cover
Contact Name
Wawan Gunawan
Contact Email
wawan.gunawan@mercubuana.ac.id
Phone
+6282126992470
Journal Mail Official
format@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215840816
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Format : Jurnal Imiah Teknik Informatika
ISSN : 20895615     EISSN : 27227162     DOI : http://doi.org/10.22441/format
Core Subject : Science,
Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika merupakan jurnal peer-review yang berasal dari hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang Ilmu Komputer khususnya Informatika. Cakupan naskah artikel yang dapat dipublikasikan difokukuskan pada bidang berikut (namun tidak terbatas): ICT, Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi Geografis, Data mining and Big Data, Komunikasi Data, Mobile Computing, Kesercasan Buatan, E-Learning, Multimedia and Pengolahan Gambar, Sistem Keamanan dan Basisdata, IOT, dan Jaringan Komputer. Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika diterbitkan oleh Program Studi Informatika, Universitas Mercu Buana Jakarta. Periode penerbitan adalah setahun dua kali, yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol 15 no 2 (2026)" : 10 Documents clear
Perancangan Sistem Informasi Administrasi di Sekolah MA Miftahul Ulum Menggunakan Metode Extreme Programming Berbasis Situs Web Nurhosen; Nur Azizah; Firman Jaya
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.002

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi berdampak pada berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan. Namun, banyak sekolah, terutama di tingkat Madrasah Aliyah, masih mengelola administrasi secara manual, sehingga kurang efisien dalam mengelola data dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi administrasi berbasis website di MA Miftahul Ulum guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam mengelola data akademik dan non-akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming (XP), yang melibatkan tahap perencanaan, desain, pengkodean, dan pengujian secara berulang. Extreme Programming dipilih karena mampu menghasilkan sistem yang fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dirancang berhasil meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam mengelola data administrasi siswa, guru, dan sekolah. Selain itu, sistem ini juga memudahkan akses informasi bagi sekolah, sehingga proses administrasi menjadi lebih terstruktur dan transparan. Penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi sekolah dalam mengatasi kendala pengelolaan data serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Model Klasifikasi Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Berbasis Data Sosial Ekonomi : Model Klasifikasi Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Berbasis Data Sosial Ekonomi Gunadi; Juliandri Saputra; Edi Purwanto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.001

Abstract

Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan pangan kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu. Permasalahan yang masih sering dihadapi dalam penyaluran BPNT adalah ketidaktepatan sasaran akibat proses seleksi penerima yang masih bergantung pada penilaian manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan inklusi maupun eksklusi. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Naïve Bayes untuk menentukan kelayakan penerima BPNT berdasarkan data sosial ekonomi masyarakat. Data yang digunakan berasal dari basis data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2024 sebanyak 2.055 data rumah tangga yang mencakup berbagai atribut demografi, sosial, dan ekonomi. Metode penelitian meliputi tahapan pengumpulan data, praproses data, pembentukan model klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes, serta evaluasi kinerja model menggunakan confusion matrix dan nilai akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMOTEN dan optimasi parameter pada algoritma Naïve Bayes mampu meningkatkan kemampuan model dalam mengenali kelas penerima BPNT yang memiliki jumlah data lebih sedikit. Peningkatan nilai recall dari 53,33% menjadi 60,00% menunjukkan bahwa model lebih sensitif dalam mengidentifikasi rumah tangga yang berpotensi layak menerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan layak digunakan sebagai pendukung keputusan dalam proses identifikasi penerima BPNT berbasis data sosial ekonomi.
LENS: Platform Marketplace Peer-To-Peer Penyewaan Peralatan Fotografi Berbasis Web Hernalom Sitorus; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto; Airine Hananiah
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.003

