Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Puasa Dan Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Manusia Penaka “Tuhan”: Tinjauan Kritis Terhadap Sisi Epistemologik Dan Aksiologik (Pembelajaran) Pendidikan Agama Islam Umiarso Umiarso; Makhful Makhful
Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 1 (2018): Islamic Education and Peace
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/nw.2018.12.1.2362

Abstract

The focus of the study lies in the relation of fasting with the epistemological and axiologicalside of Islamic religious education. This research used a qualitative approach which focuses on literature study (library research). The result found that fasting is a medium for developing human beings with humanity and divinity potential. This became the foundation of the humanist learning paradigm that made the subject and object of Islamic religious education into human learners; as well as using their learning outcomes for the welfare of mankind and the environment (khalifah) as a form of their devotion to God (abdullah). This human model tends to orient their life to transcendental values (divinity) without ignoring the profane (humanitarian) values; or otherwise take a profane oriented action on values that are transcendentalistic. This is what the humans “duplicate” God.Abstrak:Fokus kajian ini terletak pada relasi puasa dengan sisi epistemologik dan aksiologik pendidikan agama Islam. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa puasa merupakan medium untuk membangun manusia yang memiliki potensi kemanusiaan dan ketuhanan. Hal ini menjadi landasan memunculkan paradigma pembelajaran humanis yang meletakkan subjek dan objek pendidikan agama Islam menjadi manusia pembelajar. Serta menggunakan hasil pembelajaran bagi kesejahteraan umat manusia dan lingkungannya (khalifah) sebagai bentuk pengabdian dirinya kepada Tuhan (abdullah). Model manusia ini cenderung mengorientasikan hidupnya pada nilai-nilai transendental (ketuhanan) tanpa melepaskan nilai-nilai profanistik (kemanusiaan); atau sebaliknya melakukan tindakan yang bersifat profanistik diorientasikan (niatkan) pada nilai-nilai yang bersifat transendentalistik. Inilah yang dikatakan sebagai manusia penaka Tuhan.
Manajemen Zakat, Infak dan Shadaqah pada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pahonjean Majenang Kabupaten Cilacap Makhrus M; Makhful M
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 19, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.825 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v19i1.2464

Abstract

Kegiatan ini merupakan pelatihan manajemen zakat, infak dan shadaqah pada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pahonjean Kabupaten Cilacap dengan bertujuan memberikan dorongan motivasi kepada pada pelajar mengenai pentingnya kewajiban berzakat, infak dan shadaqah (ZIS) dalam Islam, memberikan pemahaman dan wawasan yang komprehensif mengenai tentang pentingnya berzakat, diantaranya keutamaan ibadah berzakat dan manajemen ZIS pada LAZISMU, memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya pengelolaan dana ZIS secara kelembagaan yang profesional.Program pelatihan ini diberikan kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Pahonjean Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, namun pada pelaksanaanya diikuti pula oleh warga Muhammadiyah di lokasi pelaksanaan pelatihan. Bentuk pelatihan ini menggunakan metode seminar, diskusi dan sharing. Harapannya, kegiatan ini para peserta dapat memahami, mengerti, dan mampu mempraktikkan manajeman zakat infak dan shadaqah secara kelembagaan formal dan profesional dengan mendirikan LAZISMU tingkat ranting Muhammadiyah Pahonjean.Adanya pelatihan manajemen zakat, infak dan shadaqah ini memiliki dampak yakni: pertama, para peserta dalam pelatihan ini telah memiliki motivasi dan kesadaran untuk menunaikan zakat, infak dan shadaqah yang dikoordinir secara kepanitiaan yang ditunjuk oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pahonjean. Pengumpulan dana zakat dilakukan setahun sekali, sementara untuk dana infak dan shadaqah disediakan kotak dan iuran secara sukarela untuk kegiatan sosial-keagamaan. Kedua, pengelolaan dana ZIS yang terkumpul digunakan untuk kegiatan sosial dan pendidikan dalam bentuk bantuan (charity) yang dilakukan selama setahun sekali, sementara yang terkumpul dari masjid atau mushola dikoordinir oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pahonjean sebagian besar digunakan untuk kegiatan rutin. Ketiga, adanya motivasi untuk mendirikan LAZISMU pada tingkat pimpinan ranting Muhammadiyah Pahonjean, sehingga terlaksananya pelatihan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya ibadah Ziswaf dan pengelolaannya secara terlembaga
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA BEBERAPA PERUSAHAAN JASA YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX Putri Dwi Cahyani; Makhful M
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume XIII, Nomor 2, Juli 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.571 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1679

