produce a yellowish green color. This study was conducted to determine and analyze the color quality natural dyes of Chinese petai leaves on primissima mori fabric. This study used descriptive qualitative data methods. The use of water and NaOH-water was used in this study as a variation of solvent. Dyeing was done by soaking the fabric in 15 minutes to 30 minutes, then drying and repeating until 15 times. The dyeing result was tested in term of color difference and type. Based on the research, it can be concluded that Chinese petai leaves extract with NaOH – water solvents achreved value of 85.69% while extract with water solvent achieved value of 72.63%. Keywords: Chinese petai leaves, natural dyes, water, water–NaOH, color Abstract. Bahan alami yang digunakan sebagai pewarna kain, diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat penggunaan warna sintetis. Daun petai cina mengandung pigmen warna flavonoid yang menghasilkan warna hijau kekuningan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas ketuaan warna dari zat warna alam daun petai cina pada kain mori primissima. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penggunaan pelarut air dan NaOH–air digunakan dalam penelitian ini sebagai variasi pelarut. Pewarnaan dilakukan dengan cara merendam kain dalam waktu 15 menit, kemudian dijemur dan diulangi hingga frekuensi pencelupan 15 kali. Hasil pencelupan diuji nilai beda warna dan ketuaan warna yang dihasilkan. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data bahwa larutan warna daun petai cina dengan pelarut NaOH–air memiliki nilai ketuaan 85.69%, lebih tinggi dibandingkan pelarut air yang memiliki nilai 72.63%. Kata Kunci : Daun Petai Cina, Zat Warna Alami, air, air–NaOH, Ketuaan Warna
HUBUNGAN USIA, PENDIDIKAN, DAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR MENJAHIT (STUDI KASUS PESERTA DIDIK BIPTAK DISPERINDAG PROVINSI JAWA TENGAH) Aisyah, Ismi; Musdalifah, Musdalifah; Diva, Rahmatul
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i2.32918

Abstract

Abstract. Garment sewing operator skills training at the Textile and Footwear Product Industry Center (BIPTAK) is one of the non-formal educational institutions that has heterogeneous students, from different educational backgrounds, diverse learning motivations as well. This heterogeneous level that makes the success of learning every student is not the same between students with one another. The analytical method used is multiple linear regression method using SPSS. Data collection techniques used in this study used a questionnaire, observation and documentation. The results of the data analysis showed that there was a positive and significant relationship between the variables of age, education, and motivation with learning outcomes in sewing, where the R value was 0,441 and the significance value for the relationship of age, education, and motivation simultaneously with sewing learning outcomes was 0,033 > 0,05. The coefficient of determination of 19,4% shows that age, education, and motivation contribute to learning outcomes in sewing. Keywords: Sewing; Motivation; Education; Age Abstrak. Pelatihan keterampilan operator jahit garmen di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK) merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang memiliki peserta didik yang heterogen, dari latar belakang jenjang pendidikan yang berbeda-beda, usia yang beragam dan motivasi belajar yang beragam pula. Tingkat heterogen ini yang membuat keberhasilan belajar setiap peserta didik tidaklah sama antara peserta didik satu dengan yang lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda menggunakan bantuan SPSS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil dari analisis data diperoleh bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel usia, pendidikan, dan motivasi dengan hasil belajar menjahit, dimana nilai R sebesar 0,441 dan nilai signifikansi untuk hubungan usia, pendidikan, dan motivasi secara simultan dengan hasil belajar menjahit adalah sebesar 0,033 > 0,05. Koefisien determinasi sebesar 19,4% menunjukkan bahwa usia, pendidikan, dan motivasi memberikan konstribusi terhadap hasil belajar menjahit. Kata Kunci: Menjahit; Motivasi; Pendidikan; Usia
Kualitas Hasil Tas Makrame Berbahan Pelepah Pisang Menggunakan Teknik Makrame Rosyidina, Widda; Prasetyaningtyas, Wulansari; Anisa, Bonita Paratejasari
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i1.32937

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the quality of the results of bags made from banana fronds using macrame technique. This research method is experimental research, the type of experiment in this study is pure research, namely the experiment of making bags made from banana fronds using macrame technique, in this experiment making bags with 3 models namely models A, B, and C, using the basic ingredients of banana fronds. This research variable uses a single variable that is the quality of a bag made from banana midrib, this variable does not affect or be influenced by other variables. Data collection methods in the researchers' documentation and questionnaire (questionnaire). The data analysis technique uses descriptive percentages. The results of research on bags were tested for quality by 39 respondents. The results of the quality test analysis showed that the overall bag product was very high, with an average value of 87.05% -91.15%. The highest quality studies were found in bag model C with an average value of 91.15%, the criteria were very high, then bag A with an average value of 87.05, and bag B with an average value of 90.00%. The conclusion from this study is that the highest quality is found in the C model bag with a percentage value of 91.15%. Keywords: baggage quality, banana fronds, macrame technique.
KUALITAS HASIL BUSANA KERJA MENGGUNAKAN LINING KAIN ERRO DAN KAIN ASAHI Sakdiyah, Fitrah; Wahyuningsih, Sri Endah; Ainul Hukma, Nabila Fitria
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i2.32961

