Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemodelan Dampak Perubahan Iklim terhadap Pergerakan dan Dinamika Garis Pantai di Susoh, Aceh Teuku Mudi Hafli; Fasdarsyah Fasdarsyah; Syibral Malasyi; David Sarana; Mukhlis Mukhlis; Muhammad Fauzan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1357

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir memiliki potensi besar bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi, namun pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat. Di Provinsi Aceh, kawasan pesisir semakin rentan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memicu kenaikan muka air laut, peningkatan frekuensi badai, abrasi, serta banjir rob. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Pantai Susoh di Kabupaten Aceh Barat Daya yang memiliki fungsi penting sebagai kawasan wisata dan religius. Namun, abrasi terjadi hampir setiap tahun dan pada Oktober 2023 gelombang pasang akibat anomali iklim merusak lebih dari selusin rumah penduduk. Kondisi ini diperparah oleh banjir rob yang dipengaruhi penurunan muka tanah pasca gempa 2004. Penelitian ini menggunakan pemodelan numerik dengan metode morphological scale factor (morfac) untuk menganalisis kondisi eksisting dan memprediksi dinamika morfologi pantai jangka panjang. Hasil simulasi menunjukkan tren erosi berkelanjutan hingga 50 tahun mendatang dengan kemunduran garis pantai rata-rata ±200,19 m. Oleh karena itu, strategi mitigasi berbasis struktur pantai dan rehabilitasi ekosistem diperlukan untuk mengurangi risiko abrasi dan mendukung pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.   Kata kunci: erosi pantai, mitigasi pesisir, morfac, pemodelan numerik, perubahan iklim   Abstrack   Coastal areas have significant potential for economic, social, and ecological development; however, their utilization remains limited and increasingly pressured by environmental changes. In Aceh Province, coastal regions are becoming more vulnerable due to climate change and human activities that contribute to sea level rise, increased storm frequency, coastal erosion, and tidal flooding. One of the affected areas is Susoh Beach in Southwest Aceh Regency, which plays an important role as a tourism and religious area. However, coastal erosion occurs almost every year, and in October 2023 storm surges triggered by climate anomalies damaged more than a dozen houses. This condition is further exacerbated by tidal flooding influenced by land subsidence following the 2004 earthquake. This study employs numerical modeling using the morphological scale factor (morfac) method to analyze existing conditions and predict long-term coastal morphological dynamics. The simulation results indicate a continuous erosion trend over the next 50 years, with an average shoreline retreat of approximately ±200.19 m. Therefore, mitigation strategies based on coastal protection structures and ecosystem rehabilitation are necessary to reduce erosion risk and support sustainable coastal management.   Keywords: Coastal erosion, coastal mitigation, morfac, numerical modeling, climate change
Pelatihan dan Pendampingan Optimalisasi Penyimpanan Data Digital dengan Teknologi Cloud Storage pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen Ilham Sahputra; Arief Rahman; Bakhtiar Bakhtiar; Burhanuddin Burhanuddin; Syibral Malasyi
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.16695

Abstract

Data pendidikan memerlukan pengelolaan yang terstruktur dan aman untuk mendukung keputusan, pelaporan, dan layanan pendidikan. Sistem konvensional sering terkendala kapasitas, keamanan, dan aksesibilitas, menghambat efisiensi operasional. Efisiensi penyimpanan dan pengelolaan data menjadi sangat penting, termasuk bagi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengoptimalkan penyimpanan data digital menggunakan cloud storage, yang menawarkan kapasitas besar, keamanan tinggi dengan enkripsi dan backup otomatis, serta aksesibilitas dari berbagai perangkat bagi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireun. Diharapkan teknologi ini mengatasi masalah penyimpanan dan meningkatkan efisiensi serta produktivitas kerja. Metode yang digunakan mencakup pelatihan dan pendampingan komprehensif mengenai manfaat, implementasi, kesiapan infrastruktur, dan sumber daya manusia. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, penurunan biaya operasional, serta peningkatan efisiensi pengelolaan data.Diharapkan, dengan pelatihan ini, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireun dapat mengadopsi cloud storage secara efektif, mendukung transformasi digital berkelanjutan, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Pendampingan dan Pemanfaatan Artificial Intelligence Generative untuk Literasi Digital Masyarakat Desa Ilham Sahputra; Cut Agusniar; Muhammad Ikhwanus; Fadliani; Syibral Malasyi; Muhammad
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25195

