cover
Contact Name
Sigit Hariyadi
Contact Email
sigit.hariyadi@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijgc@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application
ISSN : 22526374     EISSN : 25976133     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Indonesian journal of guidance and counceling publishes research articles and conceptual analysis of guidance and counseling both in schools and out of school education that includes the study of guidance counseling, management, and counseling application approaches, innovation, media / information technology and assessment.
Arjuna Subject : -
Articles 667 Documents
Tingkat Forgiveness dan Prososial antara Siswa Sekolah Umum dan Sekolah Berbasis Agama Kartikaningsih, Kartikaningsih; Suharso, Suharso; Sutoyo, Anwar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat forgiveness dan prososial antara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama. Jenis penelitian kuantitatif  ini menggunakan metode komparatif dan menggunakan uji t-test. Jumlah sampel sebanyak 329 siswa dipilih secara proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan uji t-test. Rata-rata tingkat forgiveness berada pada kriteria tinggi yaitu sekolah umum (71,5%) dan sekolah berbasis agama (76,2%). Rata-rata tingkat prososial berada pada kriteria tinggi yaitu (74,76%) pada sekolah umum dan (73,98%) pada sekolah berbasis agama. Hasil uji t-test menunjukkan dengan taraf signifikasi 5% diketahui pada tingkat prososial  < , yaitu (1,885 < 1,960). Begitu pula dengan tingkat prososial diketahui < , yaitu (1,619 < 1,960) yang artinya Ha ditolak dan Ho diterima. Dengan demikian tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat forgiveness dan prososial anatara siswa sekolah umum dan siswa sekolah berbasis agama.   This study aims to determine differences in forgiveness and prosocial rates between public school students and religious school-based students. This type of quantitative research uses a comparative method and uses a t-test. The number of samples of 329 students is selected by proportionate random sampling. Data analysis technique used is descriptive analysis of percentage and t-test. The average forgiveness rate is in the high criteria of public schools (71.5%) and religious schools (76.2%). The average of prosocial level is in high criteria (74.76%) in public schools and (73.98%) in religious schools. The result of t-test shows that 5% significance level is known at prosocial level t_hitung < t_ (count), that is (1,885 <1,960). Similarly, the prosocial rate is known t_hitung < t_ (count), that is (1,619 <1,960) which means Ha rejected and Ho accepted. Thus there is no significant difference in the level of forgiveness and prosocial between students of public schools and religious school-based students.
Hubungan antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri pada siswa kelas VII SMP Negeri 29 Semarang Riskiyani, Dwi; Hartati, Maria T. S; Sugiyo, Sugiyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri siswa sekolah menengah pertama baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Peneitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 152 dari populasi 272 siswa dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala kemampuan penyesuaian diri, skala kematangan emosi dan skala self regulation. Adapun teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kematangan emosi dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hubungan yang signifikan (R=0,830, t=18,199, p=0,000<0,05), kemudian antara self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hungan yang signifikan (R=0,682, t=11,415, p=0,000<0,05). Begitu pula antara kematangan emosi dan self regulation dengan kemampuan penyesuaian diri memiliki hubungan yang signifikan (R=0,849, F=193,024, p=0,000<0,005). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dan self regualtion dengan kemampuan penyesuaian diri.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Communication Games Untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Kelas VII A SMP N 34 Semarang Wandansari, Carissa Octora; Sugiyo, Sugiyo; Setyowani, Ninik
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

salah satu tujuan manusia adalah untuk memahami dan menjalin interaksi sosial dengan orang lain. Namun pada kenyataannya para siswa tidak memahami bagaimana cara  menjalin interaksi sosial yang baik. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana perbedaan tingkat interaksi sosial siswa sebelum dan setelah diberikan bimbingan kelompok. Jenis penelitiannya adalah eksperimen dengan metode pre-experiment. Temuan penelitian yaitu: 1) tingkat interaksi sosial siswa sebelum diberikan bimbingan kelompok adalah 55,4%. 2) tingkat interaksi sosial siswa setelah diberikan bimbingan kelompok adalah 91%. 3) terdapat kenaikan tingkat interaksi sosial setelah diberikan bimbingan kelompok.
