Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Perbandingan Perilaku Struktur Gedung Bertingkat Menggunakan SRPMK dengan Dual System Imro Atul Husna; Musbar Musbar; Khairul Miswar
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8803

Abstract

Struktur gedung bertingkat telah menjadi pilihan utama dalam pembangunan dan perkembangan perkotaan modern, keunggulan utama dari bangunan ini adalah efisiensi penggunaan lahan. Dalam perencanaannya struktur gedung bertingkat harus sangat diperhatikan kemampuannya dalam memikul beban-beban yang bekerja terutama beban lateral baik berupa beban gempa ataupun beban angin. Salah satu solusi masalah gempa dalam perencanaan gedung bertingkat yaitu menggunakan sistem struktur yang sesuai. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan kinerja struktur berupa displacement, drift ratio, gaya geser dasar, perioda getar struktur dan kekakuan berdasarkan SNI 1726-2019 menggunakan SRPMK dengan Dual System untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas pada kedua model struktur dari hasil perbandingan dan analisis. Dari hasil analisis kedua model didapatkan nilai-nilai dari perilaku struktur gedung dengan hasil perioda struktur untuk model 1 yaitu 2,372 detik arah x dan 1,893 detik arah y sedangkan pada model 2 yaitu 1,648 detik arah x dan 1,116 detik arah y, displacement pada model 1 yaitu 72,42 mm arah x dan 55,646 mm arah y sedangkan pada model 2 yaitu 69,67 mm arah x dan 45,573 mm arah y, drift ratio pada model 1 yaitu 35,530 mm arah x dan 24,503 mm arah y sedangkan pada model 2 yaitu 29,898 mm arah x dan 19,525 mm arah y. Dengan perbandingan pada kedua model dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sistem ganda dapat memperkecil perioda struktur, displacement dan simpangan.
Implementasi Struktur Material Alami Berbasis Sustainable Development Pada Perancangan Café Benuansa Kearifan Lokal Implementation of Natural Material Structure Based on Sustainable Development in the Design of the Benuansa Local Wisdom Cafe Khairul Miswar; Fitri Muliani; Noor Fazila; Sayed Zubein Mehta
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 9 No 1: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Januari, 2025
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Al Muslim - Bireuen Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/rkt.v9i1.3186

Abstract

Maraknya perancangan café yang dirancang berlandaskan pada prinsip Sustainable Development Goals (SGD’s) di hampir seluruh penjuruh Indonesia tidak terkecuali di Aceh mampu menarik perhatian pengunjung dan masyarakat setempat untuk menjadikannya sebagai open space area kuliner. Umumnya design café bernuansa kearifan lokal sangat mendukung kompatibilitas serta integritas struktur dan konstruksi pada perancangan bentuk aristektural yang diimbangi dengan prinsip design SGD’s melalui efektivitas dan efisiensi. Beberapa studi yang telah dilakukan material alami yaitu bambu dianggap mampu mendukung eksplorasi struktur dan mewujudkan konsep design café bernuansa kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksploritasi material alami yang berupa bambu sebagai wujud design SGD’s dan mengedepankan kerifan lokal yang telah lama digunakan sebagai budaya di Indonesia sebagai material konstruksi dan penerapan sustainable development goals (SDG’s) dalam desain eksterior caffe yang berkonstribusi pada pembangunan kota berkelanjutan dengan menciptakan ruang publik yang ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dimana data diperoleh berdasarkan observasi lapangan serta wawancara pada pihak terkait objek penelitian yang didukung oleh penelitian sebelumnya sebagai akurasi dalam perolehan data.
Pelatihan Penulisan Buku dan Publikasi Ilmiah Berbasis Riset melalui Pemanfaatan Mendeley bagi Dosen FKIP Universitas Almuslim Andrian Kaifan; Fauzi A. Gani; Bakhtiar Bakhtiar; Kurniati Kurniati; Almawardi Almawardi; Zulfikar Zulfikar; Khairul Miswar
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1781

Abstract

This community service program aimed to enhance academic writing competencies in research-based book writing and scientific publication through the use of Mendeley reference management software. The training was conducted by the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Almuslim, on February 5, 2026, involving 120 lecturers and students. The program covered research-based book development, IMRAD-structured article writing, publication strategies, and hands-on Mendeley training. The methods included lectures, discussions, practical sessions, and satisfaction questionnaire evaluation. The results indicated a very high satisfaction level, with an average score of 4.74 out of 5.00. The training effectively improved participants’ understanding of academic writing structures and reference management skills. Continuous writing clinics are recommended to sustain academic publication productivity.
Pemanfaatan Limbah Konstruksi untuk Memperbaiki Gradasi Tanah pada Produksi Bata Compressed Stabilized Earth Block (CSEB) Andrian Kaifan; Munardy Munardy; Irham Irham; Khairul Miswar; Fauzi A. Gani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1208