Abstract

Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya sub-bidang AI generatif, telah menciptakan disrupsi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari interaksi sosial, proses kreasi, hingga mekanisme akses dan pengelolaan informasi. Namun, diseminasi dan pemanfaatan teknologi transformatif ini belum terdistribusi secara merata, khususnya di area pedesaan yang seringkali dihadapkan pada tantangan kesenjangan infrastruktur dan keterbatasan Literasi Digital. Oleh karena itu, inisiasi program pendampingan dan pelatihan yang berfokus pada pemanfaatan AI generatif. Program ini dirancang sebagai upaya sistematis untuk meningkatkan kompetensi Literasi Digital masyarakat desa agar mampu beradaptasi secara proaktif dengan dinamika perkembangan teknologi terkini. Dengan mengadopsi pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini mengantar masyarakat untuk memahami konsep AI generatif, menguasai metode penggunaannya secara produktif dan bertanggung jawab, serta mengaplikasikannya dalam konteks praktis sehari-hari. Dukungan pendampingan yang berkelanjutan, bertujuan untuk menjamin terbentuknya pemahaman yang aplikatif dan kompetensi yang lestari. Hasil dari pengabdian adanya peningkatan kapabilitas yang signifikan dalam hal pemahaman masyarakat terhadap ekosistem digital, kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi, serta daya kreativitas dalam memanfaatkan AI generatif untuk kepentingan personal dan komunal. Pengabdian ini menegaskan bahwa adopsi AI generatif dapat berfungsi sebagai katalisator pemberdayaan masyarakat desa menuju terciptanya transformasi digital yang bersifat inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan langkah fundamental dalam memperkuat ekosistem Literasi Digital di tingkat akar rumput, sekaligus memposisikan masyarakat desa untuk siap menghadapi tantangan dan peluang era teknologi cerdas.
Pemodelan Dampak Perubahan Iklim terhadap Pergerakan dan Dinamika Garis Pantai di Susoh, Aceh Teuku Mudi Hafli; Fasdarsyah Fasdarsyah; Syibral Malasyi; David Sarana; Mukhlis Mukhlis; Muhammad Fauzan
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1357

Abstract

Abstrak   Wilayah pesisir memiliki potensi besar bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan ekologi, namun pemanfaatannya masih terbatas dan menghadapi tekanan lingkungan yang meningkat. Di Provinsi Aceh, kawasan pesisir semakin rentan akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia yang memicu kenaikan muka air laut, peningkatan frekuensi badai, abrasi, serta banjir rob. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Pantai Susoh di Kabupaten Aceh Barat Daya yang memiliki fungsi penting sebagai kawasan wisata dan religius. Namun, abrasi terjadi hampir setiap tahun dan pada Oktober 2023 gelombang pasang akibat anomali iklim merusak lebih dari selusin rumah penduduk. Kondisi ini diperparah oleh banjir rob yang dipengaruhi penurunan muka tanah pasca gempa 2004. Penelitian ini menggunakan pemodelan numerik dengan metode morphological scale factor (morfac) untuk menganalisis kondisi eksisting dan memprediksi dinamika morfologi pantai jangka panjang. Hasil simulasi menunjukkan tren erosi berkelanjutan hingga 50 tahun mendatang dengan kemunduran garis pantai rata-rata ±200,19 m. Oleh karena itu, strategi mitigasi berbasis struktur pantai dan rehabilitasi ekosistem diperlukan untuk mengurangi risiko abrasi dan mendukung pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.   Kata kunci: erosi pantai, mitigasi pesisir, morfac, pemodelan numerik, perubahan iklim   Abstrack   Coastal areas have significant potential for economic, social, and ecological development; however, their utilization remains limited and increasingly pressured by environmental changes. In Aceh Province, coastal regions are becoming more vulnerable due to climate change and human activities that contribute to sea level rise, increased storm frequency, coastal erosion, and tidal flooding. One of the affected areas is Susoh Beach in Southwest Aceh Regency, which plays an important role as a tourism and religious area. However, coastal erosion occurs almost every year, and in October 2023 storm surges triggered by climate anomalies damaged more than a dozen houses. This condition is further exacerbated by tidal flooding influenced by land subsidence following the 2004 earthquake. This study employs numerical modeling using the morphological scale factor (morfac) method to analyze existing conditions and predict long-term coastal morphological dynamics. The simulation results indicate a continuous erosion trend over the next 50 years, with an average shoreline retreat of approximately ±200.19 m. Therefore, mitigation strategies based on coastal protection structures and ecosystem rehabilitation are necessary to reduce erosion risk and support sustainable coastal management.   Keywords: Coastal erosion, coastal mitigation, morfac, numerical modeling, climate change
Analysis of the Choice of Transportation Modes from Lhokseumawe City to Medan City Using the Analytical Hierarchy Process Method Muhammad Afdal; Teuku Muhammad Ridwan; Syibral Malasyi; Nanda Savira Elsa; Yovi Chandra
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 4, No 4 (2024)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v4i4.568

