Ahmad Qusairi
Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Transfer Lintas Bahasa Arab–Inggris dalam Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali Nur Hanifansyah; Ahmad Makki Lazuardi; Ahmad Qusairi; Muhamad Solehudin; Masnun Masnun; Segaf Baharun; Menik Mahmudah
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.1-6.2026

Abstract

Penguatan kompetensi bahasa Inggris di lingkungan pesantren memerlukan pendekatan yang adaptif terhadap latar belakang linguistik santri, khususnya bagi mereka yang telah fasih berbahasa Arab. Pengabdian ini bertujuan merumuskan dan mengimplementasikan model transfer lintas bahasa Arab–Inggris dalam pendampingan pembelajaran bahasa Inggris dasar di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali selama satu bulan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan memanfaatkan prinsip cross-linguistic transfer dan scaffolding, di mana struktur dan makna bahasa Arab diaktivasi sebagai jembatan konseptual untuk memahami bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan orientasi konseptual, integrasi struktur dasar, pemetaan semantik kosakata, serta praktik komunikatif sederhana, dengan evaluasi melalui observasi, tes pemahaman awal dan akhir, serta angket persepsi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model transfer lintas bahasa efektif dalam menurunkan beban kognitif awal, mempercepat pemahaman struktur kalimat nominal dan fungsi kata tanya, serta memperkuat penguasaan kosakata dasar melalui pemetaan semantik antara kedua bahasa. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri santri dalam menggunakan bahasa Inggris secara sederhana. Secara konseptual, pengabdian ini menghadirkan model pedagogis kontekstual bagi pesantren bilingual yang memanfaatkan bahasa Arab sebagai modal linguistik strategis dalam penguatan kompetensi bahasa global. Model ini berpotensi direplikasi pada lembaga pendidikan Islam serupa untuk mendukung pengembangan pembelajaran bahasa asing yang lebih efektif dan berkelanjutan.
HYBRIDIZED SPIRITUAL–TOTAL QUALITY MANAGEMENT IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: MANAGING A SUSTAINABLE ARABIC LANGUAGE ENVIRONMENT Zainal Abidin; Akhmad Fauzi Hamzah; Ahmad Qusairi; Musleh Harry; Ikmal Wahyudi
Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2026): Juni
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/leadership.v7i2.4593

Abstract

This study aims to look into the management of the Arabic language environment (Biah Arabiyah) in Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Indonesia, using the Total Quality Management (TQM) theory with the integration of spiritual values. This study sought to explore the role of the management of the organization in the sustainability of the Arabic Language Environment. This current study used a qualitative case study method. Participants of the current study included the pesantren management, the language program management, teachers, and students, as they were the key individuals involved in the implementation of the Arabic Language Environment. Thematic analysis of the data revealed the following findings: The sustainability of the Arabic Language Environment is supported by the following three mechanisms: the planning of the language environment, the embedding of the use of the Arabic Language in the academic and social activities of the pesantren, and the supervision of the institution. In addition, spiritual values embedded in the pesantren culture strengthen students’ intrinsic motivation to maintain the use of Arabic in daily communication. These findings lead to the development of a conceptual framework called the Hybridized Spiritual–TQM Model, which integrates quality management principles with spiritual values to sustain the language learning environment. Keywords: Arabic Language Environment; Spiritual Culture; Total Quality Management.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan lingkungan berbahasa Arab (Biah Arabiyah) di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Indonesia, menggunakan teori Total Quality Management (TQM) dengan integrasi nilai-nilai spiritual. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi peran manajemen organisasi dalam keberlanjutan Lingkungan Berbahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Partisipan meliputi manajemen pesantren, manajemen program bahasa, guru, dan siswa, karena mereka adalah individu kunci yang terlibat dalam implementasi Lingkungan Berbahasa Arab. Analisis tematik data mengungkapkan temuan sebagai berikut: Keberlanjutan Lingkungan Berbahasa Arab didukung oleh tiga mekanisme berikut: perencanaan lingkungan bahasa, pengintegrasian penggunaan Bahasa Arab dalam kegiatan akademik dan sosial pesantren, dan pengawasan lembaga. Selain itu, nilai-nilai spiritual yang tertanam dalam budaya pesantren memperkuat motivasi intrinsik siswa untuk mempertahankan penggunaan Bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari. Temuan-temuan ini mengarah pada pengembangan kerangka kerja konseptual yang disebut Model Spiritual-TQM Hibrida, yang mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen mutu dengan nilai-nilai spiritual untuk mempertahankan lingkungan pembelajaran bahasa. Kata kunci: Budaya Spiritual; Lingkungan Bahasa Arab; Manajemen Mutu Total.