Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EVALUASI KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MAGELANG Fransetyo, Agung Ahmad Hari; Hamid, Muda Setia; Prasetyo, Agung Slamet
Jurnal Riset Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Riset Mahasiswa
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jurima.v1i2.828

Abstract

Kinerja yang baik akan tercapai jika kinerja karyawan mengalami kemajuan atau peningkatan. penelitian ini untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang Kinerja Karyawan Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif , subjek penelitian ini adalah karyawan sedangkan objeknya adalah kinerja karyawan, pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi,analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian adalah : 1). Kondisi kinerja karyawan saat ini dirasa belum maksimal, hal ini dapat ditunjukkan oleh kinerja karyawan yang mengalami keterlambatan menyelesaikan kegiatan, dan membutuhkan waktu banyak saat melaksanakan kegiatan. 2). Peyebab kinerja belum maksimal dikarenakan masih banyak kegiatan yang mendadak dari pusat sehingga kegiatan perencanaan tahunan menjadi terkendala saat sedang melaksanakan kegiatan tahunan, kurangnya sumberdaya manusia dalam melakukan kegiatan administrasi, keuangan dan perencanan, sehingga membutuhkan waktu Panjang untuk menyelesaikannya. Dengan kurangnya sumber daya manusia menjadikan tumpang tindih suatu tugas yang dibebankan kepada karyawan, 3). Upaya meningkatkan kinerja yaitu agar bisa mengoptimalkan kegiatan yang terencana tiap tahunnya, sehingga capaian kinerja tiap tahunnya bisa tercapai dan membagi tugas-tugasnya sesuai dengan keahliannya, saling mensuport, memberi tambahan wawasan dan mendukung di setiap karyawannya. Seharusnya melakukan kegiatan sesuai dengan perencanaan tahunan sebagai prioritasnya dan saling mensupport dalam kegiatannya, perlunya sumber daya manusia sebagai kebutuhan, serta diadakan diklat atau pelatihan sebagai wawasan dalam meningkatkan kinerjanya. Good performance will be achieved if employee performance progresses or increases. This research is to obtain an in-depth picture of Employee Performance at the Office of Community Empowerment, Women, Child Protection, Population Control and Family Planning in Magelang City. This type of research is descriptive research with a qualitative approach, the subject of this research is employees while the object is employee performance, data collection uses interviews, observations, and documentation, data analysis used is data reduction, data presentation and data verification. Based on the research results are: 1). The current condition of employee performance is not optimal, this can be shown by the performance of employees who experience delays in completing activities, and require a lot of time when carrying out activities. 2). The cause of the performance is not maximized because there are still many sudden activities from the center so that annual planning activities become constrained when carrying out annual activities, lack of human resources in carrying out administrative, financial and planning activities, so it takes a long time to complete. With a lack of human resources, overlapping tasks assigned to employees, 3). Efforts to improve performance, namely in order to optimize activities that are planned every year, so that annual performance achievements can be achieved and divide their tasks according to their expertise, support each other, provide additional insight and support each employee. Should carry out activities in accordance with annual planning as a priority and support each other in their activities, the need for human resources as a requirement, as well as training or training as an insight in improving their performance.
MENGOLAH UMBI GEMBILI DAN GADUNG SEBAGAI PRODUK PENUNJANG WISATA PUNCAK SOSOK Novitasari, Dwi; Ambarwati, Lilik; Yulianto, Prafidhya Dwi; Prasetyo, Agung Slamet
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19399

Abstract

Nilai tambah (value added) adalah suatu pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami  proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Kata lain, barang  yang telah hilang manfaatnya, diberikan nilai tambah agar bertambah nilai manfaatnya. Warga  Bawuran dengan keterbatasan yang dimiliki, seringnya langsung menjual umbi gadung dan  gembili daripada diolah terlebih dahulu atau dikonsumsi sendiri dengan jumlah yang sedikit.  Saat periode tertentu ketika melimpahnya hasil panen biasanya ketika musim panas (rata-rata 30-50 kg tiap kali panen), harga umbi gadung dan gembili bisa sangat murah berkisar Rp. 1.000/per karung hingga Rp. 4000/kg, sehingga terkadang hanya dibiarkan begitu saja. Urgensi dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk pemberdayaan dari warga desa Bawuran khususnya Ibu PKK untuk dapat memanfaatkan dan mengolah hasil bumi yang ada berupa umbi gembili dan gadung hingga dapat dijual sebagai produk penunjang (oleh-oleh) khas wisata Puncak Sosok. Selain itu, Ibu PKK dapat meningkatkan pendapatannya dengan memiliki usaha rintisan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dalam produksi, manajemen usaha dan pemasaran produk. Hasil dari pelatihan dan pendampingan tersebut adalah Ibu PKK desa Bawuran mampu mandiri dalam memproduksi, mengelola usaha dan memasarkan produk yang dihasilkan. Ibu PKK juga telah memiliki usaha rintisan serta wisata puncak Sosok memiliki produk khas. Hasil ini menjadi penting karena dapat menciptakan produk unggulan desa, pemberdayaan masyarakat serta adanya peningkatan pendapatan.
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), NET PROFIT MARGIN (NPM), DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP RETURN SAHAM PADA PT UNILEVER INDONESIA TBK PERIODE 2013-2024 Prasetyo, Agung Slamet; Ningrum, Diah Ayu Puspita
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v5i3.1245

Abstract

This study aims to determine the effect of financial ratios on stock returns at PT Unilever Indonesia Tbk during the period 2013-2024. The financial ratios studied were Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), and Earnings Per Share (EPS). The data collection technique used was documentation. The sampling technique used was purposive sampling. The data analysis method used was multiple linear regression. The results showed that ROA, NPM, and EPS did not significantly influence stock returns, either partially or simultaneously.
Pengaruh Layanan Mobile Banking Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Bpd Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nirwasti, Theresia Ayu; Prasetyo, Agung Slamet
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa variabel dalam layanan mobile banking, yaitu keamanan, kemudahan, kecepatan, dan desain terhadap kepuasan nasabah Bank BPD DIY. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna layanan mobile banking. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kemudahan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sementara itu, variabel keamanan, kecepatan, dan desain tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemudahan dalam penggunaan aplikasi menjadi faktor utama yang mendorong kepuasan nasabah, sedangkan faktor lainnya masih perlu mendapatkan perhatian lebih dari pihak bank. Kesimpulan : Bank BPD DIY perlu fokus pada peningkatan aspek kemudahan dalam layanan mobile banking serta melakukan penguatan pada sistem keamanan, kecepatan transaksi, dan desain antarmuka agar dapat memberikan pengalaman digital yang lebih optimal bagi nasabah.