Atikah Nurul Asdah
Universitas Negeri Makassar

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PRAKTIK CAMPUR KODE DAN BAHASA SLANG PADA KOLOM KOMENTAR TIKTOK: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK DIGITAL GENERASI Z: CODE MIXING AND SLANG PRACTICES IN TIKTOK COMMENT COLUMN: A DIGITAL SOCIOLINGUISTIC STUDY OF GENERATION Z Atikah Nurul Asdah; Shafariana
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5204

Abstract

Perkembangan media sosial digital memengaruhi pola komunikasi masyarakat, khususnya Generasi Z dalam penggunaan bahasa pada ruang virtual. TikTok menjadi salah satu platform yang memperlihatkan dinamika penggunaan campur kode dan bahasa slang melalui interaksi pada kolom komentar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk praktik campur kode dan bahasa slang serta menganalisis fungsi sosial penggunaan bahasa dalam komunikasi digital Generasi Z pada kolom komentar TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian berasal dari kolom komentar TikTok yang memiliki tingkat interaksi tinggi. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung campur kode dan bahasa slang. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik campur kode pada komentar TikTok didominasi penggunaan unsur bahasa Inggris seperti if he want he would, work life balance, dan success. Sementara itu, bahasa slang tampak pada penggunaan bentuk informal seperti lo, jir, gimana, dan yah. Penggunaan campur kode dan bahasa slang memiliki fungsi sebagai sarana ekspresi emosional, solidaritas sosial, humor digital, serta representasi identitas Generasi Z dalam ruang media sosial. Penelitian ini juga menemukan adanya transformasi fungsi beberapa kosakata formal menjadi bahasa populer digital dalam komunikasi virtual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolom komentar TikTok menjadi ruang berkembangnya variasi bahasa digital yang dipengaruhi budaya internet, tren media sosial, dan globalisasi bahasa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI TEKS BERITA SISWA KELAS XI SMAN 19 BONE : THE EFFECT OF THE APPLICATION OF THE PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MODEL ON THE OUTCOMES OF LEARNING INDONESIAN LANGUAGE IN NEWS TEXT MATERIALS OF GRADE XI STUDENTS OF SMAN 19 BONE Atikah Nurul Asdah; Nurul Alizah
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5205

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi Teks Berita yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMAN 19 Bone. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 19 Bone. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI MIPA 1 sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) menggunakan instrumen tes yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 28,72 (setara nilai 84,4) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 23,44 (setara nilai 68,9). Berdasarkan uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung = 8,45 > t-tabel = 1,99 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model PjBL terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia materi Teks Berita siswa kelas XI SMAN 19 Bone.
ANALISIS TINGKAT KETERLIBATAN SISWA (STUDENT ENGAGEMENT) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 DUA BOCCOE : ANALYSIS OF THE LEVEL OF STUDENT ENGAGEMENT IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING AT SMP NEGERI 1 DUA BOCCOE Atikah Nurul Asdah; Revalina Febrianti
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5208

Abstract

Keterlibatan siswa (student engagement) merupakan salah satu faktor yang berperan dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran. Tingkat keterlibatan siswa dapat memengaruhi kualitas partisipasi, ketertarikan, serta usaha yang diberikan selama mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterlibatan siswa (student engagement) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Dua Boccoe berdasarkan dimensi behavioral engagement, emotional engagement, dan cognitive engagement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup yang terdiri atas 20 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan siswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup dengan persentase rata-rata sebesar 41%. Berdasarkan dimensi keterlibatan, cognitive engagementmemperoleh persentase tertinggi sebesar 46% dan berada pada kategori cukup, diikuti behavioral engagement sebesar 42% dengan kategori cukup. Sementara itu, emotional engagement memperoleh persentase terendah sebesar 36% dan termasuk dalam kategori lemah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia belum berkembang secara seimbang pada seluruh dimensi keterlibatan. Aspek kognitif dan perilaku telah menunjukkan kondisi yang cukup baik, sedangkan aspek emosional masih memerlukan perhatian. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara lebih optimal.
ANALISIS PERSEPSI SISWA KELAS X TERHADAP PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DI SMAN 8 PANGKEP: ANALYSIS OF STUDENTS' PERCEPTION OF GRADE X TOWARDS THE IMPLEMENTATION OF THE PROJECT BASED LEARNING (PJBL) LEARNING MODEL AT SMAN 8 PANGKEP Atikah Nurul Asdah; Suryanita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penerapan Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 8 Pangkep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Populasi penelitian berjumlah 21 siswa kelas X yang telah mengikuti pembelajaran berbasis proyek, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket persepsi yang terdiri atas 24 butir pernyataan dengan skala Likert empat tingkat. Instrumen mengukur lima aspek persepsi, yaitu kesesuaian model terhadap materi pembelajaran, kreativitas belajar, hasil belajar dan pemahaman konsep, kolaborasi dan kerja tim, serta motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase capaian pada setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap penerapan PjBL berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,08 atau setara dengan 77,0% dari skor maksimum. Aspek kesesuaian model terhadap materi memperoleh skor tertinggi (M = 3,17), diikuti kolaborasi dan kerja tim (M = 3,09), hasil belajar dan pemahaman konsep (M = 3,06), kreativitas belajar (M = 3,05), serta motivasi belajar (M = 3,01). Temuan penelitian menunjukkan bahwa PjBL dipersepsikan mampu mendukung pembelajaran yang kontekstual, meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta mengembangkan kemampuan kolaboratif. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa aspek kreativitas dan motivasi belajar masih memerlukan penguatan dalam implementasinya. Hasil penelitian memberikan kontribusi empiris mengenai persepsi siswa terhadap PjBL pada pembelajaran Bahasa Indonesia serta dapat menjadi dasar evaluasi dalam optimalisasi penerapan pembelajaran berbasis proyek pada era Kurikulum Merdeka.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN KOMUNIKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS DI MADRASAH TSANAWIYAH JANGKALI: IMPLEMENTATION OF COMMUNICATIVE LEARNING METHODS IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING: A CASE STUDY AT JANGKALI TSANAWIYAH MADRASAH Nur Anita Syamsi Safitri; Fidya Ramadani; Atikah Nurul Asdah
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5280

