Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Model Bisnis Dan Strategi Pengembangan Smart Hiking Menggunakan Business Model Canvas Dan SWOT Anggun Fergina; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1206

Abstract

Meningkatnya aktivitas pendakian gunung di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap layanan digital yang mampu mendukung persiapan pendakian secara lebih aman dan terstruktur. Namun, inovasi teknologi tidak hanya membutuhkan pengembangan fitur, tetapi juga model bisnis yang mampu menjelaskan bagaimana nilai diciptakan, disampaikan, dan menghasilkan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis dan strategi pengembangan Smart Hiking sebagai aplikasi pendukung aktivitas pendakian berbasis kecerdasan buatan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pengembang aplikasi, observasi terhadap konsep layanan, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart Hiking memiliki proposisi nilai melalui integrasi rekomendasi perlengkapan berbasis kecerdasan buatan, informasi cuaca secara real-time, data jalur pendakian, dan dukungan mitigasi risiko dalam satu platform. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi Business Model Canvas dan SWOT dapat menjadi pendekatan strategis dalam merancang model bisnis digital pada tahap awal pengembangan.
PEMANFAATAN WHATSAPP BUSINESS PADA UMKM DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR NARATIF Rizal Rachman; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/h4643d59

Abstract

WhatsApp Business has emerged as a prominent digital platform utilised by a significant proportion of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) in Indonesia. The elevated level of utilisation exhibited by this feature has yet to be fully complemented by its optimal exploitation. The objective of this study is to examine the utilisation of WhatsApp Business among UMKM, to identify the outcomes achieved, and to determine the obstacles encountered during the adoption process. The methodology employed in this study involved a narrative literature review of 16 articles published between 2021 and 2025. These articles were obtained from the Google Scholar database using the keywords "WhatsApp Business UMKM", "digital marketing UMKM", and "transformasi digital UMKM". The findings of the study are summarised in three key points. Firstly, it should be noted that the WhatsApp Business application, utilised by UMKM, is currently in its infancy and offers only a limited range of features, including manual messaging and a basic catalogue. Secondly, despite the platform not yet being fully utilised to its maximum potential, it has had a positive impact on the field of marketing, particularly in relation to UMKMs that have received marketing assistance. Thirdly, the issues encountered pertain to the limited digital literacy, inadequate internet access, and the absence of post-training support. This research indicates that the success of WhatsApp Business is contingent not only on the availability of infrastructure, but also on the readiness of human resources, the infrastructure itself, and the role of government in facilitating the digitalisation of SMEs.   WhatsApp Business menjadi salah satu platform digital yang banyak digunakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Tingginya tingkat penggunaan tersebut belum sepenuhnya diikuti dengan pemanfaatan fitur yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola penggunaan WhatsApp Business pada UMKM, mengidentifikasi dampak yang dihasilkan, serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam proses adopsinya. Metode yang digunakan adalah kajian literatur naratif terhadap 16 artikel yang dipublikasikan pada periode 2021–2025, yang diperoleh melalui database Google Scholar dengan kata kunci “WhatsApp Business UMKM”, “digital marketing UMKM”, dan “transformasi digital UMKM”. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, penggunaan WhatsApp Business oleh UMKM masih terbatas pada fitur dasar, seperti pesan manual dan katalog sederhana. Kedua, meskipun pemanfaatannya belum maksimal, platform ini memberikan dampak positif terhadap komunikasi dengan pelanggan, efektivitas pemasaran, dan peningkatan penjualan, terutama pada UMKM yang mendapatkan pendampingan. Ketiga, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan akses internet, serta kurangnya pendampingan setelah pelatihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan WhatsApp Business tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, dan peran kebijakan pemerintah dalam mendorong digitalisasi UMKM.