Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penerapan BIM Terhadap Quantity Take Off dan Biaya Arsitektur dan MEP Proyek PMI Jakarta Nabilla Eka putri; Adhi Purnomo; Mirara Khanza
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/zmz7g480

Abstract

Teknologi konstruksi telah menciptakan Building Information Modeling (BIM) sebagai metode untuk membuat model produk yang semakin detail dan menciptakan hasil melalui proses yang semakin kompleks. Pemodelan bangunan yang mengimplementasikan BIM dapat terintegrasi satu sama lain sehingga jika terjadi perubahan design, volume pekerjaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan berubah secara otomatis menyesesuaikan perubahan design terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Building Information Modeling (BIM) terhadap Quantity Take Off (QTO) dan biaya pekerjaan arsitektur serta MEP pada proyek pembangunan Gedung PMI Jakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan fokus pada analisis elemen pipa dan dinding menggunakan software Autodesk Revit. Prosedur penelitian dimulai dengan pengumpulan data melalui shop drawing dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) gedung, yang kemudian diolah untuk menghasilkan model 3D serta melalui tahap clash detection untuk mengidentifikasi konflik antara elemen arsitektur dan MEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM dapat meningkatkan akurasi perhitungan volume dan biaya, serta mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada metode konvensional. Terdapat penghematan biaya sebesar Rp 2.661.160 setelah perbaikan yang dilakukan berdasarkan hasil analisis clash detection.
Analisis Kinerja Struktur Apartemen 16 Lantai di Jakarta Terhadap Beban Gempa dengan Metode Respon Spektrum menggunakan ETABS V9.7.0 Berdasarkan SNI 1726 : 2019 Johannes Panjaitan; Erna Septiandini; Mirara Khanza
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah LPPM Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tinggi suatu bangunan gaya lateral yang diterima juga akan semakin besar, terutama terhadap gaya gempa, sehingga memerlukan perencanaan terhadap gaya gempa. Pengujian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan bangunan, menganalisis beban yang bekerja pada bangunan, menganalisis partisipasi massa, periode, dan gaya geser bangunan. Serta mengevaluasi simpangan antar lantai dan pengaruh P-Delta. Tahap pertama pemodelan struktur bangunan dengan menggunakan program Extended Three Dimensional Analysis of Building System (ETABS). Tahap setelah pemodelan adalah input beban-beban yang bekerja di bangunan. Dan tahap terakhir adalah perhitungan sekaligus menginput nilai periode dan value pada menu define functions respon spektrum. Beban mati tambahan sebesar 4,001 kN/ untuk pelat, 8,58 kN/ untuk dinding, dan 6,2763 kN/ untuk tangga. Beban hidup 1,92 kN/ dan 4,79 kN/. Nilai simpangan antar tingkat dan nilai pengaruh P-Delta pada bangunan apartemen 16 lantai di Jakarta lebih kecil dari batas izin, sehingga memenuhi persyaratan. Pemodelan Struktur Apartemen 16 lantai berhasil dilakukan dengan berupa pemodelan 3 dimensi (3D). Dan kekuatan bangunan aman terhadap beban gempa yang bekerja sesuai SNI 1726:2019.
Penerapan BIM 5D dalam Menangani Permasalahan dari Perubahan Desain Pekerjaan Struktur pada Proyek X Ulfiah Utari; Adhi Purnomo; Rezi Berliana Yasinta; Lenggogeni; Irika Widiasanti; Mirara Khanza
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan desain pada pekerjaan struktur sering terjadi selama pelaksanaan proyek konstruksi dan berdampak pada perubahan kuantitas pekerjaan serta biaya konstruksi. Perhitungan secara konvensional yang masih mengacu pada gambar dua dimensi berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian akibat keterbatasan dalam mengidentifikasi setiap elemen struktur. Penelitian ini bertujuan menerapkan Building Information Modeling (BIM) 5D sebagai solusi dalam menangani perubahan desain melalui pemodelan ulang struktur, perhitungan Quantity Take-Off (QTO), dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara terintegrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi berupa gambar kerja, dokumen perubahan desain, dan standar detail struktur, serta wawancara dengan pihak kontraktor. Pemodelan dilakukan menggunakan software Cubicost Take-off Architecture Structure (TAS), Take-off Reinforced Bar (TRB), dan Take-off Bill of Quantity (TBQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BIM menghasilkan perbedaan biaya sebesar Rp832.857.039 atau sekitar 4,32% dibandingkan metode konvensional. Penerapan BIM 5D mampu mengintegrasikan proses pemodelan, perhitungan kuantitas, dan biaya sehingga mendukung pengelolaan perubahan desain secara lebih efektif pada proyek konstruksi.