Wakhyudin Wakhyudin
STIE Pengembangan Bisnis dan Manajemen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN RISIKO DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH : BANK SYARIAH Sasli Rais; Wakhyudin Wakhyudin
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 18 No 2 (2013): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.17 KB)

Abstract

Dalam sistem ekonomi konvensional salah satu bidang yang dipelajari adalah lembaga keuangan, yang lebih dominan dengan kegiatan terkait dengan perbankan. Hal ini dikarenakan bank merupakan lembaga keuangan yang cukup intens dinamika perkembangannya sehingga perlu dipelajari dinamika yang terjadi, tanpa menafikkan peran penting dari lembaga keuangan lainnya. Dalam perbankan, dipelajari pemberian kredit dan sumber dana perbankan, suku bunga, dan sebagainya.
Digitalpreneurship for Underserved Youth: Penguatan Motivasi Wirausaha melalui Strategi Pemasaran Digital Produk Konsumen Donant Alananto Iskandar; Ignatius Ario Sumbogo; Anjar Dwi Astono; Triyono Arief Wahyudi; Maulana Malik Muhammad; Florencia Irena Lawita; Wakhyudin Wakhyudin; Andi Aditya Hardinto
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/7gbcy666

Abstract

Sektor industri manufaktur otomotif memiliki karakteristik lingkungan kerja bertekanan tinggi yang rentan memicu stres kerja dan penurunan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan karyawan PT Denso Manufacturing Indonesia agar mampu mengelola stres secara mandiri melalui pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), intervensi melibatkan 58 karyawan dalam sesi psikoedukasi, pelatihan restrukturisasi kognitif menggunakan Automatic Thought Record, dan refleksi, dilaksanakan tanggal 17 Februari 2026. Hasil evaluasi menunjukkan efektivitas yang signifikan, di mana lebih dari 70% peserta menunjukkan kemampuan dalam mengidentifikasi distorsi pikiran dan melakukan restrukturisasi pikiran negatif. Intervensi ini berhasil menggeser penilaian kognitif peserta terhadap beban kerja dari ancaman menjadi tantangan, yang berdampak pada perbaikan regulasi emosi dan fokus kerja. Sebagai tindak lanjut, mitra berkomitmen mengintegrasikan modul manajemen stres berbasis kognitif ini ke dalam sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan untuk menjamin keberlanjutan program.