Wijayanti, Intan Manggala
Universitas Islam Bandung

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hukum terhadap Putusan Nomor 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg Akibat Wanprestasi Nasabah pada Pembiayaan Murabahah Rahmat Fizran; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5348

Abstract

Abstract. Murabahah is an agreement to buy and sell an item by affirming its purchase price to the buyer and the buyer paying it at a higher price as an agreed profit. In murabahah financing, there are sometimes defaults, for example defaults committed by Bank Syariah Indonesia customers with case number 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg. Customers in 2017 received murabahah financing, initially customers were able to fulfill their obligations, but at the beginning of 2019 customers could not fulfill their installments to the bank so the bank gave warnings one to three, but customers did not heed it. In addition, the bank had also offered restructuring, but it was rejected by the customer. Then it is appropriate for the bank to execute the bank's dependent rights as the first dependent rights holder to execute the dependent rights alone or through the KPKNL. The auction of this guarantee is considered to be detrimental to the customer because the price limit of the collateral object is too low and the execution of this auction should be carried out through the fiat of the local religious court, because this makes the customer or plaintiff sue the BSI bank to the religious court As for the judge's decision in this case is to reject the customer's lawsuit. the urgency of this study is to know the bank's handling of problematic murabahah financing in BSI and the legal analysis of the judgment number 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg due to default of the client on the murbahah settlement. The methods used are qualitative, interview data collection techniques, literature studies and documentation. Data analysis techniques condense data, display data, and draw conclusions the results of this study show that the price limit determined by the bank without customer agreement does not conflict with the MUI fatwa of the National Shari'a Council No. 47 / DSN-MUI / II / 2005. Abstrak. Murabahah merupakan akad jual beli suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan pembeli membayarnya dengan harga yang lebih sebagai keuntungan yang disepakati. Dalam pembiayaan murabahah kadang terjadi wanprestasi, Sebagai contoh wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah Bank Syariah Indonesia dengan nomor perkara 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg. Nasabah ditahun 2017 mendapatkan pembiayaan murabahah, pada awalnya nasabah dapat memenuhi kewajibannya, akan tetapi diawal tahun 2019 nasabah tidak dapat memenuhi angsurannya kepada bank sehingga bank memberikan peringatan satu hingga tiga, tetapi nasabah tidak mengindahkannya. Selain itu bank juga sudah menawarkan restrukturisasi, tetapi ditolak oleh nasabah. Maka sudah selayakanya bank mengeksekusi hak tanggungan bank sebagai pemegang hak tanggungan pertama mengeksekusi hak tanggungan secara sendiri atau melalui KPKNL. Adapun pelelangan jaminan ini dirasa merugikan nasabah dikarenakan limit harga objek jaminan terlalu rendah dan seharusnya eksekusi lelang ini dilakukan melalui fiat pengadilan agama setempat, karena hal inilah membuat nasabah atau penggugat menggugat bank BSI ke pengadilan agama Adapun putusan hakim dalam perkara ini ialah menolak gugatan nasabah. urgensi penelitian ini adalah mengetahui penanganan bank terhadap pembiayaan murabahah bermasalah di BSI dan analisis hukum terhadap putusan nomor 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg akibat wanprestasi nasabah pada pembiyaan murbahah. Metode yang digunakan ialah kualitatif, Teknik pengumpulan data wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Teknik analisis data memadatkan data, menampilkan data, dan menarik kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa limit harga yang ditentukan bank tanpa kesepakatan nasabah tidak bertentangan dengan fatwa MUI Dewan Syari’ah Nasional No 47/DSN-MUI/II/2005.
Analisis Penerapan Peraturan OJK Nomor 35/PJOK 05/2018 Pada Pembiayaan Channeling di BPRS Riyal Irsyadi terhadap Koperasi Karyawan PT. Bakrie Autoparts Muhammad Asyraf Anshari; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5702

