Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan AI (Chat Gpt & Gemini) Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Interaktif Berlandaskan Nilai AIK Istanto; Muh. Nur Rochim Maksum; Nurul Latifatul Inayati; Mutohharun Jinan; Zainal Arifin; Sukirman; Mahasri Shobabiya; Arilana Nur Izzi; Abil Fida Muhammad Qois Al Hadi; Fadhilla Nangroe Anggraini; Intan Dian Saputri; Linda Asmara; Latifah Insani Muslimah Murni; Diah Eka Sulistia Rini; Fahrudin
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i2.24308

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi digital guru melalui pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran interaktif yang berlandaskan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di SD Muhammadiyah Tegalgede Karanganyar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran di sekolah dasar berbasis keagamaan, khususnya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka serta peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan mengkombinasikan data kuantitatif dan kualitatif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan dalam bentuk workshop dan praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test 58,40 dan post-test 84,60, observasi, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta kegiatan berjumlah 18 guru yang terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kesiapan, dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI, seperti ChatGPT, Gemini, dan media pembelajaran berbasis gamifikasi, sebagai alat bantu pembelajaran. Implementasi AI di kelas berdampak positif terhadap peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran yang lebih interaktif, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat diintegrasikan secara bijak dan selaras dengan nilai AIK, tanpa menggantikan peran guru sebagai pendidik utama. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran interaktif di sekolah dasar Islam serta dapat menjadi model praktik baik pemanfaatan AI dalam pendidikan dasar berbasis nilai keislaman.
Beyond the Classroom: The Role of Personal Branding in Teacher Professional Identity Construction Arilana Nur Izi; Intan Dian Saputri; Diah Eka Sulistia Rini; F Fahrudin; Zuhrufa Redina Izza
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 37 No. 1 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v37i1.10008

Abstract

This study examines the strengthening of the professionalism of Islamic Religious Education (PAI) teachers through the formation of personal branding at SMK Tunas Harapan Plupuh Sragen. PAI teachers have a strategic role in instilling moral and spiritual values in students, but challenges in the digital era make strengthening professionalism very important. Personal branding is seen as a strategy to display a teacher's identity that is inspiring and consistent in attitudes, communication, and actions. The research uses a phenomenological qualitative approach by collecting data through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the study show that authentic and consistent personal branding of PAI teachers can strengthen professionalism, increase confidence, and build harmonious relationships with students and the school environment. Supporting factors include support for the school environment, spiritual and leadership competency standards, and the use of social media. Meanwhile, the inhibiting factors are time limitations, lack of training, and understanding of the concept of personal branding. These findings make an important contribution to the development of a contextual and reflective model for PAI teacher professionalism coaching.