Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DEVELOPMENT OF MULTIMEDIA LEARNING OF COEFFICIENT PERFORMANCE INSPECTION IN THE LESSON OF AIR CONDITIONING SYSTEM AND INSTALLATION IN PANDEMIC COVID-19 Maulana, Muhammad Farhan; Sumardi, Kamin; Rohendi, Dedi; salman, Fachrurrazi
Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin) Vol 8, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jmee.v8i1.33701

Abstract

Air conditioning system and installation is one of the subjects in the refrigeration and air conditioning program. One of the materials on the competency is basically explaining about the inspection of Coefficient of Performance (CoP). During this pandemic, students are required to study at home and do online learning. This online learning causes many students to pay less attention to the learning provided. Students are less interested in learning traditional methods because students are easily bored. Students only listen to and write material explanations with rough media. Research on media development is very important, in order to create a medium that is able to support interesting online learning. This research aims to produce proper multimedia learning for CoP examination materials and to know students' response to the application of multimedia in the subjects of the System and the installation of air system CoP inspection materials. The research method used by the agitation of the Research and Development (RD) method. The subject of research for the implementation of this media is students of SMKN 1 Cimahi who have studied cop examination materials. Sample for the implementation of 20 students. Judgement on media is done by media experts and materials experts, namely Lecturers in the Department of Mechanical Engineering Education and teachers at SMKN 1 Cimahi. The results of this study, that multimedia made is said to be feasible with the reference rating scale by experts with the percentage of assessments by media experts and material experts obtained that multimedia learning made is declared feasible, while the improvement of learning results is in the category of Good. Similarly, students' response to multimedia learning used is in a good category
Pengaruh Nilai Permitivitas Relatif Tidak Homogen Terhadap Performansi Pada Antena Mikrostrip Single Layer Patch Rectangular Frekuensi 2,4 – 2,5 Ghz Farhan Awwaliy Maulana Muhammad; Bambang Sumajudin; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antena mikrostrip merupakan antena yang sering digunakan untuk berbagai keperluan karena ukuran yang kecil dan biaya yang murah. Masalah yang dihadapi ketika menggunakan antena mikrostrip adalah bandwidth dan gain yang tidak terlalu besar. Pada dasarnya, menggunakan substrat dengan nilai permitivitas yang rendah akan menghasilkan bandwidth yang besar tetapi dengan dimensi yang lebih besar dan gain yang kecil. Sebaliknya, menggunakan substrat dengan nilai permitivitas yang tinggi akan menghasilkan gain yang besar dan dimensi yang lebih kecil tetapi dengan bandwidth yang kecil. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan menggunakan antena mikrostrip single layer patch rectangular frekuensi 2,4 -2,5 GHz dengan modifikasi pada substrat antena menjadi tidak homogen agar mendapatkan performansi antena yang lebih baik. Modifikasi dilakukan di sekitar tepi patch yang terbagi menjadi tiga jenis segmen, yaitu 5 segmen, 9 segmen, dan 13 segmen. Range nilai permitivitas relatif yang digunakan terbagi menjadi dua, yaitu +18% dan +25% dari nilai substrat homogen. Hasil dari perancangan antena ini adalah meningkatnya performansi antena dimana peningkatan paling besar berupa nilai bandwidth dan gain yang terjadi pada saat kondisi substrat tidak homogen 13 segmen dengan range nilai permitivitas relatif sebesar 25% dan lebar segmen sebesar 1,8 mm. Peningkatan nilai bandwidth yang terjadi sebesar 9,95 MHz atau sebesar 23,275% daripada nilai bandwidth dengan substrat homogen. Sedangkan peningkatan nilai gain yang terjadi sebesar 0,710 dBi atau sebesar 22% daripada nilai gain dengan substrat homogen. Untuk frekuensi tengah dari antena bergeser ke kanan (bertambah) sebesar 295,2 MHz atau sebesar 11,985% daripada frekuensi tengah dengan substrat homogen. Kata kunci: Antena Mikrostrip, Single Layer Patch Rectangular, Permitivitas Relatif Tidak Homogen, Inset Feed Line, Epoxy FR4 Abstract Microstrip antenna is an antenna that is often used for various purposes because of its small size and low cost. The problem faced when using a microstrip antenna is the bandwidth and gain that are not too large. Using a substrate with a low permittivity value will produce large bandwidth but with larger dimensions and smaller gain. Conversely, using a substrate with a high permittivity value will produce a large gain and smaller dimensions but with a small bandwidth. In this study, we designed a single layer patch rectangular microstrip antenna with a frequency of 2.4-2.5 GHz with modifications to the antenna substrate to be not homogeneous to obtain better antenna performance. Modifications are carried out around the edge of the patch which is divided into three types of segments, namely 5 segments, 9 segments, and 13 segments. The range of the relative permittivity values used is divided into two, namely + 18% and + 25% of the value of the homogeneous substrate. The results of this antenna design are increasing antenna performance where the greatest increase is in the form of bandwidth and gain values that occur when 13 segment non-homogeneous substrate conditions with a range of relative permittivity values of 25% and segment widths of 1.8 mm. The increase in bandwidth value is 9.95 MHz or 23.275% compared to the bandwidth value with a homogeneous substrate. While the increase in the gain value is 0.710 dBi or 22% rather than the gain value with a homogeneous substrate. The center frequency of the antenna shifts to the right (increases) by 295.2 MHz or 11.985% rather than the center frequency with a homogeneous substrate Keywords: Microstrip Antenna, Single Layer Patch Rectangular, Non-Homogeneous Relative Permitivity, Inset Feed Line, Epoxy FR4
Hubungan Mobilisasi Dini pada Ibu Primipara Post Seksio Saesaria dengan Tingkat Kemandirian dalam Merawat Bayi di Salah Satu Rumah Sakit di Jakarta Sunaeti, Sunaeti; Maulana, Muhammad Farhan; Idriani, Idriani
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v5i1.22-26