Abstract

Abstract. Channeling pattern where the position of the Cooperative as a liaison between the Bank and the members of the Cooperative. The liaison in this broad sense, namely assisting the Bank in all its activities, starting from selecting prospective customers, selecting good customer characteristics, helping to draw up agreements and the use of finances. In carrying out its function as an intermediation institution, namely expanding its financing to the economic sector and MSMEs, BPRS Riyal Irsyadi carries out Linkage program cooperation with BMT MFIs and KSPPS Cooperatives and Employee Cooperatives. The purpose of this study is to examine the conformity of the chaneling financing pattern scheme implemented by BPRS Riyal Irsyadi with OJK regulation Number 35 / PJOK 05/2018, this research uses qualitative research methods with descriptive methods, The results of this study the implementation of Channeling Financing run by BPRS Riyal Irsyadi must be guided by POJK No. 35 / POJK.05 / 2018, because this basis is an absolute thing carried out by BPRS as a guideline in carrying out these financing activities. In addition, the implementation of channeling financing at BPRS Riyal Irsyadi with the Employee Cooperative of PT Bakrie Autoparts that the financing activity is very beneficial for each party. And Analysis of the Application of POJK No.35 / POJK.05 / 2018 on Channeling Financing at BPRS Riyal Irsyadi with employee cooperatives PT Bakrie Autoparts the implementation of financing has not been fully in accordance with POJK No.35 / POJK.05 / 2018. Abstrak. Pola Channeling dimana kedudukan Koperasi sebagai penghubung antara Bank dengan anggota Koperasi. Penghubung pada dalam arti luas ini, yaitu membantu Bank pada seluruh kegiatannya, mulai dari pemilihan calon nasabah, menseleksi ciri nasabah yang baik, membantu menyusun perjanjian serta penggunaan keuangannya. Dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga intermediasi, yakni memperluas pembiayaannya kepada sektor- sektor ekonomis dan UMKM, BPRS Riyal Irsyadi menjalankan kerjasama Linkage program dengan LKMS BMT dan Koperasi KSPPS maupun Koperasi Karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti terkait keseuaian skema pola pembiayaan chaneling yang dilaksanakan oleh BPRS Riyal Irsyadi dengan peraturan OJK Nomor 35/ PJOK 05/2018, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, hasil penelitian ini Pelaksanaan Pembiayaan Channeling yang dijalankan oleh BPRS Riyal Irsyadi harus berpedoman pada POJK No. 35/POJK.05/2018, karena dasar tersebut menjadi hal yang mutlak dijalankan oleh BPRS sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan pembiayaan tersebut. Selain itu Pelaksanaan Pembiayaan Channeling di BPRS Riyal Irsyadi dengan Koperasi Karyawan PT Bakrie Autoparts bahwa kegiatan pembiayaan tersebut sangat besar manfaatnya bagi masing- masing Pihak. Dan Analisis Penerapan POJK No.35/POJK.05/2018 pada Pembiayaan Channeling di BPRS Riyal Irsyadi dengan Koperasi karyawan PT Bakrie Autoparts pelaksanaan pembiayaannya belum sepenuhnya sesuai dengan POJK No.35/POJK.05/2018.
Pengaruh Pembiyaan Crowdfunding Syariah Berbasis Fintech pada Aplikasi Qazwa terhadap Peningkatan Kinerja UMKM di Kota Bandung Rifa Afrillia Rosadi; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.7163

Abstract

Abstract. Sharia funding and financing sources are currently experiencing development, not only at the field level but have also entered the online system for their application. One form of online-based sharia funding is fintech-based sharia crowdfunding financing on the Qazwa application. It is hoped that the existence of a financing facility from the crowdfunding fund will encourage an increase in the financial performance of MSMEs, which is one of the important business sectors in Indonesia. Based on this background, the research focus is formulated in the form of the following questions: What is the level of MSME financial performance in the city of Bandung? How is the implementation of financing through Sharia crowdfunding on the Qazwa application by MSMEs in the city of Bandung? And how does financing through Sharia crowdfunding affect the Qazwa application on the financial performance of MSMEs in the city of Bandung? The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The results showed that the financial performance of MSME actors and financing from crowdfunding funds on the Qazwa application had also been going well and there was an influence on the distribution of financing from sharia crowdfunding funds on the Qazwa application on the variable level of MSME financial performance in the city of Bandung of 6.4%, indicating a high level of influence is still low Abstrak. Sumber pendanaan dan pembiayaan syariah dewasa ini mengalami perkembangan, tidak hanya dalam tataran lapangan namun juga sudah memasuki sistem online pada pengaplikasiannya. Salah satu bentuk pendanaan syariah berbasis online adalah pembiayaan crowdfunding syariah berbasis fintech pada aplikasi Qazwa. Adanya fasilitas pembiayaan dari dana crowdfunding tersebyr diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan para pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor bisnis penting di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian dirumuskan ke dalam bentuk pertanyaan berikut: Bagaimana tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Bagaimana pelaksanaan pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa oleh para UMKM di Kota Bandung? Dan bagaimana pengaruh pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pelaku UMKM dan pembiayaan dari dana crowfunding pada aplikasi Qazwa juga sudah berjalan dengan baik serta terdapat pengaruh penyaluran pembiayaan dari dana crowdfunding syariah pada aplikasi Qazwa terhadap variabel tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung sebesar 6.4% yang menunjukkan tingkat pengaruh yang masih rendah
Analisa Perencanaan Strategi BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dengan Menggunakan Metose IFAS-EFAS Shafira Nadhira Putri; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5223

