Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Penanganan Pernikahan Usia Dini, Stunting dan Pendidikan Melalui Organisasi Nasyiatul Aisyiyah Desa Windurejo, Mojokerto Yelvi Levani; Nurhidayatullah Romadhon; Moch. Syakroni; Amanat Solikah; Yusuf Nurmansyah
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.649

Abstract

Early marriage can increase the risk of stunting in children, as physically and mentally unprepared mothers are often unable to provide adequate nutrition over a long period of time. This results in impaired growth in children, resulting in shorter height than their age standard. Therefore, the importance of education for adolescents is crucial to delay early marriage and ensure optimal health and development for future generations. The purpose of this community service activity is to develop women's insights and skills so that they have critical awareness, solidarity, care, skills, and are committed to becoming actors of social change to avoid household problems. The stages of implementing activities in Windurejo Village are organized systematically consisting of planning, implementation, and follow-up reporting. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge about the dangers of early marriage, the risk of stunting, and the importance of education as a solution. The increase in knowledge was measured through pre-test and post-test which showed an average increase in scores of 30%. Indicators of the success of the activity include the participants' increased understanding of the material presented, active involvement in discussions, and their ability to develop an action plan that reflects their commitment to social change.
Uji Aktivitas Antibakteri Secara In Vitro Ekstrak Daun Jatropha multifida Linn. terhadap Salmonella typhi dengan Metode Difusi Sumuran Vella Rohmayani; Fika Zahratul Aisyah; Ainutajriani Ainutajriani; Dita Artanti; Nurhidayatullah Romadhon
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i2.3294

Abstract

Salmonella typhi merupakan bakteri patogen penyebab demam tifoid yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di berbagai negara berkembang. Penggunaan antibiotik sintetis secara luas dan tidak tepat telah berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif agen antimikroba yang berasal dari bahan alami. Jatropha multifida Linn. (jarak cina) merupakan tanaman obat yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri secara in vitro ekstrak daun Jatropha multifida terhadap pertumbuhan Salmonella typhi serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan variasi konsentrasi ekstrak 85%, 90%, dan 95%. Kloramfenikol digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Setiap perlakuan dilakukan dengan empat kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik Kruskal–Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya efek hambat yang bersifat konsentrasi-dependen dengan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 3,5 mm (85%), 5,75 mm (90%), dan 9 mm (95%). Kontrol positif menunjukkan diameter zona hambat sebesar 21,75 mm, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan adanya zona hambat. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun Jatropha multifida memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dan berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami.
Penguatan Budaya K3 Melalui Implementasi Aplikasi Sibala pada Nelayan di Sukolilo Baru, Bulak Surabaya Vella Rohmayani; Nurhidayatullah Romadhon; Sabda Alam
Journal of Community Development Vol. 7 No. 1 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v7i1.1763

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial bagi nelayan, mengingat tingginya risiko kecelakaan dan bahaya di laut. Nelayan di Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Surabaya, umumnya masih mengandalkan pengetahuan tradisional dan minim akses terhadap informasi K3 yang terstruktur dan cepat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menguatkan budaya K3 di kalangan nelayan melalui pendekatan inovatif berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif dan pendampingan implementasi Aplikasi Siaga Bahaya Laut (Sibala). Aplikasi Sibala dirancang untuk menyediakan informasi tentang kondisi cuaca secara real time, jenis Alat Pelindung Diri (APD) nelayan, prosedur penanganan luka akibat kecelakaan kerja dan kontak darurat. Hasil evaluasi signifikan dengan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 55 menjadi 83 poin. Peningkatan pemahaman terjadi pada materi K3 dan risiko di laut (26%), jenis dan fungsi APD (28%), serta cara pertolongan pertama kecelakaan di laut (25%). Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah implementasi aplikasi Sibala terbukti dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang informasi K3, sekaligus membentuk perilaku preventif yang lebih baik yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam aktivitas melaut sehari-hari
Pemberdayaan Kader dan Komunitas untuk Pendampingan Pasien Tuberkulosis melalui Pendekatan Video Supervised Therapy Yelvi Levani; Aswin Rosadi; Sabda alam; Nurhidayatullah Romadhon; Adimas Setiawan; Firaz Yazar
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1851

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan tantangan utama rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Program ini bertujuan memberdayakan kader dan komunitas IKABAYA melalui pendampingan berbasis Video Supervised Therapy (VST) menggunakan aplikasi Tebas TB untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pasien. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan dan instalasi aplikasi, implementasi pendampingan digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan minum obat dari 60% menjadi 90%, penurunan angka putus obat, serta efisiensi kerja kader karena mampu memantau lebih banyak pasien tanpa harus melakukan kunjungan rumah setiap hari. Pasien juga melaporkan peningkatan motivasi dan rasa percaya diri karena mendapat dukungan sosial dari keluarga dan komunitas. Pembahasan menekankan pentingnya kombinasi teknologi digital dengan pendampingan psikososial untuk memastikan keberhasilan pengobatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan berbasis VST mampu meningkatkan kepatuhan pasien, memperkuat peran kader, dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung kesembuhan, sehingga berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan kasus TBC yang tinggi.