p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JGK (Jurnal Guru Kita)
Anggili Pratama
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Augmented Reality Terintegrasi Kearifan Lokal dan Empat Literasi Baru Waliyul Maulana Siregar; Apiek Gandamana; Muhammad Rifai Harahap; Anggili Pratama; Suci Rahmania Putri; Mia Ningsih; Fandi Setiawan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.75832

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar PKn berbasis Augmented Reality (AR) yang mengintegrasikan kearifan lokal dan empat literasi baru bagi mahasiswa calon guru SD. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) model Borg & Gall yang dimodifikasi. Pengujian validitas dan kepraktisan dilakukan melalui uji coba terbatas terhadap 30 mahasiswa PGSD Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan menggunakan teknik validasi ahli dan angket respon mahasiswa. Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahan ajar berada pada kategori “sangat layak” (92,5%), sementara validasi ahli media memperoleh skor 90%. Respon mahasiswa menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi: sebanyak 87% mahasiswa merasa terbantu memahami materi melalui fitur AR, dan 83% menilai bahan ajar ini memperkuat keterhubungan konsep kewarganegaraan dengan nilai lokal. Selain itu, 76% mahasiswa menyatakan integrasi empat literasi baru secara eksplisit mampu mendorong mereka berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif sesuai profil pelajar Pancasila. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis AR ini layak, sangat praktis, serta berpotensi meningkatkan kompetensi calon guru dalam menghadapi tuntutan Society 5.0.
Peran Kurikulum Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Siswa SDN 101766 Bandar Setia Anggi Muliyanti; Elfi Lumongga Situmorang; Hermalia Putri Pratama; Nazwa Humairoh; Tiani Saulina Manurung; Anggili Pratama; Waliyul Maulana Siregar
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 4: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9.i4.76765

Abstract

Kesenjangan antara idealisme kurikulum dan realitas pelanggaran kedisiplinan siswa melandasi penelitian ini untuk mengkaji secara mendalam peran kurikulum Pendidikan Pancasila dalam membangun karakter. Penelitian kualitatif studi kasus ini melibatkan guru PPKn dan siswa kelas IV sebagai subjek di SDN 101766 Bandar Setia, Percut Sei Tuan, yang dilaksanakan selama semester aktif. Alur penelitian terbagi atas tahap pra-lapangan, pekerjaan lapangan, dan pasca-lapangan. Data dihimpun melalui 3 teknik triangulasi, yaitu observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen RPP serta lembar refleksi, kemudian dianalisis menggunakan 6 tahapan analisis deskriptif tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan kurikulum berhasil menginternalisasi 6 nilai utama karakter melalui 4 metode active learning (role-playing, diskusi kelompok, proyek tim, refleksi) serta 4 indikator keteladanan guru. Kendati demikian, masih ditemukan 3 indikator masalah kedisiplinan (keterlambatan, pembolosan, pelanggaran tata tertib) yang dipicu oleh 4 hambatan eksternal, khususnya paparan social media dan minimnya partisipasi orang tua. Disimpulkan bahwa kurikulum PPKn berperan strategis meski efektivitasnya terhambat lingkungan luar. Direkomendasikan penguatan sinergi 3 pilar ekosistem pendidikan (sekolah, keluarga, masyarakat) serta penerapan 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila berbasis teknologi interaktif.