Abstract

Abstract. Baitul Maal Wat Tamwil is a Sharia Microfinance Institution (LKMS) whose function is to empower the community and also perform social functions. Facts on the ground show that many BMTs have sunk and disbanded due to various reasons. In order for BMT Nahdhatul Ummah Ciasem to continue to compete and survive, it is necessary to analyze internal and external situations which will later produce strategies for the progress of BMT. Researchers in their research formulate the formulation of the problem as follows: How are the factors of internal and external strategies at BMT Nahdhatul Ummah based on SWOT analysis; How is the strategic planning that can be applied by BMT Nahdhatul Ummah based on a SWOT analysis. The purpose of this research is to answer the problem formulation. This research is a qualitative research with a case study approach. The results of his research that the internal factor of BMT Nahdhatul Ummah on strength = 1,934 is greater than the value of weakness = 1,586. For external factors opportunities (opportunities) = 1.750 greater than the value of threats (threats) = 1.650. So the position of BMT Nahdhatul Ummah Ciasem by using a SWOT diagram and using a line equation calculation results in the position of BMT Nahdhatul Ummah being in quadrant I with a progressive strategy and supporting aggressive policies; The alternative strategy that must be carried out by BMT Nahdhatul Ummah Ciasem is based on the SWOT matrix, namely there are 4 sets of alternative strategies that can be applied by the company. Abstrak. Baitul Maal Wat Tamwil merupakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfungsi untuk memberdayakan masyarakat dan juga melakukan fungsi sosial. Fakta di lapangan menunjukkan banyak BMT yang tenggelam dan bubar disebabkan berbagai hal. Agar BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dapat terus bersaing dan bertahan, maka diperlukannya analisis situasi internal dan eksternal yang nantinya akan menghasilkan strategi-strategi bagi kemajuan BMT. Peneliti dalam penelitiannya merumuskan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana faktor strategi internal dan eksternal di BMT Nahdhatul Ummah berdasarkan analisis SWOT; Bagaimanakah perencanaan strategi yang dapat diterapkan BMT Nahdhatul Ummah berdasarkan analisis SWOT. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menjawab rumusan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitiannya bahwa faktor internal BMT Nahdhatul Ummah pada kekuatan (strength) = 1,934 lebih besar dari nilai kelemahan (weakness) = 1,586. Untuk faktor eksternal peluang (opportunities) = 1,750 lebih besar dari nilai ancaman (threats) =1,650. Maka posisi BMT Nahdhatul Ummah Ciasem dengan menggunakan diagram SWOT dan menggunakan perhitungan persamaan garis diperoleh hasil posisi BMT Nahdhatul Ummah berada pada kuadran I dengan strategi progresif dan mendukung kebijakan yang agresif; Strategi alternatif yang harus dijalankan BMT Nahdhatul Ummah Ciasem berdasarkan matriks SWOT yaitu ada 4 set alternatif strategi yang dapat diterapkan perusahaan.
Analisis Kualitas Properti dan Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen Muslim KPR Syari’ah Non-Bank Siti Hasbiya; Intan Manggala
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.566 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i2.1477

