Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran kimia menjadi kebutuhan esensial untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di era revolusi industri 4.0. ChemDraw merupakan perangkat lunak penting untuk visualisasi struktur kimia yang perlu dikuasai guru kimia dalam penyusunan materi ajar dan evaluasi. Namun, guru MGMP Kimia di Kabupaten Pangkep masih memiliki keterbatasan pemahaman dalam penggunaan ChemDraw. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelatihan ChemDraw melalui perbandingan hasil pretest dan posttest peserta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre eksperimental tipe one group pretest–posttest design. Pemilihan peserta menggunakan teknik purposive sampling, yaitu guru kimia aktif yang belum pernah mengikuti pelatihan penggunaan ChemDraw sebelumnya dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan dari awal hingga akhir. Peserta diberikan pretest sebelum pelatihan, mengikuti pelatihan berbasis praktik, dan diakhiri dengan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 65,38 menjadi 81,67 dari 100 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan ChemDraw efektif meningkatkan pemahaman peserta yang menjadi dasar penguatan keterampilan penggunaan perangkat lunak dalam pembelajaran kimia. Disimpulkan bahwa pelatihan ChemDraw berkontribusi positif terhadap penguatan kompetensi digital guru kimia di Kabupaten Pangkep. Kegiatan pengabdian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan yang berfokus pada integrasi ChemDraw dengan media pembelajaran digital lainnya serta penerapannya secara langsung dalam pengembangan bahan ajar dan evaluasi pembelajaran kimia berbasis teknologi.