Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Budaya Keselamatan Kerja melalui Media Visual dan Edukasi pada Pekerja Pelabuhan Makassar: id Irin Ramdhani; Erniyani; Raodah; Fahri Anwar; Achmad Romadin
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/3zvhft42

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerja harian pelabuhan melalui program edukasi serta pemasangan stiker keselamatan pada helm di Pelabuhan Pelindo Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan 30 pekerja, yang meliputi pre-test, edukasi, pemasangan stiker, dan evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja secara signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 64,3 menjadi 88,7. Tingkat kepatuhan penggunaan helm juga meningkat dari 68% menjadi 93%. Pemasangan stiker keselamatan tidak hanya memudahkan identifikasi pekerja, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat visual yang berkelanjutan terhadap praktik keselamatan kerja. Program ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana dan berbiaya rendah dapat secara efektif meningkatkan kesadaran K3 serta mendorong terbentuknya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan pada lingkungan kerja berisiko tinggi.
PENGARUH SELF-EFFICACY, LINGKUNGAN BELAJAR, DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Iswahyudi Indra Putra Indra; A. Muhammad Idkhan; Erniyani; ⁠ ⁠I Putu Redy Irawan; Sunardi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v12i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, lingkungan belajar, dan motivasi belajar terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 72 mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin melalui teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda, disertai pengujian asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kemandirian belajar. Mahasiswa dengan efikasi diri tinggi, dukungan lingkungan belajar kondusif, serta motivasi belajar yang kuat cenderung memiliki kemampuan pengelolaan belajar yang lebih mandiri. Secara umum, temuan ini menegaskan bahwa kemandirian belajar tidak hanya dipengaruhi faktor personal, tetapi juga kondisi lingkungan akademik dan dorongan motivasional. Oleh karena itu, peningkatan kemandirian belajar memerlukan strategi komprehensif yang mencakup aspek psikologis, pedagogis, dan institucional.
SOSIALISASI KONSEP RANTAI PASOK DAN LOGISTIK LAST-MILE DALAM PEMASARAN PRODUK BUMDES MELALUI MARKETPLACE DIGITAL Asrul Fole; Erniyani; Khoerun Nisa Safitri; Januar Kulsaputro
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian desa, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan rantai pasok dan logistik distribusi, khususnya pada tahap last- mile menuju konsumen akhir. Permasalahan tersebut berdampak pada terbatasnya jangkauan pasar dan efisiensi pemasaran produk BUMDes. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola BUMDes Bumi Pacellekang, Kabupaten Gowa, dalam menerapkan konsep rantai pasok dan logistik last-mile melalui pemanfaatan marketplace digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi pemetaan alur distribusi, serta pendampingan teknis secara partisipatif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pemahaman dari 56,3% pada pre-test menjadi 80,1% pada post-test, dengan peningkatan signifikan pada seluruh indikator penilaian. Selain itu, 73% peserta mampu memetakan alur distribusi produk secara sistematis, dan 67% peserta mulai mengintegrasikan pemasaran produk melalui marketplace digital. Tingkat kepuasan peserta juga tinggi, dengan 88% menyatakan kegiatan sangat bermanfaat. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan PKM efektif dalam meningkatkan kesiapan BUMDes untuk memperluas akses pasar dan mendukung keberlanjutan usaha berbasis desa.