Abstract

Perkembangan industri kreatif dan media sosial telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap peralatan fotografi seperti kamera, lensa, lighting, dan perangkat pendukung lainnya. Namun, tingginya harga peralatan fotografi menjadi hambatan bagi kreator pemula, mahasiswa, maupun pelaku UMKM untuk memiliki peralatan secara mandiri. Di sisi lain, banyak pemilik peralatan fotografi yang tidak memanfaatkan asetnya secara optimal sehingga menciptakan peluang bisnis berbasis sharing economy melalui mekanisme penyewaan. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah proses penyewaan masih dilakukan secara manual melalui media sosial dan aplikasi pesan instan sehingga sering menimbulkan keterlambatan respons, ketidakjelasan ketersediaan alat, serta rendahnya keamanan transaksi. Penelitian ini bertujuan merancang platform startup marketplace bernama LENS yang menghubungkan pemilik alat dan penyewa secara peer-to-peer (P2P) melalui sistem berbasis web. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Platform dirancang dengan fitur verifikasi identitas, verifikasi portofolio, manajemen inventaris alat, sistem booking, monitoring transaksi, pengingat pengembalian alat, serta pengelolaan komisi otomatis sebagai model bisnis platform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem mampu mendukung proses transaksi penyewaan yang lebih aman, transparan, dan efisien dibandingkan proses manual. Selain itu, model bisnis fee commission yang diterapkan memungkinkan platform memperoleh pendapatan secara berkelanjutan tanpa harus memiliki inventaris alat secara langsung.
Klasifikasi Multi-Label Postur Tubuh Berbasis Mediapipe dengan Perbandingan Model Machine Learning Fridy Mandita; Abdul Azizur Rokhman
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.007

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi multi-label untuk mengenali indikasi Forward Head Posture (FHP), Postural Kyphosis (PK), Rounded Shoulder Posture (RSP), dan Normal Posture (NP) melalui analisis citra postur statis berdiri yang dapat merepresentasikan perubahan postural berkaitan dengan gaya hidup sedentari. Meskipun demikian, pengukuran dilakukan melalui analisis citra postur statis dalam posisi berdiri untuk mengamati keselarasan kepala, bahu, tulang belakang, dan panggul. MediaPipe Pose digunakan untuk mengekstraksi 33 landmark tubuh dari setiap citra. Dataset awal terdiri atas 933 citra yang diperoleh dari dataset publik POLAR dan hasil kurasi mandiri. Setelah pemeriksaan kualitas citra dan kelengkapan landmark, sebanyak 54 citra dikeluarkan sehingga diperoleh 879 citra valid. Data dibagi menggunakan Iterative Stratified Split dengan rasio 80:20 untuk mempertahankan distribusi kombinasi label. Sebanyak 132 atribut mentah hasil ekstraksi landmark dan 54 fitur hasil feature engineering membentuk 186 fitur awal. Seleksi fitur menggunakan Mutual Information pada data latih menghasilkan 60 fitur terpilih. Model yang dibandingkan meliputi Light Gradient Boosting Machine, Support Vector Machine, dan Artificial Neural Network. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SVM memberikan performa terbaik dengan F1-score macro sebesar 0,76, F1-score micro sebesar 0,79, dan Hamming Loss sebesar 0,19. FHP menjadi kelas dengan performa tertinggi, sedangkan PK menjadi kelas yang paling sulit dikenali karena keterbatasan landmark dua dimensi pada area vertebra torakal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi MediaPipe Pose, feature engineering, dan machine learning berpotensi mendukung pengembangan sistem pemantauan indikasi postur secara waktu nyata.
Analisis dan Evaluasi Risiko Kerentanan Aplikasi Web Berbasis OWASP WSTG dan CVSS Eka Safari; Desi Ramayanti
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.004

Abstract

Meningkatnya ancaman terhadap aplikasi berbasis web mendorong perlunya evaluasi yang terstruktur terhadap keamanan aplikasi web perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan, menilai tingkat risiko, serta menyusun rekomendasi perbaikan pada aplikasi web PT.XYZ menggunakan metodologi Open Web Application Security Project Web Security Testing Guide (OWASP WSTG) versi 4.2. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan Black Box Testing untuk menguji tiga kategori, yaitu Information Gathering, Configuration and Deployment Management Testing, dan Error Handling Testing, mengingat objek penelitian merupakan static company profile website tanpa form input maupun mekanisme otentikasi. Pengujian dilakukan menggunakan kombinasi tools seperti Whatweb, DNS recon, Fierce, Nmap, Nikto, WAFW00F, dan curl, dengan setiap temuan divalidasi secara manual untuk mengeliminasi false positive, sebelum dinilai tingkat risiko menggunakan Common Vulnerability Scoring System (CVSS) versi 3.1. Hasil pengujian dan validasi menunjukkan dua belas kerentanan yang tervalidasi, terdiri atas tiga kerentanan berkategori High dengan rentang skor 7,0 hingga 8,6, enam kerentanan berkategori Medium dengan rentang skor 4,0 hingga 5,9, dan dua kerentanan berkategori Low dengan rentang skor 2,6 hingga 3,1, tanpa ditemukan kerentanan berkategori Critical. Temuan dengan tingkat risiko tertinggi meliputii kondisi Dangling DNS pada subdomain yang mengarah ke infrastruktur pihak ketiga, penggunaan versi PHP yang telah mencapai status End-of-Life pada subdomain, serta eksposur layanan basis data yang dapat diakses dari jaringan publik. Sebanyak enam temuan berkorelasi dengan kategori A05:2021-Security Misconfiguration dan empat temuan dengan kategori A06:2021-Vulnerable and Outdated Components pada OWASP Top 10:2021, yang mengindikasikan bahwa kesalahan konfigurasi dan pemeliharaan komponen perangkat lunak merupakan sumber risiko dominan, dibandingkan dengan kerentanan pada logika aplikasi. Penelitian ini merekomendasikan pemutakhiran komponen perangkat lunak yang telah usang, pengetatan kontrol akses jaringan pada layanan basis data dan antarmuka administratif, serta pengelolaan siklus infrastruktur DNS secara berkala sebagai langkah mitigasi guna meningkatkan struktur keamanan aplikasi web secara berkelanjutan.
Implementasi Algoritma Genetika untuk Otomatisasi Penjadwalan Akademik Guna Menghindari Conflict of Schedule Hasirun; Prema Adhitya Dharma Kusumah; M. Alfa Rizy; Ari Budi Riyanto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.006