Abstract

Abstrak Material semen adalah yang paling umum digunakan sebagai stabilisator untuk meningkatkan sifat-sifat Compressed Stabilized Earth Blocks (CSEB). Faktor yang mengatur yang mengendalikan sifat-sifat CSEB termasuk jumlah kandungan lanau dan lempung di dalam tanah. Penelitian ini difokuskan pada pengendalian kandungan lanau dan lempung dan perbaikan gradasi dengan penggunaan limbah konstruksi (beton yang dihancurkan) dan pasir sungai. Tanah yang dipilih dimodifikasi garadasinya dengan menambahkan limbah konstruksi dan pasir mengikuti teori konsep particle packing pada kurva gradasi Fuller dengan kandungan lanau + lempung kondisi asli dan sebanyak 20%. Semen digunakan dengan kadar 6%, 8%, dan 10%. Benda uji kubus 15 × 15 × 15 cm3 dicetak dan diuji kepadatan, penyerapan air, dan kuat tekan 28 hari. Hasil dari penelitian terlihat bahwa bata CSEB yang diperbaiki gradasi tanahnya ini masuk pada mutu Kelas C dan kelas B menurut WD-ARS 1333:2018(E) Bagian 7. Bata CSEB dengan campuran limbah konstruksi ini memberikan solusi mengurangi limbah konstruksi. Kata kunci: CSEB, limbah konstruksi, lanau dan lempung, particle packing, kuat tekan.  Abstract Cement is the most used material as a stabilizer to improve the properties of Compressed Stabilized Earth Blocks (CSEB). The controlling factors that control the properties of CSEB include the amount of silt and clay content in the soil. This study focused on controlling silt and clay content and improving gradation by using construction waste (crushed concrete) and river sand. The selected soil was modified in its gradation by adding construction waste and sand following the particle packing concept theory on the Fuller gradation curve with the original silt + clay content and as much as 20%. Cement was used with levels of 6%, 8%, and 10%. Cube test specimens measuring 15 × 15 × 15 cm3 were moulded and tested for density, water absorption, and 28-day compressive strength. The results of the study showed that the CSEB bricks with improved soil gradation were in Class C and Class B quality according to WD-ARS 1333:2018(E) Part 7. CSEB bricks with a mixture of construction waste provide a solution to reduce construction waste. Keywords: CSEB, construction waste, silt and clay, particle packing, compressive strength
Studi Penambahan Pasir Terhadap Sifat Fisis Dan Sifat Mekanis Beton Ringan Busa  Dengan FAS 0,65 Khairul Rizal; Khairul Miswar; Suhaimi
Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi Vol 10 No 1: Jurnal Rekayasa Teknik dan Teknologi, Januari, 2026
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Al Muslim - Bireuen Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ettfn358

Abstract

This study aims to evaluate the bearing capacity of mini pile piles in the Fandika General Hospital construction project with various dimensions of 20×20 cm, 25×25 cm, and 30×30 cm at a depth of 13 m, using the Meyerhof empirical method based on Cone Penetration Test (CPT) data. The problem formulations raised include: how to calculate the bearing capacity of piles with various dimensions based on CPT data, and  the most optimal pile dimensions used from a technical and efficiency perspective. The objectives of the study are to obtain the ultimate bearing capacity (Pu) value for each dimension variation and to determine the most appropriate dimensions for the project field conditions. The data used consist of primary data in the form of CPT test results and foundation design drawings, as well as secondary data such as pile specifications with K-300 concrete quality. The calculation of bearing capacity is carried out by dividing the contribution of end bearing and skin friction. The analysis results show a maximum load capacity of 34.67 tons for a 20x20 cm pile, 54.17 tons for a 25x25 cm pile, and 78.00 tons for a 30x30 cm pile. Increasing the dimensions from 20x20 to 25x25 cm results in a capacity increase of approximately 56%, while increasing the capacity from 20x20 to 30x30 cm by approximately 125%. The conclusion of this study indicates that variations in pile dimensions significantly influence bearing capacity. The larger the cross-sectional dimensions, the larger the tip and circumference area of the pile, which increases both the tip bearing capacity and the bedding friction. The results of this study are expected to serve as a technical reference for designing similar building foundations, considering the balance between bearing capacity requirements, cost efficiency, implementation methods, and local soil conditions.