Abstract

Interprovincial movement activities from the city of Lhokseumawe to the city of Medan is a busy travel route because land routes connect many cities. Minibusses and buses serve transportation needs across these cities. Travelers tend to choose minibusses because of their convenience, fast travel time, and the excellent level of comfort provided. The bus mode also offers smooth and comfortable travel, making it a popular choice among travelers on the Lhokseumawe to Medan route. This research aims to determine the characteristics and percentage of transportation mode choices by travelers. The approach used is the analytical hierarchy process method. The results of the analysis showed that the percentage of travelers interested in choosing a particular mode resulted in 42% of passengers choosing the Hiace Minibus, 24% choosing the Sempati Star Bus, 20% choosing the Putra Pelangi Bus, and 14% choosing the Kurnia Bus. The criteria that influence the choice of transportation mode are convenience with a percentage of 22%, time with a percentage of 19%, comfort with a percentage of 16%, cost with a percentage of 15%, headway and safety with a percentage of 14%.
Peningkatan Keterampilan Pekerja Konstruksi Desa Paya Gaboh Melalui Pelatihan Pemasangan Keramik Sesuai dengan SNI: Pendekatan Partisipatif Berbasis Pelatihan Vokasional pada Tenaga Kerja Lokal David Sarana; Nura Usrina; Muhammad Fikry; Sofyan; Syibral Malasyi; Rizal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i3.27126

Abstract

Desa Paya Gaboh di Kabupaten Aceh Utara memiliki tenaga kerja konstruksi lokal yang keterampilannya diperoleh secara turun-temurun tanpa mengacu pada standar baku, sehingga mutu pemasangan keramik belum optimal. Permasalahan yang ditemukan meliputi permukaan keramik tidak rata, nat tidak sejajar, dan efisiensi kerja rendah, yang berdampak pada pemborosan bahan dan biaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis pekerja melalui pelatihan pemasangan keramik berdasarkan Standar Nasional Indonesia Nomor 7395 Tahun 2008. Metode yang digunakan adalah partisipatif-edukatif dengan pendekatan hands-on training, meliputi observasi, penyusunan materi aplikatif, pelatihan teknis (persiapan permukaan, pemotongan, perataan, pengisian nat), penggunaan teknologi tepat guna seperti tile cutter, waterpass, dan benang ukur, serta evaluasi hasil pekerjaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam memasang keramik secara rapi dan presisi sesuai standar mutu, serta tumbuhnya kepercayaan diri tenaga kerja lokal. Dampak kegiatan ini antara lain terbukanya peluang kerja yang lebih luas, peningkatan pendapatan masyarakat, dan terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara pemerintah desa dengan perguruan tinggi dalam program pemberdayaan masyarakat. Luaran yang diperoleh berupa modul pelatihan pemasangan keramik dan terbentuknya kelompok tukang terlatih di tingkat desa yang mampu menerapkan keterampilan secara mandiri.