Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Mengenal Kewirausahaan Melalui Perspektif Psikologi Muhammad Aqshal Sallim; Amelia Fitri Indarti; Hanna Aqeela Humayra; Tugimin Supriyadi
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 1 No. 4 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v1i4.153

Abstract

Artikel ini mengulas kewirausahaan dari perspektif psikologi sebagai salah satu fondasi penting dalam menjawab tantangan ekonomi modern yang dinamis dan penuh ketidakpastian. Kewirausahaan tidak hanya dipahami sebagai proses ekonomi semata tetapi juga sebagai manifestasi dari kapasitas individu dalam menghadapi risiko, mengelola ketidakpastian, dan menciptakan nilai melalui inovasi. Melalui pendekatan learning by doing dianggap sebagai salah satu cara efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dibandingkan dengan hanya mengandalkan pendidikan formal. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu, mengumpulkan dan mengkaji berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan untuk menggali pemahaman mendalam mengenai hubungan antara psikologis dan kewirausahaan. Hasil kajian ini, menunjukkan bahwa kewirausahaan memberikan manfaat tidak hanya dalam aspek ekonomi, seperti peningkatan pendapatan tetapi juga dalam pengembangan diri dan pencapaian potensi pribadi. Dengan demikian, penguatan psikologi dalam kewirausahaan menjadi langkah strategis  dalam menciptakan pelaku usaha yang adaptif, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan global secara berkelanjutan.
Growing up Without a Father: Social Support in Emerging Adulthood Experiencing Fatherlessness Siti Faedattusyahadah; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology Vol. 2 No. 4 (2026): Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/socrates.v2i4.326

Abstract

This study was motivated by the importance of social support for individuals in emerging adulthood who have lost a father figure due to their parents’ divorce. The study aims to describe social support among individuals in emerging adulthood who have lost a father figure due to their parents’ divorce. This study employed a descriptive quantitative approach, involving 100 respondents aged 18–29 years who were selected using purposive sampling. Data collection was conducted using a social support scale comprising emotional support, instrumental support, informational support and appreciative support. The data were analyzed using categorization techniques. The results indicate that the majority of respondents had high levels of social support. Informational support was the most frequently received form of social support among respondents, followed by emotional support, appreciative support, and instrumental support. The results indicate that individuals in emerging adulthood who have lost their fathers due to their parents’ divorce continue to receive various forms of support from their social environment. Social support serves as an important resource in helping individuals cope with the various developmental challenges of emerging adulthood.
Hubungan Konformitas Teman Sebaya dengan Verbal Aggressiveness pada Dewasa Awal Pemain Aktif Game Online Mobile Legends Sausan Salsabila; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i4.338

Abstract

Perilaku verbal aggressiveness merupakan salah satu bentuk perilaku agresif yang sering muncul pada pemain game online, terutama dalam permainan yang bersifat kompetitif seperti Mobile Legends. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan perilaku tersebut adalah konformitas teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dan verbal aggressiveness pada dewasa awal pemain aktif game online Mobile Legends. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 197 dewasa awal berusia 20–40 tahun yang merupakan pemain aktif Mobile Legends dan diperoleh menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Konformitas Teman Sebaya dan Skala Verbal Aggressiveness yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dan verbal aggressiveness (r = 0,157; p = 0,028). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konformitas teman sebaya, semakin tinggi kecenderungan verbal aggressiveness pada dewasa awal pemain aktif Mobile Legends. Meskipun demikian, kekuatan hubungan yang diperoleh berada pada kategori sangat lemah, sehingga mengindikasikan bahwa verbal aggressiveness juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar konformitas teman sebaya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi sosial, khususnya yang berkaitan dengan perilaku komunikasi pada pemain game online.
Psychological Well-Being pada Generasi Z Penggemar K-Pop NCT (NCTzen) Salsa Desembriyanti; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i4.351

Abstract

Fenomena Korean Wave (Hallyu) telah meningkatkan popularitas Korean Pop (K-Pop) di berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu grup K-Pop yang memiliki basis penggemar besar adalah NCT dengan fandom yang dikenal sebagai NCTzen. Aktivitas sebagai penggemar tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis individu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada Generasi Z penggemar K-Pop NCT (NCTzen). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode try out terpakai (try out terpakai) terhadap 120 responden Generasi Z penggemar NCT. Instrumen penelitian menggunakan skala Psychological Well-Being berdasarkan teori Ryff yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 113 responden (94,2%) memiliki tingkat psychological well-being tinggi, 3 responden (2,5%) berada pada kategori sedang, dan 4 responden (3,3%) berada pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas Generasi Z penggemar NCT memiliki psychological well-being yang baik. Aktivitas sebagai penggemar NCT dapat menjadi sumber hiburan, dukungan emosional, serta motivasi yang berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis responden.
Father Involvement as a Predictor of Self-Esteem at Puberty Sandora Afita; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology Vol. 2 No. 4 (2026): Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/socrates.v2i4.324

