Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Bahasa Inggris Menjadi Bahasa Internasional Sebagai Tinjaun Historis dan Politik Mochammad Nurdiansyah N; Gunawan Santoso; Muhammad Feisha F; Nazhimah Layala
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i2.1850

Abstract

Artikel ini membahas bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, dari campuran berbagai bahasa Norse, Denmark, dan Anglo-Saxon pada abad ke-6 hingga ke-10. Terdapat latar belakang dari internasionalisasi bahasa inggris ini, mulai dari kolonialisasi Inggris menyebarkan Bahasa Inggris di seluruh dunia, globalisasi dan revolusi industri. Internasionalisasi bahasa Inggris memfasilitasi komunikasi global dan membuat hubungan diplomasi menjadi mudah, namun disamping itu internasionalisasi ini menyebabkan marginalisasi keberagaman linguistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dimana memahami fenomena atau kejadian tertentu dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data yang bersifat deskriptif atau naratif.
Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Performa Mengajar Yang Tinggi dalam Mengajar Rivia Juliani; Gunawan Santoso; Yasmin Hadiyya Fatin Hana; Ryan Fajar Ramadani; Salsa Kusumadiniati
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i2.1851

Abstract

Pengaruh motivasi kerja guru terhadap motivasi mengajar menjadi topik penelitian yang relevan dalam konteks pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas bagaimana motivasi kerja guru dapat mempengaruhi motivasi mengajar guru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner. Penelitian ini melibatkan 55 responden yang berasal dari guru dari semua jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja guru mempengaruhi dorongan mereka untuk mengajar. Guru yang memiliki motivasi kerja yang tinggi cenderung memiliki motivasi yang tinggi dalam mengajar. Motivasi kerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain kompetensi profesional, kepuasan kerja, timbal balik siswa dan cita-cita. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja guru juga dapat meningkatkan motivasi guru untuk mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Oleh karena itu, hasil positif dari penelitian ini adalah bahwa dapat membantu dalam pengembangan pendekatan yang berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran yang diberikan kepada siswa.
Pengelolaan Hasil Tes Soal Pendidikan Karakter Terhadap Validitas dan Reliabilitas di Jenjang Sekolah Menengah Pertama Kelas Delapan Fayyaza Fayyaza Ariefa Yusvinanda; Adeliza Eva Uncu; Gracia Emmanuella; Santika Unawekla; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i2.1861

Abstract

Salah satu komponen penting dari pendidikan holistik adalah pendidikan karakter, yang dimaksudkan untuk membentuk generasi muda yang berbudi luhur dan berprinsip. Guna melihat seberapa akurat tes soal Pendidikan Karakter maka sangat penting untuk melihat dalam bentuk validitas dan reliabilitas suatu soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengelolaan hasil tes pendidikan karakter terhadap validitas dan reliabilitas di kelas delapan Sekolah Menengah Pertama. Penelitian kuantitatif dengan desain kuesioner digunakan sebagai metode dengan bentuk pengumpulan data. Sampel penelitian terdiri dari 35 siswa yang dipilih secara acak. Metode penelitian yang digunakan adalah ujian tentang pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan hasil tes soal Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama kelas delapan belum optimal. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya reliabilitas tes soal pendidikan karakter. Dalam hal ini, validitas isi tes telah mencapai 0,26 sedangkan rata – rata reliabilitas tes soal pendidikan karakter hanya mencapai 0,11.