Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN GEDUNG PUSDIKLAT PRASADHA JINADHAMMO Susi Yanti Siregar; Hadianti Muhdinar Pasaribu
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat Vol. 1 No. 2 (2021): Edisi November
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.84 KB) | DOI: 10.51510/agregat.v1i2.515

Abstract

Sumber daya utama yang berdampak besar terhadap waktu dan biaya adalah sumber daya manusia dan alat berat. Untuk mencapai target waktu dan biaya, maka sumber daya harus diperkirakan rata-rata produksi yang dapat dilakukan dalam mencapai target yang ditentukan. Penelitian ini menganalisis produktivitas alat berat  dengan menghitung produktivitas alat berat yang digunakan, berdasarkan hasil observasi atau pengamatan di lapangan dan melalui wawancara tanya jawab dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas alat berat, Excavator = 73,67 m3/jam dan  Dump truck = 36,75 m3/jam. Waktu pengerjaan berdasarkan kondisi aktual di lapangan Excavator dan Dump truck = 23 hari. Biaya operasional berdasarkan analisis diperoleh yaitu Excavator sebesar Rp 27.125.311,83; dan Dump truck  Rp. 19.800.875,00.
Peningkatan Kualitas Layanan Musala Nurul Iman Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara Rhini Wulan Dary; Delisma Siregar; Samiran Samiran; Hadianti Muhdinar Pasaribu
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v1i1.1007

Abstract

Masyarakat Dusun III Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara mayoritas penduduknya beragama Islam. Dusun III Desa Jambur Pulau berjarak 45,10 km dari Politeknik Negeri Medan. Ada sekitar 263 KK yang menghuni dusun tersebut. Pada Dusun III Desa Jambur Pulau terdapat Musala Nurul Iman yang menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Islam penduduk Desa Jambur Pulau. Pada Musala Nurul Iman ada beberapa fasilitas layanan musala yang menjadi prioritas untuk dibangun. Pada sisi sebelah kiri musala terdapat warga yang memelihara hewan ternak berupa lembu dan kambing yang terkadang hewan ternak tersebut masuk ke halaman musala sehingga harus dipagari untuk menghindari kotoran hewan tersebut. Begitu juga dengan bau kotoran ternak akan menguap terbawa angin sampai ke musala yang dapat mengganggu kekhusukan jamaah musala dalam beribadah. Oleh karena itu, untuk dapat meminimalisir bau kotoran hewan ternak masuk ke musala, dibuatlah tembok sebelah kiri setinggi 3 m dengan pasangan batu bata yang diplester dan juga penambahan beberapa kolom praktis serta di finishing dengan cat tembok putih. Selain itu pada sisi sebelah kiri musala juga terdapat lantai yang belum berkeramik. Manfaat penambahan lantai keramik pada area sebelah kiri musala adalah mendapatkan tambahan ruang untuk jamaah musala. Keramik dipasang seluas kurang lebih 25 m2. Setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, bau kotoran ternak dapat diminimalisir, tempias air hujan tidak masuk ke area musala dan juga ada tambahan ruang seluas + 25 m2.
Teknologi Penyediaan Air Irigasi Melalui Pemanfaatan Air Tanah Dangkal Di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Mizanuddin Sitompul; Tetra Oktaviani; Hadianti Muhdinar Pasaribu; Wirdatun Nafiah Putri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v1i1.1009