Abstract

This study was motivated by the importance of self-esteem during puberty as a psychological aspect that plays a significant role in adolescents’ identity development. One factor presumed to influence self-esteem is father involvement in parenting. This study aimed to determine whether father involvement serves as a predictor of self-esteem during puberty. A quantitative research method with simple linear regression analysis was employed. The sample consisted of 103 adolescents in the pubertal stage who lived with or had a biological father and resided in Bekasi Regency. Participants were selected using a convenience sampling technique. The instruments used in this study were the Father Involvement Scale based on Lamb’s theory and the Self-Esteem Scale based on Mruk’s theory. The results showed that father involvement was a significant predictor of self-esteem during puberty (p < 0.001). The correlation coefficient (R) was 0.552, indicating a moderate positive relationship between father involvement and self-esteem. Furthermore, the coefficient of determination (R²) was 0.304, indicating that father involvement contributed 30.4% to the prediction of self-esteem, while the remaining 69.6% was influenced by other factors not examined in this study. These findings suggest that higher levels of perceived father involvement are associated with higher levels of self-esteem among adolescents.
The Relationship Between Self-Efficacy And Library Anxiety Among College Students In Bekasi City Sharfina Tamimi; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology Vol. 2 No. 4 (2026): Socrates: Journal of Education, Philosophy and Psychology
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/socrates.v2i4.337

Abstract

Libraries are an important learning resource that supports students’ academic progress; however, their use is not always optimal because some students still experience library anxiety a feeling of anxiety, fear, or discomfort when using library facilities and services. One psychological factor believed to be related to this condition is self-efficacy, which is an individual’s belief in their ability to tackle and complete tasks. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and library anxiety among students in Bekasi City. This study employs a quantitative method with a correlational approach. The study sample consisted of 120 active students in Bekasi City, selected through a non-probability sampling technique using incidental sampling. Data were collected using a self-efficacy scale and a library anxiety scale, then analyzed using Spearman’s correlation test with IBM SPSS Statistics 25. The results indicate that there is no significant relationship between self-efficacy and library anxiety among college students in Bekasi City. This finding suggests that library anxiety is not directly related to general self-efficacy; therefore, there may be other factors more specific to the context of library use that influence the emergence of this anxiety.
Hubungan antara Stres Kerja dengan Aggresive Driving pada Ojek Online Sahrul Layali; Tugimin Supriyadi; Sandra Adetya
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i4.345

Abstract

Perkembangan transportasi berbasis aplikasi menyebabkan pengemudi ojek online menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan stres kerja dan memengaruhi perilaku berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan aggressive driving pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 113 pengemudi Grab yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Likert untuk mengukur stres kerja dan aggressive driving. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara stres kerja dengan aggressive driving dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,533 dan nilai signifikansi p < 0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami pengemudi, semakin tinggi pula kecenderungan melakukan aggressive driving. Dengan demikian, pengelolaan stres kerja menjadi salah satu upaya penting untuk mengurangi perilaku mengemudi agresif serta meningkatkan keselamatan berkendara pada pengemudi ojek online.
Hubungan Kepercayan Diri dengan Perilaku Asertif Mahasiswa dalam Organisasi Kemahasiswaan di Kota Bekasi Ghina Rizkirabbani Labibah; Sarita Candra Merida; Tugimin Supriyadi
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i4.350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perilaku asertif pada mahasiswa yang mengikuti organisasi kemahasiswaan di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 118 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku asertif berdasarkan aspek Alberti dan Emmons serta skala kepercayaan diri berdasarkan aspek Lauster. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,802 pada skala perilaku asertif dan 0,978 pada skala kepercayaan diri. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan Jeffreys’s Amazing Statistics Program(JASP). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan diri dengan perilaku asertif pada mahasiswa yang mengikuti organisasi kemahasiswaan di Kota Bekasi (r = 0,645; p < 0,001). Hubungan kedua variabel berada pada kategori kuat, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi cenderung memiliki perilaku asertif yang lebih tinggi dalam organisasi kemahasiswaan.