Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analysis of the Benefits of Role-Play in Early Childhood: A Systematic Literature Review Fatimah, Maya; Widhiasih, Angger Prima
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 2 (2025): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i2.14220

Abstract

This systematic literature review (SLR) analyzes the benefits of role-playing activities for early childhood development, focusing on cognitive, social, and emotional domains. The study is grounded in the increasing need for effective and developmentally appropriate learning strategies in early childhood education. Role-playing is selected due to its interactive and imaginative nature, which fosters holistic growth in young learners. The review employs a qualitative method by synthesizing findings from 20 peer-reviewed journal articles published between 2015 and 2024. These studies involved early childhood learners aged 3–6 years in various educational settings, including kindergartens and early childhood centers across Indonesia, the United States, and Finland. The results reveal that role-playing significantly improves children's verbal communication skills (increased by 35% in five studies), cooperative behavior (enhanced by 42% in seven studies), and emotional regulation (reported improvement in 60% of cases). Additionally, several sources report an increase in creativity and problem-solving abilities through role-play scenarios. The findings confirm that role-playing is a valuable pedagogical tool in early childhood education. In conclusion, the review highlights the importance of integrating structured role-play into early learning curricula to support comprehensive child development. Further empirical research is recommended to assess its long-term impact across diverse cultural contexts.
Implementasi 3 Unsur Jenis Main dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun di PAUDQu Daaarul Ishlah-Jambe Dwi Rahayu Retnoningsih; Angger Prima Widhiasih; Evy Fitria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i3.8427

Abstract

Di era teknologi modern, penggunaan gawai telah mengubah cara anak-anak usia PAUD berkomunikasi satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari proses pembelajaran berbasis tiga elemen main pada anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan, dan informan adalah satu guru dan dua belas anak. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi selama 3 x 90 menit, dan studi dokumen menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan tiga unsur utama perkembangan bahasa di PaudQu Daarul Ishlah dan bagaimana penerapan tersebut berdampak pada perkembangan bahasa anak-anak berusia 5-6 tahun. PaudQu Daarul Ishlah adalah lembaga pendidikan Al-Qur'an untuk anak usia dini yang menekankan nilai-nilai Islami dengan menggunakan pendekatan berbasis permainan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak melalui main konstruktif, main peran, dan main fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dapat menyebutkan ciri-ciri benda secara sederhana saat bermain tiga jenis permainan tersebut. Misalnya, mereka dapat mengatakan bahwa bentuk kacang hijau adalah "bulat". Anak-anak mampu mengucapkan dialog sosial seperti "Ayo makan dulu," "Ibu mau memasak," dan "Ayah berangkat kerja," selama kegiatan main peran.