Abstract

Abstract. Buying a house on credit (KPR) among the public is one solution and an attractive option for owning a house. Sharia mortgages without banks are present as an alternative for Muslim consumers. Sharia mortgages in their transactions do not involve the bank. Property quality and service quality are factors for customer satisfaction. Consumer satisfaction is an attitude or feeling satisfied that a consumer has for what he or she gets according to his expectations. This study aims to analyze the quality of property and service quality on the satisfaction of Muslim non-bank sharia mortgage consumers at KBB. The research method used is quantitative methods. Collecting data used in this study by using questionnaires and interviews. The sample used in this study were 80 consumers. The sampling technique used in this study is a saturated sampling technique, then the data is processed using the multiple regression analysis method. The results of this study indicate that property quality (X1) and service quality (X2) has a positive and significant effect on non-bank sharia consumer satisfaction partially and simultaneously. Abstrak. Pembelian rumah secara kredit (KPR) dikalangan masyarakat menjadi salah satu solusi dan pilihan yang menarik dalam memiliki rumah. KPR syari’ah tanpa bank hadir menjadi salah satu alternatif bagi konsumen muslim. KPR Syari’ah dalam transaksinya tidak mekibatkan Bank. Kualitas properti dan kualitas pelayanan menjadi faktor terjadinya kepuasan konsumen. Kepuasaan konsumen merupakan sebuah sikap atau perasaan puas yang dimiliki seorang konsumen, atas apa yang di dapatkan sesuai dengan harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganaslisis kualitas properti dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen muslim kpr syari’ah non bank di KBB. Metode penelitian yang digunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 80 konsumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, kemudian data di proses dengan menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas properti (X1) dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen syari’ah non bank secara parsial dan simultan
Analisis Segmenting, Targeting, dan Positioning terhadap Layanan PTP Lending Fintech Syariah UMKM Alisa Qotrunnada; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2002

Abstract

Abstract. PT. AS is a sharia-based FinTech company. The purpose of this study is to analyze how the implementation of the STP strategy is carried out by PT. AS and analyze the suitability of the 4p mix against the STP analysis that has been applied. With the implementation of STP, it is possible to determine a marketing strategy that is in accordance with the intended target market. The method used in this study uses qualitative methods and a case study research approach. Data collection techniques with interviews and documentation. The results of the study are that the application of segmenting, targeting and positioning of AS has not implemented complete segmentation according to each variable. Segmentation should be adjusted to the most relevant conditions, by classifying variables according to their respective segmentation. In this case, A divides the variables into demographic segmentation only on gender. In addition, psychographic segmenting should be grouped according to the classification of special variables. So that the segmentation implementation strategy can be appropriate in determining the right target. The suitability of the 4P marketing mix is only according to product, place and promotion. The price is not suitable because there is no grouping in the income variable in Demographic Segmenting. Abstrak. PT. AS merupakan perusahaaan FinTech berbasis syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana penerapan strategi STP yang dilakukan oleh PT. AS dan menganalisis kesesuaian bauran 4p terhadap analisis STP yang telah diterapkan. Dengan adanya penerapan STP dapat menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan target pasar yang dituju. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pegumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu bahwa penerapan segmenting, targeting, dan positioning AS belum menerapkan segmentasi secara lengkap sesuai dengan variabelnya masing-masing. Seharusnya segmentasi disesuaikan dengan kondisi yang paling relevan, dengan mengelompokkan variabel secara klasifikasi sesuai dengan segmentasinya masing-masing. Dalam hal ini A membagi variabel pada segmenting demografis hanya pada jenis kelamin saja. Selain itu untuk segmenting psikografis seharusnya dikelompokkan sesuai dengan klasifikasi variabel khusus. Agar strategi penerapan segmentasi dapat sesuai dalam menentukan target yang tepat. Kesesuaian bauran pemasaran 4P hanya sesuai pada product, place, dan promotion saja. Untuk price tidak sesuai karena tidak ada pengelompokkan dalam variabel pendapatan pada Segmenting Demografis.
Pengaruh Pembiyaan Crowdfunding Syariah pada Aplikasi Qazwa terhadap Peningkatan Kinerja UMKM Bandung Rifa Afrilia Rosadi; Eva Misfah Bayuni; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2265

