Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Understanding of Mathematical Concepts in the Linear Equation with Two Variables: Impact of E-Learning and Blended Learning Using Google Classroom Huda, Syamsul; Firmansyah, Mu'min; Rinaldi, Achi; Suherman, Suherman; Sugiharta, Iip; Astuti, Dian Widi; Fatimah, Okis; Prasetiyo, Andika Eko
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2019): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v10i2.5303

Abstract

Students need an understanding of mathematical concepts provided by educators who have good skills. Educators must also maximize their teaching time so that it requires learning models such as e-learning and blended learning to meet the loss of teaching time due to other activities that must be done by the teacher besides teaching. This study aims to see the impact of blended learning and e-learning on the ability to understand mathematical concepts of students in the material of two-variable linear equations. The method used in this study is the quasi-experiment with the posttest only control design research. Technical analysis uses one way ANOVA. Based on the results of the study, Blended Learning and E-Learning influence understanding mathematical concepts in the two-variable linear equation material, so that it can be used as a knowledge given to students in understanding mathematical concepts.
Pernikahan Dini: Tinjauan Hukum dan Dampaknya terhadap Masyarakat dan Individu Risma Novitasari; Mu'min Firmansyah
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 2 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, April 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v4i2.1637

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena yang kompleks dengan dampak yang signifikan pada individu dan masyarakat. Penelitian ini menganalisis kondisi hukum, faktor penyebab, dampak sosial dan individu, serta isu hak asasi manusia terkait pernikahan dini, dengan fokus pada India dan Indonesia. Analisis hukum menyoroti variasi regulasi pernikahan dini antar negara, sementara faktor penyebab termasuk kemiskinan, ketidaksetaraan gender, dan akses terhadap pendidikan. Dampaknya termasuk peningkatan risiko perceraian, masalah kesehatan reproduksi, dan peluang pendidikan yang terbatas. Dari perspektif hak asasi manusia, pernikahan dini dianggap sebagai pelanggaran hak anak-anak dan perempuan. Pentingnya hasil penelitian ini terletak pada perlunya reformasi hukum, perubahan sosial, intervensi holistik, dan perlindungan hak asasi manusia untuk mengurangi prevalensi pernikahan dini dan dampak negatifnya.
Pengobatan dengan Benda Haram dalam Persektif Islam : Treatment of Haram Objects in Islamic Perspective Mu’min Firmansyah; M. Hafiz Wijaya
AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Vol. 3 No. 3 (2024): AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/qiblah.v3i3.1449

Abstract

The aim of this research is to discuss the opinion that treatment with haram objects from an Islamic perspective causes controversy and debate. This article discusses how Islam views the use of haram objects in medicine and whether this is permissible or not. Based on several hadiths of the Prophet Muhammad, Islam places great emphasis on the importance of health and medical treatment, but also prioritizes halal principles and does not allow the use of haram objects as medicine. This article also discusses several different opinions of Islamic scholars in interpreting the law on the use of haram objects in medicine. In synthesis, this article shows that the use of haram objects in medicine is not permitted in Islam and that health must be achieved by means that are halal and in accordance with religious principles.
Makna Idul Fitri dalam Tradisi dan Kebudayaan Islam Zaim An Naufal; Mu’min Firmansyah
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(1), Februari 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i1.8668

Abstract

Idul Fitri, juga dikenal sebagai Hari Raya Puasa, memiliki makna yang mendalam dalam tradisi dan kebudayaan Islam. Ini menandai akhir dari Ramadan, bulan puasa, doa, dan introspeksi. Perayaan ini melambangkan akhir dari pembersihan spiritual dan awal dari perayaan yang meriah. Keluarga berkumpul untuk bertukar ucapan selamat, hadiah, dan menikmati hidangan bersama, memupuk rasa persatuan dan kebahagiaan. Di luar aspek keagamaannya, Idul Fitri menekankan pentingnya amal dan solidaritas dengan yang kurang beruntung. Kebudayaan Islam diperkaya oleh beragam tradisi dan praktik yang diamati selama periode ini, menunjukkan nilai-nilai kasih sayang, kemurahan hati, dan semangat komunitas. Melalui ritual Idul Fitri, umat Islam memperkuat komitmen terhadap keyakinan dan menguatkan ikatan keluarga. Artikel ini mengeksplorasi makna yang beragam dari Idul Fitri dalam warisan tradisi dan praktik budaya Islam, menyoroti peran pentingnya dalam mempromosikan harmoni dan kebaikan di antara komunitas di seluruh dunia.
THE EPISTEMOLOGY OF KHARIQUL’ADAH PHENOMENA IN THE QUR’AN: MIRACLES, KARAMAH, IRHAṢ, AND MAGIC WITHIN A THEMATIC EXEGETICAL FRAMEWORK AND THEIR IMPLICATIONS FOR CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION A. Syarofuddin Yusuf Arroziqi; Mu'min Firmansyah
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 2 No. 01 (2026): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Misbah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/misbah.v2i01.195

Abstract

This study examines the epistemology of the khāriq li al-ʿādah phenomenon in the Qurʾān encompassing miracles, karāmah, irhāṣ, and sorcery employing a thematic exegesis (tafsīr maudūʿī) approach. This library research analyzes classical tafsir sources including al-Ṭabarī’s Jāmiʼ al-Bayān, Tafsīr Ibn Kathīr, al-QurṬubī’s al-Jāmiʼ li Aḥkām al-Qurʾān, alongside contemporary academic literature. The study yields three principal conceptual contributions: (1) attributional epistemology, positioning the source rather than the intensity of a phenomenon as the criterion of truth; (2) an epistemological classification of the four phenomena based on their source, purpose, and orientation; and (3) a Qurʾānic Epistemic Literacy model integrating source awareness, critical thinking, moral sensitivity, and orientation toward transcendent truth. The study further formulates pedagogical implications encompassing the integration of revelation-based epistemology into curricula, the cultivation of Qurʾānic-value-grounded critical literacy, and learning models that unite rationality with spirituality. In so doing, it contributes to the development of a more holistic and integrative epistemological framework for Islamic education. Keywords : Khāriq li al-ʿādah, Islamic Epistemology, Thematic Exegesis, Miracle, Islamic Education