Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Tera

ANALISIS KEGAGALAN DREDGING SYSTEM PADA OUTLET COAL BUNKER DI PLTU INDRAMAYU Komarudin; Kabdiyono, Era Agita; Sugeng, Margono
Jurnal Tera Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Tera (Maret 2021)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.482 KB)

Abstract

Batubara berkalori rendah yang di ijinkan di PLTU Wilayah Indramayu. Untuk menjaga kontinuitas penyediaan batubara sebelum dibakar di atas boiler, batubara disimpan di gudang batubara. Dalam kenyataanya, seringkali terjadi gangguan pada gudang batubara yang biasa disebut dengan penyumbatan batubara. Penyumbatan batubara sering terjadi pada musim penghujan yang mana batubara dalam kondisi basah. Gudang batu bara yang telah dilengkapi dengan sistem pengerukan digunakan untuk mengatasi penyumbatan batubara, namun karena karakteristik batubara basah tersebut membuat pengerukan tidak dapat memecahkan batubara, walaupun pengoperasian pengerukan berjalan normal. Pompa hidrolik memberikan sebuah tekanan pada pengerukan, sehingga pengerukan memiliki gaya yang bekerja di sepanjang area kerjanya. Dengan menggunakan metode diagram “5-Why”, perhitungan pada luas area kerja dan gaya pengerukan, kita akan mengetahui permasalahan sistem pengerukan yang belum dapat dioperasikan secara maksimal. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan, didapatkan luas are pekerjaan dan gaya pengerukan yang kurang maksimal, sehingga menyebabkan pengerukan tidak mampu memutus penyumbatan batubara. Selanjutnya, modifikasi pengerukan dilakukan dengan mengubah sudut sudu 90o (sama dengan ketinggian dinding gudang batubara) menjadi 30o dan menambahkan 10 bilah yang dipasang pada sumbu tengah dengan model zig-zag. Modifikasi pengerukan ini membuat luas pekerjaan pengerukan bertambah dari 3 m2 menjadi 4,2 m2 dan gaya pengerukan dari 24,106 N menjadi 33,6.106 N. Dengan penambahan luas pengerukan dan gaya pengerukan, masalah penyumbatan batubara pada gudang batubara tidak terjadi lagi.
PENGARUH TWICE TEMPER DAN VARIASI TEMPERATUR NITRIDASI TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA PERKAKAS Sugeng, Margono; Fato, Adri; Ardi Alfatah, Kholif
Jurnal Tera Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Tera (September 2021)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.615 KB)

Abstract

Baja SKD 11 dengan proses pengerasan permukaan adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekerasan pada permukaan benda kerja dan dapat meningkatkan umur pakai sehingga menekan biaya produksi. Efek terjadinya perubahan dimensi akibat pengerasan permukaan pada benda kerja menjadi fokus penelitian ini untuk mendapatkan siklus baru yang optimum. Benda uji yaitu baja perkakas SKD11 mendapatkan proses perlakuan panas pada temperatur austenisasi 10300C, dengan pendinginan, udara, lalu dilakukan 2 kali proses temper pada temperatur 5000C, dilanjutkan dengan melakukan nitridasi pada temperatur 5300C dan 5600C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus perlakuan panas pada baja perkakas SKD11 dengan temperatur nitridasi 5300 ccenderung tidak terjadi perubahan dimensi
ANALISIS PERBEDAAN LAJU KOROSI HASIL PENGUJIAN WEIGHT LOSS DAN POLARISASI PADA PIPA DENGAN PENGUJIAN KOROSI STANDAR ASTM G59 DAN ASTM G31 Sugeng, Margono; Maulana Ismail, Fajar; Purbo Utomo, Januar
Jurnal Tera Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Tera (Maret 2022)
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.245 KB)

Abstract

Dalam pengaplikasian pipa distribusi uap tidak selalu baik, sering terjadi kerusakan pada pipa yang dapat diindikasikan kerusakan disebabkan oleh korosi. Terkait dengan itu, tema korosi untuk dianalisis menggunakan material pipa API 5L Grade B. Hasil dari pengujian weight loss dengan luas permukaan terendam adalah 196 cm2 laju korosi yang terjadi adalah 1,30783 dan sisa umur pipa ± 2 tahun, hasil pengujian polarisasi Cyclic potentiodynamics dengan luas permukaan 1 cm2 menghasilkan laju korosi 0,031982 mmpy dan sisa umur ± 158 tahun. Jenis korosi yang terjadi akibat pengujian berdasarkan pengamatan visual adalah korosi pitting