Abstract

Abstract. The purposed of the research was to describe about the quality of work cloth with erro and asahi fabric lining. The method of the research was an experiment research with quantity data. The steps of this research were 1) product of work cloth , 2) fitting by experts, 3) data analysis, 4) result. Data collection methods in this research are observations, literature review, and observasion sheet . Data analysis techniques used descriptive percentage. The result of the product validation aspect got 82% (very good) and assesment of instrument got 84,4% (very good). The conclutions of this research was needed to describe of quality of work cloth with erro and asahi fabic lining. The quality of work cloth with erro got 92,88% (very comfortable) for the comfortable and asahi fabric got 74,88% (comfortable enough). The advice from this research is asahi fabric is less recommended for lining of work cloth. Keywords: asahi fabric; erro fabric; lining; work cloth Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskribsikan kualitas hasil busana kerja menggunakan kain erro dan kain asahi. Metode penelitian ini eksperimen dengan data kuantitatif. Langkah penelitian antara lain 1) hasil produk busana kerja, 2) fitting oleh panelis, 3) analisis data, 4) hasil. Metode pengumpulan data yaitu observasi, studi pustaka, dan lembar pengamatan. Analisis data yang digunakan adalah descriptive persentase. Hasil validasi produk mendapat 82% (sangat baik) dan validasi instrument sebesar 84,4% (sangat baik). Kesimpulan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas dari busana kerja dengan lining kain erro dan kain asahi. Kualitas dari busana kerja menggunakan kain erro untuk kenyamanan mendapat 92,88% (sangat nyaman) dan kain asahi 74,88% (cukup nyaman). Saran dari penelitian ini adalah kain asahi kurang dianjurkan sebagai lining busana kerja. Kata Kunci: Busana Kerja, Kain Asahi, Kain Erro, Pelapis
Kelayakan Produk Lenan Rumah Tangga dari Limbah Tekstil dengan Teknik Paquiw Arsetyaji, Siswanti Ade; Widowati, Widowati; Mandasari, Agistiana
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i1.33627

Abstract

Kelayakan diartikan sebagai kepantasan atau kepatutan, kelayakan produk lenan rumah tangga dari limbah tekstil dengan teknik paquiw diuji kelayakan oleh validator produk untuk mengetahui bagaimana tingkat kelayakan terhadap produk tersebut. Kelayakan produk dapat dilihat dari mutu barang atau produk dengan menggunakan bahan baku yang ada di kampus unnes khususnya jurusan Tata Busana yang ada sekitar 30% sisa limbah tekstil yang tidak digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan hasil dari produk lenan rumah tangga yang berupa sarung bantal dan taplak meja dari limbah tekstil dengan mengaplikasikan berbagai macam teknik paquiw yang di tinjau dari aspek estetika maupun ekonomi dengan menggunakan teori tentang kelayakan yang berupa desain, bahan baku, cara pembuatan, merek, kemasan, dan harga. Obyek pada penelitian ini menggunakan sampling insidental yang artinya teknik penentuan sampel yang berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan/insidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel. Uji kelayakan dengan melibatkan 1 validator produk dan 2 panelis ahli dilakukan untuk mengetahui kualitas kelayakan apakah layak atau tidak untuk digunakan dan sebelum angket disebar kepada para responden. Untuk soal kelayakan apakah valid atau tidak itu dilakukan dengan melibatkan 20 responden ujicoba tidak terlatih untuk mengetahui lebih dalam tingkat dari soal dan produk tersebut. Angket uji kelayakan dilakukan oleh 30 responden untuk mengetahui tingkat kelayakan tertentu. Data hasil uji kelayakan dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi product moment dilanjutkan dengan data distribusi frekuensi. Hasil uji kelayakan menunjukkan adanya perbedaan yang nyata pada produk lenan rumah tangga dari aspek desain, bahan baku, cara pembuatan, merek, dan harga namun tidak dengan kemasan. Tingkat kelayakan paling tinggi didapatkan oleh aspek desain, bahan baku, dan cara pembuatan. Hasil dari uji kelayakan menunjukkan bahwa hasil dari panelis 91,11% sangat layak, Ujicoba 100% valid, dan Responden 94,22% sangat layak
Keefektifan Modul Pada Hasil Belajar Mata Pelajaran Membuat Pola Siswa Tata Busana SMK NU Miftahul Falah Dewi, Anggita Fortuna; Wahyuningsih, Sri Endah; Ning, Wulidah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i1.33786

