Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Melalui Video Pembelajaran Berbasis Online di MIS Al Washliyah Pematang Guntung Hadianti Muhdinar Pasaribu; Tetra Oktaviani; Lisherly Reginancy Debataraja; Fenny Novita Meysabed Sianturi; Amrizal Amrizal
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2871

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar (PBM) di MIS Al Washliyah Pematang Guntung melalui pengembangan dan pemanfaatan video pembelajaran berbasis online. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh keterbatasan sumber daya pembelajaran digital serta kurangnya kompetensi pendidik dalam merancang media pembelajaran interaktif, khususnya di wilayah desa Pematang Guntung yang akses teknologinya terbatas. Program ini akan menerapkan pelatihan pembuatan video pembelajaran menggunakan pendekatan learning by doing, pelatihan pemanfaatan platform berbasis daring, serta pendampingan selama proses integrasi ke dalam PBM. Target luaran meliputi peningkatan kapasitas guru dalam memproduksi video ajar, minimal dua video pembelajaran tematik, peningkatan motivasi belajar siswa, serta publikasi kegiatan dalam bentuk media massa, jurnal nasional, dan video dokumentasi yang dapat diakses melalui akun p3m di youtube. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap: survey dan wawancara, perencanaan program, pelatihan video pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjadi transformasi positif dalam praktik pembelajaran yang lebih modern, adaptif, dan efektif, yang berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa dan mutu pendidikan secara menyeluruh di MIS Al Washliyah Pematang Guntung.
Peningkatan Kualitas Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Akses Jalan Setapak Pada Pos Pelayanan HKBP Perhubungan Ressort Sola Gratia, Kabupaten Deli Serdang Oktavia Ully Artha Silalahi; Pagit Juni Sartika Br Tarigan; Morin Morissa Lumbantoruan; Lisherly Reginancy Debataraja; Indra Jhon Fischer
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2960

Abstract

Pos Pelayanan Gereja HKBP Perhubungan Resort Sola Gratia dapat dicapai melalui jalan lingkungan dengan lebar efektif kurang dari 3 meter, yang cukup dilalui oleh satu kendaraan roda empat dalam satu arah (single-lane passage). Akses jalan menuju lokasi ini belum memiliki lapisan perkerasan dan masih berupa tanah agregat alami tanpa stabilisasi permukaan. Secara topografi, area sekitar jalan masih didominasi oleh lahan pertanian yang sangat rentan terhadap pelunakan struktur saat jenuh air, menyebabkan deformasi dan kehilangan kestabilan permukaan ketika hujan. Saat ini, fokus pos pelayanan diarahkan pada pembangunan fisik secara bertahap, namun baru mencapai tahap pondasi, sementara gereja eksisting masih berupa bangunan kayu sederhana. Salah satu permasalahan infrastruktur yang mendesak adalah belum adanya jalan setapak permanen sebagai akses masuk ke pos pelayanan. Kondisi halaman dan akses ke bangunan ibadah masih berupa tanah tanpa perkerasan, yang sangat menyulitkan, terutama saat musim hujan. Adapun metode yang dilakukan melalui pendekatan partisipatif komunitas yaitu melibatkan jemaat dan pengurus pos pelayanan secara aktif dalam dialog terbuka dan pelaksanaan fisik kegiatan melalui gotong royong, pendekatan teknik infrastruktur skala mikro yaitu menggunakan teknik perkerasan ringan dengan beton dengan prinsip efisiensi anggaran namun mempertahankan kualitas minimum untuk ketahanan terhadap beban pejalan dan kondisi cuaca dan pendekatan partisipasi mitra dalam pelaksanaan dan keberlanjutan program peran aktif mitra. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara kualitatif melalui observasi di lapangan, dokumentasi tahapan pembangunan, serta umpan balik dari mitra terkait kualitas hasil dan proses kolaboratif selama kegiatan berlangsung. Keberlanjutan program dijamin melalui komitmen mitra dalam merawat dan memelihara fasilitas jalan secara rutin, termasuk pembentukan kelompok kecil dari jemaat sebagai penanggung jawab kebersihan dan perawatan ringan.