p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Basataka (JBT)
Sulfi Ardiansyah
Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LANDASAN FILOSOFIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL MENUJU PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN YANG BERKEADILAN DI SMK BALIKPAPAN Herlina Herlina; Sulfi Ardiansyah; Tri Wahyuni; Warman Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1202

Abstract

Pengambilan keputusan manajerial dalam sistem pendidikan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menuntut landasan etis yang kokoh, terutama saat menghadapi isu ketidakadilan struktural. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran landasan filosofis (Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi) dalam membentuk keputusan manajerial dan merumuskan proposisi teoretis untuk Manajemen Pendidikan yang Berkeadilan (MPB) di Kota Balikpapan. Balikpapan dipilih sebagai konteks kritis mengingat adanya krisis daya tampung sekolah negeri, di mana hanya sekitar 51 hingga 67 persen lulusan SMP yang dapat ditampung di SMA/SMK negeri, menciptakan kesenjangan akses yang parah. Penelitian menggunakan desain studi kasus konseptual kualitatif dengan teknik analisis data Miles & Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis ini berakar pada kegagalan aksiologis dalam keputusan manajerial, yang cenderung terjebak dalam pendekatan inkremental atau berbasis rasionalitas sempit. Model MPB yang diusulkan mensintesis etika manajerial dengan Teori Keadilan Kapabilitas (Capability Approach) dari Amartya Sen. Pendekatan Sen, yang berfokus pada perluasan kebebasan fungsional individu (kapabilitas) daripada sekadar distribusi sumber daya (Rawls), dinilai lebih relevan untuk mengembangkan kurikulum berbasis lokalitas dan menjamin pemerataan kualitas. Kontribusi utama penelitian ini adalah merumuskan model Keputusan Manajerial Berkeadilan yang mengutamakan mitigasi unconscious bias dan perencanaan restoratif sebagai solusi struktural terhadap ketimpangan di SMK Balikpapan.
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI STRATEGI DIGITALISASI ADMINISTRASI DI SEKOLAH DASAR: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Hafid Murgantara; Hanif Saifullah El Afrinuddin Zain; Kasmal Kasmal; Sulfi Ardiansyah; Tri Wahyuni; Widyatmike Gede Mulawarman; Akhmad Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1228

Abstract

Digitalisasi administrasi di sekolah dasar menjadi agenda penting untuk meningkatkan efisiensi kerja, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan berbasis data, namun kajian yang secara khusus memetakan faktor kunci keberhasilan implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor tersebut melalui Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA terhadap artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang terindeks di Scopus, ERIC, Google Scholar, dan portal jurnal nasional pada rentang 2019–2025 dengan kata kunci terkait digitalisasi administrasi, kepemimpinan digital, dan strategi implementasi di sekolah dasar. Proses seleksi menghasilkan 30 artikel yang dianalisis secara tematik untuk menggali pola faktor keberhasilan yang berulang. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan strategi digitalisasi administrasi sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan suportif, kompetensi serta literasi digital guru dan tenaga administrasi, infrastruktur TIK yang memadai dan andal, budaya organisasi yang kolaboratif serta siap berubah, dan dukungan kebijakan-regulasi yang jelas mengenai tata kelola dan perlindungan data. Temuan ini didiskusikan dengan mengaitkannya pada teori kepemimpinan dan manajemen perubahan, sekaligus menyoroti kesenjangan implementasi di berbagai konteks lokal. SLR ini menyimpulkan bahwa integrasi kelima faktor ke dalam perencanaan strategis, program pelatihan berkelanjutan, dan skema pendampingan merupakan prasyarat bagi transformasi digital administrasi sekolah dasar yang efektif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan pada level sekolah maupun pemangku kebijakan yang lebih luas.