Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN EFEK HALL PADA BAHAN SEMIKONDUKTOR MENGGUNAKAN SENSOR TEGANGAN DC DAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO Likha Afrianti Putri; Andi Rosman; Ummu Kalsum; Nur Aisyah Humairah; Mutmainnah Badu; Fatmawati Fatmawati; Deskiana Linda
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7922

Abstract

Efek Hall merupakan salah satu fenomena penting dalam karakterisasi bahan semikonduktor. Pemanfaatannya dalam penelitian maupun pembelajaran sangat penting untuk memahami sifat kelistrikan material, akan tetapi sistem pengukuran konvensional umumnya membutuhkan peralatan yang mahal dan kompleks Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengukuran efek Hall yang sederhana, efisien, dan ekonomis dengan menggunakan sensor tegangan DC yang diintegrasikan dengan mikrokontroler Arduino UNO sebagai pusat akuisisi data. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen yang meliputi perancangan rangkaian pengukuran, pemrograman Arduino untuk pembacaan data tegangan Hall, serta pengujian sampel semikonduktor dengan variasi arus listrik dan medan magnet. Data hasil pembacaan sensor tegangan DC dibandingkan dengan nilai tegangan pada power supply untuk melihat nilai akurasi sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi tegangan Hall dengan baik pada tegangan minimal 0,64 V dan tegangan maksimal 0,88 V. Sementara pada arusnya berada pada nilai minimal 0,006 mA dan nilai maksimalnya 2,185 mA. Data arus dan tegangan Hall yang diperoleh melalui sensor tegangan DC menghasilkan persamaan y =0,3135ln(x) + 3,4297 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9787 yang menandakan tingkat kesesuaian sangat tinggi dengan teori. Nilai rata-rata error yang diperoleh sebesar 2,77% menunjukkan akurasi sistem pengukuran yang cukup baik. Dengan demikian, sistem pengukuran efek Hall berbasis sensor tegangan DC dan Arduino UNO yang dirancang terbukti mampu memberikan hasil pengukuran dengan tingkat akurasi tinggi dan kesesuaian yang sangat baik terhadap teori, sehingga layak digunakan sebagai instrumen alternatif dalam penelitian maupun pembelajaran sifat kelistrikan semikonduktor.
Penerapan Program Kompos Sampah Organik di UPTD SMA Negeri 3 Majene untuk Mendukung Sekolah Hijau: Pengabdian Hilda Hilda; Namira Namira; Nurhalizah Nurhalizah; Fatmawati Fatmawati; Shofiyyah Shofiyyah; Sarini Rasyid; Selfira Indrayanti; Sufyan Hakim; Muh. Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6872

Abstract

Sampah organik menjadi masalah lingkungan yang signifikan di Indonesia, termasuk di sekolah. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah ini dapat menyebabkan pencemaran dan meningkatkan emisi gas rumah kaca. Artikel ini membahas program pengomposan sampah organik di UPTD SMA Negeri 3 Majene sebagai upaya mewujudkan Sekolah Hijau. Program yang dimulai pada September 2025 ini melibatkan siswa dan mahasiswa Asistensi Mengajar. Kegiatannya meliputi pengumpulan sampah organik dari kantin dan lingkungan sekolah, pencacahan manual, serta pengomposan menggunakan EM4 dan gula merah dalam drum bekas. Hasilnya, sekitar 60 kg sampah organik diolah menjadi 25 kg kompos matang berkualitas baik. Pemanfaatan kompos terbukti meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman di sekolah. Selain mengurangi sampah, program ini meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan. Kendala seperti keterbatasan alat pencacah dan wadah penyimpanan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program. Program ini menunjukkan bahwa pengomposan sampah organik tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan lingkungan yang efektif sesuai prinsip Sekolah Hijau.