Abstract

Abstract. Sharia funding and financing sources are currently experiencing development, One form of online-based sharia funding is fintech-based sharia crowdfunding financing on the Qazwa application. It is hoped that the existence of a financing facility from the crowdfunding fund will encourage an increase in the financial performance of MSMEs, which is one of the important business sectors in Indonesia. Based on this background, the research focus is formulated in the form of the following questions: What is the level of MSME financial performance in the city of Bandung? How is the implementation of financing through Sharia crowdfunding on the Qazwa application by MSMEs in the city of Bandung? And how does financing through Sharia crowdfunding affect the Qazwa application on the financial performance of MSMEs in the city of Bandung? The research method used is descriptive verification with a quantitative approach. The results showed that the financial performance of MSME actors and financing from crowdfunding funds on the Qazwa application had also been going well and there was an influence on the distribution of financing from sharia crowdfunding funds on the Qazwa application on the variable level of MSME financial performance in the city of Bandung of 6.4%, indicating a high level of influence is still low. Abstrak. Sumber pendanaan dan pembiayaan syariah dewasa ini mengalami perkembangan. Salah satu bentuk pendanaan syariah berbasis online adalah pembiayaan crowdfunding syariah berbasis fintech pada aplikasi Qazwa. Adanya fasilitas pembiayaan dari dana crowdfunding tersebyr diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja keuangan para pelaku UMKM yang menjadi salah satu sektor bisnis penting di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian dirumuskan ke dalam bentuk pertanyaan berikut: Bagaimana tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Bagaimana pelaksanaan pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa oleh para UMKM di Kota Bandung? Dan bagaimana pengaruh pembiayaan melalui crowdfunding Syariah pada aplikasi Qazwa terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung? Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pelaku UMKM dan pembiayaan dari dana crowfunding pada aplikasi Qazwa juga sudah berjalan dengan baik serta terdapat pengaruh penyaluran pembiayaan dari dana crowdfunding syariah pada aplikasi Qazwa terhadap variabel tingkat kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung sebesar 6.4% yang menunjukkan tingkat pengaruh yang masih rendah.
Strategi Pemasaran dan SWOT dalam Pembangunan Brand Image dan Penguatan Pondasi Bank Syariah Habibi Nurul Yaqin; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 3, No. 1, Juli 2023 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v3i1.1749

Abstract

Abstract.The development of the Islamic banking industry has made the Indonesian banking world more global, Islamic banks have prioritized cooperatives whose benefits can be obtained through a profit sharing system that has been agreed upon between the customer and the bank. The marketing strategy is carried out by Islamic banks to increase Brand Image to the public. There are still several reasons that influence consumer considerations so they want to join as customers of Islamic banks. One of them comes from the marketing strategy carried out by Islamic banks through the marketing mix strategy.The research method used is qualitative grounded theory approach. Data collection techniques interviews, questionnaire and literature studies. Data analysis technique Qualitative descriptive analysis technique. This research was conducted in July two thousand twenty-two to October two thousand twenty-two. The results of the study show that the Marketing Strategy of Bank BSI KC Bandung Asia Africa in building a Brand Image, for the choice of strategic techniques for Bank BSI KC Bandung Asia Africa is the Conglomerate diversification Strategy which means adding new products and marketing them to new markets that are not related to the current one. Abstrak.Perkembangan industri perbankan syariah membuat dunia perbankan Indonesia menjadi lebih global, bank syariah lebih mengutamakan kooperatif yang keuntungannya bisa didapatkan melalui sistem bagi hasil yang sudah disepakati antara nasabah dengan pihak bank. Strategi Pemasaran dilakukan oleh Bank Syariah untuk meningkatkan Brand Image kepada masyarakat. Masih terdapat beberapa alasan yang berpengaruh terhadap pertimbangan konsumen supaya mau bergabung menjadi nasabah bank syariah. Salah satunya berasal dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh bank syariah melalui strategi bauran pemasaran. Metode Penelitian yang digunakan kualitatif pendekatan grounded theory. Teknik pengumpulan data wawancara, kuesioner dan studi literatur. Teknik analisis data Teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2022 sampai dengan bulan oktober 2022. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Bank BSI KC Bandung Asia Afrika dalam membangun Brand Image, untuk pilihan teknik strategis Bank BSI KC Bandung Asia Afrika adalah Strategi diversificationConglomerate yang berarti penambahan produk baru dan dipasarkan pada pasar baru yang tidak terkait dengan yang ada saat ini.
Pengaruh Islamicity Performance Index terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Niknik Noor Arafah; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 3, No. 1, Juli 2023 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v3i1.1790