Meningkatkan Perilaku Altruisme pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Melalui Konseling Kelompok Isnaeni, Nurlaeli; Wibowo, Mungin Eddy; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan keefektifan layanan konseling kelompok untuk mengatasi rendahnya perilaku altruisme siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Sirampog kabupaten Brebes yang berjumlah 121 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian sejumlah 7 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologis berupa skala altruisme. Analisis data yang digunakan melalui analisis deskriptif presentase dan uji wilcoxon pairs match. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku altruisme siswa sebelum mendapatkan layanan konseling kelompok masuk kategori rendah dengan presentase rata-rata sebesar 48%. Setelah mendapatkan layanan konseling kelompok termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 80% sehingga terjadi peningkatan sebesar 32%. Selain itu diperoleh data melalui uji wilcoxon pairs match dengan n=7 taraf signifikansi 5% didapatkan Zhitung > Ztabel (2,36 < 2) atau Ha diterima dan Ho ditolak. The purpose of this research is to prove the effectiveness of group counseling service to overcome the low of students’ altruism behavior. The type of this research is experimental research. While the population of this research is students in the grade of IX SMP N 2 Sirampog at Brebes regency, it was around 121 students. The sampling technique used purposive sampling; it has taken 7 students in this research. Method of collecting data used scale of psychology, such as scale of altruism. The data analysis used descriptive analysis of percentage and Wilcoxon pairs match test. The results showed the students’ altruism behavior before they get group counseling service, it included to low category with the average percentage of 48%. After the students get group counseling service, it included to high category with percentage of 80% until up to 32%. Furthermore, the other data get by Wilcoxon pairs match test was n=7 level of significance 5%, it gets by Zhitung > Ztable (2,36 < 2) or Ha was received, and Ho was rejected.
Bimbingan Kelompok Berbasis Permainan dengan Media Kartu Berbi untuk Meningkatkan Komunikasi Antarpribadi Siswa Astuti, Dwi; Mugiarso, Heru; Wibowo, Mungin Eddy
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media Kartu BerBi (Berani Bicara) merupakan media bimbingan kelompok dalam bentuk permainan yang dapat dimanfaatkan oleh konselor dan siswa. Media kartu BerBi adalah media yang menarik, praktis, dan mudah untuk menggunakanya, agar dapat memotivasi siswa dalam mengikuti layanan bimbingan kelompok. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuktikan apakah bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi efektif untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa kelas IX D MTs Al-Asror. Rancangan penelitian ini termasuk dalam jenis pre-eksperimental design, dengan metode The One Group Pre Test – Post Test Design. Subyek dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas IX D MTs Al- Asror tahun ajaran 2017/2018 dengan tingkat komunikasi antarpribadi rendah. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah skala komunikasi antarpribadi dengan koefisien reliabilitas 0,975. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan komunikasi antarpribadi siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi (t = 2,66, P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis permainan dengan media kartu BerBi efektif untuk meningkatkan komunikasi antarpribadi siswa.   Media BerBi Card is a guidance and counseling media in the form of games which could be used by counselors and students. Media Rummy Card Interpersonal Communication was an interesting media, practical, and easy to use it, in order to motivate the students for following the guidance and counseling services. This purpose of this development to know whether game-based group guidance with BerBi card media is effective to improve interpersonal communication of grade IX students of MTs Al-Asror. The design of this research is included in the type of pre-experimental design, with The One Group Pre Test - Post Test Design method. Subjects in this study were 9 students of class IX D MTs Al-Asror academic year 2017/2018 with low interpersonal communication level. The instrument used in data collection is the scale of interpersonal communication with the reliability coefficient of 0.975. The result of the research showed that there were differences of interpersonal communication before and after given by game based guidance service with BerBi card media (t = 2,66, P <0,05). Thus it can be concluded that game-based group guidance service with BerBi card media is effective to improve interpersonal communication of students.  
