Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pandangan Hukum Islam Terhadap Kerja Sama Gaduh Sapi di Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen Berkah Subaiti; Istianah Istianah; Wage Wage
JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Volume 2, No. 1, April 2019
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.692 KB) | DOI: 10.30595/jhes.v2i1.4474

Abstract

Lazimnya kerja sama gaduh sapi yang dilakukan masyarakat Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen telah menjadi tradisi sejak dulu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik dan pandangan hukum Islam terhadap praktik gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini kualitatif deskriptif dan subjek penelitian ini adalah masyarakat Desa Lembupurwo yang melaksanakan kerja sama gaduh sapi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang penulis lakukan adalah memilah data yang dihasilkan dari wawancara dan dokumentasi sebagai sumber utama sementara sumber pendukung menggunakan jurnal artikel, buku,dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen mengikuti kebiasaan masyarakat baik dari segi cara, modal dan pembagian keuntungannya. Model kerja sama gaduh sapi yang dilakukan menggunakan dua system yaitu penggemukan dan pembibitan. Dalam pandangan hukum Islam praktik kerja sama gaduh sapi di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen telah sesuai dengan hukum Islam, yakni menggunakan akad muḍārabah muţlaqah.
Pembiayaan Umroh Melalui Dana Talangan Umroh Perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Roanna Davin Pamungkas; Wage Wage
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 1, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.681 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i1.9103

Abstract

Pembiayaan umrah melalui dana talangan merupakan suatu produk yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga keuangan syariah, termasuk PT. Federal International Finance (Amitra). Pembiayaan umrah melalui dana talangan umrah ini menggunakan akad ijarah multijasa, dengan mengacu pada Fatwa DSN MUI No. 09/DSN-MUI/VI/2000 tentang Pembiayaan Ijarah dan Fatwa DSN MUI No.  44/DSN-MUI/VIII/2004 tentang pembiayaan multijasa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pembiayaan umrah melalui dana talangan di PT. Federal International Finance (Amitra) serta analisis perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan in-depth interview, observasi serta dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis induktif.Berdasarkan hasil penelitian, dalam mekanisme pembiayaan umrah, nasabah berkewajiban menyerahkan uang muka sebesar 20% dari harga paket umrah dengan tambahan biaya registrasi. Ujrah yang didapatkan berdasarkan kesepakatan bersama dan tidak menetapkan adanya denda dan agunan. Analisis perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia pada pembiayaan umrah di PT. Federal International Finance (Amitra) belum sepenuhnya memenuhi ketentuan dalam fatwa, yaitu adanya jahalah (ketidaktahuan) mengenai biaya administrasi dan kurangnya kemampuan analis pembiayaan.
Praktik Jekat dalam Sewa-Menyewa Sawah di Desa Singasari dalam Perspektif Hukum Islam Farida Nur Umami; Wage Wage
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 1, Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.678 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i1.9120

Abstract

Muamalah adalah salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan muammlah adalah salah satukegiatan yang pasti setiap harinya dilakukan oleh setiap manusia. Ada berbagai jenis muamalah yang ada, diantara banyak jenis muammalah ada yang dinamakan sewa-menyewa (ijarah) dan pemberian (hibah). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimna praktik dan pandangan hukum islam terhadap praktik Jekat yang masuk dalam kategori hibah. Jekat muncul karena adanya akad sewa menyewa sawah di desa Singasari Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sifat analisis data adalah induktif yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan akad sewa-menyewa yang ada di desa Singasari menunjukan kesesuaian dengan rukun dan syarat yang sudah di tetapkan oleh ketetapan Fatwa DSN MUI Nomor 09/DSN-MUI/VI/2000 Tentang Pembiayaan Ijarah. Fokus penelitian peneliti adalah pada praktik pungutan jekat yang ada dalam akad sewa menyewa di desa Singasari, yang mucul sebagai adat istiadat atau kebiasaan dari zaman dahulu hingga sekarang. Dalam praktiknya, jekat terbagi menjadi tiga tipe. Dari ketiga tipe tersebut penulis menganalisis pandangan hukum Islam dengan dasar fatwa DSN MUI juga dengan hadis dan pendapat para ulama tentang hibah.
Syariah Card dalam Tinjauan Maqāṣid al-Syariah Perspektif Wahbah Al-Zuhaili Risma Malihatunnisa; Wage Wage; I Istianah
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1348.793 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i1.10201

