Azainil Azainil
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Deep Learning Ariska Ariska; Fachrul Rozie; Danya Oxsi Pebrianti; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis deep learning pada Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu sekolah Islam Samarinda pada September–Oktober 2025. Partisipan terdiri dari 4 guru PAUD, waka kurikulum, dan kepala satuan pendidikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada tahap berkembang. Guru telah memiliki pemahaman konseptual tentang pembelajaran bermakna dan berpusat pada anak, namun penerapannya belum optimal. Pemanfaatan teknologi masih terbatas dan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan dan kolaborasi sudah tersedia, tetapi belum berkelanjutan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga dimensi kesiapan guru, yaitu konseptual, digital dan teknologi, serta dukungan lembaga, yang perlu diperkuat untuk mengoptimalkan implementasi deep learning di PAUD. Kontribusi penelitian ini menawarkan gambaran kesiapan guru PAUD dalam implementasi pembelajaran Deep Learning secara bermakna.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Pemahaman Ibadah Sholat pada Anak Usia Dini melalui Pembiasaan dan Media Belajar Merlin Handayani; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Sastriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1776

Abstract

Pengenalan ibadah sholat pada anak usia dini merupakan aspek yang memiliki peranan penting dalam membentuk karakter religius sejak dini. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami berbagai pendekatan yang digunakan guru dalam mengenalkan sholat kepada anak-anak usia dini, khususnya di TK Darul Falah 6 Samarinda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga fokus utamanya adalah menggambarkan secara mendalam praktik yang berlangsung di lapangan tanpa manipulasi variabel. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari siswa dan dua guru, yang dipilih untuk memberikan gambaran rinci mengenai interaksi pembelajaran antara guru dan murid. Data diperoleh melalui wawancara, untuk menggali pendapat dan pengalaman guru; observasi, bertujuan memperoleh gambaran langsung mengenai bagaimana proses pembelajaran berlangsung sholat berlangsung; serta dokumentasi, seperti foto-foto media pembelajaran.  Data dianalisis dengan Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman, yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengenalan ibadah sholat pada anak usia dini di TK Darul Falah 6 Samarinda paling efektif dilakukan melalui strategi pembiasaan yang didukung olehpenggunaan berbagai media pembelajaran. Pendekatan ini terbukti mampu membantu anak memahami dan membentuk kebiasaan sholat sejak dini secara lebih mudah, konkret, dan berkelanjutan.
Implementasi Kegiatan Luar Kelas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Anak Usia Dini Nur Rilla Safitri; Ayu Aprillia Pangestu Putri; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1777

Abstract

Pembelajaran di luar kelas perlu menerapkan strategi yang diterapkan guru untuk meningkatkan kemampuan belajar anak melalui pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada anak usia 5–6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Samarinda. Penelitian dilaksanakan selama dua minggu, yaitu pada 14–26 Juli 2025, dan melibatkan empat mahasiswa peneliti. Penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data ini dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan luar kelas seperti praktik berwudhu, senam pagi, permainan lempar bola, tur kelas, mencuci tangan, dan bermain bebas memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan anak. Kegiatan tersebut membantu anak mengenal lingkungan sekolah, membentuk kebiasaan hidup bersih, meningkatkan keterampilan motorik kasar, serta menumbuhkan nilai sosial dan spiritual. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dan pendamping dalam membimbing anak serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif selama pelaksanaan MPLS.
Studi Kasus: Pola Asuh Demokratis pada Anak Usia Prasekolah dalam Keluarga Etnis Kutai Cindy Cindy; Fachrul Rozie; Riyana Riyana; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2038

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan pola asuh usia prasekolah dalam keluarga etnis kutai. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan partisipan orang tua dan tokoh masyarakat. Data yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data penyajian data serta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh demokratis. Orang tua etnis Kutai memberikan kehangatan, dukungan emosional yang tinggi, dan juga memberikan kebebasan yang cukup besar kepada anak. Nilai-nilai budaya Kutai ditemukan seperti mengayun anak dengan sarung juga diberi berbagai bacaan doa . Tradisi adat Kutai memiliki rangkaian upacara penting yang menandai tahapan kehidupan seorang anak, yaitu dimulai dengan upacara menginjak tanah saat anak pertama kali menapakkan kaki di bumi, diikuti dengan tradisi naik ayun yang merupakan ritual simbolis. orang tua dan keluarga mendoakan agar anak tumbuh sehat, berakhlak baik, dan terhindar dari hal-hal buruk. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana budaya kutai mempengaruhi praktik pengasuhan anak. Kontribusi pada penelitian ini yaitu.  sebagai upaya mempertahankan  nilai budaya Kutai dalam konteks pola pengasuhan serta penguatan karakter berbasis kearifan lokal Kutai pada anak usia dini.
Efektivitas Media Fun Book Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini Alya Sagita Yumarnis; Evie Palenewen; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Makmun Makmun; Azainil Azainil; Wilda Isna Kartika
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2077

Abstract

Minat belajar pada anak usia dini merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan konteks kehidupan anak berdampak pada rendahnya keterlibatan serta minat belajar, terutama dalam pengenalan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan sekaligus menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba produk. Penelitian melibatkan 2 guru sebagai informan utama dan 17 anak usia 4–5 tahun sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan mampu meningkatkan minat belajar anak secara signifikan, yang terlihat dari peningkatan perhatian, antusiasme, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Selain itu, media ini juga mendukung terciptanya interaksi pembelajaran yang lebih komunikatif serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini.
Analisis Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Kekerasan Fisik Anak Usia Dini Iqbal Hadifad; Tri Wahyuningsih; Azainil Azainil; Makmun Makmun; Wilda Isna Kartika; Malpaleni Satriana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara operasional faktor Internal dan Eksternal yang menyebabkan perilaku kekerasan fisik pada anak usia 4–5 tahun di lingkungan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri dari 2 anak usia 4–5 tahun, 1 guru kelas, serta orang tua sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif meliputi reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori utama penyebab kekerasan fisik, yaitu faktor internal (ketidakmampuan regulasi emosi, temperamen impulsif, dan keterbatasan komunikasi) serta faktor eksternal (pola asuh kurang responsif, konflik keluarga, pengaruh teman sebaya, dan paparan media kekerasan). Hal ini menegaskan bahwa perilaku kekerasan muncul dari interaksi kompleks antar faktor. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi guru dan orang tua dalam penguatan regulasi emosi, penerapan pola asuh positif, serta pengawasan lingkungan anak guna mencegah perilaku agresif sejak dini.