L. Heny Nirmayani
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepraktisan Media Buku Cerita Anak Berbasis Nilai Karakter Tanggung Jawab Dan Disiplin Pada materi Makna Sila-sila Pancasila Siswa Kelas IV SD I Komang Danu Sedana Yoga; L. Heny Nirmayani; Putu Eka Sastrika Ayu
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.735

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan alat belajar dalam bentuk buku cerita untuk anak-anak yang memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang tinggi. Alat tersebut dirancang untuk memfasilitasi siswa dalam memahami materi pembelajaran sambil menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab dan disiplin terkait dengan makna sila-sila Pancasila bagi siswa kelas IV di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation).Uji kepraktisan media dilakukan dengan melibatkan tiga orang guru dan delapan belas peserta didik kelas IV sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket (kuesioner), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepraktisan media berdasarkan penilaian guru memperoleh persentase sebesar 96%, sedangkan berdasarkan penilaian peserta didik memperoleh persentase sebesar 91%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media buku cerita anak yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat praktis dan layak digunakan untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Putu Eka Sastrika Ayu; I Putu Suardipa; I Made Ari Winangun; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; L. Heny Nirmayani; Komang Surya Adnyana; Ni Putu Candra Prastya Dewi; I Komang Wahyu Wiguna; I Ketut Ngurah Ardiawan; I Made Sedana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6465

Abstract

Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan pendekatan deep learning, khususnya dalam mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar bermakna, dan asesmen autentik. Kondisi ini berdampak pada praktik pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan pengembangan pemahaman konseptual siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran di kelas. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui metode workshop partisipatif, diskusi kelompok terfokus, pendampingan intensif, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan aktivitas pembelajaran bermakna, serta penyusunan asesmen yang berorientasi pada pemahaman konseptual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Selain itu, guru menunjukkan perubahan sikap yang lebih reflektif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan deep learning tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat paradigma pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.