Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : aspirator

Daya Proteksi Minyak Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) dalam Basis Gel Hidroksipropil Metilselulosa sebagai Repelen Aedes aegypti Zefanya M.A.M.P Ogotan; Winarko Winarko; Irwan Sulistio; Rusmiati Rusmiati
ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Aspirator Volume 14 Nomor 1 2022
Publisher : Loka Litbang Kesehatan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.974 KB) | DOI: 10.22435/asp.v14i1.5287

Abstract

Abstrak. Satu upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue adalah dengan mencegah kontak manusia dan vektornya, yaitu Aedes aegypti. Penelitian repelen nyamuk menggunakan bahan aktif dari alam telah banyak dilakukan, contohnya minyak ekstrak biji ketumbar (Coriandrum sativum L.). Akan tetapi, ekstrak murni biji ketumbar mudah menguap dan kurang efektif apabila digunakan secara langsung sebagai repelan Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi gelling agent hidroksipropil metilselulosa (HPMS) terhadap lama waktu perlindungan dan daya proteksi gel minyak biji ketumbar sebagai repelen terhadap Aedes aegypti. Metode penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain posttest-only control group design. Kelompok perlakuan diberi gel minyak biji ketumbar menggunakan konsentrasi HPMS 7,5%; 10%; dan 12,5% dengan 6 kali replikasi. Kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif yaitu ekstrak biji ketumbar murni konsentrasi 60% dalam etanol 96% dan kontrol negatif yaitu lengan tanpaolesan apapun. Analisa data menggunakan uji Mann–Whitney dan Kruskal-Wallis dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa HPMS 7,5% memiliki jumlah nyamuk hinggap paling sedikit selama 6 jam pengamatan dengan rerata hinggap 3,2%. Suhu dan kelembaban ruang penelitian homogen. Penambahan HPMS terbukti memberikan peningkatan daya proteksi dan lama perlindungan yang sebelumnya belum maksimal terhadap nyamuk Aedes aegypti. Konsentrasi HPMS 7,5% sesuai standart Komisi Pestisida (1995) dengan rerata daya proteksinya adalah 97% selama 6 jam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gelling agent seperti HPMS dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan daya proteksi selama 6 jam perlindungan.
Co-Authors A.T. Diana Nerawati Abentin Estim Adnindya Krismahardi Aida Fithriyah Aini Ahmad Alfino Validita Sidiq Amalia Aisyah Annisa Rizki Kautsar AYU PERTIWI Ayu Purwanti Bambang Sunarko Betryana Agnes Pratiwi Cahyo Widoko Laksono Darjati . Darjati Darjati Deffany Novitasari Putri Suwanta Demes Nurmayanti Dewi Anisa Dita Nur Kusumawati Elfrida Ilma Shofiana ELSIE TANISHA DENANDA Erna Nur I Ernita Sari Eti Trismi Widayati Evi Damayanti Fachriyah Alivia Prihany Fadhillah, Annisa Nur Fahma Tanzila Lahudin Fauzi Adinugroho Ferizqo, Ferdian Akhmad Fernanda Fitriani Iskandar Ferry Kriswandana Fitria Alfiatus Solikhah Hadi Suryono Hadi Suryono Hafidah Destiani Putri Hermiyanti, Pratiwi Ika Agustina Ikhris Syafira rengganis Irwan Sulistio Istiqomah Farah Novita Devi Suwarno Iva Rustanti Eri Wardojo Juwita Esthi Utami Kartika Diyah Rachmawati Khambali, Khambali Lilis Prihastini Mamik . Marieta . Marlik Mas Damang Gumelar Maulina Aulia Afrianti Mayangsari Yunika Wijaya Narwati Narwati Nazahah Hunafa Ngadino, Ngadino Ngestiningrum, Ayesha Hendriana Novra Herlian Rojabiansyah Nur Afni Febrianti Nuriska Dwi Rinasifa Ardhiana Oktafia Purnama Lailiyah Pradevi Milafitri Farista Ananto Putri Arida Ipmawati Rachmaniyah Rahayu Sumaningsih Randi Aditya Pambudi Ratri Dewi Puspa Ningrum Rihadatul Aisy Rina Yuliarti Riri Tri cahyani Rohmatul Ummah Rokhmalia, Fitri Rosa Aranais Sahabat Sutanto Salsabila Ro'iqoh Seow Ta Wee Setiawan Setiawan Setiawan Shelly Rahmanike Putri Slamet Wardoyo Sri Anggraeni Sri Mardojo Sri Mardoyo Sugiana Suharno Suharno Sujangi Sujangi Sunarto Sunarto Suyanto, Beny Thohari, Imam Thohari, Imam Tommy Denie Irianto Umi Rahayu Widi Hartatiek Winarko, Winarko Zefanya M.A.M.P Ogotan Zilca Ervalia Zamilanti Zilca, Ervalia Zamilanti