Abstract

KEEFEKTIFAN MODUL PADA HASIL BELAJARMATA PELAJARAN MEMBUAT POLASISWA TATA BUSANA SMK NU MIFTAHUL FALAHAnggita Fortuna Dewi*)a, Sri Endah Wahyuningsih,*)bJurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229Email: anggitafortuna27@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mengetahui apakah modul valid dan layak digunakan pada mata pelajaran Membuat Pola 2)Mengetahui berapa besar keefektifan modul terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Membuat Pola. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research And Development) menggunakan One Group Pretest- Posttest Design dengan populasi siswa kelas X Tata Busana dengan jumlah 23 siswa. Sampel penelitian menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data penelitian menggunakan uji-t. Besarnya peningkatan hasil belajar dihitung menggunakan Uji Gain Scores diperoleh 0,43 atau 43% berkriteria sedang. Hasil penelitian berdasarkan uji-t diperoleh thitung= 12,81 > ttabel=2,040 maka hipotesis diterima. Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran Membuat Pola menggunakan modul. Kata Kunci : Modul, Hasil Belajar, Membuat Pola AbstractThis study aims to 1) Find out if module is valid and worthy to use the subject of Pattern Making. 2) Know how big is the effectiveness of the use of module againts the result of the study on Pattern Making subjects. This research is a R&D (Research and Development) using One Group Pretest- Posttest Design with population the students class X Fashion with a total of 23 students.The sampling using total sampling. Method of collecting data using tests method, observasion, documentation, and question form. The analysis of research data using t-test. The magnitude of the increase in the result of the study were calculated using the Gain Scores test obtained 0.43 or 43% with moderate criteria. Result of research based on t-test is obtained tc=12,81>ttable=2,040 thus hypothesis accepted. The conclusion obtained is that there is an increase in learning outcomes using the module on Pattern Making subject.Keyword: The module, Learning Outcomes, Pattern Making *)aAlumni Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, UNNES *)bStaff Pengajar Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, UNNES
Pengembangan Modul Elektronik Dasar Desain sebagai Bantuan Belajar Mandiri untuk Kelas X SMK Waidah, Zulfatu Bintil; Sawitri, Sicilia
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i2.35269

Abstract

Kompetensi membuat proporsi tubuh merupakan salah satu Kompetensi Dasar Desain yang masih sulit dipelajari oleh siswa kelas X Program Keahlian Tata Busana SMK Widya Praja Ungaran. Kurangnya bantuan belajar secara mandiri untuk siswa diluar jam pembelajaran merupakan salah satu faktor penyebabnya. Tujuan penelitian ini adalah terciptanya modul elektronik Dasar Desain Kompetensi membuat proporsi tubuh dan mengetahui seberapa layak produk tersebut sebagai bantuan belajar secara mandiri untuk siswa kelas X SMK Widya Praja Ungaran. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) yang menggunakan desain penelitian pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah angket berupa lembar uji kelayakan. Hasil akhir penelitian diperoleh produk modul elektronik yang dikembangkan berupa software aplikasi mencakup kompetensi membuat proporsi tubuh, dan hasil produk modul elektronik dinyatakan layak digunakan dengan persentase ahli media 84% dan persentase ahli materi 90,69% sehingga produk yang telah dikembangkan layak digunakan sebagai bantuan belajar secara mandiri untuk siswa kelas X SMK Widya Praja Ungaran.
Perbedaan Kualitas Hasil Pengepresan Interfacing pada Blazer Ditinjau dari Alat Press lestari, Yuni tri; Wahyuningsih, Sri Endah; Irmayanti, Irmayanti
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i1.36098

Abstract

Blazer merupakan salah satu busana yang menjadi pilihan konsumen karena mudah dipadupadankan dengan busana lain untuk menunjang tampilan yang fashionable. Pembuatan blazer dengan teknik jahit tailoring tidak mudah, terutama pada proses pengepresan interfacing, dari pengalaman dan pengamatan pada mata kuliah Manajemen Busana Tailoring hasil praktik pembuatan blazer masih ada yang mengalami masalah pengepresan interfacing karena kurangnya pengetahuan dalam penggunaan alat pengepresan serta teknik pengepresan yang kurang tepat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas blazer ditinjau dari hasil pengepresan interfacing menggunakan 2 alat press yang berbeda serta mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pengepresan interfacing dari blazer tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksprerimen. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data penelitian ini adalah Descriptive Presentase dan T-Test. Sampel diambil dari mahasiswa Pendidikan Tata Busana Unnes angkatan 2015 dan 2016. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan Blazer dengan kode S1B dan S2B memiliki kualitas sama-sama sangat baik ditinjau dari hasil pengepresan interfacing masing-masing sebesar 86% dan 90%. Hasil T-test menunjukkan ada perbedaan antara blazer S1B dan S2B dengan signifikansi sebesar 0.008. perbedaan tersebut terdapat pada indikator kerataan permukaan dan hasil daya tekan.