Abstract

ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_cryptoPerkembangan transaksi pembayaran yang terjadi di masyarakat pada zaman modern ini sudah sangat banyak, dan bisinis modern ini juga tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi dan salah pemanfaatan teknologi itu adalah kartu kredit, tetapi untuk itu mengharuskan mengetahui mengenai penggunaan syariah card (kartu kredit syariah) jika ditinjau menggunakan konsep Maqāṣid al-syariah  dalam perspektif Wahbah al-Zuhaili. Adapun tujuan penelitian ini yaitu ; untuk mengetahui Maqāṣid al-syariah menurut perspektif Wahbah al-Zuhaili dan mengetahui syariah card dalam kategori Maqāṣid al-syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan dalam bentuk kualitatif deskriptif yang menggunakan sumber data primer dan data sekunder melalui pendekatan sociological-histories dan normative-filosofis, teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa studi pengumpulan dokumntasi yang disusun dalam sebuah penelitian.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa syariah card dalam cakupan maqāṣid al-syariah yaitu al-hajjiyah yang mana lebih kepada para pembisinis yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka akan merasa kesulitan tetapi memungkinkan juga syariah card ini masuk dalam cakupan tahsiniyyah untuk kalangan masyarakat biasa yang jika mereka tidak mempunyai atau tidak menggunakannya mereka tidak akan merasa kesulitan.ORCID iDs can only be assigned by the ORCID Registry. You must conform to their standards for expressing ORCID iDs, and include the full URI (eg. http://orcid.org/0000-0002-1825-0097).Mine coins - make money: http://bit.ly/money_crypto
Pengaruh Pengetahuan Mahasiswa tentang Riba terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Luthfi Zamakhsyari; Dwi Winarni; Wage Wage
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 6 No. 2 September 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.784 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v6i2.14953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan mahasiswa tentang riba terhadap minat menabung di bank syariah (studi pada mahasiswa manajemen universitas muhammadiyah purwokerto). Pendekatan penelitian digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan yakni data primer adalah data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli berupa jawaban kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Manajemen FEB UMP. Penelitian ini menggunakan teknik sampling untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang benar-benar mewakili populasi dengan sampel sebanyak 52 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan pengetahuan tentang riba dan produk perbankan syariah berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi nasabah bank syariah, sedangkan secara parsial pengetahuan tentang riba dan produk perbankan syariah berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi nasabah bank syariah.
Pelatihan Membaca Al Qur’an dengan Metode Tsaqifa pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sumbang Kabupaten Banyumas Makhful Makhful; Wage Wage
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i2.14

Abstract

Kegiatan ini merupakan pelatihan membaca Al Qur’an dengan menggunakan metode Tsaqifa pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sumbang Kabupaten Banyumas bertujuan memberikan dorongan atau motivasi dan kesadaran untuk lebih giat lagi mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an sebagai sumber hukum Islam. Para peserta memiliki motivasi dan tertarik untuk mengajarkan Al Qur’an dengan menggunakan metode Tsaqifa mengingat metode ini bisa menjadi sebuah metode alternatif pembelajaran membaca Al Qur’an yang dirancang khusus untuk orang dewasa yang belum mampu membaca Al Qur’an, cukup dengan 5 kali pertemuan bisa membaca Al Qur’an dengan tingkat dasar, meskipun sebelumnya tidak mengenal huruf hijaiyah. Metode ini meliputi karakteristik yang berbeda dengan metode lainnya yaitu sistematis, fleksibel, praktis, fariatif dan dan CBSA. Tahapan dalam metode Tsaqifa meliputi motivasi dan tes kemampuan. Harapan tim pelaksana dan mitra terhadap kegiatan pelatihan membaca Al Qur’an dengan metode Tsaqifa pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sumbang Kabupaten Banyumas dapat mendorong aktivisme terus membesar dalam praktiknya. Selain itu, pengelolaan taman pendidikan al Qur’an secara terlembaga terus senantiasa diupayakan agar pembelajaran Al Qur’an bisa menggunnakan metode Tsaqifa sebagai alternatif dari metode iqra’ atau metode -metode lain yang telah ada.
Pelatihan Shalat Komprehensif bagi Warga Muhammadiyah Gandatapa Kabupaten Banyumas Wage Wage; Makhful Makhful
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.1

