Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Nilai Karakter Nasionalisme Dan Ketahanan Mental Dalam Perspektif Ips Melalui Film “Jenderal Soedirman” Terhadap Siswa Dari Keluarga Broken Home Zianika Zalfa Mufidha; Durrrotun Nafisah; Kusnul Khotimah; Silvi Nur Afifah
Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): SATEDIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/satedik.v2i2.1776

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the film General Soedirman in improving the character values of nationalism and mental resilience of students, especially those from Broken Home families (parents divorced or families in disharmony). This study uses a qualitative approach with a case study methodology. Data were obtained through observation, in-depth interviews and documentation of students, social studies teachers, and guidance and counseling (BK) teachers of SMP Negeri 57 Surabaya. The research findings show that the film General Soedirman has a double effectiveness. First, this film successfully internalizes the character values of nationalism, such as patriotism, willingness to sacrifice, immortality, loyalty, solidarity, and unity. Second, this film is able to improve the mental resilience of Broken Home students based on Grotberg's three sources of resilience, namely "I HAVE", "I AM", and "I CAN". Theoretically this study also highlights the relationship between Thomas Lickona's character education theory (moral knowledge, moral emotions, and moral action) and Grotberg's theory of mental resilience. The film "General Soedirman" (General Soedirman) is worthy of consideration as a social studies educational medium and a guidance and counseling tool to help students from broken homes develop character and mental resilience.
Pengaruh Penggunaan Game Edukasi Wordwall terhadap Karakter Kejujuran Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas VII-D di SMPN 21 Surabaya Fajar Wulan Lestari; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya karakter kejujuran yang masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Salah satu upaya yang berkembang adalah pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis game edukasi, seperti Wordwall, yang telah digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa dalam pembelajaran IPS kelas VII-D di SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 28 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,669 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan bersifat positif. Analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter kejujuran siswa dengan koefisien determinasi sebesar 44,8%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar berbasis game edukasi dapat menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung penguatan karakter kejujuran. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek, menambahkan variabel lain, atau menggunakan desain penelitian yang berbeda agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE INSIDE-OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS IX D DI SMPN 1 SIDOARJO sylvia agustin; agus suprijono; sukma Perdana Prasetya; silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) terhadap keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas IX di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Ex Post Facto , karena variabel bebas berupa pengalaman pembelajaran IOC telah terjadi sebelum pengukuran dilakukan. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa kelas IX D. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket persepsi siswa terhadap penerapan model IOC dan angket keterampilan sosial siswa, yang disusun dalam skala Likert. Data yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Pearson, dan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji menghasilkan korelasi korelasi sebesar 0,702 yang menunjukkan hubungan kuat dan positif antara penerapan model IOC dan keterampilan sosial siswa. Hasil uji regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,493, yang berarti bahwa 49,3% variasi keterampilan sosial siswa dapat dijelaskan oleh penerapan model pembelajaran IOC. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe IOC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pembelajaran kooperatif dalam mendukung pengembangan aspek sosial siswa pada pembelajaran IPS.
Efektivitas Model Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Pemahaman Konsep Globalisasi Siswa Kelas VIII di SMPN 20 Surabaya Aninda Najma Agustina; Silvi Nur Afifah
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2919

Abstract

Pemahaman konsep globalisasi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep tersebut dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran guided inquiry terhadap pemahaman konsep globalisasi siswa kelas VIII SMPN 20 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri atas 31 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol, dipilih menggunakan teknik cluster purposive sampling. Instrumen penelitian berupa 20 soal pilihan ganda yang mengukur indikator pemahaman konsep globalisasi, meliputi kemampuan menjelaskan konsep, mengidentifikasi bentuk dan karakteristik globalisasi, menganalisis dampak globalisasi, serta menerapkan konsep dalam konteks kehidupan sehari-hari. Instrumen telah memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang sangat baik dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,880. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran guided inquiry secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep globalisasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa guided inquiry merupakan model pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa membangun pemahaman konseptual secara lebih aktif, kritis, dan kontekstual sehingga layak dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran IPS pada materi globalisasi.