Pengaruh Layanan Informasi Bidang Sosial dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Penyesuaian Diri Dwikintari, Aulia; Nusantoro, Eko; Sugiyo, Sugiyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kajen yang memiliki kemampuan penyesuaian diri yang kurang di lingkungan baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama terhadap penyesuaian diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode pre-experiment. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuh kali pemberian perlakuan pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 2 Kajen, dengan subjek penelitian 36 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala penyesuaian diri. teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan penyesuaian diri sisw pada kategori sedang dengan presentase (64%). Setelah diberikan perlakuan melalui layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama terjadi peningkatan penyesuaian diri pada kategori tinggi dengan presentase (78%). Hal tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi bidang sosial dengan teknik sosiodrama berpengaruh terhadap peningkatan penyesuaian diri siswa.   This study was conducted based on the phenomenon that accurs in the students of class VIII F SMP Negeri 2 Kajen wich has the ability of self adjustment that is lacking in the new enviroment. The purpose of this study is to know the influence of the social information service with sociodrama technique against self adjustment of student. The type of research is experiment with pre-experiment method. This research was carried out with seven treatment times in the class VIII F SMP Negeri 2 Kajen, with subject research 36 students. Data collesction method used is the scale self adjustment. Data were analyzed using descriptive analysis of the percentage and the t-test. The results show student self adjustment in the medium category with a percentage (64%). After being given a treatment through social information service with sociodrama technique increase of self adjustment in the high category with percentage (78%). This show that the social information service with sociodrama technique affect on the increased self adjustment of students.
Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Damai Siswa Kartikawati, Dwiana; Wibowo, Mungin Eddy; Awalya, Awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan karakter cinta damai pada siswa. Penelitian ini memiliki dua variabel, yaitu variabel terikat karakter cinta damai (Y), variabel bebas bimbingan kelompok teknik sosiodrama (X). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 12 siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Tambak, Banyumas dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologis dan observasi. Sedangkan alat pengumpul datanya menggunakan skala cinta damai dan daftar pelanggaran siswa. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif persentase dan Wilcoxon Match Pairs Test. Dari analisis Wilcoxon diperoleh Zhitung = (-3,065) dan Ztabel adalah (14), jadi Zhitung (-3,065) < Ztabel (14). Dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan mengenai karakter cinta damai siswa sebelum dan setelah mendapat layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama Dengan demikian teruji bahwa layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan karakter cinta damai pada siswa. Abstract The purpose of this research is to know the effectiveness of the group counceling service in sosiodrama technique to improve the students’ love peaceful character. This research has two variabel, there are variabel that tie on love peaceful character (Y), free variabel of  group counceling service in sosiodrama technique (X). The kind of research that use is experimental research. The sample of this research are 12 students in class VII B at SMP Negeri 1 Tambak, Banyumas and the technique to get the sample is use purposive sampling technique. The method to collect the data is use psychology method and oberservation. Whereas, the instrument to collect the data is use love peaceful scale and list of violations of the students. The data analysis technique that use are descriptive precentage analysis and Wilcoxon Match Pairs Test. From the analysis Wilcoxon get Zhitung = (-3,065) dan Ztabel is (14), so Zhitung < (-3,065) dan Ztabel (14). The conclusion, there is significant differences about student’s love peaceful character before and after got group counceling service in sosiodrama technique. Thus been tested that  group  guidance service in sosiodrama technique  is effective to improve students’ love peaceful character.
Layanan Informasi dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Edukation Siswa Damayanti, Myra; Anni, Catharina Tri; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan layanan informasi dengan media gambar untuk meningkatkan pemahaman sex education siswa kelas VI SDN Sadeng 01. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen one group pre-test post-test design. Penelitian ini dilaksanakan delapan kali pertemuan dengan subjek penelitian 18 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan tes. Wawancara dilakukan untuk pengambilan data awal, dan instrument tes untuk pengambilan data penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman sex education siswa dalam kategori sedang (51%). Setelah diberikan layanan informasi dengan media gambar menjadi meningkat dalam kategori sangat tinggi (84,78%). Hal tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi dengan media gambar efektif meningkatkan pemahaman sex education siswa. The purpose of this research was to test the effectiveness of information services with media image to improve understanding of sex education grade VI SDN Sadeng 01. This type of research is a research experiment one group pre test post test design. This research is conducted eight times with 18 students of the subject. Data collection was done with interviews and tests. Interviews conducted for the initial data retrieval, and test instruments for data retrieval research. Analytical techniques descriptive analysis of the data using the percentage and wilcoxon test. The results showed that understanding sex education students in the category are (51%). After being given information services by media pictures be increased within the category of very high (84.78%). It is shown that the service information with media images effectively improve understanding sex education students.