Abstract

Penelitian pada perusahaan jasa sesuai syariah yang masuk dalam list Jakarta Islamic Index. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio keuangan dan bagaimana kinerja keuangan perusahaan jasa syariah untuk mengetahui prestasi yang dapat dicapai oleh perusahaan pada kurun waktu tertentu. Perusahaan jasa syariah yang diteliti  meliputi Global Mediacom Tbk, XL Axiata Tbk, Jasa Marga Tbk, Media Nusantara Citra Tbk, Perusahaan Gas Negara Tbk, Telekomunikasi Indonesia Tbk dan United Tractors Tbk. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu analisis rasio keuangan dengan beberapa indikator yang terdiri dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas. Berdasarkan hasil penelitian kinerja keuangan ketujuh perusahaan jasa memiliki rasio keuangan yang baik. Sehingga bagi investor  yang ingin melakukan investasi sesuai syariah tidak khawatir dikarenakan rasio keuangan dari perusahaan jasa yang masuk dalam list Jakarta Islamic Index dinyatakan baik dan stabil.Setelah dilakukan penjumlahan bobot pada rasio-rasio keuangan, ketujuh perusahaan dinyatakan berada pada kondisi yang sehat. Hal ini terbukti dimana ketujuh perusahaan tersebut memiliki  jumlah nilai keseluruhan yang dicapai diantara dari 26,0-41,2
Efektifitas Penerapan Kurikulum 2013 Terhadap Proses Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas Viii Di Smp Negeri 2 Bawang Kabupaten Banjarnegara Oktavia Ardiyani; Makhful M
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 17, No. 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.901 KB) | DOI: 10.30595/islamadina.v0i0.1815

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan Kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMP Negeri 2 Bawang Kabupaten Banjarnegara. Jenis  penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B yaitu Junjung dan Dwita serta guru pendidikan agama Islam. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Metode analisis data kualitatif dalam mengumpulkan datanya melalui empat langkah yaitu reduksi data, display data, mengembalikan kesimpulan dan verifikasi, serta analisis lapangan. Setelah data terkumpul penulis menganalisis dengan menggunakan cara berpikir deduktif dan induktif.Hasil penelitian ini menunjukan penerapan kurikulum 2013 terhadap proses pembelajaran pendidikan agama Islam telah efektif. Hal ini dapat dilihat dari aspek-aspek efektifitas yang mencakup beberapa aspek antara lain aspek rencana atau program seperti RPP yang digunakan oleh guru untuk menjadi pedoman mengajar dapat dilaksanakan dengan baik dimulai dari pertemuan awal hingga evaluasi yang telah terprogram didalam RPP, aspek ketentuan dan aturan yang dibuat oleh guru dalam proses belajar sudah diterapkan oleh siswa seperti dalam proses diskusi, presentasi dan ketentuan serta aturan ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh siswa, aspek tujuan dalam proses belajar sudah dapat dikatakan baik karena nilai prestasi dari para siswa sudah memenuhi KKM, aspek tugas atau fungsi guru telah melaksanakannya dengan baik antara lain guru telah memberikan materi baik teori, lisan maupun tertulis dan memberikan nilai sesuai dengan kemampuan siswa. Siswa juga sudah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik juga antara lain mengikuti mata pelajaran dengan baik yang terdiri dari teori dan mengikuti tes dengan mendapatkan hasil yang baik, serta aspek non kognitif terlihat dari peserta didik terpacu untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Jika dari segi kehadiaran peserta didik didapatkan kehadiran peserta didik tinggi serta tidak ada siswa yang keluar (dropout). 
Pendidikan Islam Berwawasan Kerahmatan W Wage; Makhful Makhful; Mintaraga Eman Surya
Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam ISLAMADINA, Volume 22, No. 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/islamadina.v22i1.9144

