Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVIDENCE-BASED POLICY BASED EDUCATION FINANCING REFORM: AN INTEGRATIVE MODEL FOR REALIZING A SUSTAINABLE EDUCATION SYSTEM IN BALIKPAPAN CITY BY 2025 Hafid Murgantara; Kasmal; Sulfi Ardiansyah; Mukhamad Nurhadi
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 5 (2026): APRIL
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20123150

Abstract

Education financing is a strategic pillar in realizing an inclusive, equitable, and sustainable regional education system. Balikpapan City, which now plays a vital role as the main buffer zone for the Indonesian Capital City (IKN), faces new challenges in the form of a surge in population migration that has triggered a capacity crisis for educational facilities. This study presents an in-depth analysis of education financing policies in Balikpapan City in 2025. Using a qualitative approach with a policy evaluation framework and a literature review, this report evaluates the effectiveness of flagship regional programs such as the Provision of Free Uniforms and Private School Tuition Subsidies funded by the Regional Budget (APBD). Although these programs have successfully alleviated the burden on the community, evidence-based analysis (EBP) found that inefficient poverty data and universal budget allocations make these interventions less effective in addressing the fundamental problem, namely the lack of physical classrooms. As a solution, an Integrative Model for Education Financing was formulated that shifts the funding paradigm towards a Public-Private-People Partnership (PPPP) scheme. This model synergizes the regional budget (APBD) with the optimization of the Balikpapan Mayoral Regulation on One Integrated Regional Data, and draws on Corporate Social Responsibility (CSR) funds from the local oil and gas processing industry. This analysis recommends that the Balikpapan City Government strengthen data digitization to ensure precise subsidy interventions and direct private partnership funds toward school infrastructure development, supporting the vision of Balikpapan Comfortable for All 2045.
Optimalisasi Manajemen Mutu Terpadu Melalui Penguatan Keterlibatan Karyawan: Analisis Strategik Di SMA Negeri 7 Balikpapan Tri Wahyuni; Sulfi Ardiansyah; Azainil Azainil; Laili Komariyah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dengan memfokuskan pada variabel keterlibatan karyawan (employee engagement) di SMA Negeri 7 Balikpapan.1 Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan sebagai karyawan merupakan pilar utama dalam memastikan keberlanjutan mutu di lembaga pendidikan menengah.2 Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi dimensi semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penghayatan (absorption) dalam hubungannya dengan kebijakan mutu sekolah.3 Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, analisis dokumen organisasi, serta survei internal keterlibatan karyawan.4 Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 7 Balikpapan mengintegrasikan prinsip MMT melalui budaya kerja "REGALIS", fokus pelanggan (siswa/orang tua) dan manajemen berbasis data atau fakta .6 Analisis data survei menunjukkan tingkat keterlibatan karyawan yang sangat tinggi , terutama pada saat interaksi edukatif dengan siswa.5 Pola manajemen partisipatif melalui rapat koordinasi dan optimalisasi Komunitas Belajar Guru terbukti efektif dalam menyelaraskan tugas individu dengan tujuan strategis sekolahi.3 Meskipun beban administratif yang berulang menjadi tantangan, penerapan otomatisasi teknologi informasi bersama dengan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu proses administratif secara signifikan.8 Penelitian merekomendasikan penguatan sarana dan prasarana digital guna menjaga stabilitas energi mental personel dalam memberikan layanan pendidikan prima.