Abstract

Shalat yang baik adalah shalat yang dilaksanakan secara komprehensip, baik dari segi aturan fikihnya, kekhusyu’annya maupun filosofinya. Namun sayangnya mayoritas umat Islam belum memahamii hal tersebut. Untuk itu pelatihan shalat secara komprehensip, merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan, apalagi bagi santri senior yang sudah lama mengikuti pengajian dan sudah terbiasa melaksanakan shalat secara rutin, intensif dan berjamaah di masjid/mushala, seperti halnya warga Muhammadiyah Gandatapa Kabupaten Banyumas. Dalam rangka membantu mengatasi permasalahan shalat yang komprehensip diadakanlah kegiatan pengabdian pada masyarakat (IbM) di desa Gandatapa. Bentuk pelaksanaan IbM ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan shalat komprehensif bagi warga Muhammadiyah Gandatapa Banyumas. Harapannya setelah adanya kegiatan ini para peserta mampu mengimplementasikan hasil dari pelatihan, terutama untuk kepentingan diri sendiri dan orang terdekat mereka seperti keluarga dan tetangga. Setelah dilakukan pelatihan Tim memperoleh simpulan pertama, materi pelatihan merupakan hal yang diharapkan oleh peserta sehingga peseerta mengikuti kegiatan dengan antusias. Kedua, selama ini para peserta tidak memahami dengan baik apa yang dimaksud shalat komprehensip. Ketiga para peserta selama ini belum bisa melaksanakan shalat komprehensip. Keempat, mayoritas peserta tidak memahami maksud dari doa/bacaan shalat sehingga tidak bisa menghayati shalat yang mereka lakukan. Kelima, mayoritas peserta belum memahami filosofi shalat misalnya apa tujuan dan makna dari gerakan dan bacaan shalat
Membangun Jiwa Entrepreneur Melalui Bisnis Syariah Safitri Mukarromah Fitri; Wage; Marsitiningsih; Bunyamin Muchtasjar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Maret 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i1.605

Abstract

Pelatihan pengabdian bagi masyarakat di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Purwokerto bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dasar berwirausaha melalui bisnis syariah, menggalakkan inovasi dan kreativitas dalam berwirausaha, serta memberikan motivasi dan dukungan terhadap pengembangan jiwa wirausaha pada peserta. Target khususnya adalah terbentuknya pola pikir, sikap, dan wadah berwirausaha yang dikelola secara mandiri oleh para remaja putri di panti tersebut. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi parsipatoris dialogis, diskusi, sharing, dan praktik. Evaluasi menunjukkan peningkatan wawasan dan pengetahuan peserta, dengan sebagian besar mengungkapkan minat untuk terlibat dalam dunia wirausaha. Mitra juga menyadari pentingnya pengetahuan tentang kewirausahaan dan berencana untuk melibatkan pengasuh panti dalam mendampingi para remaja mengembangkan usaha mereka, membantu mereka menghadapi persaingan dunia kerja setelah keluar dari panti. Ini menunjukkan kesuksesan pelatihan dalam mencapai tujuan memberdayakan peserta untuk menjadi wirausaha yang mandiri dan berpikiran maju. Dengan adanya peningkatan minat dan pengetahuan dalam berwirausaha, para peserta memiliki potensi untuk mengoptimalkan kemampuan berwirausaha mereka dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara panti asuhan dan pengasuhnya dalam mendukung inisiatif wirausaha para remaja menjadi langkah yang positif dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan. Melalui upaya ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kemandirian generasi muda dalam menciptakan peluang-peluang baru.