Abstract

Artikel ini mengkaji pendidikan Islam yang berwawasan kerahmatan, yaitu sebuah konsep pendidikan Islam yang soft dan damai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitataif, jenis kepustakaan, dengan analisis model analisis isi (content analisys). Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur pendidikan Islam berwawasan kerahmatan adalah sebagai berikut pertama, sejarahnya, kedua, filsafatnya, ketiga, tujuannya, keempat, materi dan kelima, pengajarannya. Dalam sejarah awal Islam Rasulullah telah meletakkan landasan pendidikan kerahmatan, di mana beliau berhasil mendidik para sahabatnya sehingga antara Muhajirin dan Anshar terjalin persaudaraan yang erat luar biasa. Pendidikan Islam berangkat dari filosofi bahwa manusia sebagai khalifah Allah yang memiliki tugas menjaga keharmonisan hubungan antar sesama. Sebagai manusia mereka diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dengan tujuan saling kenal dan bersahabat. Dasar dari pendidikan Islam adalah ajaran untuk bersaudara dan bersahabat. Sedangkan tujuan pendidikan Islam berwawasan kerahmatan adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki jiwa rahmah dan damai serta mampu menerapkan pergaulan yang harmonis baik terhadap Allah, sesama manusia, makhluk lain, lingkungan dan dirinya sendiri. Materi pendidikan menonjolkan dan mengutamakan agama dan akhlak dalam berbagai tujuannya, cakupan dan kandungan kurikulum Pendidikan Islam kerahmatan bersifat luas dan menyeluruh. Metode pembelajaran yang dipergunakan adalah holistic-partisipatoris, yaitu metode yang memungkinkan peserta didik untuk bertanya, berbagi dan berkolaborasi. Implikasi penelitian ini adalah perlunya mensosialisasikan konsep pendidikan Islam yang soft dan damai, agar lembaga pendidikan dapat menghasilkan peserta didik muslim yang mampu menerapkan ajaran Islam yang damai
Pengembangan Metode Pengajaran Ilmu Tajwid SQ (Shahibul Qur’an) di MTs Muhammadiyah Patikraja Esqi Noor Lisa; Makhful Makhful
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.296

Abstract

Umat Islam memiliki kewajiban terhadap Al-Qur’an diantaranya membaca, memahami, menghafal, mengamalkan, dan kemudian mengajarkan. Oleh karena itu, mampu membaca Al-Qur’an secara baik dan benar menjadi sangat penting. Salah satu usaha supaya umat Islam memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar adalah dengan menguasai ilmu tajwid. Maka dari itu, peneliti melakukan pengembangan terhadap metode pengajaran ilmu tajwid. Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian ini hanya menggunakan enam tahapan, yaitu 1. Analisis Potensi dan Masalah; 2. Pengumpulan Data; 3. Desain Produk; 4. Validasi Desain; 5. Revisi Desain; 6. Uji Coba Produk. Pengembangan Metode Pengajaran Ilmu Tajwid SQ (Shahibul Qur’an) diujicobakan di MTs Muhammadiyah Patikraja, karena peneliti melihat adanya potensi dan masalah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, studi literatur, dan data primer dari angket. Kemudian, validasi produk yang dikembangkan yaitu kepada dua orang ahli diantaranya ahli materi dan ahli desain pembelajaran. Kelayakan Metode Pengajaran Ilmu Tajwid SQ (Shahibul Qur’an) berdasarkan penilaian ahli materi memperoleh nilai rata-rata 4,5 dengan kategori sangat baik. Selanjutnya Metode Pengajaran Ilmu Tajwid SQ (Shahibul Qur’an) berdasarkan penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh rata-rata 4,7 dengan kategori sangat baik. Sedangkan kelayakan Metode Pengajaran Ilmu Tajwid SQ (Shahibul Qur’an) berdasarkan penilaian siswa memperoleh rata-rata skor 4,6 dengan kategori sangat baik.
Pendidikan Karakter Religius Dalam Pendidikan Agama Islam Makhful Makhful
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v4i.304

Abstract

Bangsa Indonesia sesungguhnya sudah lama menginginkan menjadi bansa yang berkarakter. Pada masa orde lama, keinginan untuk menjadi bangsa yang berkarakter terus dikumandangkan oleh pemimpin nasional. Prersiden Soekarno selalu membangkitkan semangat rakyat Indonesia untuk menjadi bangsa yang berkarakter dengan ajakan berdikari, yaitu berdiri di atas kaki sendiri. Soekarno mengajak bangsa dan seluruh rakyat Indonesia untuk tidak bergantung pada bangsa lain, melainkan harus menjadi bangsa yang mandiri. (Kemendiknas : 2010, 1).
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Sekolah Melalui Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Syariah Makhrus Makhrus; Safitri Mukarromah; Makhful Makhful
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v5i.426