Abstract

Latar Belakang. Mobilisasi dini merupakan aspek yang terpenting dalam pemulihan post seksio sesarea untuk mempertahankan kemandirian ibu primipara. Kenyataan di lapangan pada pasien post seksio sesarea khususnya primipara sudah melakukan mobilisasi dini walaupun kurang maksimal.Objektif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan hubungan mobilisasi dini dengan tingkat kemandirian ibu primipara post seksio sesarea dalam merawat bayi.Metode. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimental kohort dengan pendekatan waktu/prospektif dengan mengobservasi variabel independen dahulu dengan cara mengikuti perubahan pada subjek melalui observasi kepada 45 responden. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data yang digunakan adalah uji normalitas.Hasil. Hasil penelitian 32 responden (71,1%) melakukan mobilisasi dini dengan baik dan 31 responden (68,9%) mempunyai tingkat kemampuan mandiri, sehingga berdasarkan uji analisa data menunjukan bahwa nilai p-value = 0,008 (p-valueα < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan mobilisasi dini dengan tingkat kemandirian ibu.Implikasi Klinis. Rumah sakit perlu mempertimbangkan penambahan media promosi cetak seperti leaflet dan gambar atau langkah-langkah mobilisasi dini yang sesuai dengan SPO (Standar Prosedur Operasional) post operasi seksio sesarea di RSUP Persahabatan untuk mendukung pelaksanaan mobilisasi dini dan tingkat kemandirian ibu primipara.Kata Kunci. Mobilisasi Dini; Tingkat Kemandirian Ibu; Seksio Sesarea; Primipara
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI DARI PEMUNGUTAN DAN PENGELOLAAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR Machfiroh, Ines Saraswati; Hadiani, Yasir; Maulana, Muhammad Farhan
Media Akuntansi dan Perpajakan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): MEDIA AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN INDONESIA
Publisher : Accounting Study Program, Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/mapi.v6i2.3242