Abstract

Penyusunan jadwal kuliah di perguruan tinggi merupakan masalah optimasi kombinatorial kompleks yang sering memicu konflik ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penjadwalan akademik berbasis website menggunakan Algoritma Genetika dengan metode Roulette Wheel Selection. Pengujian dilakukan secara riil pada Fakultas Sains dan Teknik Universitas Perwira Purbalingga dengan skala objek uji mencakup 20 dosen, 45 mata kuliah, dan 8 ruangan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi parameter ukuran populasi 100, crossover rate 0.8, dan mutation rate 0.05 menghasilkan performa paling optimal. Konfigurasi ini mendorong konvergensi sempurna dengan nilai best fitness mutlak 1.0 pada generasi ke-210 dengan waktu komputasi 10 menit 15 detik. Sistem ini berhasil memangkas waktu kerja manual dari 5–7 hari menjadi kurang dari 15 menit, menghasilkan efisiensi operasional sebesar 97% dengan status zero conflict. Selain mematuhi seluruh batasan mutlak, algoritma ini mampu mengakomodasi 90% preferensi waktu mengajar dosen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model penjadwalan berbasis komputasi cerdas yang adaptif untuk fakultas dengan karakteristik praktikum intensif melalui integrasi aturan spesialisasi laboratorium yang ketat.
Model Tata Kelola Teknologi Informasi Berkelanjutan untuk Pengelolaan Limbah Bisnis Kedai Kopi Dony Waluya Firdaus; Ridwan Zulkifli; Muhamad Nawawi; Agus Nursikuwagus; Yeffry Handoko Putra; Rio Yunanto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.005

Abstract

Pertumbuhan UMKM coffee shop mendorong adopsi teknologi digital, namun sekaligus meningkatkan tantangan dalam pengelolaan food waste, efisiensi sumber daya, dan keberlanjutan bisnis. Meskipun berbagai teknologi seperti point of sale (POS), inventori digital, analitik data, dan platform food sharing telah banyak digunakan, pemanfaatannya sering kali belum didukung oleh mekanisme tata kelola yang mampu menyelaraskan investasi teknologi dengan tujuan keberlanjutan. Penelitian ini mengembangkan COBIT-Lite Sustainable IT Governance Model for Coffee Shop SMEs (CL-SITG-CS Model), yaitu model tata kelola TI yang disederhanakan dan disesuaikan dengan karakteristik serta keterbatasan sumber daya UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan konseptual berbasis sintesis literatur integratif yang mencakup IT Governance, COBIT 2019, digital capability, food waste management, circular economy, dan sustainable performance. Model yang diusulkan terdiri atas enam lapisan, yaitu: (1) COBIT-Lite Governance Direction, (2) SME Digital Governance Enablers, (3) Digital Capability, (4) Food Waste Management, (5) Circular Economy Practices, dan (6) Sustainable SME Performance. Hasil sintesis menunjukkan bahwa adaptasi selektif terhadap objektif COBIT 2019, khususnya domain Evaluate, Direct and Monitor (EDM) untuk tata kelola dan Align, Plan and Organize (APO) untuk pengelolaan sumber daya, data, serta risiko, dapat menjadi fondasi tata kelola TI yang sederhana namun efektif bagi UMKM coffee shop. Model tersebut mampu mendorong pengembangan kapabilitas digital, mengoptimalkan pengurangan food waste, mendukung praktik ekonomi sirkular, serta meningkatkan kinerja keberlanjutan berdasarkan dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial. Secara teoretis, penelitian ini memperluas paradigma IT Governance dari business–IT alignment menuju sustainability-oriented IT Governance, sedangkan secara praktis model CL-SITG-CS menyediakan panduan implementasi tata kelola TI yang sesuai dengan karakteristik UMKM coffee shop.
Analisis Peran Soft Skills dalam Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan pada Model Bisnis Technopreneur Muda Popon Dauni; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.008