Abstract

Abstract. Islamicity Performance Index is a method to measure the performance of Islamic banks, not only in terms of finances but also by evaluating the principles of fairness, halalness, and chastity carried out by Islamic banks. The purpose of this study is to determine the effect of the Islamicity Performance Index on the financial performance of Islamic Commercial Banks in Indonesia for the 2017–2021 period. Sharia-compliant commercial banks that meet the criteria are Bank Muamalat, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Syariah Bukopin, and BCA Syariah. This study employs quantitative methods that are processed with Microsoft Excel and SPSS 23. Data analysis in this study used multiple linear regression; independent variables in this study were the Profit Sharing Ratio, the zakat Performance Ratio, the equitable distribution ratio, and Islamic Income vs. non-Islamic Income, as well as a dependent variable, namely financial performance (ROA). The results show that the Profit Sharing Ratio has a significant negative effect on financial performance, while the zakat Performance Ratio, the equitable distribution ratio, and Islamic Income vs. non-Islamic Income have a significant positive effect on financial performance and have a coefficient of determination of 44.4%. Abstrak. Islamicity Performance Index merupakan metode untuk mengukur kinerja bank syariah, tidak hanya dari segi keuangan saja tetapi juga mengevaluasi prinsip keadilan, kehalalan dan kesucian yang dilakukan bank syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Islamicity Performance Index terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2017-2021. Bank umum syariah yang memenuhi kriteria yaitu Bank Muamalat, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Syariah Bukopin, dan BCA Syariah. Penelitian in menggunakan metode kuantitatif yang diolah dengan Microsoft Excel dan SPSS 23. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, variabel independen pada penelitian ini yaitu Profit Sharing Ratio, Zakat Performance Ratio, Equitable Distribution Ratio, dan Islamic Income vs Non Islamic Income serta variabel dependen yaitu kinerja keuangan (ROA). Hasilnya menunjukan bahwa Profit Sharing Ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Zakat Performance Ratio, Equitable Distribution Ratio, dan Islamic Income vs Non Islamic Income berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, dan memiliki koefisien determinasi sebesar 44,4%.
Strategi Pemasaran dan SWOT dalam Pembangunan Brand Image dan Penguatan Pondasi Bank Syariah Habibi Nurul Yaqin; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 3, No. 1, Juli 2023 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v3i1.1749

Abstract

Abstract.The development of the Islamic banking industry has made the Indonesian banking world more global, Islamic banks have prioritized cooperatives whose benefits can be obtained through a profit sharing system that has been agreed upon between the customer and the bank. The marketing strategy is carried out by Islamic banks to increase Brand Image to the public. There are still several reasons that influence consumer considerations so they want to join as customers of Islamic banks. One of them comes from the marketing strategy carried out by Islamic banks through the marketing mix strategy.The research method used is qualitative grounded theory approach. Data collection techniques interviews, questionnaire and literature studies. Data analysis technique Qualitative descriptive analysis technique. This research was conducted in July two thousand twenty-two to October two thousand twenty-two. The results of the study show that the Marketing Strategy of Bank BSI KC Bandung Asia Africa in building a Brand Image, for the choice of strategic techniques for Bank BSI KC Bandung Asia Africa is the Conglomerate diversification Strategy which means adding new products and marketing them to new markets that are not related to the current one. Abstrak.Perkembangan industri perbankan syariah membuat dunia perbankan Indonesia menjadi lebih global, bank syariah lebih mengutamakan kooperatif yang keuntungannya bisa didapatkan melalui sistem bagi hasil yang sudah disepakati antara nasabah dengan pihak bank. Strategi Pemasaran dilakukan oleh Bank Syariah untuk meningkatkan Brand Image kepada masyarakat. Masih terdapat beberapa alasan yang berpengaruh terhadap pertimbangan konsumen supaya mau bergabung menjadi nasabah bank syariah. Salah satunya berasal dari strategi pemasaran yang dilakukan oleh bank syariah melalui strategi bauran pemasaran. Metode Penelitian yang digunakan kualitatif pendekatan grounded theory. Teknik pengumpulan data wawancara, kuesioner dan studi literatur. Teknik analisis data Teknik analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli 2022 sampai dengan bulan oktober 2022. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Bank BSI KC Bandung Asia Afrika dalam membangun Brand Image, untuk pilihan teknik strategis Bank BSI KC Bandung Asia Afrika adalah Strategi diversificationConglomerate yang berarti penambahan produk baru dan dipasarkan pada pasar baru yang tidak terkait dengan yang ada saat ini.