Abstract

The development of Islamic financial institutions in Indonesia over the last three decades has shown encouraging developments, this is indicated by the increasing number of sharia-based financial institutions. The purpose of the community service activities that have been carried out is to provide comprehensive understanding and insight about the importance of Islamic financial literacy, provide motivational encouragement, and an understanding of the importance of managing school finances that can be managed using sharia principles.The method used in this activity is the holding of Islamic financial literacy socialization which is directed at school financial management by providing material on contract theory, sharia business contracts, and Islamic financial institutions. Meanwhile, the participants in this activity were delegated teachers from Muhammadiyah schools in Banyumas Regency. The results of this activity show that school financial management is carried out differently according to school policies. The form of the policy is adjusted to the cooperation of schools with financial institutions, both BTM, BMT and commercial banks (Islamic banks and conventional banks). The delivery of material in this activity uses a participatory-dialogical method, where participants can convey their ideas and views, while the presenters only become facilitators by providing a review of participant responses. The form of practice in which the participants were directed by the implementing team was to get to know the various sharia contracts, while the participants' responses to the implementation process were mostly very good and good, and hoped that they would be implemented continuously.
FIlantropi Islam dalam Upaya Pembentukan Karakter dengan Sistem Pendidikan Terpadu A Sulaeman; M Makhrus; Makhful Makhful
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 2, No. 2, Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.934 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v2i2.11701

Abstract

Tujuan dalam artikel mengkaji praktik filantropi Islam yang dilakukan oleh pesantren dalam melakukan pembentukan karakter dengan menggunakan sistem pendidikan terpadu. Metode peneltian dalam penelitan ini berasal dari penelitian lapangan dengan objek penelitian Pondok Pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Kebarongan Kabupaten Banyumas, sedangkan teknik pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu bentuk pengelolaan filantropi Islam di pondok pesantren dilakukan dengan menyediakan fasilitas, sarana, dan prasana dalam menunjang oprasionalisasi pesantren. Sementara proses pembentukan karakter santri dengan sistem terpadu dilakukan sejak proses seleksi masuk, iklim pembiasaan di pondok pesantren, dan materi pembelajaran dengan mengintegrasikan stakeholders pesantren yang meliputi pendidikan di lingkungan madrasah, organisasi santri, pondok, masjid, dan masyarakat. Oleh sebab itu, faktor penentu dalam pembentukan karakter santri dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni: keladanan dari seorang Kiai, adanya intensitas interaksi, dan adanya peraturan yang wajib ditaati  bersama para santri
Implementasi Pendidikan Karakter Religius di SMP Negeri 5 Purbalingga Rizal Abdurrachman; Makhful Makhful
Alhamra Jurnal Studi Islam Alhamra, Volume 1, No. 2, Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.321 KB) | DOI: 10.30595/ajsi.v1i2.10133

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat implementasi pendidikan karakter religius di SMP Negeri 5 Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dengan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara. Sedangkan analisis datanya menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi  data, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pendidikan karakter religius di SMP Negeri 5 Purbalingga melalui berbagai program di antaranya. Pengembangan diri, pengintegrasian dalam mata pelajaran yang dilakukan oleh guru mata pelajaran PAI, serta pengintegrasian dalam budaya sekolah melalui kegiatan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Faktor pendukung implementasi pendidikan karakter religius yaitu sarana prasarana yang memadai seperti terdapat masjid dan alat shalat, media pendukung yang membantu guru dalam memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melaksanakan kegiatan rutin keagamaan, serta para guru atau pendidik yang selalu melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan visi misi sekolah. Adapun faktor penghambat dalam implementasi pendidikan karakter religius yaitu kurangnya kesadaran tentang keagamaan pada peserta didik yang memicu tidak semangatnya peserta didik dalam mengikuti kegiatan keagamaan, kurangnya sosok teladan tentang keagamaan bagi peserta didik di rumah yang mengakibatkan peserta didik kurang memahami tentang kewajiban seorang muslim kepada Allah.