Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS WIYUNG Chelsea Denisa; Shahirah Nurza Illani; Eka Nur Anggraini; Rikha Janatul Ma'wa; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati Meirinawati
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 2 No. 1 (2026): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelayanan kesehatan di Puskesmas Wiyung berdasarkan persepsi masyarakat yang disampaikan melalui ulasan pada platform Google Maps. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap 68 ulasan pengguna dalam rentang waktu 2023–2026. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, pengkodean, klasifikasi berdasarkan lima dimensi SERVQUAL (tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy), serta interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kualitas pelayanan berada dalam kategori cukup baik, yang ditunjukkan oleh dominasi ulasan positif, terutama pada dimensi tangibles dan assurance. Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada dimensi responsiveness dan reliability yang belum konsisten, khususnya terkait waktu tunggu dan sistem antrean. Selain itu, dimensi empathy menjadi aspek yang paling banyak mendapatkan keluhan, terutama terkait sikap petugas yang kurang ramah dan kurang responsif terhadap kebutuhan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perlu difokuskan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada kualitas interaksi antara petugas dan pasien. Penelitian ini juga menegaskan bahwa ulasan digital dapat menjadi sumber data alternatif dalam mengevaluasi kualitas pelayanan publik.
Analisis Kontribusi Dan Efektivitas PBB-P2 Dan BPHTB Terhadap PAD Kota Surabaya Periode 2020-2024 Rikha Janatul Ma'wa; Eka Nur Anggraini; Ravienda Anita Fitrie; Eva Hany Fanida
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8615

Abstract

Dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, Pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai pengeluaran pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah. PAD yang dimaksud diperoleh dari pengelolaan sumber daya yang tersedia di wilayah bersangkutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Di antara sektor-sektor perpajakan lainnya, Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara dan merupakan sumber penerimaan negara yang sangat menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis yang lebih komprehensif dengan mengevaluasi kontribusi dan efektivitas PBB-P2 dan BPHTB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui teknik studi dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari dokumen resmi pemerintah daerah berupa Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Surabaya yang dipublikasikan melalui laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBB-P2 memiliki tingkat efektivitas yang sangat tinggi dan konsisten, bahkan melampaui 100% selama pandemi (2020–2021). Di sisi lain, BPHTB menunjukkan ketidakstabilan dan kurang efektif pada awal pandemi, namun mengalami pemulihan yang signifikan seiring membaiknya pasar properti. Meskipun menghadapi tekanan ekonomi global, kedua pajak ini tetap menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah Surabaya.
Analisis Ketimpangan Akses Pendidikan Perkotaan Dan Perdesaan Di Indonesia Dalam Mendukung SDG 4 Eka Nur Anggraini; Rikha Janatul Ma'wa; Firre An Suprapto; Indah Prabawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.673

Abstract

Salah satu kendala utama bagi Indonesia dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDG) 4 adalah ketimpangan akses pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. SDG 4 bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang adil dan inklusif serta meningkatkan peluang pembelajaran seumur hidup bagi semua individu. Di Indonesia, terdapat perbedaan yang jelas antara dua bagian sistem pendidikan tersebut. Sekolah-sekolah di daerah perkotaan telah menjadi pusat pembelajaran modern, sementara sekolah-sekolah di daerah pedesaan sering kali menghadapi berbagai tantangan akibat kurangnya infrastruktur fisik dan keterbatasan akses terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan akses pendidikan di Indonesia serta mengkaji implementasi kebijakan pemerataan pendidikan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan jurnal ilmiah berkualitas tinggi. Temuan studi ini menunjukkan bahwa kesenjangan dalam akses terhadap pendidikan masih terjadi antara daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya kolaboratif untuk mengurangi ketimpangan pendidikan. Diharapkan distribusi akses terhadap pendidikan di Indonesia akan menjadi lebih merata dan berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) ke-4 secara lebih seimbang.