Abstract

Di era ekonomi digital yang dinamis, keberhasilan technopreneur muda tidak lagi hanya bergantung pada penguasaan teknologi, melainkan pada sinergi dengan soft skills yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh soft skills terhadap kinerja technopreneur muda, khususnya dalam menghadapi tantangan pasar yang disruptif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) terhadap berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa soft skills seperti kepemimpinan transformasional, komunikasi persuasif, dan kemampuan berpikir kritis berkorelasi positif terhadap efektivitas manajerial dan inovasi bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa soft skills berperan sebagai katalisator dalam mengintegrasikan teknologi canggih, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Big Data, ke dalam model bisnis untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Kesimpulannya, penguasaan soft skills merupakan determinan utama bagi technopreneur muda untuk menavigasi kompleksitas etika dan operasional di era otomatisasi. Keberhasilan integrasi ini menuntut keterlibatan aktif institusi pendidikan dalam menyediakan jalur pembelajaran yang dipersonalisasi dan inklusif. Selain itu, penguatan kolaborasi antara inkubator bisnis dan ekosistem industri menjadi langkah strategis. Integrasi kerangka kerja etika ke dalam kurikulum menjadi krusial untuk menavigasi dilema moral akibat otomatisasi sistem.
Transformasi Digital Technopreneurship Perempuan melalui Business Model Canvas Berbasis Artificial Intelligence Sri Erina Damayanti; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.009

Abstract

Keterbatasan literasi digital, inovasi produk yang monoton, serta tata kelola model bisnis konvensional membatasi keberlanjutan ekonomi UMKM perempuan di pedesaan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan model transformasi digital technopreneurship perempuan melalui rekonstruksi Business Model Canvas (BMC) berbasis Artificial Intelligence (AI) pada komunitas Saparantu Ecocraft di Desa Bojong, Kabupaten Cianjur. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) berbasis kerangka Agile dalam tiga siklus iteratif selama enam bulan, penelitian ini mengintegrasikan platform AI generatif (ChatGPT, Midjourney, Canva AI) ke dalam sembilan elemen BMC. Hasil penelitian membuktikan integrasi AI mampu menekan biaya operasional pemasaran hingga 85% (dari Rp2.000.000 menjadi Rp300.000/bulan), merealisasikan diversifikasi dari 0% produk bernilai tambah menjadi 5 jenis produk interior baru, meningkatkan trafik digital sebesar 300% dan konversi penjualan sebesar 45%, serta meningkatkan skor kesiapan digital perajin dari 1,8 menjadi 4,4 (skala 5,0). Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa model konseptual transformasi digital inklusif yang mengintegrasikan kecerdasan buatan, inovasi model bisnis adaptif, dan pemberdayaan perempuan berbasis kearifan lokal.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Masjid Berbasis Web dalam Mendukung Efektivitas Penjadwalan Kegiatan dan Pengelolaan Keuangan Agus Suprayitno; Desi Ramayanti
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.010

Abstract

Pengelolaan administrasi masjid yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan berbagai kendala, seperti keterbatasan transparansi informasi keuangan, kurang optimalnya pengelolaan kegiatan, serta lambatnya penyampaian informasi kepada jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi “Masjid Kita” berbasis web yang mampu mengintegrasikan pengelolaan keuangan dan penjadwalan kegiatan masjid guna mendukung peningkatan efektivitas tata kelola administrasi masjid. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall yang terdiri atas tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi menggunakan framework CodeIgniter 4 dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengelola data kas masjid, donasi anak yatim, jadwal khutbah Jumat, serta pendataan kelompok kurban secara terkomputerisasi. Sistem juga menyediakan akses informasi kegiatan dan laporan keuangan secara lebih mudah bagi pengurus maupun jamaah. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fitur utama sistem berjalan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan yang telah dirancang. Implementasi Sistem Informasi “Masjid Kita” memberikan kontribusi dalam mendukung digitalisasi administrasi masjid melalui peningkatan efisiensi pengelolaan data, transparansi informasi keuangan, dan kemudahan akses informasi bagi jamaah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10