Wulan Patria Saroinsong
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Strategi Adaptasi Digital: Inovasi Guru dalam Pembelajaran Berbasis Permainan Digital untuk Anak Usia Dini Ainun Najah; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Mohammad Syahidul Haq; Nurul Istiq'faroh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8390

Abstract

Permainan digital dapat memberikan landasan bagi pemahaman teknologi untuk mengubah anak menjadi pencipta teknologi yang memiliki kecakapan digital, berpikir kritis, dan adaptif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis integrasi permainan digital sebagai strategi inovasi guru dalam pembelajaran anak usia dini. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode Milles dan Huberman. Pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian 10 guru PAUD, dan anak usia 5-6 tahun di TK Al Falah. Hasilnya guru berperan sebagai fasilitator memanfaatkan permainan digital yang dikombinasikan dengan metode konvensional secara seimbang. Inovasi permainan digital terbukti meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar, serta menstimulasi kognitif, bahasa, motorik, dan sosio-emosional. Pentingnya pemilihan konten permainan disesuaikan dengan kebutuhan minat anak. Integrasi permainan digital yang terarah dapat mentransformasi pembelajaran menjadi interaktif dan menarik.
Furnitur Pintar Modular untuk Stimulasi Kemandirian dan Interaksi Sosial Anak Prasekolah Saraswati Ayu Indhiraswari; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Mohammad Syahidul Haq; Nurul Istiq'faroh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan fitur pintar modular pada furnitur PAUD sebagai upaya stimulasi kemandirian dan interaksi sosial anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap standar perkembangan anak, kurikulum, serta teknologi sederhana. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu mengidentifikasi kendala di kelas, merancang fitur furnitur, dan menyusun contoh penerapannya dalam kegiatan belajar. Hasil kajian konseptual menunjukkan bahwa furnitur dengan fitur sederhana, seperti lampu pengingat dan penanda kerja kelompok, dapat membantu anak belajar mandiri dan berinteraksi tanpa harus selalu diingatkan oleh guru. Respon otomatis dari furnitur mendorong anak memahami kebiasaan baik secara bertahap. Disimpulkan bahwa furnitur pintar modular dapat menjadi sarana pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter anak secara alami serta membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif, mandiri, dan kondusif.
Efektifitas Permainan Tradisional Sunda Manda Modifikasi untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Nur Rohmatul Imamah; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Andi Kristanto; Nurul Istiq’faroh; Muhammad Syahidul Haq; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1793

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak usia dini khususnya rasa percaya diri, merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menumbuhkan kepercayaan diri adalah melalui permainan tradisional yang dimodifikasi, seperti permainan Sunda Manda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan tradisional Sunda Manda modifikasi dalam meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, di mana peneliti hadir langsung untuk mengamai dan mendokumentasikan perilaku anak selama kegiatan bermain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum permainan diberikan, tingkat kepercayaan diri anak masih rendah, ditandai dengan perilaku pasif, enggan tampil, dan takut mencoba tantangan. Setelah mengikuti permainan Sunda Manda modifikasi, terjadi peningkatan signifikan pada indikator keberanian mencoba, kemampuan mengambil giliran, ekspresi saat bermain, dan kesediaan tampil di depan teman. Anak menjadi lebih antusias, percaya diri, dan mampu mengekspresikan diri secara positif. Kesimpulannya, permainan tradisional Sunda Manda modifikasi efektif sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini.
Efektivitas Penggunaan Media Wayang Monopoli dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Eny Damayanti; Wulan Patria Saroinsong; Kartika Rinakit Adhe; Andi Kristanto; Nurul Istiq'faroh; Muhammad Syahidul Haq; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1808

Abstract

Anak yang terbiasa berpikir kritis cenderung mampu mengajukan pertanyaan, menalar, dan mengevaluasi situasi secara lebih mandiri. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media Wayang Monopoli dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 30 anak yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan media Wayang Monopoli dan kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen kemampuan berpikir kritis disusun berdasarkan indikator kemampuan mengajukan pertanyaan, memberikan alasan, menawarkan alternatif solusi, dan menarik kesimpulan sederhana. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (t(28) = 4.21, p < 0.05). Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan rata-rata yang lebih tinggi (gain score 23.4%) dibandingkan kelompok kontrol (8.1%). Temuan ini menunjukkan bahwa media Wayang Monopoli mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual sehingga merangsang proses berpikir tingkat tinggi pada anak. Dengan demikian, media Wayang Monopoli efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini.
Literasi Digital Guru PAUD dalam Mengembangkan Inovasi Pembelajaran Zesika Dwi Maghfiroh; Kartika Rinakit Adhe; Wulan Patria Saroinsong; Andi Kristanto; Nurul Istiq&#039;faroh; Mohammad Syahidul Haq
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7779

Abstract

Fenomena digitalisasi dalam dunia pendidikan pada era society 5.0 menuntut guru pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki kemampuan literasi digital sebagai dasar pengembangan inovasi pembelajaran yang relevan dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi digital guru PAUD serta penerapan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital guru PAUD berada pada kategori sangat baik, yang tercermin dari kemahiran penggunaan teknologi, kreativitas dalam pengembangan buku cerita digital dan video pembelajaran. Inovasi pembelajaran diterapkan melalui pemanfaatan media digital dalam kegiatan bermain dan penilaian menggunakan jurnal digital. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pemanfaatan literasi digital guru dalam penerapan penilaian berbasis jurnal digital yang memudahkan guru melakukan penilaian dan menjalin komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital guru secara berkelanjutan.
Manajemen Sarana Prasarana Kelas dalam Mendukung Regulasi Emosi Anak Kelompok B di PAUD Urban Saraswati Indhiraswari; Sri Setyowati; Rachma Hasibuan; Kartika Rinakit Adhe; Wulan Patria Saroinsong; Ruqoyyah Fitri; Fajar Arianto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen ruang kelas dalam mendukung regulasi emosi anak usia dini di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lingkungan urban. Penelitian dilakukan di lembaga PAUD yang menghadapi keterbatasan lahan sebagai tantangan utama penataan ruang kelas. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, diskusi dengan guru, dan dokumentasi tata letak kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ruang kelas berbasis prinsip affordance, melalui pembagian area aktivitas, area guru, dan pojok aman, membantu anak menenangkan diri, memilih aktivitas sesuai kondisi emosional, serta memulihkan fokus belajar. Penataan meja berbentuk L dan akses terhadap alat permainan edukatif juga mendukung interaksi sosial positif dan mengurangi konflik antar anak. Temuan ini menunjukkan kebaruan berupa model pengelolaan ruang kelas adaptif pada lahan terbatas yang berkontribusi dalam mendukung regulasi emosi anak usia dini. Secara teoretis, hasil penelitian ini menguatkan teori ekologi Bronfenbrenner dan tahap perkembangan psikososial Erikson, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi penataan ruang kelas PAUD urban dengan keterbatasan fisik.