Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Deiksis

KABANA, KANTUNG BELANJA RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI BAGIAN DARI GREEN MARKETING Studi Kasus: Penggunaan Kantung Belanja Ramah Lingkungan pada Perusahaan Ritel di Indonesia Nurhablisyah Nurhablisyah; Yulianto Hadiprawiro
Deiksis Vol 5, No 02 (2013): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.447 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v5i02.468

Abstract

Kabana, atau kain serba guna, adalah kantung belanja ramah lingkungan yang dihasilkan dari penelitian yang berjudul ”Perancangan Kantung Belanja Ramah Lingkungan Sebagai bagian dari Green Marketing.” Penelitian ini didasari pada hasil penelitian yang menyebutkan bahwa kantung belanja ramah lingkungan yang ada dipasaran masih memiliki kekurangan dari segi desain, kegunaan, dan bahan. Kabana dpat digunakan menjadi beberapa fungsi seperti tutup tas, jas hujan, taplak, celemek, dan lainnya. Dari 3 mahasiswa yang menjadi key informan mengatakan desain kabana sudah menarik, namun untuk penempatan atribut masih perlu diperbaiki. Dari 3 pengusaha yang diwawancara mengatakan kabana dianggap menarik dan dapat digunakan untuk keperluan ritel, namun masih harus disempurnakan lagi. Pakar kemasan juga menilai Kabana bisa menjadi alternatif kain ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai kantung belanja tetapi masih butuh perbaikan terutama dalam hal penempatan kancing velcrow.Kata kunci: kantung belanja, ramah lingkungan, green marketing
ETIKA PERIKLANAN, ADA DAN TIADA: Studi Pustaka mengenai Etika Periklanan Indonesia dan Pelanggaran Periklanan Televisi di Indonesia pada tahun 2009-2010 Nurhablisyah Nurhablisyah
Deiksis Vol 2, No 04 (2010): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.966 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v2i04.409

Abstract

Masyarakat seringkali mengeluhkan tayangan iklan televisi yang dianggap memberikan pengaruh buruk kepada anak-anak. Padahal Dewan Periklanan Indonesia melalui Etika Pariwara Indonesia (EPI) telah membuat petunjuk dalam membuat iklan yang ideal bagi pelaku periklanan. Melalui EPI dan bahan-bahan yang lain, masyarakat dapat mempelajari dunia periklanan dan ikut berpartisipasi dalam pengawasan tayangan iklan. Hal ini tidak hanya menyelamatkan generasi selanjutnya, namun juga meningkatkan kuliatas industri periklanan Indonesia.Kata kunci: Etika Periklanan, Pelanggaran Etika Periklanan Televisi, Pengawasan masyarakat
MINYAK HABIS, JUALAN KERIS, Studi Kasus: Keberhasilan Drama TV Korea Selatan dalam Meningkatkan Pemasukan dalam Negeri dari Sektor Pariwisata Nurhablisyah Nurhablisyah
Deiksis Vol 2, No 02 (2010): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.98 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v2i02.397

Abstract

Di tahun 1960-an Korea Selatan adalah salah satu negara termiskin di dunia. Namun kini, Korsel menjadi negara terkaya nomor 4 jika dilihat dari pendapatan rata-rata per kapitanya yaitu $ 27.700 pada tahun 2009. Korea Selatan juga mengukuhkan citranya dengan mengekspor kebudayaannya melalui tarian, musik, dan drama melalui televisi. Hiburan gaya Korea Selatan ini dikenal dengan sebutan Hallyu. Hallyu mulai dikenal masyarakat dunia ketika drama Tv berjudul Winter Sonata diproduksi dan diedarkan di Asia pada tahun 2003, sejak itu pula sektor pariwisata Korsel semakin meningkat. Keberhasilan Korea Selatan dalam mempromosikan negaranya melalui drama TV memberikan kontribusi terhadap pemasukan negara yang tidak selalu harus bergantung pada sektormigas.Kata Kunci: Drama TV, Korea, Pariwisata
BLOG SEBAGAI BAGIAN DARI MEDIA RELATIONS Peran Blog untuk Menjembatani Tujuan Organisasi Nurhablisyah Nurhablisyah
Deiksis Vol 3, No 03 (2011): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.339 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v3i03.435

Abstract

Blog saat ini sudah menjadi bagian dalam organisasi untuk menjembati aspirasi publik terhadap organisasi dan sebaliknya. Blog juga menjadi cara yang digunakan oleh organisasi untuk berhubungan dengan media. Dengan mengakses blog, informasi yang tersedia dapat menjadi referensi media masa sebagai referensi tulisan atau berita. Namun pengelolaan blog organisasi membutuhkan perhatian lebih. Blog sebaiknya dikelola oleh orang yang memahami karakter dan tujuan organisasi. Ini penting mengingat di dalam blog, pengunjung dapat memberi komentar dan bertanya kepada pengelola. Jawaban atas pertanyaan itu merepresentasikan sikap, kebijakan dan respon dari organisasi yang bersangkutan. Blog juga memiliki sifat pembaruan informasi yang kontinyu, menghubungkan para pengunjung dan menjadi alat promosi yang cepat bagi perusahaan. Dengan pengelolaan blog yang serius, diharapkan tujuan organisasi akan terjcapai. Blog tidak hanya membantu komunikasi organisasi pada publik dan media, juga secara internal.Key word: Blog, Media Relations, Organisasi