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran komunikatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MTs Jangkali, Kabupaten Bone. Fokus penelitian mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hambatan yang dihadapi guru, serta strategi yang digunakan untuk mengatasi berbagai kendala selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai informan utama. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran komunikatif dilakukan dengan mengembangkan materi Bahasa Indonesia menjadi berbagai aktivitas yang memungkinkan siswa menggunakan bahasa dalam konteks yang bermakna dan dekat dengan kehidupan mereka. Pelaksanaan pembelajaran diwujudkan melalui kegiatan diskusi kelompok, simulasi, wawancara, dan presentasi yang mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses komunikasi. Penelitian juga menemukan beberapa hambatan, yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan kemampuan berbahasa siswa, pengelolaan kelas, dan keterbatasan sarana pendukung. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru menerapkan strategi berupa perencanaan kegiatan yang terstruktur, pembelajaran bertahap sesuai karakteristik siswa, penguatan aturan pembelajaran, serta pemanfaatan lingkungan madrasah sebagai sumber belajar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembelajaran komunikatif pada konteks madrasah berkembang melalui integrasi aktivitas berbahasa, pendidikan karakter, dan pemanfaatan lingkungan sosial-keagamaan sebagai sumber belajar yang mendukung proses komunikasi siswa.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII DI SMPN 2 TELLU SIATTINGE: INDONESIAN LANGUAGE LEARNING BASED ON PROBLEM BASED LEARNING IN DEVELOPING CRITICAL THINKING ABILITIES OF GRADE VII STUDENTS AT SMPN 2 TELLU SIATTINGE Nur Anita Syamsi Safitri; Firna Firana; Atikah Nurul Asdah
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Problem Based Learning (PBL) serta menganalisis pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Tellu Siattinge. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII dan seorang guru Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Problem Based Learning dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu orientasi masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan kelompok, penyajian hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan metode tersebut memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa yang terlihat pada kemampuan menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, menyusun kesimpulan, serta memecahkan masalah dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan sikap belajar berupa meningkatnya keaktifan dalam diskusi, keberanian mengemukakan pendapat, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa sehingga relevan diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL, KOMUNIKATIF, KOOPERATIF DAN STRUKTURAL PADA TEKS PROSEDUR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Atikah Nurul Asdah; Muhammad Musawir
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.84330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi pendekatan pembelajaran dalam pembelajaran teks prosedur di sekolah menengah atas dengan menitikberatkan pada aktivitas dan interaksi siswa sebagai indikator utama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas menggunakan instrumen terstruktur pada berbagai pendekatan pembelajaran, yaitu kontekstual, komunikatif, kooperatif, dan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual paling efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa, sedangkan pendekatan komunikatif unggul dalam membangun interaksi pembelajaran. Pendekatan kooperatif efektif dalam mendorong kerja sama, namun menunjukkan ketimpangan partisipasi, sementara pendekatan struktural mendukung pemahaman sistematis tetapi kurang kontekstual. Simpulan penelitian menegaskan bahwa efektivitas pembelajaran ditentukan oleh integrasi pendekatan yang berorientasi pada aktivitas dan interaksi siswa.
IMPLEMENTASI ASESMEN AUTENTIK BERBASIS PROYEK DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK: STUDI KASUS DI PERGURUAN TINGGI Muhammad Musawir; Atikah Nurul Asdah
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i2.84133

Abstract

Implementasi Asesmen Autentik Berbasis Proyek dalam Pembelajaran Menyimak: Studi Kasus di Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen autentik berbasis proyek dalam pembelajaran menyimak, menganalisis efektivitasnya terhadap keterampilan menyimak mahasiswa, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap model asesmen tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif dalam desain studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa pada mata kuliah keterampilan menyimak di perguruan tinggi yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen autentik berbasis proyek dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, penilaian, dan refleksi. Implementasi tersebut terbukti efektif meningkatkan keterampilan menyimak mahasiswa dengan rata-rata skor meningkat dari 64,3 menjadi 80,0, terutama pada aspek evaluasi informasi. Mahasiswa juga menunjukkan tingkat keterlibatan dan persepsi positif terhadap asesmen ini, meskipun terdapat kendala pada aspek adaptasi awal, teknis, dan waktu. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa asesmen autentik berbasis proyek tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai strategi pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan menyimak secara komprehensif dan kontekstual.