Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Research and Development (R&D) dalam Pengembangan Produk dan Relokasi Usaha: Studi Kasus Rumah Makan Iko Denai Muhammad Taruna Sakti Batubara; Laura Natalia Naibaho; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Lilis Elita Sinaga; Dionisius Sihombing; Marito Ritonga
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 2 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i2.1475

Abstract

Small and medium enterprises (SMEs) often face limitations in implementing formal Research and Development (R&D), leading to reliance on informal practices based on experience and customer interaction. This study aims to examine how informal R&D contributes to product development and operational improvement in a small culinary business, namely Iko Denai Restaurant in Medan, Indonesia. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews with the business owner and direct field observations. Source triangulation was applied to enhance data validity by comparing findings from different data sources. The results indicate that R&D activities are carried out informally through continuous interaction with customers, small-scale product trials, and ongoing evaluation of product quality and service. This approach enables the business to introduce new menu items with lower risk and adapt quickly to customer preferences. In addition, the decision to relocate the business to a more strategic location reflects a form of process innovation aimed at improving accessibility and customer convenience. The study highlights that informal R&D practices can effectively support innovation and business sustainability in SMEs, offering practical insights for small business development.
Strategi Manajemen Human Capital Pascamerger pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Hilma Harmen; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Laura Natalia Naibaho; Lilis Elita Sinaga; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Melvin Dominic Prapta Girsang; Misael Artur Tarigan; Chelsy Nainggolan
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen human capital setelah merger GoTo dengan fokus pada isu integrasi budaya, kepemimpinan, dan retensi karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (literature review), dengan menelaah berbagai sumber akademik nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama pascamerger GoTo meliputi benturan budaya kerja antara Gojek yang kompetitif dan Tokopedia yang kolaboratif, dualisme kepemimpinan yang memengaruhi arah organisasi, serta menurunnya loyalitas dan produktivitas karyawan akibat ketidakpastian struktural. Untuk mengatasi hal tersebut, strategi yang disarankan meliputi pembentukan program integrasi budaya dan nilai bersama, penerapan kepemimpinan kolaboratif berbasis komunikasi terbuka, serta penguatan sistem manajemen talenta dan retensi karyawan melalui penghargaan dan pengembangan karier yang adil. Dengan menempatkan manusia sebagai inti dari proses transformasi organisasi, GoTo dapat mempertahankan keunggulan kompetitif sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnisnya di era ekonomi digital.
Analisis Etika di Tempat Kerja terhadap Kasus Pelecehan Verbal dan Catcalling pada Pekerja Perempuan Hilma Harmen; Laura Natalia Naibaho; Lilis Elita Sinaga; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Albert Tunggul Ardiansyah; Radhitya Dava Gurusinga
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 3 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i3.2130

Abstract

Catcalling remains a common form of verbal sexual harassment experienced by women in the workplace and is frequently normalized as harmless humor or casual interaction. Such perceptions weaken efforts to create safe, respectful, and professional working environments while exposing female employees to psychological distress and reduced work performance. This study aims to examine workplace ethics in addressing verbal harassment and catcalling directed at female workers and to identify preventive measures from ethical and legal perspectives. The research employed a qualitative library research approach by reviewing relevant books, scientific journal articles, laws and regulations, and institutional reports published between 2021 and 2025. The collected literature was analyzed using descriptive content analysis to identify recurring themes related to workplace ethics, legal protection, and organizational responsibility. The findings indicate that catcalling constitutes a violation of professional ethics and personal dignity rather than a form of harmless communication. The practice is sustained by gender stereotypes, weak organizational oversight, and limited awareness of ethical workplace behavior. Strengthening anti-harassment policies, promoting ethical communication, providing secure reporting mechanisms, and enforcing legal protections are essential to fostering a safer and more inclusive workplace for female employees.
Analisis Perencanaan Stategis dan Proses Pemasaran pada Usaha Pentol Judes (Juara Pedes) Medan Laura Natalia Naibaho; T Teviana; Adelina Lubis; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Melvin Dominic Prapta Girsang; Lilis Elita Sinaga; Chelsy Nainggolan
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 3 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v3i1.5610

Abstract

Perencanaan strategis dan proses pemasaran merupakan dua kunci dalam meningkatkan efektivitas bisnis, khususnya dalam usaha kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perencanaan strategis dan proses pemasaran pada usaha Pentol Judes (Juara Pedes). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategis yang matang, analisis situasi, pengembangan pada strategi pemasaran, dan implementasi strategi dan evaluasi berperan penting dalam menjaga daya saing usaha. Selain itu, penerapan strategi pemasaran yang efektif, seperti pemanfaatan media sosial, promosi, serta inovasi produk, berkontribusi dalam meningkatkan visibilitas dan penjualan. Studi ini menegaskan bahwa kombinasi antara perencanaan strategis dan pemasaran yang terstruktur dapat membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat.
Solusi Persyaratan Usia Terhadap Peluang Kerja Bagi Tenaga Kerja di Indonesia Hilma Harmen; Muhammad Taruna Sakti Batubara; Laura Natalia Naibaho; Lucky Sanjaya Rajagukguk; Lilis Elita Sinaga; Melvin Dominic Prapta Girsang; Natasyah Yolanda; Chelsy Nainggolan
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 3 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v3i1.5611

Abstract

Persyaratan usia dalam dunia kerja sering menjadi kendala bagi tenaga kerja di Indonesia, baik bagi pekerja muda yang minim pengalaman maupun pekerja berusia lanjut yang dianggap kurang produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi solusi terhadap persyaratan usia dalam peluang kerja di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan penelitian literatur dan analisis kebijakan ketenagakerjaan. Studi menunjukkan bahwa kualifikasi kebutuhan SDM tidak sesuai dengan prinsip analisis pekerjaan. Oleh karena itu, penelitian ini menyajikan alternatif terhadap permasalahan, seperti revisi regulasi ketenagakerjaan untuk mengakomodasi berbagai kelompok usia dan penerapan prinsip analisis pekerjaan, yaitu job specification yang dapat meningkatkan aksesibilitas kerja. Selain itu, lingkungan kerja yang lebih inklusif dapat dicapai melalui penerapan prinsip analisis pekerjaan berbasis kompetensi yang mempekerjakan karyawan dari berbagai kelompok usia. Studi ini menunjukkan bahwa implementasi analisis pekerjaan dan reformasi kebijakan ketenagakerjaan dapat membantu mengatasi hambatan usia dan meningkatkan peluang kerja bagi tenaga kerja di Indonesia.