Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digitalpreneurship for Underserved Youth: Penguatan Motivasi Wirausaha melalui Strategi Pemasaran Digital Produk Konsumen Donant Alananto Iskandar; Ignatius Ario Sumbogo; Anjar Dwi Astono; Triyono Arief Wahyudi; Maulana Malik Muhammad; Florencia Irena Lawita; Wakhyudin Wakhyudin; Andi Aditya Hardinto
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/7gbcy666

Abstract

The development of the digital economy has opened up new opportunities for young people to build businesses with relatively limited capital. However, Underserved Youth still face various obstacles in developing entrepreneurial motivation, particularly limited access to capital, minimal business experience, and a poor understanding of digital marketing. This community service activity, held on Wednesday, March 11, 2026, aimed to increase entrepreneurial motivation while providing training on digital marketing strategies for consumer products relevant to Generation Z. The program targeted Underserved Youth. The implementation method used a participatory approach through needs observation, material delivery, interactive discussions, promotional content creation simulations, and qualitative evaluations. The material covered entrepreneurial motivation, an introduction to Generation Z consumer behavior, the use of social media as a promotional tool, and the development of simple yet effective digital content. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of business opportunities in the digital era, a growing awareness that limited capital is not the main obstacle to starting a business, and an increased motivation to utilize digital platforms as a marketing tool. This program demonstrated that contextual digital marketing training could be a strategic instrument in fostering an entrepreneurial spirit among the younger generation.
Pelatihan Bisnis Sehat, Dompet Kuat, Belajar Akuntansi Digital: Bekal Pengusaha Muda Membangun Sustainable Economy Florencia Irena Lawita; Dading Damas Ario Wicaksono; Teguh Yanto; Eveline Mischeilla Yolanda; Maria Stephanie Imanuel
Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2026
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v5i2.117

Abstract

Rendahnya literasi keuangan di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu hambatan utama keberlanjutan usaha di Indonesia. Permasalahan ini diperparah oleh lemahnya kemampuan membuat laporan keuangan, ketidakmampuan memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman finansial dan kecakapan pembukuan berbasis digital di kalangan pengusaha muda. Pelatihan dirancang dalam tiga pilar utama, yaitu Bisnis Sehat yang mencakup profitabilitas, arus kas, dan pengelolaan utang; Dompet Kuat yang meliputi penganggaran, perencanaan keuangan, dan pengambilan keputusan finansial; serta Akuntansi Digital yang mengintegrasikan prinsip pencatatan berbasis teknologi untuk mendukung keberlanjutan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Mei 2026 di SMK Media Informatika dengan melibatkan 47 peserta menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup pemaparan materi, simulasi praktis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman awal peserta berkisar antara 85–91% per indikator, sementara rata-rata nilai post-test mencapai 93,92 dari 100, mengindikasikan efektivitas program dalam membekali pengusaha muda dengan kompetensi keuangan dan akuntansi digital sebagai fondasi membangun sustainable economy.
Pengaruh Self Assessment System, Teknologi Informasi, dan Pemahaman Perpajakan terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Tangerang Raya Nicholas Nathan Santoso; Angeliny Angeliny; Florencia Irena Lawita
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v4i3.5220

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Self-Assessment System, information technology utilization, and tax knowledge on the compliance level of individual taxpayers in the Greater Tangerang area. Tax compliance plays a crucial role in supporting state revenue, especially in the current era of digitalized tax systems. A quantitative approach was employed using a survey method through the distribution of questionnaires. The sampling technique used was purposive sampling, targeting individual taxpayers who are registered and actively report their taxes. The collected data were analyzed using SPSS version 26, including tests for validity, reliability, classical assumptions, and multiple linear regression analysis. The results indicate that the Self-Assessment System, information technology, and tax knowledge have a positive and significant influence on taxpayer compliance. These findings reinforce the importance of regulatory understanding, accessible electronic systems, and active taxpayer participation in fulfilling tax obligations independently. This research is expected to serve as a reference for tax authorities in formulating more effective strategies to increase taxpayer compliance through education and improvements in digital tax systems.