Abstract

Air merupakan salah satu unsur yang sangat penting pada sektor pertanian. Ketersediaan air harus terjamin agar tanaman dapat tumbuh dengan baik sepanjang tahun. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi tim pelaksana untuk mengaplikasikan ilmunya kepada petani yang masih memanfaatkan irigasi tadah hujan seperti di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Hal utama dan prioritas yang menjadi permasalahan pada Desa Sambirejo khususnya Kelompok Tani Karya Tani yang menjadi mitra pengabdian adalah kurang bahkan tidak tersedianya air pada saat persiapan/pembajakan lahan, persemaian, dan pada masa tanam. Selain itu, hanya ada 1 saluran yang melintasi areal persawahan. Namun air dari saluran tersebut tidak bisa mengalir ke areal persawahan kelompok tani karena elevasi muka airnya yang berada di bawah sawah. Tidak tersedianya air baik saat persiapan lahan, persemaian, dan masa tanam dapat mengurangi produktivitas petani. Solusi yang ditawarkan untuk menyediakan air irigasi ini berupa pemanfaatan air tanah dangkal melalui pembangunan irigasi air tanah dangkal. Metode pemanfaatan air tanah dangkal dengan bantuan mesin pompa air yang mengalirkan air tanah yang sudah di bor sebelumnya untuk kemudian dialirkan langsung maupun melalui selang buang ke areal pertanian.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Melalui Video Pembelajaran Berbasis Online di MIS Al Washliyah Pematang Guntung Hadianti Muhdinar Pasaribu; Tetra Oktaviani; Lisherly Reginancy Debataraja; Fenny Novita Meysabed Sianturi; Amrizal Amrizal
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2871

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar (PBM) di MIS Al Washliyah Pematang Guntung melalui pengembangan dan pemanfaatan video pembelajaran berbasis online. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh keterbatasan sumber daya pembelajaran digital serta kurangnya kompetensi pendidik dalam merancang media pembelajaran interaktif, khususnya di wilayah desa Pematang Guntung yang akses teknologinya terbatas. Program ini akan menerapkan pelatihan pembuatan video pembelajaran menggunakan pendekatan learning by doing, pelatihan pemanfaatan platform berbasis daring, serta pendampingan selama proses integrasi ke dalam PBM. Target luaran meliputi peningkatan kapasitas guru dalam memproduksi video ajar, minimal dua video pembelajaran tematik, peningkatan motivasi belajar siswa, serta publikasi kegiatan dalam bentuk media massa, jurnal nasional, dan video dokumentasi yang dapat diakses melalui akun p3m di youtube. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap: survey dan wawancara, perencanaan program, pelatihan video pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Dengan kegiatan ini, diharapkan terjadi transformasi positif dalam praktik pembelajaran yang lebih modern, adaptif, dan efektif, yang berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa dan mutu pendidikan secara menyeluruh di MIS Al Washliyah Pematang Guntung.
Penerapan Teknologi pada Kelompok Tani Karya Tani Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Mizanuddin Sitompul; Hadianti Muhdinar Pasaribu; Muhammad Anhar Pulungan
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2739

Abstract

Kelompok Tani Karya Tani merupakan khalayak sasaran program pengabdian kemitraan ini. Pertanian di Desa Sambirejo merupakan pertanian dengan sistem tadah hujan. Petani memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama air irigasi. Fokus permasalahan pada kegiatan ini adalah kekurangan sarana produksi terutama power thresher dan tidak tersedianya bangunan bendung untuk menaikkan elevasi muka air pada saluran. Dari hasil survei tim pelaksana, diketahui bahwa muka air irigasi yang ada pada saluran yang melintasi areal pertanian memiliki elevasi yang lebih rendah dari areal pertanian. Hal ini menyebabkan air irigasi yang ada pada saluran tersebut tidak bisa mengalir ke areal pertanian poktan. Untuk menaikkan elevasi air irigasi ini poktan membendung dengan tumpukan tanah, goni, kayu, dan material seadanya yang lain. Selain itu, poktan memiliki kendala saat panen raya. Dengan luas lahan yang dikelola 30 Ha yang hanya didukung oleh ketersediaan sarana power thresher sebanyak 1 unit, untuk panen bisa menghabiskan waktu 30 hari. Hal ini kadang memicu konflik antar petani. Melalui kegiatan ini terjadi peningkatan level keberdayaan mitra dalam: a) Aspek Produksi, dengan tambahan 1 unit power thresher masa produksi gabah bisa menjadi lebih singkat; dan b) Aspek Manajemen, dengan adanya bangunan bendung, air pada saluran yang bersumber dari air hujan bisa dimanfaatkan menjadi sumber air tambahan untuk air irigasi. Selain itu, keberadaan bangunan ini juga bisa menjadi akses lalu lintas ke lahan pertanian, mobilitas alat mesin pertanian, sarana produksi dan mengangkut hasil produk pertanian dari dan ke lahan pertanian.