Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan dukungan edukasi gizi agar siswa memiliki pengetahuan yang memadai dalam memilih makanan sehat dan bergizi. Kondisi ini menjadi penting pada wilayah kepulauan yang menghadapi keterbatasan akses pangan serta permasalahan gizi ganda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai makanan sehat, bergizi, dan seimbang melalui edukasi Makanan Sehat, Bergizi, dan Kuat (Manset Ibuku) sebagai upaya mendukung pelaksanaan MBG di SMPN 01 Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kegiatan menggunakan pendekatan promotif dan preventif dengan desain one-group pre-test-post-test. Edukasi dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi dan demonstrasi contoh penyusunan menu sehat dengan memanfaatkan pangan yang mudah diperoleh di lingkungan setempat. Sebanyak 73 siswa kelas VII–IX mengikuti pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner yang sama sebelum dan setelah edukasi. Analisis dilakukan secara deskriptif, sedangkan perubahan skor pengetahuan dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Perbedaan skor berdasarkan kelas dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis, sedangkan perbedaan berdasarkan jenis kelamin dianalisis menggunakan Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 8,78 ± 1,78 pada pre-test menjadi 9,11 ± 1,69 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 0,33 poin dan berbeda secara signifikan (p=0,033). Peningkatan terbesar ditemukan pada siswa kelas IX, yaitu 0,67 poin (p=0,008). Terdapat perbedaan skor post-test antar kelas (p=0,006), tetapi tidak ditemukan perbedaan bermakna berdasarkan jenis kelamin terhadap perubahan skor pengetahuan. Edukasi Manset Ibuku dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai makanan sehat dan bergizi serta berpotensi menjadi komponen pendukung edukatif dalam pelaksanaan MBG di wilayah kepulauan. Namun, peningkatan pengetahuan belum dapat diartikan sebagai perubahan perilaku makan atau perbaikan status gizi sehingga diperlukan edukasi berkelanjutan dan evaluasi lebih lanjut