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Modelling Terhadap Kedisiplinan Siswa Adiningrum, Wastiti; Saraswati, Sinta; Kurniawan, Kusnarto
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted in SMK Plus Tunas Bangsa Kebasen Banyumas in 2017/2018 academic years. The purposes of this study is to knowing the influence of group counseling with modelling technique to discipline of the eleventh graders students in SMK Plus Tunas Bangsa Kebasen Banyumas. The type of this study is experimental study with pre experimental design. The subject of this study is 8 students from the eleventh graders vocational high school. The data was collected by student discipline questionnaire and use the test wilcoxcon analyisis. The result of this study showing that student discipline was changed  from low category to high category, can be conclude there are influence of group counseling with modelling technique to discipline of the eleventh  graders students in SMK Plus Tunas Bangsa Kebasen Banyumas.
Pengaruh Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Role Playing Terhadap Komunikasi Interpersonal Siswa Rachmi, Hanum Isnia; Mugiarso, Heru; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh layanan penguasaan konten dengan teknik role playing terhadap komunikasi interpersonal siswa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen, dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan subjek penelitian sebanyak 34 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala komunikasi interpersonal. Pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan rumus product moment dan rumus alpha. Analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji beda (t-test). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik role playing memiliki rata-rata komunikasi interpersonal siswa sebesar 51% termasuk dalam kriteria rendah. Sedangkan komunikasi interpersonal siswa setelah diberikan layanan penguasaan konten dengan teknik role playing memiliki rata-rata 77% yang termasuk dalam kriteria tinggi. Berdasrkan uji t-test dengan taraf kesalahan 5% diketahui nilai t hitung > t table (13,428 > 2,032), maka Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan penguasaan konten dengan teknik role playing berpengaruh terhadap komunikasi interpersonal siswa. ABSTRACT                The study aims to prove the effect of content mastery service by using role playing technique toward students’ interpersonal communication. The method of this study was experimental design by using one group pre-test-posttest design. This study used purposive sampling with 34 students as the subject of the study. The instrument used in this study is the interpersonal communication scale. The try-out for validity and reliability used product moment and alpha formula. The data analysis used descriptive analysis percentage and t-test. The results shows that before giving content mastery service by using role playing technique had the percentage 51 % and it was in low criteria. Meanwhile, students’ interpersonal communication after giving content mastery service by using role playing technique had the percentage 77 % and it was in high criteria. Based on the t-test findings with degree of mistake 5 %, tvalue > ttable (13,428> 2,032), thus, alternative hypotheses (Ha) was accepted. So it can be concluded that content mastery service by using role playing technique affect the students’ interpersonal communication. 

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Desember 2023 Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023 Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022 Vol 11 No 1 (2022): Juni 2022 Vol 11 No Special Ed (2022): Edisi Khusus Annual Guidance and Counseling Academic Forum Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021 Vol 10 No 1 (2021): Juni 2021 Vol 9 No 2 (2020): Desember 2020 Vol 9 No 1 (2020): Juni 2020 Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 8 No 1 (2019): Juni 2019 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 4 (2018): Desember 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 3 (2018): September 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 7 No 1 (2018): Maret 2018 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 4 (2017): Desember 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 3 (2017): September 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 6 No 1 (2017): Maret 2017 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 4 (2016): Desember 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 3 (2016): September 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 2 (2016): Juni 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 5 No 1 (2016): Maret 2016 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 4 (2015): Desember 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 3 (2015): September 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 4 No 1 (2015): Maret 2015 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 4 (2014): Desember 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 3 (2014): September 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 3 No 1 (2014): Maret 2014 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 3 (2013): September 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 Vol 1 No 1 (2012): September 2012 More Issue