Abstract

Penelitian ini mengetahui efektivitas dan efisiensi dari pemungutan dan pengelolaan PKB pada UPPD Pelaihari tahun 2018-2021. Data berupa rekapitulasi penerimaan PKB, anggaran realisasi belanja dan total kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa efektivitas pemungutan PKB pada tahun 2018-2021 pada UPPD Pelaihari dikategorikan sangat efektif dengan hasil nilai rata-rata persentase sebesar 104.1% dan efisiensi pemungutan PKB dengan persentase nilai sebesar 99.9% dikategorikan efisien. Artinya secara keseluruhan penerimaan anggaran sudah berjalan secara baik. Hasil efektivitas dan efisiensi dari pengelolaan PKB menggunakan Analisis SWOT dengan metode kualitatif berdasarkan hasil wawancara dan matrik SWOT menunjukan  pengelolaan PKB pada UPPD Pelaihari masih berjalan kurang optimal, maka strategi yang dipilih guna megoptimalkan UPPD Pelaihari tersebut adalah strategi WO (Weakness-Opportunity).
HUBUNGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN BAHAN MAKANAN SUMBER ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMA MUSLIMIN Nataliningrum, Rr. Desire Meria; Maulana, Muhammad Farhan; Abhijana, Mochamad Farhan; Pastika, Ajeng; Nurfarhah, Gita; Dikna, Raissa Anandhianya; Putri, Herfina Hemadika
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah lebih rendah dari normal. Kekurangan oksigen dalam jaringan otak dan otot menyebabkan gejala anemia, seperti lemah, letih, lesu, dan lunglai. Remaja dalam fase pertumbuhan membutuhkan nutrisi, termasuk zat besi, untuk mendukung perkembangan. Namun, mereka rentan mengalami defisiensi zat besi, yang berisiko menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian tablet tambah darah (TTD) dan konsumsi zat besi harian dengan kadar hemoglobin pada remaja putri. Penelitian dilakukan pada 81 siswi kelas 10 SMA Muslimin Cililin menggunakan Hb Meter, kuesioner konsumsi zat besi dan kepatuhan konsumsi TTD. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan konsumsi zat besi tidak mencukupi dan tidak patuh mengonsumsi TTD (N=25) memiliki rerata kadar hemoglobin 10,85 g/dL. Responden dengan konsumsi zat besi tidak mencukupi tetapi patuh mengonsumsi TTD (N=40) memiliki rerata kadar hemoglobin 12,96 g/dL. Responden dengan konsumsi zat besi mencukupi tetapi tidak patuh mengonsumsi TTD (N=3) memiliki rerata kadar hemoglobin 13,76 g/dL, sementara responden dengan konsumsi zat besi mencukupi dan patuh (N=13) memiliki rerata kadar hemoglobin 12,98 g/dL, yang artinya hasil penelitian sudah sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara konsumsi zat besi harian dengan kadar hemoglobin. Namun, tidak terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kadar hemoglobin pada remaja putri. Sedangkan konsumsi zat besi harian dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah secara bersamaan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kadar hemoglobin responden. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dan bahan makanan sumber zat besi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri kelas X di SMA Muslimin Cililin. Kata kunci: hemoglobin, konsumsi zat besi ,tablet tambah darah DOI : 10.35990/mk.v8n1.p58-70
Dual-Function Aperture-Coupled Spiral Resonator Antenna with Integrated Impedance Matching Network for Enhanced Radiation Performance Mochamad Yunus; Yamato Yamato; Bloko Budi Rijadi; Waryani Waryani; Muhammad Farhan Maulana; Teguh Firmansyah; Achmad Munir
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jet.804

Abstract

This paper proposes the design and implementation of a dual-function aperture-coupled spiral resonator (SR) antenna integrated with a compact impedance matching network (IMN) to achieve enhanced radiation performance and miniaturization. The antenna uses a two-layer FR4 substrate, where the SR is printed on the top layer as the radiating element and excited through a slotted aperture on the ground plane. To maximize power transfer, the IMN, consisting of an inter-digital capacitor (IDC) and a meandered inductor (MI), is embedded into the feed line on the bottom substrate. A comparative study between the conventional SR antenna and the proposed dual-function SR with IMN was conducted. Electromagnetic simulations and experimental measurements demonstrate that the integrated IMN improves the reflection coefficient (S11) by 43.64%, increases radiation efficiency from ~72% to ~87%, and enhances gain from ~3.2 dBi to ~4.8 dBi, while maintaining a compact footprint. The aperture-coupled feeding also contributes to bandwidth enhancement and isolation between the feed and radiating element. This dual-function design effectively resolves the trade-off between miniaturization and radiation performance, demonstrating its applicability for IoT, 5G, and wearable wireless devices.
PELATIHAN DAN PEMASANGAN SOLAR PANEL BAGI SISWA-SISWI SMK PANCAKARYA TANGERANG Muhamad Roihan; Pietr Dorand; Muhammad Farhan Maulana; Vivian Vivian; Justin Justin; Sherly Nur Sausanindra; Khairani Azzahra; Dimas Arya Zanneta
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan sumber   kemampuan untuk melakukan aktifitas. Dengan energi dapat melalukan berbagai kegiatan. Energi listrik merupakan sumber energi untuk mendukung aktifitas. Listrik untuk mengaktifkan lampu, kumputer, pendingin ruang. Energi listrik dapat dibangkitkan dengan solar panel. Dengan solar panel energi membutuhkan sinar matahari, sehingga tidak memperlukan biaya untuk bahan baku. Prodi yang belajar dari pengabdian kepada masyarakat di SMK Pancakarya adalah prodi Teknik Komputer dan Jaringan(TKJ). Pengabdian masyarakat ini dengan melatih untuk desain,  memasang, mengukur dan perawatan  solar panel. Tempat pelatihan di laboratorium komputer, sehingga langsung bisa diterapkan di jaringan komputer.  Solar panel yang dipasang adalah 100 WP. Dengan pengabdian kepada masyarakat mempunyai pengetahuan tentang pemasangan, perawatan, pengukuran solar panel.